APRESIASI SASTRA DAN PENGAJARANNYA PERTEMUAN KE-2 -KHUSNUL FATONAH-

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
Advertisements

PERIODESASI SASTRA INDONESIA
Bindo sepuluh II KD 14.1 Membahas isi puisi berkenaan dengan gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, dan imajinasi melalui diskusi. Tujuan: Siswa dapat.
PRESENTASI PUISI LAMA Kelompok 7: Bryant Christopher / 07
MY DAD MY BEST EVER BY: MF to CQ.
BAHASA INDONESIA KELAS X Smtr. gazal Dra. Herlina Rusmaryanti, M. Pd.
OLEH MUHAMMAD FARRAS AFIF MEIRYNDRA SYAIRA PUTRI YUNI SARI MAGHFIROH
Pengantar Kesusastraan Umum
BENTUK KARYA SASTRA PROSA (cerpen,novel, hikayat)
MATERI PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X SMAK PENABUR HARAPAN INDAH
Kelompok pertama : Dibangkitkan tanpa tangan dan kaki.
Produksi dan Reporduksi Sastra
TUGAS BAHASA INDONESIA
MENULIS PUISI YANG MENYENANGKAN
MULTIMEDIA INTERAKTIF BAHASA INDONESIA
Menulis Puisi Lama (Klasik)
Puisi: Teori dan Apresiasi
Potret Ibu / Ortu Kita.
Perkembangan bentuk karya tidak mengalami perubahan (statis)
Bahasa Indonesia Kelas IV PELAJARAN 7.
PUISI.
P A N T U N Nina Kartini Rahdiana.
Bentuk-bentuk Karya Sastra Melayu Klasik
Tertawa di Pasar Burung
Di Susun Oleh : Rita Widjajanti, S.Pd NIP
Sepucuk Surat untuk Anakku
TAAT DAN PATUH KEPADA ORANG TUA
Bindo sepuluh II (7) KD: 15.1 Mengidentifikasi karakteristik dan struktur unsur intrinsik sastra Melayu klasik Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat mengidentifikasi.
PRIBADI UNGGUL MENANG ATAS KRISIS Lukas 1 :
peserta didik dapat menjelaskan struktur teks pantun dengan benar
YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH
SASTRA ANAK (1) PERTEMUAN KE-13 Khusnul Fatonah, M.Pd. PGSD.
BAHASA INDONESIA Bahasa Indonesia Membuatku Cerdas 4
B Teori Belajar dan Prinsip-prinsip Pembelajaran
APRESIASI SASTRA PUISI
STRUKTUR FISIK DAN STRUKTUR BATIN PUISI
Standar Kompetensi : Kompetensi Dasar : Indikator :
STRUKTUR DAN KAIDAH PANTUN
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
TIM EDUKATIF PENERBIT ERLANGGA
1. Hosiana raja mu, Anak Daud yang mubarak Datang dengan nama mu,
Perkembangan bentuk karya tidak mengalami perubahan (statis)
Jenis-jenis Sastra dan Unsur-unsur yang membangunnya
PUISI LAMA.
Rika Fausiyah Bahasa Indonesia Mi Materi Pantun
PERBEDAAN PANTUN KARMINA DAN GURINDAM
Kelompok Delina Kartina Nuryani Dewi Yosep Sendi Daniel
Presentasi Bahasa Indonesia
TUGAS APLIKASI KOMPUTER
SYAIR Syair adalah puisi melayu lama (tradisional)
BAHASA INDONESIA SYAIR DAN GURINDAM DISUSUN OLEH : ANGGI LESTARI
APRESIASI SASTRA DAN PENGAJARANNYA PERTEMUAN KE-2 -KHUSNUL FATONAH-
BAHASA INDONESIA PANTUN
APA ITU PANTUN? Pantun adalah salah satu jenis puisi lama, terdiri dari 4 baris, bersajak a-b, a-b.
PENGANTAR/ PENGENALAN MATA KULIAH APRESIASI SASTRA INDONESIA
PEMBELAJARAN SASTRA ANAK-ANAK
LOADING……….
PUISI Risa Argiyanti A
Kebhinekaan Dalam Karya
EED 3217 EKSPRESI KREATIVITI KANAK-KANAK
Guru Bidang Studi : ELVA TRISNA, S,Pd Guru Bidang Studi : ELVA TRISNA, S,Pd SMP NEGERI 34 BANDAR LAMPUNG.
Puisi Tradisional Pantun.
PUISI.
Sajak pesan ibu beribu-ribu
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke  dunia.
PANTUN KELOMPOK 4 : Syafna Syafira Lulu Mardhiyah Naelus Sya’adah
KELOMPOK 2 ANGGOTA: 1.Antares Alvian Dinosa Agaki (08) 2.Arif Fahmi Rizal (09) 3.Arya Mahendra Asmara (10) 4.Kristo Roy Martahan Pasaribu (22) 5.Vira Nur.
Puisi Lama.
Deki Giatama SMA Negeri 1 Tasikmalaya. Ciri-ciri biografi Berbentuk cerita/narasi Kisah hidup orang/tokoh yang dapat diteladani Menceritakan peristiwa.
Transcript presentasi:

APRESIASI SASTRA DAN PENGAJARANNYA PERTEMUAN KE-2 -KHUSNUL FATONAH- PGSD

KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN 3. Mahasiswa mampu mengapresiasi puisi

APRESIASI PUISI

Apa yang dimaksud dengan puisi?

Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan struktur fisik dan struktur batinnya.

PANTUN, KARMINA, GURINDAM, SYAIR, TALIBUN, MANTRA PUISI LAMA PANTUN, KARMINA, GURINDAM, SYAIR, TALIBUN, MANTRA BENTUK: DISTIKON, TERZINA, KUATRAIN, KUINT, SEKTET, SEPTIME, OKTAF/ STANZA, SONETA ISI: BALADA, ODE, HIMNE, EPIGRAM,ROMANSA, ELEGI, SATIRE PUISI BARU PUISI KONVENSIONAL PUISI MODERN Puisi mantra Puisi Mbeling Puisi Konkret PUISI KONTEMPORER

CONTOH GURINDAM I. Barangsiapa mengenal Allah Suruh dan tegahnya tiada ia menyalah Barangsiapa mengenal akhirat Tahulah ia dunia mudarat X Dengan bapa jangan durhaka Supaya Allah tidak murka Dengan ibu hendaklah hormat Supaya badan dapat selamat

CONTOH KARMINA Sudah gaharu cendana pula. Sudah tahu masih bertanya pula. Dahulu parang sekarang besi. Dahulu sayang sekarang benci. Dahulu sedan sekarang mersi. Dahulu teman sekarang istri.

Seri negeri gelaran diberi Sebuah pulau cantik berseri Bernaung dibawah sebuah negeri Raja berdaulat Paduka Seri Lautnya biru pantainya indah Makam Mahsuri lagenda sejarah Puteri Melayu tak mudah menyerah Tujuh keturunan dimakan sumpah Pulau lagenda dimakan sumpah Tujuh keturunan tamatlah sudah Kini makmur melimpah ruah Semua penghuni tersenyum megah CONTOH SYAIR

CONTOH MANTRA Assalamualaikum, anak cucu Hantu Pemburu! Yang diam di rimba sekampung Yang duduk di ceruh banir Yang bersandar di pinag buring Yang berteduh di bawah tukas Yang berbulukan daun resam Yang berhitamkan daun lirik ……. Putu Arya Tirawirya CONTOH MANTRA

CONTOH PUISI MANTRA Ping Pong ya ping ya pong Oleh Sutardji Calzoum Bachri Ping di atas pong Pong di atas ping Ping ping dibilang pong Pong pong bilang ping mau pong? bilang ping mau mau bilang pong mau ping? bilang pong mau mau bilang ping ya pong ya ping ya ping ya pong tak ya pong tak ya ping kutakpunya ping kutakpunya pong pinggir ping kumau pong tak tak bilang ping ping pong kumau ping tak tak bilang pong sembilu jarakMu merancap nyaring

CONTOH PUISI MBELING Belajar Menghargai Hak Asasi Kawan Jika laki mahasiswa ya perempuan mahasiswi jika laki saudara ya perempuan saudari jika laki pemuda ya perempuan pemudi jika laki putra ya perempuan putri jika laki kawan ya perempuan kawin jika kawan kawin ya jangan ngintip

CONTOH PUISI KONKRET Puisi Kotak Sembilan Oleh: Danarto

STRUKTUR PANTUN Berima abab 8—12 suku kata Baris 1—2: sampiran Baris 3—4: isi

Contoh pantun Mulut manis hati nak baik Itulah amalan turun temurun Benda apa yang akan naik Apabila saja hujan turun? Pergi kepasar membeli pita Pita dibeli dua helai saja Jika ingin raih cita-cita Sejak muda tekun bekerja

Contoh pantun Ikan gabus di rawa-rawa Ikan belut nyangkut di piring Perutku sakit menahan tawa Gigi palsu loncat ke piring Asam kandis asam gelugur Ketiga asam si riang-riang Menangis mayat dipintu kubur Teringat badan tidak sembahyang

NYANYIAN KOTA PERADABAN - jakarta Karya: Ahmadun Yosi Herfanda   di kota peradaban orang-orang mencari tuhan di bar-bar dan bursa-bursa perempuan, bank-bank dan perkantoran. politikus pun mengaum: di mana tuhan di mana? birokrat menjawab sambil menguap: di sini tuhan di sini. ketika orang-orang berdatangan yang teronggok cuma berhala kekuasaan

meninggalkan tuhan dalam dirinya, orang-orang   meninggalkan tuhan dalam dirinya, orang-orang makin sibuk mencari tuhan, memanggil-manggil: tuhan, di mana kau tuhan? di sini tuhan di sini jawab suara di hotel-hotel dan kelab malam. ketika orang-orang berdatangan, yang terhampar cuma kelamin-kelamin rindu bersebadan   di kota peradaban orang-orang mencari tuhan hilir-mudik di jalan-jalan, berebut keluar masuk diskotik dan pasar-pasar swalayan orang-orang lupa, tuhan dalam hati sendiri tak pernah pergi 1992

TERIMA KASIH….