Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANALISIS KORELASI Joko Tri Nugraha, S.Sos, M.Si Pengantar Hipotesis asosiatif mrpkn dugaan tentang adanya hubungan antar variabel dalam populasi yang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANALISIS KORELASI Joko Tri Nugraha, S.Sos, M.Si Pengantar Hipotesis asosiatif mrpkn dugaan tentang adanya hubungan antar variabel dalam populasi yang."— Transcript presentasi:

1

2 ANALISIS KORELASI Joko Tri Nugraha, S.Sos, M.Si

3 Pengantar Hipotesis asosiatif mrpkn dugaan tentang adanya hubungan antar variabel dalam populasi yang akan diuji melalui hubungan antar variabel dalam sampel yang diambil dari populasi tersebut Hipotesis asosiatif mrpkn dugaan tentang adanya hubungan antar variabel dalam populasi yang akan diuji melalui hubungan antar variabel dalam sampel yang diambil dari populasi tersebut Langkah awal pembuktiannya adalah dihitung terlebih dahulu koefisien korelasi antar variabel dalam sampel, baru koefisien yang ditemukan itu diuji signifikansinya Langkah awal pembuktiannya adalah dihitung terlebih dahulu koefisien korelasi antar variabel dalam sampel, baru koefisien yang ditemukan itu diuji signifikansinya Jd menguji hipotesis asosiatif adalah menguji koefisien korelasi yang ada pd sampel untuk diperlakukan pd seluruh populasi di mana sampel diambil Jd menguji hipotesis asosiatif adalah menguji koefisien korelasi yang ada pd sampel untuk diperlakukan pd seluruh populasi di mana sampel diambil

4 Terdapat 3 macam hubungan antar variabel,yaitu hubungan simetris, hubungan sebab-akibat (kausal) dan hubungan interaktif (saling mempengaruhi) Terdapat 3 macam hubungan antar variabel,yaitu hubungan simetris, hubungan sebab-akibat (kausal) dan hubungan interaktif (saling mempengaruhi) Utk mencari hubungan antara 2 variabel atau lebih dilakukan dengan menghitung korelasi antar variabel yang akan dicari hubungannya Utk mencari hubungan antara 2 variabel atau lebih dilakukan dengan menghitung korelasi antar variabel yang akan dicari hubungannya Korelasi mrpkn angka yang menunjukkan arah dan kuatnya hubungan antar dua variabel atau lebih Korelasi mrpkn angka yang menunjukkan arah dan kuatnya hubungan antar dua variabel atau lebih Arah dinyatakan dlm bentuk hubungan positif / negatif, sedangkan kuat hubungan dinyatakan dengan kuatnya hubungan korelasi yang dinyatakan dalam koefisien korelasi Arah dinyatakan dlm bentuk hubungan positif / negatif, sedangkan kuat hubungan dinyatakan dengan kuatnya hubungan korelasi yang dinyatakan dalam koefisien korelasi

5 ANALISIS KORELASI ????? Analisis korelasi merupakan salah satu teknik statistik yang digunakan untuk mencari arah dan kuatnya hubungan antara dua variabel atau lebih yang sifatnya kuantitatif Analisis korelasi merupakan salah satu teknik statistik yang digunakan untuk mencari arah dan kuatnya hubungan antara dua variabel atau lebih yang sifatnya kuantitatif

6 Dasar Pemikiran Analisis Korelasi Bahwa adanya perubahan sebuah variabel disebabkan atau akan diikuti dengan perubahan variabel yang lain Bahwa adanya perubahan sebuah variabel disebabkan atau akan diikuti dengan perubahan variabel yang lain Berapa besar koefisien tersebut ? Berapa besar koefisien tersebut ? a. Dinyatakan dalam koefisien korelasi a. Dinyatakan dalam koefisien korelasi b. Semakin besar koefisien korelasi maka b. Semakin besar koefisien korelasi maka semakin besar keterkaitan perubahan suatu semakin besar keterkaitan perubahan suatu variabel dengan variabel yang lain variabel dengan variabel yang lain

