PENCELUPAN ZAT WARNA BEJANA (VAT)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PT VOSEN PRATITA KEMINDO JAKARTA - INDONESIA
Advertisements

SMK NEGERI 3 PEKALONGAN Jl. Perintis Kemerdekaan No 30 PENCELUPAN PADA BAHAN TEKSTIL DENGAN ZAT WARNA ASAM HOME AUTHOR SK/KD MATERI QUIZ EXIT KOMPETENSI.
SMK NEGERI 3 PEKALONGAN Jl. Perintis Kemerdekaan No 30 PENCELUPAN PADA BAHAN TEKSTIL DENGAN ZAT WARNA REAKTIF HOME AUTHOR SK/KD MATERI QUIZ EXIT KOMPETENSI.
SMK NEGERI 3 PEKALONGAN Jl. Perintis Kemerdekaan No 30 PENCELUPAN PADA BAHAN TEKSTIL DENGAN ZAT WARNA BEJANA HOME AUTHOR SK/KD MATERI QUIZ EXIT KOMPETENSI.
PENGOLAHAN dan PENGAWETAN HIJAUAN ii.
KESETIMBANGAN LARUTAN
RESEP MASAKAN AYAM.
PENCELUPAN DENGAN ZAT WARNA NAPHTOL
Membuat larutan.
Pencelupan dengan zw direk TERMASUK GOL ZW LARUT DLM AIR, TERIKAT OLEH SEL. DNG IKATAN v.d. WAALS, TIDAK KUAT, MUDAH LUNTUR PERLU DIPERKUAT DNG PENGERJAAN.
PERUBAHAN MATERI PENDEFINISIAN PERUBAHAN MATERI
PEMBELAJARAN KIMIA KELAS XII SEMESTER 1
TITRASI ASAM BASA Titration: the combination of two solutions in the presence of an indicator; often used to determine the unknown concentration of one.
Materi Tiga : LARUTAN.
Penentuan ΔH reaksi melalui:
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT
KESETIMBANGAN LARUTAN
ANALISA KUANTITATIF ANALISA TITRIMETRI.
Metode Titrimetri / Volumetri
Manfaat Limbah Pisang (Kulit, Bonggol, dan Jantungnya)
Refinery dan Pengolahan Turunan Minyak Sawit
SIFAT KOLIGATIF LARUTAN NON ELEKTROLIT DAN LARUTAN ELEKTROLIT
OLEH EKO BUDI SUSATYO ANALISIS KUANTITATIF OLEH EKO BUDI SUSATYO
Teknologi Dan Rekayasa
SISTEM KONSENTRASI LATIHAN SOAL DAN KESEIMBANGAN REAKSI
Metode Titrimetri / Volumetri
Teknologi Dan Rekayasa
PENGOLAHAN TAHU.
MENERAPKAN PENGETAHUAN TERHADAP PRODUK KOSMETIKA (KOSMETIKA MODERN)
PEMBELAJARAN KIMIA KELAS XII SEMESTER 1
ILMU KIMIA ANALIT Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, MP 2011.
PRAKTIKUM “Pembuatan Media dan Sterilisasi”
Asam basa dan analisis kuantitatif
Faktor-faktor Laju Reaksi
ILMU KIMIA ANALIT Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, MP 2015.
BAHAN AJAR KIMIA Oleh : M. Nurissalam, S.Si Kelas : XII IPA
STOIKIOMETRI STOIKIOMETRI adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari
ZAT WARNA BELERANG (SULPHUR)
DASAR-DASAR TEORITIS ANALISIS KUALITATIF.
PENGUJIAN UNTUK ION METAL (KATION) DAN ANION DALAM LARUTAN
DASAR-DASAR TEORITIS ANALISIS KUALITATIF.
Anggi Kusuma Wardani Pertanian/THP
How to Make Brownies Ice Cream Sandwich
TITRASI.
Asisten klp : LA HAMIDU, S.Farm
REAKSI PENYABUNAN (SAPONIFIKASI)
KIMIA ANALITIK Cabang ilmu kimia yang bertugas mengidentifikasi zat, memisahkannya serta menguraikannya dalam komponen-komponen, menentukan jenis serta.
PENCELUPAN DENGAN ZAT WARNA BEJANA LARUT ( SOLUBILISED VAT )
MINYAK IKAN Minyak ikan ada dua macam yaitu: minyak badan ikan dan minyak hati ikan Minyak badan ikan adalah: hasil sampingan dari pembuatan tepung ikan,
PEMBUATAN SABUN TRANSPARAN
TITRASI REDUKSI OKSIDASI (REDOKS). Titrasi redoks merupakan proses titrasi yang dapat mengakibatkan terjadinya perubahan valensi atau perpindahan elektron.
STOIKIOMETRI Cont’d.
Materi Dua : STOIKIOMETRI.
Metode Titrimetri / Volumetri
MENGENAL TEKNIK - PENGOLAHAN dan proses WARNA ALAM
ASAM BASA dan GARAM Oleh : Stephanus Nunu Darmawan IPA FISIKA KELAS 7 SMP MARIA ASSUMPTA Nunu 56D8EFEE
Penentuan ΔH reaksi melalui: Menggunakan konsep Hess
PENCELUPAN ZAT WARNA ASAM
Materi Tiga : LARUTAN.
Metode Titrimetri / Volumetri
Materi Tiga : LARUTAN.
PENCELUPAN ZAT WARNA REAKTIF
PENCELUPAN ZAT WARNA NAFTOL
Titrasi Asam Basa Powerpoint Templates Oleh: Deismayanti Lia Agustina
LARUTAN A. Pendahuluan LARUTAN adalah campuran homogen dua zat atau lebih yang saling melarutkan dan masing-masing zat penyusunnya tidak dapat dibedakan.
PEMBELAJARAN KIMIA KELAS XII SEMESTER 1 Aries Eko Wibowo.
Kelarutan (s)  Kelarutan (solubility) adalah jumlah maksimum suatu zat yang dapat larut dalam suatu pelarut.  Satuan kelarutan umumnya dinyatakan dalam.
HASIL KALI KELARUTAN KELOMPOK 3 KELAS 1 KA NAMA:  Dwi Sandi Wahyudi  Intan Nevianita  Nola Dwiayu Adinda  Renny Eka Dhamayanti.
 Aluminium (atau aluminum, alumunium, dan almunium) dalam sistem periodik ialah unsur kimia yang terletak pada golongan 13 periode 3. Lambang aluminium.
SIFAT KOLIGATIF LARUTAN. Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit 1.1 Menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik.
Transcript presentasi:

PENCELUPAN ZAT WARNA BEJANA (VAT) TIDAK LARUT DLM AIR SIFAT PENTING TIDAK MEWARNAI SECARA LANGSUNG LARUT SEMENTARA DLM ALKALI DAN REDUKTOR KUAT, MENJADI LEUKO YG SUBSTANTIF THD SELULOSA Penggolongan berdasar cara pemakaian KETAHANAN LUNTUR BAIK SEKALI JENIS IK IW IN IN Sp Z PEMBANTU NaOH 38 OBe + ++ +++ ++++ Na2S2O4 (RED) + ++ +++ ++++ NaCl (EL) +++ ++ - - SUHU KAMAR 40-50 OC 60 OC 60 OC WAKTU(MENIT) 30-45 45 45 - 60 60

PENGGOLONGAN BERDASAR UKURAN MOLEKUL GOL FINE POWDER GOL POWDER BENTUK BUBUK BUBUK HALUS KADAR TINGGI KADAR CUKUP MUDAH DIBEJANAKAN SUKAR RATA DG LR TINGGI DG LR RENDAH BUBUK SANGAT HALUS GOL MICRO FINE POWDER DIPAKAI DG PADDING GOL COLLOISOL BENTUK PASTA DIPAKAI UNTUK PRINTING MASING - MASING JENIS ( IK,IW,IN, INSp) DAN BENTUKNYA HARUS DIPERHATIKAN KALAU AKAN DIPAKAI

