Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

2-1 CHAPTER 2 Financial Statements, Kas Flow, and Taxes By : Ardaniah Abbas, S.E., Ak., C.A Laporan Laba Rugi Neraca Perhitungan Pajak Penghasilan Perhitungan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "2-1 CHAPTER 2 Financial Statements, Kas Flow, and Taxes By : Ardaniah Abbas, S.E., Ak., C.A Laporan Laba Rugi Neraca Perhitungan Pajak Penghasilan Perhitungan."— Transcript presentasi:

1 2-1 CHAPTER 2 Financial Statements, Kas Flow, and Taxes By : Ardaniah Abbas, S.E., Ak., C.A Laporan Laba Rugi Neraca Perhitungan Pajak Penghasilan Perhitungan arus kas : Perspektif operasi Perhitungan arus kas perspektif pembiayaan

2 2-2 LAPORAN LABA RUGI : PENGUKURAN LABA SUATU PERUSAHAAN Laporan laba rugi menjawab pertanyaan : Seberapa menguntungkan sebuah perusahaan ? Dalam format paling dasar, laporan laba rugi dapat dinyatakan sebagai : Penjualan – Beban = Laba

3 2-3 Contoh Laporan Laba Rugi Kakha Corp. (Dalam Ribuan) Penjualan Harga Pokok Penjualan Laba Kotor Beban Penj, Umum & Adm. Penyusutan Laba Usaha Biaya Bunga Laba Sebelum Pajak Pajak Pendapatan Laba Bersih

4 2-4 Tiga persoalan penting dalam memahami laporan laba rugi : Pendapatan usaha tidak dipengaruhi oleh bagaimana perusahaan dibiayai Beban bunga, dikurangi dari pendaptan sebelum menghitung kewajiba pajak perusahaan. Perusahaan yang memiliki pendapatan bersih positif, bukan jaminan bahwa perusahaan memiliki uang kas

5 2-5 NERACA : MENGUKUR NILAI BUKU PERUSAHAAN Aktiva menggambarkan sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan, kewajiban dan ekuitas menggambarkan bagaimana sumber2 tersebut di danai Total Aktiva/Aset = Utang + Ekuitas Jenis aktiva : Aktiva lancar : Kas, Piutang usaha, persediaan, beban dibayar dimuka Aktiva tetap : Peralatan, bangunan, tanah Aktiva lain : Hak paten, hak cipta, goodwill

6 2-6 Jenis Pembiayaan Sumbernya ada 2 : Hutang & Ekuitas Hutang : Sejumlah yang dipinjam dan harus dibayar kembali pada tanggal tertentu. Ekuitas : investasi pemegang saham dalam perusahaan

7 2-7 Neraca Kakha Corp. AKTIVA Kas Piutang usaha Persediaan Aktiva lancar lainnya Total aktiva lancar Bangunan dan peralatan Akumulasi penyusutan Bangunan properti peralatan Aktiva lain Jumlah aktiva KEWAJIBAN Utang usaha Utang jk. Pendek Total kewajiban lancar Utang jk. Panjang Total kewajiban EKUITAS Saham biasa Saldo laba Total ekuitas Jumlah kewajiban dan ekuitas Change ( )

8 2-8 PENGHITUNGAN PAJAK Menurut UU No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, Penghasilan Kena Pajak adalah 'gross income' kurang biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan penghasilan kotor badan usaha. Dengan kata lain, Penghasilan Kena Pajak adalah penghasilan kotor kurang biaya yang dikeluarkan. Penghasialan kotor adalah seluruh hasil dari penjualan dari produk dan jasa Anda termasuk bunga uang yang diperoleh dari bank atau apa saja yang sifatnya penghasilan. Biaya adalah semua biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan penghasilan kotor. Ini termasuk gaji karyawan, sewa gedung, telepon, internet, air listrik, dan juga biaya- biaya atas jasa yang digunakan dari pihak lain.

