Peran Badan Usaha Dalam Perekonomian Indonesia 4 Peran Badan Usaha Dalam Perekonomian Indonesia
Badan Usaha Milik Swasta Pendirian badan usaha milik swasta merupakan konsekuensi logis untuk cabang-cabang produksi yang tidak dapat dikelola oleh negara (pasal 33 UUD’45). Pendirian badan usaha swasta juga didukung oleh pasal 27 ayat 2 UUD’45, yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
Tujuan BUMS adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan yang sebesar-besarnya.
Ciri-ciri Khusus BUMS Dimiliki oleh perseorangan atau persekutuan badan-badan usaha. Pemilik dapat bertindak sebagai pengelol, dapat juga hanya sebagai pemilik, sedangkan pengelolanya diserahkan pada tenaga profesional keuntungan dan kerugian menjadi tanggungan pemilikdan atau pemimpin. Keberhasilan atau kegagalan badan usaha sangat tergantung pada kecakapan pemilik dan atau pemimpin.
Bentuk-Bentuk Badan Usaha Milik Swasta 1. Badan Usaha Milik Swasta Nasional Perusahaan Perseorangan (PT) Badan Usaha yang dimiliki oleh satu orang. Pemilik bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua resiko dan kegiatan perusahaan. Modal perusahaan dari 1 orang.
Kelebihan Perusahaan Perseorangan Aktifitas relatif sedikit dan sederhana Biaya organisasi rendah, karena organisasinya sederhana Manajemennya relatif fleksibel Pendirian dan pembubaran perusahaan mudah Pengambilan keputusan relatif cepat Rahasia perusahaan terjamin Seluruh keuntungan menjadi milik pemilik perusahaan
Kelemahan Perusahaan Perseorangan Kemampuan Manajerial terbatas dan tergantung pada 1 orang Tanggung jawab pemilik tidak terbatas Keterbatasan sumber keuangan sehingga besar atau luas usahanya terbatas. Kemampuan investasi pada umumnya terbatas
Firma Persekutuan untuk menjalankan usaha antara 2 orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Pemilik firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan
Kelebihan Firma Cara mendirikannya mudah Umumnya kemampuan dalam memenuhi kebutuhan modal lebih besar dari perusahaan perseorangan Keputusan dilakukan secara bersama-sama Pembagian kerja antar sekutu berdasarkan keahlian masing-masing Perhatian sekutu terhadap firma cukup besar Kelebihan Firma
Kontinuitas atau kelangsungan hidup firma tidak terjamin apabila salah satu sekutu meninggal atau melarikan diri. Tanggung jawab tiap sekutu tidak terbatas Pimpinan dipegang oleh 1 orang, memungkinkan lambatnya pengambilan keputusan Peluang terjadinya perselisihan antara suku cukup besar. Kelemahan Firma
EVALUASI Sebutkan tujuan BUMS! Sebutkan kelebihan dan kelemahan firma! Sebutkan kelebihan persero!