Tak Setuju dengan Dwifungsi ABRI

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
Advertisements

Dahulu kala di negeri Cina,
“Membangun Gaya Hidup Iman Anak dan Remaja yang Missioner”
Untuk Sharing Pembelajaran
Maria Menolong dalam Pesta Nikah
MY DAD MY BEST EVER BY: MF to CQ.
HUKUM PERSEORANGAN ADAT
Bu Diro yang “Lebih Populer”
Ke Tanah Merah Tiga atau empat hari kemudian kami diberangkatkan dengan menumpang kapal yang lebih kecil lagi. Kapal ini milik Pemerintah yang disebut.
Pendidikan Nasional Indonesia (PNI) dari Hari ke Hari Pada bulan September 1932 saya sudah pindah pondokan, menyewa di Jalan Kopo. Waktu itu Pimpinan Umum.
Arti Revolusi Pada tanggal 27 November 1956 diadakan upacara pemberian gelar Doctor Honoris Causa kepada Bung Hatta oleh Universitas Gadjah Mada, bertempat.
By:Wiwin Widiyaningsih
Perpustakaan Ada satu hal lagi yang perlu saya kemukakan. Entah bagaimana saya berani mengusulkan sepintas lalu kepada Bung Hatta, agar perpustakaan pribadi.
Kasih Sejati Seorang Ibu
Unsur Pembangun Karya Sastra
Badan Penelitian & Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI
KALIMAT EFEKTIF.
Kalimat Efektif BAHASA INDONESIA
Membawa Orang Lapangan Setelah kemerdekaan Republik Indonesia, sering kali saya bertemu dengan Bung Hatta dalam rangka tugas pekerjaan saya di Kementrian.
Etika menerima Tamu dan Bertelepon
BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA KELAS IV SEMESTER 2
YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH
Uji-Ngaji Sewaktu kami bertiga: Kak Meutia, saya sendiri, dan Halida, masih kecil, Ibu menyarankan agar saya masuk sekolah Katolik. Waktu itu Ayah marah.
Surga di Telapak Kaki Ibu
Bapak Bangsa Sejati Mohammad Hatta
ETIKET & ETIKA DALAM BERGAUL.
Mukmin Sejati Sesudah pertemuan itu saya sering bertanya pada diri sendiri, di mana sumber sifat-sifat Bung Hatta? Itulah yang sering menjadi renungan.
Tawaran dari Bapak Koperasi
Filosofi Pensil dan Kehidupan
Latihan Kasus.
Cum Laude Menurut rencana, pada tanggal 18 Februari 1968, Bung Hatta, Pak Njoto Amidjojo, Pak Hutabarat serta dua calon promo-vendus, Drs. Zainul Jasni.
Etiket Berinteraksi dengan penyandang disabilitas
Sri Juwita Hanum Cukup lama kami menikah, namun belum dikaruniai anak. Dalam soal anak, orang Minangkabau tidak kalah usil mulut seperti orang Jawa. Mereka.
Tertib Itu Indah Memang benar apa yang dikatakan kawan saya itu sebab jadwal kerja Ayah luar biasa rapinya. Bayangkan saja, setiap hari, persisi pada jam.
Pendapat Tentang Sarjana
Taat pada Aturan Main Beberapa waktu kemudian dapatlah saya berkesempatan melihat lagi sikap disiplinnya dan kejujurannya dalam memegang prinsip-prinsip.
Dialog dalam “Seikere”
SURAT PAKSA.
KALIMAT EFEKTIF.
Dialog Seputar KMB Segala sesuatu yang diungkapkan di atas bukan berarti bahwa Bung Hatta tidak pernah marah terhadap saya, ataupun dalam hubungan antara.
SOPAN Hormat akan atau kepada ketertiban menurut adab yang baik, merupakan bagian dari perilaku diri yang terekspresi dari kualitas moral, nurani dan juga.
Pertemuan 12 Psikologi Pendidikan Keluarga
Menjadi Promotor Disertasi
Kekayaan, Kesuksesan, dan Cinta
Etiket Pergaulan purwati.
Menjadi Tamu Undangan Murase
Bersabar Tanpa Terbebani
PELAYAN HOTEL Turn On Your Speakers.
Kalau Nilai di Sekolah Buruk
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
Filosofi Wibawa Setelah pengakuan kedaulatan pada akhir tahun 1949, saya telah kembali dari gerilya ke Jakarta melanjutkan pekerjaan mengkonsolidir kedudukan.
Pelayanan Tamu Hal yang harus diketahui oleh sekretaris tentang tamu :
Kesekretarisan tamu By: Tiara Putri Tasya
Kamar No. 5, Paviliun Cendrawasih
Prolog Sang Sekretaris
Hajar nava khunafi Akselerasi 1
Pemahaman Tugas Dan Tanggung Jawab Danru/ Wadanru.
Yang benar vs yang salah
Kebhinekaan Dalam Keluarga
 IBU : Memperkenalkan Kita kepada Dunia.  BAPAK : Memperkenalkan Dunia kepada Kita.
TATA CARA DALAM MENERIMA TAMU
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
“APAKAH YANG MEREKA LIHAT DIRUMAH ANDA?”
Pernikahan Putri Sulung
Surat Balasan Suatu kunjungan ke rumah Bung Hatta yang amat mengesankan ialah waktu saya datang untuk mengambil copy riwayat hidup Sjahrir yang saya minta.
ETIKA-ETIKA. PENGERTIAN ETIKA  Kata etika pergaulan yaitu berasal dari bahasa Perancis yang artinya pedoman/aturan-aturan tentang sopan santun/tatakrama,
Boleh Mandi di Sini Walaupun tugas rutin saya sejak Bapak menjabat sebagai wakil presiden adalah mengurus administrasi di Sekretariat dan mengurus perpustakaan,
E TIKA P ERGAULAN D ENGAN TEMAN SEBAYA. Kata etika pergaulan adalah pedoman/aturan-aturan tentang sopan santun/tatakrama, yang sesuai dengan situasi dan.
Mc ulang tahun anak Sederhana Phone: Yosep Website: Indomagic-talent.com.
Transcript presentasi:

Tak Setuju dengan Dwifungsi ABRI Suatu sore Jakarta yang ramah. Di rumah Bung Hatta ada acara keluarga untuk selamatan ulang tahun ke-75nya. Baru saat itulah saya benar-benar sempat berkenalan dengan Bung Hatta dan keluarga. Di situ saya melihatnya sebagai bapak dari anak-anak, kakek dari seorang cucu, dan mertua seorang lelaki muda yang ternyata adalah putra dari seorang pendekar pencak-silat yang merupakan sahabat karib saya dalam organisasi pencak-silat. Sahabat itu ialah Soerjohadikoesoemo, yang menjadi korban pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948. Dalam acara ulang tahun di lingkungan keluarga itu, saya melihat seorang Hatta yang agak lain. Ia banyak senyum, begitu renyah, dan ikut tertawa-tawa ketika saya ceritakan bagaimana saya mengundang Soerjohadikoesoemo ke rumah saya di tahun 1046 untuk bertanding silat dengan dia dalam suatu pertarungan yang dihadiri oleh Wongsonegoro, sesepuh organisasi pencak-silat. Istri saya, yang tidak begitu mengenal Bung Hatta seperti saya, berkomentar bahwa image dia tentang Bung Hatta semula adalah orang yang serius, formal. Tapi sore itu dia justru menemui Bung Hatta yang segar dan seorang bapak yang penuh perhatian serta kasih sayang pada anak-anak dan keluarganya. Sebenarnya, Bung Hatta adalah contoh sebuah kesederhanaan. Sekali pernah saya berkunjung ke tempat beliau pada tahun 1972, di siang hari sebenarnya sudah lewat waktu untuk menerima tamu, kata sekretaris beliau, Saudara Hutabarat. Tapi Bung Hatta begitu gembira dan menyambut kunjungan yang tiba-tiba itu. Bahkan di pintu muka ia memeluk saya. Saudara Hutabarat berkomentar bahwa jarang sekali ia melihat sikap Bung Hatta yang “los” seperti itu. Saya katakan bahwa itulah Bung Hatta yang sebenarnya, hanya kadang-kadang karena rasa tanggung jawabnya yang terlalu besar, maka disisihkannya soal-soal dirinya, bahkan juga emosinya, demi tugas yang diterimanya. Siang itu kami banyak mengobrol. Masalah yang sedang hangat adalah soal Dwifungsi ABRI. Ketika saya tanya pendapatnya, Bung Hatta menyatakan bahwa ia merasa tidak cocok dengan hal itu. Agak kaget juga saya mendengar ketegasan beliau. Mengingat pentingnya persoalan itu, maka saya minta izin untuk mencatatnya dan kemudian meminta beliau membubuhkan tanda tangan di bawah pernyataan itu. Bung Hatta meluluskan permintaan saya tersebut. Tetapi saya lebih kaget lagi ketika ia berkata bahwa ia tidak berkeberatan jika umum mengetahui hal itu. Sengaja saya tulis hal ini untuk menunjukkan sisi lain dari pribadi yang lembut. Jika sudah mencapai soal-soal prinsip yang dianggapnya benar, dapat menjadi sekeras baja. A.R. Baswedan, Pribadi Manusia Hatta, Seri 8, Yayasan Hatta, Juli 2002