Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERENCANAAN DAN ANALISIS KINERJA KEUANGAN Pendahuluan Analisis laporan keuangan Analisis terend Klasifikasi rasio keuangan 9.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERENCANAAN DAN ANALISIS KINERJA KEUANGAN Pendahuluan Analisis laporan keuangan Analisis terend Klasifikasi rasio keuangan 9."— Transcript presentasi:

1 PERENCANAAN DAN ANALISIS KINERJA KEUANGAN Pendahuluan Analisis laporan keuangan Analisis terend Klasifikasi rasio keuangan 9

2 Tujuan instruksional khusus 1. Memahami konsep pengukuran kinerja keuangan 2. Mengerti dan memahami kalsifikasi kinerja keuangan 3. Memahami dan dapat menghitung indikator kinerja keuangan 4. Dapat menginterpretasikan indikator kinerja keuangan

3 Pendahuluan manajer keuangan harus melangkah ke belakang untuk menilai operasi perusahaan. Dalam melakukan ini manajer keuangan dapat dengan mem- bandingkan laba dari periode ke periode atau membandingkan laba antara perusahaan sendiri dengan perusahaan lain. Supplier, creditor dan pemegang saham memiliki kepentingan dalam analisis kinerja ini, karena mereka membutuh -kan jaminan bahwa dana yang ditempatkannya aman.

4 Analisis laporan keuangan Jumlah rupiah pada neraca dan laporan rugi laba memiliki manfaat yang terbatas. Contoh interpretasi apa yang dapat diberikan pada perusahaan yang memiliki pendapatan $150,000. Bagi perusahaan kecil mungkin jumlah ini besar tapi bagi perusahaan besar mungkin ini keadaan yang tidak menggembirakan. Misalnya perusahaan kecil tersebut bermodal $500,000 dan perusahaan besar $7,500,000, maka,Per. KecilPer. Besar Profitabilitas30%2%

5 Analisis trend Analisis ini merupakan interpretasi dari rasio keuangan yang ditunjukkan dalam rangkaian waktu. Analisis ini membandingkan kinerja keuangan dalam perusaha-an itu sendiri dari waktu-kewaktu. Kelebihan dari analisis ini adalah bahwa akuntan telah membuat laporan keuangan dan mereka menerima prinsip-prinsip yang diterima umum serta menerapkan nya secara konsisten dari waktu ke waktu, artinya bahwa nilai uang dihitung dalam cara yang sama dari waktu kewaktu. Penerapan yang konsisten dari prinsip- prinsip akuntansi menghasilkan laporan keuangan yang dapat dibandingkan setiap waktu.

6 Analisis perbandingan industri Analisis pelengkap dari analisis trend adalah proses perbandingan dari suatu rasio perusahaan dengan rasio rata-rata industri. Tanpa rasio rata-rata industri kita tidak dapat dengan mudah membedakan antara penyebab internal dengan eksternal. Rata-rata industri membantu kita untuk memisahkan pengaruh manajeri-al dan pengaruh non manajerial, inilah kelebihan dari analisis industri. sumber data industri Bursa efek, Media masa dan laporan internal perusahaan

7 Klasifikasi rasio keuangan Penilaian kekuatan dan kelemahan keuangan suatu perusahaan memerlukan 4 kelompok rasio keuangan. 1. Profitability ratio (rasio keuntungan) 2. Asset management ratio yakni rasio yang meng- ukur jenis tertentu dari aset yang diinvestasikan dalam menghasilkan penjualan. 3. Debt management ratio adalah rasio yang meng- ukur penggunaan hutang untuk mendanai pem belian aset 4. Liquidity ratio merupakan rasio yang mengukur kemampuan suatu perusahaan untuk membayar hutang jangka pendeknya.

8 Profitability ratio Dua jenis dari data keuangan yang menghasilkan rasio ini, yaitu : (1) Data yang berasal hanya dari laporan rugi laba. Laba dibagi dengan penjualan bersih disebut dengan profit margin. (2) Data dari kedua laporan keuangan yaitu neraca dan laporan rugi laba. Laba dibagi dengan aset yang disebut dengan return on investment.