7 Hubungan Positif ??? Hubungan dua variabel / lebih dikatakan hubungan positif, bila nilai satu variabel dinaikkan maka akan menaikkan nilai variabel yang lain dan sebaliknya bila satu variabel diturunkan maka akan menurunkan nilai variabel yang lain Hubungan dua variabel / lebih dikatakan hubungan positif, bila nilai satu variabel dinaikkan maka akan menaikkan nilai variabel yang lain dan sebaliknya bila satu variabel diturunkan maka akan menurunkan nilai variabel yang lain Ex: ada hubungan yang positif antara tinggi badan dengan kecepatan lari, hal ini berarti semakin tinggi badan orang maka akan semakin cepat larinya dan semakin pendek orang maka akan semakin lambat larinya Ex: ada hubungan yang positif antara tinggi badan dengan kecepatan lari, hal ini berarti semakin tinggi badan orang maka akan semakin cepat larinya dan semakin pendek orang maka akan semakin lambat larinya

8 Hubungan Negatif ??? Hubungan dua variabel atau lebih dikatakan hubungan negatif, bila nilai satu variabel dinaikkan maka akan menurunkan nilai variabel yang lain dan juga sebaliknya bila nilai satu variabel diturunkan, maka akan menaikkan variabel yang lain Hubungan dua variabel atau lebih dikatakan hubungan negatif, bila nilai satu variabel dinaikkan maka akan menurunkan nilai variabel yang lain dan juga sebaliknya bila nilai satu variabel diturunkan, maka akan menaikkan variabel yang lain Ex: ada hubungan yang negatif antara curah hujan dengan es yang terjual. Hal ini berarti semakin tinggi curah hujan, maka akan semakin sedikit es yang terjual dan semakin sedikit curah hujan, maka akan semakin banyak es yang terjual Ex: ada hubungan yang negatif antara curah hujan dengan es yang terjual. Hal ini berarti semakin tinggi curah hujan, maka akan semakin sedikit es yang terjual dan semakin sedikit curah hujan, maka akan semakin banyak es yang terjual

9 Contoh Lain Bentuk Korelasi Korelasi Positif Hubungan antara harga dengan penawaran Hubungan antara harga dengan penawaran Hubungan antara jumlah pengunjung dengan jumlah penjualan Hubungan antara jumlah pengunjung dengan jumlah penjualan Hubungan antara jam belajar dengan IPK Hubungan antara jam belajar dengan IPK Korelasi Negatif Hubungan antara harga dengan permintaan Hubungan antara harga dengan permintaan Hubungan antara jumlah pesaing dengan jumlah penjualan Hubungan antara jumlah pesaing dengan jumlah penjualan Hubungan antara jam bermain dengan IPK Hubungan antara jam bermain dengan IPK

10 Contoh2x Korelasi Pupuk dengan produksi panen Pupuk dengan produksi panen Biaya iklan dengan hasil penjualan Biaya iklan dengan hasil penjualan Berat badan dengan tekanan darah Berat badan dengan tekanan darah Investasi nasional dengan pendapatan nasional Investasi nasional dengan pendapatan nasional Jumlah akseptor dgn jumlah kelahiran Jumlah akseptor dgn jumlah kelahiran Harga barang dengan permintaan barang Harga barang dengan permintaan barang Pendapatan masyarakat dengan kejahatan ekonomi Pendapatan masyarakat dengan kejahatan ekonomi

11 Kapan Suatu Variabel dikatakan saling berkorelasi ??? Variabel dikatakan saling berkorelasi jika perubahan suatu variabel diikuti dengan perubahan variabel yang lain Variabel dikatakan saling berkorelasi jika perubahan suatu variabel diikuti dengan perubahan variabel yang lain

12 Beberapa Sifat Penting dari Konsep Korelasi Nilai korelasi berkisar -1 sd 1 Nilai korelasi berkisar -1 sd 1 Koef.korelasi 1 = hubungan sempurna Koef.korelasi 1 = hubungan sempurna Koef.korelasi mendekati 0 = hubungannya lemah Koef.korelasi mendekati 0 = hubungannya lemah Interval TK hub 0,00-0,199 Sgt Rendah 0,20-0,399Rendah 0,40-0,599Sedang 0,60-0,799Kuat 0,80-0,999 Sgt Kuat 1,00Sempurna