PENGGOLONGAN BERDASAR KROMOFOR ANTRAKUINON ALKALI BANYAK REDUKTOR BANYAK KELARUTAN SUKAR TEMP CELUP TINGGI WARNA LEUKO > TUA KERATAAN SUKAR ALKALI > SEDIKIT REDUKTOR > SEDIKIT KELARUTAN MUDAH TEM CEL > RENDAH WARNA LEUKO > MUDA KERATAAN MUDAH INDIGOIDA

TAHAPAN PENCELUPAN ZW BEJANA PELARUTAN SEMENTARA MEMBENTUK LEUKO 1. PEMBEJANAAN (VATTING) Na2 S2 O4 + 2 Na OH + 2 H2O 2 Na2SO4 + 6 Hn D = C = O + Hn D C - OH D C - OH + Na OH D C- ONa LEUKO ZW YG LARUT, SUBSTANTIV ZW DIDISPERSIKAN DALAM AIR PANAS 60 OC, DITAMBAH KOSTIK SODA 38 OBe DIADUK BEBERAPA MENIT, LALU TABURKAN Na2 S2 O4 SAMBIL DIADUK SELAMA 10 MENIT. JIKA TAMPAK PERUBAHAN WARNA LARUTAN MENANDAKAN LEUKO TELAH TERBENTUK

2. PENCELUPAN LEUKO MEMILIKI SUBSTANTIVITAS, DAPAT MENCELUP SELULOSA LEUKO DITUANGKAN KEDALAM LAR CELUP YG DISEDIAKAN ( SESUAI LR NYA ) DAN DIBERI KOSTIK SODA SERTA NATRIUM HIDROSULFIT BAHAN SIAP CELUP MASUKKAN DAN CELUP PADA TEMPERATUR DAN WAKTU YANG SESUAI DENGAN JENISNYA 3. PENGOKSIDASIAN HASIL PENCELUPAN DIPERAS DICUCI AIR DINGIN DIOKSIDASIKAN DG PERBORAT, H2O2 ATAU KAPORIT D C - Na + H2O D C - OH D C - OH + On D = C= O HASIL PENGOKSIDASIAN DISABUN PANAS DAN DIBILAS SAMPAI BERSIH 4. PENCUCIAN

CARA PEMAKAIAN RED 60 OC NaOH + RED 30 OC LEUKO 10 20 MENIT 60

PAD STEAM PAD JIG PAD ZW + AM PAD ZW + AM DRY 100 OC 2 MENIT DRY + ROLL CC/ L = G / L x (WPU)2 10.000 PAD RED + AL +EL JIG FIXATION + ZW + RED + AL + EL, 6 PASSAGES STEAM 102 OC 3 MENIT RINSE, OKS, WASH, SOAP, RINSE, FINAL DRY RINSE, OKS, WASH, SOAP, RINSE, FINAL DRY

CONTOH DALAM PEMAKAIAN PENCELUPAN 100 KG KAIN DENGAN PAD JIG, wpu 80 % PEMAKAIAN ZW 40 GRAM / LITER, JIGGER DG lr 5 : 1 ZA T WARNA YG HARUS DITAMBAHKAN PADA JIGGER ADALAH ML/L = GRAM / LITER X WRU2 : 10000 50 X 6400 : 10000 = 32 JADI KE DALAM JIGGER PERLU DITAMBAHKAN ZW SEBANYAK 500 X 32 ml = 16 LITER DENGAN KONSENTRASI 50 GRAM / LITER ATAU LANGSUNG MENIMBANG SEBANYAK 50 X 32 = 800 GRAM FUNGSINYA UNTUK MENJAGA AGAR ZW YG SUDAH MENEMPEL PADA KAIN DENGAN PADDING TIDAK BERMIGRASI KELUAR * HAMPIR SEMUA ZW BEJANA MEMPUNYAI LEBIH DARI SATU CARA PENCELUPAN, MISALNYA CARA IN/IW, CARA IN SAJA, CARA IW SAJA ZW TSB BISA DICELUP BERSAMA DG ZW CARA IN MAUPUN CARA IW ZW CARA IN/IW UTAMANYA DICELUP DG CARA IN, TETAPI BISA JUGA CARA IW SEDANG ZW CARA IN SAJA TIDAK BISA DICELUP BERSAMA DG ZW CARA IW