9 Margin on net sales Gross profit margin adalah laba kotor yang dihasilkan dari setiap penjualan bersih. Gross profit margin = gross profit/net sales Analisis ini mencerminkan pembentukan harga produk dan efisiensi dalam menurunkan harga pokok penjual-an. Bila perusahaan meningkatkan harga produk tanpa mengurangi permintaan produk, maka pendapatan, laba kotor dan gross profit margin akan meningkat. Perusahaan juga dapat meningkatkan gross profit margin bila perusahaan dapat menemukan cara untuk meningkatkan efisiensi produksi, yang dapat menrurun kan harga pokok penjualan perunit penjualan.

10 EBIT margin = EBIT/net sales Before tax profit margin = EBT/net sales After tax profit margin = EAT/net sales Earning per share = EAT/jml lbr saham yang beredar Dividends per share = Dvd yang dibayar/jml lbr shm yang beredar. Return on investment Rasio ini digunakan secara luas dalam analisis laporan keuangan. Return on total asset (ROA) ROA = EAT/total asset

11 ROA mengukur seberapa besar setiap rupiah laba setelah pajak dapat dihasilkan dari total aset yang diinvestasikan Earning power ratio = EBIT/total asset Return on common equity = EAT/Common equity Common equity = modal saham + agio/disagio + laba yang ditahan Earning yield = Earning per share/stock price pershare

12 Asset management ratio Asset management ratio mengukur efisiensi dari penggunaan aset untuk menghasilkan pendapatan. Rasio ini disebut juga turnover ratio, yakni net sales dibagi dengan item neraca. Suatu rasio turnover atau rasio perputaran menunjukkan pendapatan penjualan yang dihasilkan oleh aset yang diinvestasikan. Berikut beberapa ratio aset manajemen. 1. Total asset turnover = Net sales/total asset 2. Current asset turnover=Net sales/current asset 3. Account receivable turnover=creditsales/Acc.Rec 4. Av. Coll. Period=Acc.Rec./(Ann. Salescredit/360)

13 5. Inventory turnover = CGS/Inventory CGS adalah cost of goods sold atau harga pokok penjualan. 6. Fixed asset turnover = Net sales/Net fixed asset. Tingginya rasio ini mengindikasikan tingginya efisiensi dalam penggunaan aset. Ada beberapa faktor yang menyebabkan rasio ini berbeda diantara berbagai perusahaan. Dua hal penting adalah usia perusahaan (dan asetnya) dan penggunaan leasing.

14 Debt management ratio Rasio ini mengukur dampak penggunaan hutang untuk mendanai aset. Manajemen menggunakan hutang guna meningkatkan keuntungan pemilik. Rasio ini dibagi ke dalam 2 bagian. 1. Debt ratio yang diukur dengan data neraca 2. Coverage ratio diukur dengan data laporan R/L Rasio hutang membantu kita untuk menganalisis total debt, short term debt dan long term debt. 1. Total debt ratio = total debt/total asset 2. Debt equity ratio = total debt/common equity 3. Current debt ratio = current laibilities/total asset

15 Longterm debt ratio = LTD/total asset Coverage ratio 1. Time interest ratio = EBIT/interest expense Rasio ini untuk mengukur seberapa besar EBIT boleh turun, sehingga perusahaan dapat menutup biaya bunganya. 2. Fixed charge coverage = (EBIT - lease payment)/(interest + lease payment) Rasio ini mengukur pendapatan yang tersedia untuk membayar beban tetap pendanaan.

16 Liquidity ratio Rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Ada beberapa rasio yang biasanya digunakan diantaranya : 1. Current ratio = Current asset/Current liabilities 2. Quick ratio = (CA - inventory)/ CL CA adalah current asset CL adalah current liabilitirs


Download ppt "PERENCANAAN DAN ANALISIS KINERJA KEUANGAN Pendahuluan Analisis laporan keuangan Analisis terend Klasifikasi rasio keuangan 9."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google