13 Korelasi Berdasarkan Arah Hubungannya Dapat Dibedakan Jadi Berapa ???? 1. Korelasi Positif Jika arah hubungannya searah Jika arah hubungannya searah 2. Korelasi Negatif Jika arah hubungannya berlawanan arah Jika arah hubungannya berlawanan arah 3. Korelasi Nihil Jika perubahan kadang searah tetapi kadang berlawanan arah Jika perubahan kadang searah tetapi kadang berlawanan arah

14 Beberapa Analisis Korelasi yang Akan Kita Pelajari: Korelasi Product Moment (Pearson) Korelasi Product Moment (Pearson) Korelasi Rank Spearman Korelasi Rank Spearman

15 Korelasi Product Moment Digunakan untuk menentukan besarnya koefisien korelasi jika data yang digunakan data interval atau rasio Digunakan untuk menentukan besarnya koefisien korelasi jika data yang digunakan data interval atau rasio Rumus yang digunakan adalah: Rumus yang digunakan adalah: nΣxiyi – (Σxi)( Σyi) rxy = nΣxiyi – (Σxi)( Σyi) rxy = √[nΣxi² – (Σxi)²] [nΣyi² – (Σyi)²] √[nΣxi² – (Σxi)²] [nΣyi² – (Σyi)²]

16 Contoh Kasus Seorang mahasiswa melakukan survei untuk meneliti apakah ada korelasi antara pendapatan mingguan dan besarnya jumlah tabungan mingguan di kota Yogyakarta Untuk menjawab permasalahan tersebut, diambil sampel sebanyak 10 kepala keluarga

17 Pemecahannya ??? 1. Judul Hubungan antara pendapatan dan tabungan masyarakat di kota Yogyakarta Hubungan antara pendapatan dan tabungan masyarakat di kota Yogyakarta 2. Pertanyaan Penelitian Apakah terdapat korelasi positif antara pendapatan dan tabungan masyarakat ? Apakah terdapat korelasi positif antara pendapatan dan tabungan masyarakat ? 3. Hipotesis Terdapat korelasi positif antara pendapatan dan tabungan masyarakat Terdapat korelasi positif antara pendapatan dan tabungan masyarakat

18 4. Kriteria Penerimaan Hipotesis H o : Tidak terdapat korelasi positif antara H o : Tidak terdapat korelasi positif antara tabungan mingguan dengan pendapatan tabungan mingguan dengan pendapatan H a : Terdapat korelasi positif antara tabungan H a : Terdapat korelasi positif antara tabungan mingguan dengan pendapatan mingguan dengan pendapatan H o diterima jika H o diterima jika r hitung ≤ r tabel (α, n-2) atau r hitung ≤ r tabel (α, n-2) atau t hitung ≤ t tabel (α, n-2) t hitung ≤ t tabel (α, n-2) H a diterima jika H a diterima jika r hitung > r tabel (α, n-2) atau r hitung > r tabel (α, n-2) atau t hitung > t tabel (α, n-2) t hitung > t tabel (α, n-2)

19 5. Sampel Diambil 10 kepala keluarga secara random Diambil 10 kepala keluarga secara random 6. Data yang dikumpulkan (tabel bantuan) Responden Saving Income

20 7. Analisis Data Nxiyixi^2yi^2xy Jumlah

21 nΣxiyi – (Σxi)( Σyi) 8. r xy = nΣxiyi – (Σxi)( Σyi) 8. r xy = √[nΣxi² – (Σxi)²] [nΣyi² – (Σyi)²] √[nΣxi² – (Σxi)²] [nΣyi² – (Σyi)²] 10(4544) – (70)( 571) r xy = = 0,981 10(4544) – (70)( 571) r xy = = 0,981 √[10(546) – (70)²] [10(38161) – (571)²] √[10(546) – (70)²] [10(38161) – (571)²] Pengujian hipotesis: Dengan kriteria r hitung: Dengan kriteria r hitung: r hitung (0,981) > r tabel (0,707) r hitung (0,981) > r tabel (0,707) Dengan kriteria t hitung: Dengan kriteria t hitung: rxy √n-2 0,981 √n-2 t hitung = t = = 14,233 rxy √n-2 0,981 √n-2 t hitung = t = = 14,233 √[1–r 2 ] √(1-0,962) √[1–r 2 ] √(1-0,962) t hitung (14,233) > t tabel (1,86) t hitung (14,233) > t tabel (1,86)

