LIA LINDAWATI ( ) WACHRODIN ( )

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI SEDERHANA
Advertisements

KELAS XI SEMESTER 2 SMKN 7 BANDUNG
Rumus pH Hidrolisa Garam dari Asam Kuat Basa Lemah
HxZ(aq)———»xH+(aq) + Zx-(aq)
LARUTAN ASAM, BASA DAN GARAM
ASAM BASA DAN GARAM.
Kesetimbangan Kimia Untuk SMK Teknologi dan Pertanian
LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
BAB 7. ASAM DAN BASA 7. 1 TEORI ASAM BASA
BAB 7. ASAM DAN BASA 7. 1 TEORI ASAM BASA
Perkembangan Teknologi Asam & Basa
MUHAMAD NURISSALAMSUPARWATY HESTIN KURNIASIH NOVI AKAM SABRANI Oleh:
Kelompok 1 : 1. Arbaeyah 2. Brilliant Esye Lousiana 3. Chairunnisa Rachmani 4. Ida Rahayu S. 5. Kartika Candra Kirana 6. Muhammad Syarif 7. Reza Lutfi.
(STAF PENGAJAR JURUSAN PETERNAKAN)
LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
HIDROLISIS GARAM ERMA NURHIDAYATI
OLEH : VOVY VOESVITA SARY A1F007039
Konsep asam basa Indriana Lestari.
ASAM BASA Teori asam basa Arrhenius
JENIS-JENIS GARAM: garam tidak terhidrolisis (Garam netral) : berasal dari asam kuat dengan basa kuat , pH=7 Garam hidrolisis sebagian a. Hidrolisis.
Garam terbentuk dari reaksi asam + basa
PEMURNIAN Lanjutan.
JENIS JENIS REAKSI KIMIA PRODI BIOTEKNOLOGI FAKULTAS ILMU
Nama Mata Kuliah (Kode MKA
ASAM DAN BASA.
IKATAN KIMIA.
MUDUL 5 REAKSI KIMIA DALAM LARUTAN AIR
ANALISIS GRAVIMETRI, pH LARUTAN PRODI BIOTEKNOLOGI FAKULTAS ILMU
Kesetimbangan Kimia Untuk SMK Teknologi dan Pertanian
Teori Asam- basa Arhenius
KESETIMBANGAN ASAM BASA
Lecturer of Chemistry Dept. University
ASAM BASA.
Redoks 1 Untuk SMK Teknologi dan Pertanian
ASAM-BASA PROGRAM STUDI D3 FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALANGKARAYA 2015.
MOLEKUL DAN SENYAWA MOLEKULER KIMIA DASAR 1 oleh: RASYIMAH RASYID
SISTEM KONSENTRASI LATIHAN SOAL DAN KESEIMBANGAN REAKSI
KIMIA KESEHATAN KELAS X SEMESTER 2
Kesuburan Tanah.
Keasaman Tanah.
ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
ASAM DAN BASA.
ASAM DAN BASA PENDAHULUAN
BAB IV TITRASI ASAM-BASA.
OLEH TIM DOSEN KIMIA DASAR FTP UB
ELECTROLYTE AND NON-ELECTROLYTE SOLUTIONS
Nama : Ahmad Aprianto Kelas : XII Animasi
ASAM, BASA & GARAM By. Josevina Nadeak, S.Pd.
Kimia Dasar STOIKIOMETRI.
REAKSI-REAKSI KIMIA Disusun oleh: 1. ENING PRAMUDHITA
Tugas Kimia Kelas XI IPA
LARUTAN ASAM BASA KELOMPOK 8 HARSI YUNI RAHAYU MUNTIANI HASNA
Atom, Molekul, dan Ion Bab 2 Presentasi Powerpoint Pengajar
REAKSI ASAM BASA.
I P A BAB 2 ASAM, BASA DAN GARAM.
Pengertian & Perbedaan Atom, Molekul, Ion, Unsur, Senyawa, Campuran
PRODI BIOTEKNOLOGI FAKULTAS ILMU
TETAPAN IONISASI ASAM BASA PRODI BIOTEKNOLOGI FAKULTAS ILMU
Disusun oleh : Kelompok 4 Kimia
TEORI ASAM BASA Nama kelompok Akbar widiantri r (04)
Asam dan Basa To play the movies and simulations included, view the presentation in Slide Show Mode.
OLEH Chrisdani Rahmayadi, Apt
Kimia Dasar (Eva/Yasser/Zulfah)
Oleh : Widodo, S.Pd. SMA N I SUMBEREJO TANGGAMUS
KIMIA DASAR I. PENDAHULUAN.
Kimia Dasar (Eva/Zulfah/Yasser)
ASAM DAN BASA. ASAM DAN BASA 7 TEORI ASAM DAN BASA 3 TEORI ASAM DAN BASA YANG UMUM DIGUNAKAN : ARRHENIUS, BRONSTED-LOWRY, DAN LEWIS TEORI ARRHENIUS DIPAKAI.
BAB 6 Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit. Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Air laut mengandung berbagai jenis ion, seperti Air laut merupakan contoh.
OLEH : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ANDALAS 2019 Kelompok 3 Kimia tanah.
ASAM DAN BASA PENDAHULUAN ASAM BERASAL DARI BAHASA LATIN ACIDUS, ARTINYA ADALAH MASAM ATAU ASAM. BASA BERASAL DARI BAHASA ARAB ALQILLI, ARTINYA ADALAH.
Transcript presentasi:

LIA LINDAWATI (0402515017) WACHRODIN (0402515013) TEORI ASAM BASA LIA LINDAWATI (0402515017) WACHRODIN (0402515013)

SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI ASAM BASA Pengertian secara Bahasa ASAM BERASAL DARI BAHASA LATIN ACIDUS YANG ARTINYA MASAM DAN BASA DARI BAHASA ARAB “ AL – Qili” yang berarti abu tanaman SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI ASAM BASA

Robert boyle Asam bersifat Basa bersifat Kekuatan pelarut yang tinggi Mampu mengubah warna dari zat warna tertentu Mampu mengendapkan sulfur dari larutannya dalam alkali Mempunyai sifat detergensi Mempunyai kemampuan merusak (menetralkan) pengaruh asam Menurut Roulle (1974) Basa : setiap zat yang bereaksi dengan asam membentuk garam, meliputi : alkali, alkali tanah, logam dan minyak

Pengertian asam menurut ahli Lavoisier asam : Senyawa biner yang mengandung oksigen (senyawa C, N, S jika dibakar dalam oksigen meghasilkan senyawa bersifat asam dalam larutan air. Barthelot : asam tidak harus mengandung oksigen Davy menyatakan semua asam mengandung H, tetapi tidak semua senyawa yang mengandung hydrogen adalah asam Leibig : asam senyawa yang mengandung atom H, dimana atom H dapat diganti dengan atom logam

Asam basa arrhenius DIkenal dengan system ion air Asam : senyawa hydrogen yang dalam larutan air menghasilkan ion h+ Basa : senyawa hidroksida yang dalam larutan air menghasilkan ion oh- Netralisasi : penggabungan ion H+ dan oh- membentuk air (H2O)

Kelemahan teori arrhenius tidak mendefinisan asam basa, yang didefinisikan adalah larutan asam dan larutan basa Hanya menerangkan adanya ion hydrogen dalam air sehingga tidak dapat menjelaskan sifat asam dari garam Perlunya keterangan tambahan yang menerangkan sifat basa dari ammonium (NH3) Tidak dapat menerangkan secara memuaskan sifat asam senyawa-senyawa yang tidak mengandung hydrogen 5. Pemikiran eksistensi proton dalam larutan air akibatnya ion ini hanya dalam bentuk terhidrasi (H3O+) bukan H+

Sistem pelarut solven : franklin 1905 Merupakan perluasan system Arrhenius ; franklin menyatakan terdapat kemiripan antara reaksi asam basa dalam air dan beberapa jenis reaksi tertentu dalam ammonia Fakta dalam logam tertentu menyebabkan terbentuknya hydrogen dalam H3O+ dalam air atau dengan ion NH4+ dalam ammonia, maka ion hydronium adalah proton terhidrasi dan ion ammonium adalah proton teramonisasi Sistem pelarut asam adalah : zat terlarut yang melalui ionisasi langsung atau melalui reaksi dengan pelarut melepaskan kation karakteristik dari pelarut tersebut Basa : zat terlarut yang melalui disosiasi langsung atau melalui reaksi dengan pelarut melepaskan anion karakteristik dari pelarut

Ionisasi pelarut kelemahan keuntungan Kemudahannya dalam memperlakukan system pelarut yang berbeda dengan cara yang analog Dalam media dengan konstanta dielektrikum yang rendah keberadaan ion- ion tidak mungkin Hanya mencakup sifat-sifat kimia pelarut, sifat fisik diabaikan Autiionisasi ditekankan cukup jauh dalam banyak kasus