9 2-9 Tabel Tarif Pajak Penghasilan untuk Badan Usaha Penghasilan Kotor (Peredaran Bruto) (Rp) Tarif Pajak Kurang dari Rp4.8 Miliar 1% x Penghasilan Kotor (Peredaran Bruto) Lebih dari Rp4.8 Miliar s/d Rp50 Miliar { (0.6 Miliar/Penghasilan Kotor)} x PKP Lebih dari Rp50 Miliar25% x PKP

10 2-10 Perhitungan Bila Penghasilan Kotor Kurang dari Rp4.8 Miliar Misalkan di tahun 2013, Kakha Corp memperoleh penghasilan kotor sebesar Rp2 Miliar. Maka besar pajak penghasilan Kakha Corp adalah Rp2 Miliar x1 % = Rp20 juta. Selama periode tahun 2013, Kakha Corp telah menyetor pajak penghasilan karyawan ke kas negara sebesar Rp10 juta dan pajak PPh Pasal 23 sebesar Rp2 juta. Maka, pajak penghasilan terhutang Kakha Corp adalah Rp20 juta - Rp10 juta - Rp2 juta = Rp8 juta. Inilah sisa pajak yang dibayar Kakha Corp ke Kas Negara atas pajak penghasilan badan usaha di tahun 2013.

11 2-11 Dalam bentuk tabel, berikut adalah ringkasan dari perhitungan pajak penghasilan Kakha Corp No.KeteranganRp 1Penghasilan Kotor Kredit Pajak PPh Kredit Pajak PPh Pajak Penghasilan Badan (1% x (1) Pajak Penghasilan Terhutang ((4)-(2)-(3))

12 2-12 Perhitungan Pajak Penghasilan Badan Bila Penghasilan Kotor Lebih dari Rp4.8 Miliar s/d Rp50 Miliar Misalkan GC Corp. memperoleh penghasilan kotor di tahun 2013 sebesar Rp10 Miliar, dan Penghasilan Kena Pajak adalah Rp3 Miliar, maka besar pajak GC Corp. menggunakan formula berikut: ( (0.6 Miliar/Gross Income)) x Penghasilan Kena Pajak. ( (0.6 Miliar/10 Miliar)) x 3 Miliar = Rp570 juta (19%) Namun, perlu dibuat catatan bahwa selama periode tahun 2013, GC Corp. telah menyetor pajak penghasilan karyawan ke kas negara sebesar, Rp200 juta dan PPh Pasal 23 sebesar Rp100 juta. Maka, pajak penghasilan terhutang GC Corp. Adalah : Rp570 juta - Rp200 juta - Rp100 juta = Rp270 juta.

13 2-13 Dalam bentuk tabel, berikut adalah ringkasan dari perhitungan pajak penghasilan GC Corp. No.KeteranganRp 1Penghasilan Kotor Pengeluaran (Biaya) Penghasilan Kena Pajak (PKP) (1-2) Kredit Pajak PPh Kredit Pajak PPh Pajak Penghasilan Badan (.25 - ( / )) x (3) Pajak Penghasilan Terhutang ((6)-(4)-(5))

14 2-14 Perhitungan Bila Penghasilan Kotor Lebih dari Rp50 Miliar Arda Corp. memperoleh penghasilan kotor sebesar Rp70 Miliar, dan Penghasilan Kena Pajak sebesar Rp28 Miliar, maka besar pajak Arda Corp. adalah : 25% x Rp28 Miliar = Rp7 Miliar Selama periode tahun 2013, Arda Corp. telah menyetor pajak penghasilan karyawan ke kas negara sebesar Rp2 Miliar dan PPh Pasal 23 sebesar Rp1 Miliar. Maka, pajak penghasilan terhutang Arda Corp. adalah Rp7 Miliar - Rp2 Miliar - Rp1 Miliar = Rp4 Miliar. Inilah sisa pajak yang dibayar Arda Corp. ke Negara atas pajak penghasilan badan usaha tersebut di tahun 2013.