PEMBEJANAAN (VATTING) No. ZW KOSTIK HIDROSULFIT AIR SUHU WAKTU Kg 38OBe L Kg L OC MENIT 1 1 1,5 0,5 50 50 10 2 1 3 0,75 50 60 10 3 1 6 1,5 100 60 10 1. BUAT PASTA ZW 2. TAMBAHKAN AIR PANAS & ADUK 3. TAMBAHKAN KOSTIK & ADUK 4. TABURKAN HIDROSULFIT & ADUK TUNNGU 1O MENIT SAMPAI TERJADI PERUBAHAN WARNA TERBENTUK LEUKO YANG SIAP DIPAKAI

PEMAKAIAN ZAT KIMIA CARA DYEING IK IW ZAT KIMIA % ZW 20:1 15:1 5 : 1 20:1 15:1 5:1 KOSTIK 1 4-5 6-7 9-11 5-6 8-9 12-14 mL/L 1-3 5-6 7-9 11-14 6-8 9-12 14-18 3-5 6-8 9-12 14-18 8-10 12-15 18-23 HIDROSULFIT 1 1,5-2 2-2,5 2,5-4 1,5-2 2-3 3-5 g/L 1-3 2-2,5 2,5-3,5 4-7 2-3 3-5 5-8 3-5 2,5-4 3,5-5,5 7-10 3-4 5-65 8-12 ELEKTROLIT 1 7,5-15 7,5-10 7,5-15 5-10 5-10 5-10 g/L 1-3 15-25 10-15 15-20 10-15 10-15 10-15 3-5 25-35 25-30 20-25 15-25 15-20 15-20 SUHU OC 25-30 45-50

CARA DYEING IN INSp ZAT KIMIA % ZW 20:1 15:1 5 : 1 20:1 15:1 5:1 KOSTIK 1 10-12 15-17 23-25 15-17 22-25 34-38 38OBe 1-3 12-15 17-22 25-32 17-22 25-32 38-48 mL/L 3-5 15-18 22-26 32-40 22-26 32-38 48-58 HIDROSULFIT 1 2-2,5 2,5-3,5 4-5,5 2-2,5 2,5-35 4-4,5 g/L 1-3 2,5-3,5 3,5-5,5 5,5-9,5 2,5-3,5 3,5-5,5 5,5-95 3-5 3,5-4,5 5,5-8 9,5-13,5 3,5-4,5 5,5-8 9,5-13,5 ELEKTROLIT 1 - - - - - - g/L 1-3 - - - - - - 3-5 - - - - - - SUHU OC 50 – 60 60

PENCELUPAN CARA PAD STEAM PEMAKAIAN SODA KOSTIK CONTOH : Pencelupan dengan 4% atau 40 gram zat warna per kg kain dengan WPU 80 % Cari titik 40 gram zat warna per kg kain pada absis Buat garis tegak lurus dari titik 40 memotong WPU 80 % Tarik dari titik potong terse but garis horizontal memotong ordinat Pada titik potong tersebut baca pemakaian soda kostik Pada pemakaian zat warna 40 gram per kg kain diperlukan pe makaian soda kostik 80 mL/L

PEMAKAIAN HIDROSULFIT

PEMAKAIAN ELEKTROLIT