22 9. Kesimpulan ??? Karena r hitung > dari r tabel maka Ha diterima Karena r hitung > dari r tabel maka Ha diterima Karena t hitung > dari t tabel maka Ha diterima Karena t hitung > dari t tabel maka Ha diterima KESIMPULAN: KESIMPULAN: Terdapat korelasi yang positif antara pendapatan mingguan dengan tabungan mingguan di kota Yogyakarta Terdapat korelasi yang positif antara pendapatan mingguan dengan tabungan mingguan di kota Yogyakarta

23 Korelasi Rank Spearman Digunakan untuk menentukan besarnya koefisien korelasi jika data yang digunakan adalah data ordinal Digunakan untuk menentukan besarnya koefisien korelasi jika data yang digunakan adalah data ordinal Rumus yang digunakan adalah: Rumus yang digunakan adalah: 6∑d i 2 6∑d i 2 pxy = pxy = n (n 2 -1) n (n 2 -1)

24 Contoh Kasus Seorang mahasiswa melakukan survei untuk meneliti apakah ada korelasi antara nilai pendidikan kewarganegaraan (PKn) dengan nilai pengantar statistik. Untuk kepentingan tersebut diambil 10 mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik Seorang mahasiswa melakukan survei untuk meneliti apakah ada korelasi antara nilai pendidikan kewarganegaraan (PKn) dengan nilai pengantar statistik. Untuk kepentingan tersebut diambil 10 mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik

25 Pemecahan 1. Judul Hubungan antara kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik Hubungan antara kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik 2. Pertanyaan penelitian Apakah terdapat korelasi positif antara kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik ? Apakah terdapat korelasi positif antara kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik ? 3. Hipotesis Terdapat korelasi positif kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik Terdapat korelasi positif kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik

26 4. Kriteria Penerimaan Hipotesis H o : Tidak terdapat korelasi positif antara kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik H a : Terdapat korelasi positif antara kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik H o diterima jika ρ hitung ≤ ρ tabel (α, n-2) atau ρ hitung ≤ ρ tabel (α, n-2) atau t hitung ≤ t tabel (α, n-2) t hitung ≤ t tabel (α, n-2) H a diterima jika ρ hitung > ρ tabel (α, n-2) atau ρ hitung > ρ tabel (α, n-2) atau t hitung > t tabel (α, n-2) t hitung > t tabel (α, n-2)

27 5. Sampel Diambil 10 mahasiswa secara random Diambil 10 mahasiswa secara random 6. Data yang dikumpulkan Responden Pkn Statistik

28 7. Analisis Data Nx1x2 Rank x1 Rank x2 didididi di2di2di2di ,550,50, ,50,50, ,530,50, ,530,50, ,56,51 Jumlah7

29 8. Pengujian hipotesis: 8. Pengujian hipotesis: Dengan kriteria r hitung: Dengan kriteria r hitung: 6∑d i ∑d i pxy = = = 1- 0,04 = 0,96 pxy = = = 1- 0,04 = 0,96 n (n 2 -1) 10 (10 2 – 1) n (n 2 -1) 10 (10 2 – 1) r hitung (0,96) > r tabel (0,738) r hitung (0,96) > r tabel (0,738) Dengan kriteria t hitung: Dengan kriteria t hitung: rxy √n-2 0,96 √10-2 t hitung = t = = 9,697 rxy √n-2 0,96 √10-2 t hitung = t = = 9,697 √[1–r 2 ] √(1-0,92) √[1–r 2 ] √(1-0,92) t hitung (9,697) > t tabel (1,86) t hitung (9,697) > t tabel (1,86)

30 9. Kesimpulan ??? Karena ρ hitung > dari ρ tabel maka Ha diterima Karena ρ hitung > dari ρ tabel maka Ha diterima Karena t hitung > dari t tabel maka Ha diterima Karena t hitung > dari t tabel maka Ha diterima KESIMPULAN: KESIMPULAN: Terdapat korelasi yang positif antara kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik Terdapat korelasi yang positif antara kemampuan mahasiswa dalam memahami m.kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pengantar statistik


Download ppt "ANALISIS KORELASI Joko Tri Nugraha, S.Sos, M.Si Pengantar Hipotesis asosiatif mrpkn dugaan tentang adanya hubungan antar variabel dalam populasi yang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google