15 2-15 Dalam bentuk tabel, berikut adalah ringkasan dari perhitungan pajak penghasilan Arda Corp. No.KeteranganRp 1Penghasilan Kotor Pengeluaran (Biaya) Penghasilan Kena Pajak (PKP) (1-2) Kredit Pajak PPh Kredit Pajak PPh Pajak Penghasilan Badan (25% x (3) Pajak Penghasilan Terhutang ((6)-(4)-(5))

16 2-16 PENGUKURAN ARUS KAS BEBAS : PERSPEKTIF OPERASI Arus kas bebas perusahaan = arus kas bebas pembiayaan perusahaan Arus kas bebas = arus kas setelah pajak dari opersi – Investasi dalam Aktiva Investasi dalam aktiva = Perubahan modal usaha bersih untuk operasi + Perubahan aktiva lain dan aktiva tetap

17 2-17 Jadi... Langkah 1 Menghitung arus kas setelah pajak dari Operasi Laba Usaha Penyusutan Laba sebelum bunga, penyusutan dan amortisasi (EBITDA) ( Pembayaran kas pajak ) Arus kas setelah pajak dari operasi XXXX XXXX XXXX (XXXX) XXXX

18 2-18 Langkah 2 Menghitung Investasi dalam modal kerja usaha bersih Perubahan aktiva lancar (Perubahan pada kewajiban lancar non bunga) Investasi dalam modal kerja usaha bersih XXXX (XXXX) XXXX

19 2-19 Langkah 3 Menghitung Investasi dalam aktiva tetap atau aktiva lain Peningkatan dalam aktiva tetap kotor Peningkatan pada aktiva lain Total peningkatan pada aktiva jangka pjg XXXX XXXX XXXX

20 2-20 Jadi Perhitungan arus kas bebas Arus kas usaha setelah pajak Dikurangi : Investasi modal kerja usaha bersih Investasi aktiva jangka panjang Arus kas bebas XXXX (XXXX) XXXX

21 2-21 PERHITUNGAN ARUS KAS BEBAS: PERSPEKTIF PEMBIAYAAN Bunga yg dibayarkan kepada kreditur perusahaan Perubahan Utang yg Tidak Berbunga Dividen yg dibayarkan kpd para pemegang saham Perubahan saham Pembiayaan Arus Kas Bebas XXXX (XXXX) XXXX

22 2-22 SEKIAN

23 2-23 Contoh Perhitungan arus kas bebas : perspektif operasi Langkah 1 Menghitung arus kas setelah pajak dari Operasi Laba Usaha Penyusutan Laba sebelum bunga, penyusutan dan amortisasi (EBITDA) ( Pembayaran kas pajak ) Arus kas setelah pajak dari operasi ( )

24 2-24 Langkah 2 Menghitung Investasi dalam modal kerja usaha bersih Perubahan aktiva lancar (Perubahan pada kewajiban lancar non bunga) Investasi dalam modal kerja usaha bersih (10.502)

25 2-25 Langkah 3 Menghitung Investasi dalam aktiva tetap atau aktiva lain Peningkatan dalam aktiva tetap kotor Peningkatan pada aktiva lain Total peningkatan pada aktiva jangka pjg

26 2-26 Jadi Perhitungan arus kas bebas Arus kas usaha setelah pajak Dikurangi : Investasi modal kerja usaha bersih Investasi aktiva jangka panjang Arus kas bebas

27 2-27 PERHITUNGAN ARUS KAS BEBAS: PERSPEKTIF PEMBIAYAAN Bunga yg dibayarkan kepada kreditur perusahaan Perubahan Utang yg Tidak Berbunga Dividen yg dibayarkan kpd para pemegang saham Perubahan saham Pembiayaan Arus Kas Bebas (50.197) (30.191) ( )


Download ppt "2-1 CHAPTER 2 Financial Statements, Kas Flow, and Taxes By : Ardaniah Abbas, S.E., Ak., C.A Laporan Laba Rugi Neraca Perhitungan Pajak Penghasilan Perhitungan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google