Minggu ke XII Latihan Seorang karyawan menjadi anggota kelompok yang terdiri dari 8 orang setiap individu mampu memproduksi barang 3 unit/hari dan kebutahan.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Manajemen SDM I Manajemen FE - UNSADA Dini Rahayu, SE
Advertisements

MENGELOLA SUMBER DAYA MANUSIA ( MANAGING HUMAN RESOURCES)
Bab 11 Tenaga Kerja:Pengendalian dan Akuntansi Biaya
Kompensasi Finansial Langsung
Incentive Pay Incentive pay atau variable pay menghargai karyawan karena telah menyelesaikan, sebagian maupun keseluruhan, sasaran kerja yang telah ditetapkan.
BIAYA TENAGA KERJA.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
Akuntansi Pertanggungjawaban adalah penyusunan Laporan-Laporan Prestasi yang dikaitkan kepada individu-individu atau anggota-anggota kelompok sebuah organisasi.
KOMPENSASI Pertemuan 7.
ASPEK ORGANISASI Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro.
KOMPENSASI.
KOMPENSASI MANAJEMEN.
BAB 7 SIKLUS SDM DAN PENGGAJIAN
INCENTIVES & GAINSHARING (Upah Perangsang Individu / Kelompok)
LABOR : CONTROLLING AND ACCOUNTING FOR COSTS
Pekerja : Pengendalian dan Akuntansi Biaya Pekerja
Compensation By: Kinanti Rasini S.P 2008.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
Wage Payment.
KOMPENSASI.
Pertemuan 4 BIAYA BAHAN DAN TENAGA KERJA SERTA PENGENDALIANNYA
Analisis break even point
BIAYA PRODUKSI Biaya Produksi yaitu biaya yang terjadi untuk menghasilkan produk hingga siap untuk di jual. Biaya produksi terdiri dari : Biaya Bahan Baku.
TENAGA KERJA: PENGENDALIAN DAN AKUNTANSI BIAYA
PERSONALIA PERUSAHAAN
Ketenagakerjaan.
MODUL XI TEKNIK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS : BERDASARKAN KARYAWAN
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
Modul 11 – Penghargaan Insentif dan Kompensasi Pelengkap
PERANCANGAN SISTEM IMBALAN SDM
AUDIT SIKLUS SUMBERDAYA MANUSIA DAN PENGGAJIAN
STRATEGI PENINGKATAN IMBALAN
MOTIVASI : DARI KONSEP KEPENERAPANNYA
Incentive Pay Incentive pay atau variable pay menghargai karyawan karena telah menyelesaikan, sebagian maupun keseluruhan, sasaran kerja yang telah ditetapkan.
SOAL-SOAL JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG
Wage Payment.
Oleh: Novi Marlena, S.Pd, M.Si
MODUL XI UPAH STRATEGI MENGAITKAN IMBALAN DENGAN PENINGKATAN
PERENCANAAN & PENGENDALIAN
ASPEK ORGANISASI Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro.
Manajemen SDM: Mengelola Karyawan
Penerapan Ekonomi Limit dan Kesinambungan Fungsi
ANGGARAN BIAYA PENJUALAN
11 MODUL MANAJEMEN PENGUPAHAN DAN PERBURUHAN FAKULTAS EKONOMI
AKUNTANSI BIAYA TENAGA KERJA
Data Jam Kerja Karyawan
Disajikan oleh: Nur Hasanah, SE, MSc
Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XII IPS
Pertemuan I.
KOMPENSASI MSDM.
Biaya Tenaga Kerja Jayanthi Octavia.
Kompensasi Proses Kompensasi
Manajemen Sumber Daya Aparatur
BAB I KETENAGAKERJAAN.
Disajikan oleh: Nur Hasanah, SE, MSc
COST ACCOUNTING MATERI-10 AKUNTANSI BIAYA TENAGA KERJA
Kelomopok 3 Adityas K ( 01 ) Alip Pamungkas ( 03 )
Akuntansi Biaya Sesi 3 Unsur-unsur Biaya Produksi
MASALAH PENGGAJIAN.
Incentive Pay Incentive pay atau variable pay menghargai karyawan karena telah menyelesaikan, sebagian maupun keseluruhan, sasaran kerja yang telah ditetapkan.
Komunikasi Bisnis dan Sosial Pengantar: I Gede Iwan Suryadi,SE.,MM.
#12_Incentive Plan ANALISA DAN PENGUKURAN KERJA
OUDY RISMA.
MATERI 1 FIRMA (PARTNERSHIP)
ASPEK ORGANISASI Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro.
METODE HARGA POKOK PESANAN (JOB ORDER COST METHOD)
PERENCANAAN & PENGENDALIAN
BIAYA TENAGA KERJA Akuntansi Biaya Surisman,SE, M.Ak.
PENGENDALIAN : BIAYA TENAGA KERJA (Labor Controlling)
COST ACCOUNTING MATERI-10 AKUNTANSI BIAYA TENAGA KERJA
Transcript presentasi:

Minggu ke XII Latihan Seorang karyawan menjadi anggota kelompok yang terdiri dari 8 orang setiap individu mampu memproduksi barang 3 unit/hari dan kebutahan raw material/individu sebanyak 1,5unit. Berapa produktivitas kelompok tersebut?

