Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Pertemuan 9 Teori Sistem Matakuliah: D0174 / Pemodelan dan Sistem Simulasi Tahun: 2005 Versi: 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Pertemuan 9 Teori Sistem Matakuliah: D0174 / Pemodelan dan Sistem Simulasi Tahun: 2005 Versi: 1."— Transcript presentasi:

1 1 Pertemuan 9 Teori Sistem Matakuliah: D0174 / Pemodelan dan Sistem Simulasi Tahun: 2005 Versi: 1

2 2 TEORI SISTEM Identifikasi variabel –Model Simbolik –Penggunaan pada Operation Research –Prosedur solusi matematika Penggolongan penetapan tujuan pemodelan dalam variabel –Pendekatan interaktif (Misal nilai integral adalah nilai volume/area dibawah fungsi yang di-integrasi.) –Pendekatan Monte-Carlo (Pendekatan dengan distribusi probabilitas. Introduksi untuk teknik Simulasi

3 3 Identifikasi Variabel Fungsi model matematis harus memperhatikan ; –Variabel yang menentukan fungsi matematik diatas –Ada/tidak Parameter dan Konstanta yang mengikutinya –Konsep matematika

4 4 Konsep Matematika dari Sistem Sistem adalah suatu relasi dari himpunan; –Himpunan X dan Y; S Ξ X x Y Stimulus x = { x1, x2, …. Xn} Respons y = {y1, y2, …. Yn} Atau dalam ; y = F(x) Dimana; –Y1 = f(x11,x12,…. X1n) –Y2 = f(x21,x22, … x2n) –Ym = f(xn1,xn2, …., xmn) Parameter ; di-ukur secara empiris dari hubungan matematis x dan y tersebut. Perilaku sistem; –Statis –Dinamis (ada fungsi waktu)

5 5 TUJUAN PENGGUNAAN VARIABEL Mempermudah pernyataan yang harus dikandung pada elemen dari sistem Matematik linier dan non linier Diskrit dan Kontinue Perkalian Matrik Perilaku untuk sistem Fuzzy

6 6 Variabel Model dalam Teori Sistem Pengertian identifikasi variabel –Model matematis –Model informasi Penggolongan penetapan tujuan pemodelan dalam variabel –Variabel berguna untuk Menyederhanakan struktur dan hubungan masalah Memudahkan pengertian dari sistem yang di-representasikan Memudahkan keputusan yang diambil bisa lebih dari satu. –Identifikasi variabel; Variabel bebas Variabel tidak bebas Variabel tak terkontrol –Formulasi model; Relasi deterministik Relasi probabilistik Relasi Korelatif

7 7 Sistem Simulasi 1.Sistem simulasi untuk mempelajari perilaku sebuah sistem dengan menggunakan model simulasi 2.Sistem Simulasi adalah sekumpulan elemen elemen yang saling berhubungan dan berinteraksi untuk menjalankan simulasi dalam suatu tujuan atau fungsi tertentu 3.Representasi sistem simulasi adalah Model simulasi yang mampu menggambarkan masalah dari bagian sistem

8 8 Perspektif Pemodelan Sistem Perspektif Pemodelan Sistem (Upaya merancang Sistem); –Definisi ; adalah usaha untuk memberikan suatu penjelasan yang relatif sederhana tentang keadaan yang komplek sudah lama ada atau diadakan.. –Tujuan; menyajikan sekelompok pernyataan tentang ciri ciri hakiki dari suatu sistem, dan menjelaskan tentang kaitan kaitan, hubungan hubungan elemen antar sistem dengan lingkungannya.

9 9 1.Perspektif fungsional sistem ; 2.Perspektif kelakuan sistem; 3.Multi fungsi pada Kelakuan sistem ; Persepektif dari berbagai acuan

10 10 Perspektif fungsional sistem Tahapan berangkai ; –dari mencari fungsi, – di-analisis, – upaya membangun sistem lain yang baru. (karakteristik fungsi sangat majemuk, meliputi; proses, tujuan, totalitas, perilaku, pertalian, keperluan ). Penetapan desain sistem Teknik teknik penggunaan sistem untuk teori keputusan

11 11 Perspektif kelakuan sistem; Menghasilkan satu atau lebih model; –Gambarkan sifat sistem –Adanya keterbatasan. Model ditetapkan dari beberapa model; –Pilihan secara kontekstual setempat –Pilihan secara waktu saat itu –Pilihan secara peramalan masa depan Kelakuan sistem dapat lebih dari satu untuk satu sistem

12 12 Penyebab Multi Sistem 1.Elemen sistem mempunyai nilai, 2.Status nilai obyek sesaat, 3.Aktivtas kejadian yang mengubah output, 4.Aktivasi kondisi sesaat yang ber-implikasi penggiatan, 5.Perubahan peristiwa satu konisi ke kondisi lain, 6.Sumber daya sebagai sumber pergerakan sistem, dan 7.Waktu sebagai referensi kondisi saat itu.

13 13 Perspektif Informasional sistem; –Menjelaskan konfigurasi hubungan elemen elemen pembentuk sistem dengan sifat sifat hubungan tergambar akurat, biasanya dapat dibuat matrik hubungannya (nilai hubungan nol = tidak ada relasi, nilai hubungan satu = hubungan sangat kuat, nilai antara nol - satu sebagai perkiraan bobot hubungan antara). Buat contoh;

14 14 Perspektif lingkungan sistem; –Sifat lingkungan ; 1. Tidak pasti, 2. Bisa sebagai ancaman –lingkungan luar sistem penting untuk mencari batasan sistem dimana pada titik singgungnya terdapat pertukaran informasi. –Lingkungan luar didefinisikan sebagai sesuatu yang tidak berhingga dibandingkan terhadap sistem yang dibatasinya. –Dampak lingkungan sistem; Ketergantungan saling menyesuaikan (biasanya sistem yang kalah) muncul tugas baru dari sistem untuk mengawasi hubungan dengan lingkungan

15 15 Perspektif performansi (unjuk kerja) sistem; dicerminkan dengan adanya hubungan input-output pada suatu proses transformasi. –Tujuan unjuk kerja sistem; Spesifik: Jelas tujuannya Realistik; Bukan hanya ilusi atau impian Operasional; berjalan sesuai dasar pengamatan lapangan Relevan dengan nilai nilai pengambil keputusan Menantang ; dapat menimbulkan resiko pembaruan Terukur ; dapat untuk menilai keberhasilan yang dicapai Berbatas dengan waktu ada masa berlaku Handal; dapat menjadi dasar dalam penerapan dilapangan –Penelusuran performansi sistem berguna untuk; Mempelajari pandangan orang lain tentang sistem itu. Cari faktor faktor yang mempengaruhi ketidak stabilan sistem Cari tata-cara yang tepat dalam menetapkan performansi sistem.

16 16 PROBLEMATIK 1 Apa yang dimaksudkan dengan perspektif Sistem Jelaskan Sistem dalam perspektif Teknik Industri Apa kaitan Man-Machine dalam kaitannya antara sistem dengan lingkungan Jelaskan teori keputusan apa yang paling baik untuk menyelesaikan masalah pemodelan sistem suatu proses pembayaran karcis tol di Jakarta.


Download ppt "1 Pertemuan 9 Teori Sistem Matakuliah: D0174 / Pemodelan dan Sistem Simulasi Tahun: 2005 Versi: 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google