1 kelompok 8 orang 1 unit memproduksi 3 unit/hari kebutuhan material/individu sebanyak 1,5 unit jawab : 8X3=24, 24:1,5=16 KETERANGAN : jadi, produktivitas kelompok adalah 16 unit

Job of Force

Rencana produksi 1530 unit/hari Karyawan 311/hari Presentase label turn off 3% Jika absensinya adalah 3 1530 : 311=4,9 Closentase 3%X100=3 Ting Abs 2,5%X100=2,5 TOTAL 10,4

Latihan Apabila rencana produksi ditetapkan 100 unit setiap hari sedangan kemapuan produksi setiap karyawan 5 unit setiap hari. Perlu diingat bahwa tingkat LTO 2% dan tigkat absensi 3% hitunglah job of force…………………

100 : 5 = 20 2% + 100 = 2 3% x 100 = 3 Total = 25 unit Jadi, produksi yang di hasilkan sebanyak 25 unit/hari

Isue Strategis dan Kebijakan Pemerintah Piece-rate Incentive Komisi-komisi Bonus-bunos Bayaran berdasarkan keahlian Merit Pay

Contoh soal Kompensasi standar suatu perusahaan bagi karyawan yang menghasilkan 400 unit selama 6 jam/hari. Jika upah umum per hari Rp. 15.000,00 mka tarif per potong adalah…. Jawab : 15.000 : 400 = 37,5 Misalnya menghasilkan 600 unit dalam sehari maka Dony akan menerima upah sebesar… Jawab : 600 X 37,5 = 22.500 Akan tetapi apabila Rudy hanya bisa menyelesaikan 390 unit perhari maka ia akan menerima upah sebesar Rp. 14625,00

Contoh soal Jika upah seseorang karyawan ditetapkan Rp.5000/jam. Sedangkan standar produksi 50 unit/12jam. Berapa jumlah insentif yang akan diterima karyawan tersebut jika ia menyelesaikan tugasnya hanya 8 jam? Jawab : Waktu yang dihemat 12-8 = 4 atau 4/12 = 0,33 Jadi insentif yang dierima adalah : Rp.5000 X 0,33 = Rp.1.650,00 5000 X 12 = 60.000

Kelemahannya adalah karyawan kurang memperhatikan kualitas. Piece-rate Incentive Adalah Bentuk rangsangan individual yg paling sering digunakan untuk pekerja-pekerja produksi. Kelemahannya adalah karyawan kurang memperhatikan kualitas.

Standard Hour Plan Kompensaisi yang diberikan berdasarkan unit waktu yang diselesaikan dalam suatu pekejaan.

Komisi-Komisi Kompensasi yang diberikan pd karyawan berdasarkan presentase unit dan nilai penjualan Bonus Diberikan atas dasar pemnuhan tujuan kinerja perusahaan/sasaran perusahaan.

MERIT PAY Kompensasi yang diberikan berdasarkn pada kinerja individu MERIT PAY Kompensasi yang diberikan berdasarkn pada kinerja individu. Merupakan alat untuk memotivasi bagi karyawan dalam semua jenjang.

Sistem Insentif Kerja Berdasarkan Produktivitas Kelompok David J.Summath ada 2 teknik untuk menentukan insentif tersebut : Teknik Scanlon Plan Teknik Rucker Plan

Teknik Scanlon Plan 1. Penetapan Ratio Target/Norma (TR). TR = Biaya Kerja atau Upah/SVOP Keterangan ; TR = Ratio Target (A Target Ratio or Norm) SVOP = Sales Value of Production (Nilai Penjualan dari Produksi) Nilai pendapatan dari barang yang terjual + Nilai barang dalam stock Teknik Scanlon Plan Teknik Rucker Plan

Teknik Scanlon Plan Lanjutan …… 2. Setiap bulan, menghitung nilai penjualan dari produksi (SVOP) dalam harga jual 3. Menghitung Biaya Kerja yang ditetapkan = TR x SVOP 4. Menyusun biaya kerja yang sesungguhnya 5. Menghitung penghematan dari biaya kerja = biaya kerja yang ditetapkan – Biaya kerja sesungguhnya

Teknik Scanlon Plan lanjutan …… 6. Membagi penghematan biaya dengan proporsi yang disetujui. Keterangan : 25% untuk organisasi/perusahaan 75% untuk karyawan (75% lagi untuk dana simpanan kesejahteraan karyawan) 25% dana simpanan tersebut dapat dibagikan pada akhir tahun jika neraca positif

Contoh Soal ……………. KKBM menetapkan TR = 0,402 Nilai penjualan (pendapatan) = SVOP = Rp. 200.000.000,00 Biaya Kerja sesungguhnya = Rp. 75.000.000,00

Teknik Rucker Plan