Perubahan Anatomi-Fisiologi Sirkulasi Fetus, Bayi

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Sistem Peredaran Darah
Advertisements

SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA
SISTEM KARDIOVASKULER
LOADING.
Anatomi Sistem Kardiovaskuler
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA
Dasar perkembangan umum dan perkembangan berbeda.
Heru Santoso Wahito Nugroho, S.Kep, Ns, M.M.Kes
EMBRIOLOGI SUSUNAN KARDIOVASKULER
KELAINAN PADA JANTUNG DAN SISTEM KARDIOVASKULER LAINNYA
SISTEM SIRKULASI DARAH
SISTEM PEREDARAN DARAH dan KARDIOVASKULAS
ANATOMI FISIOLOGI SISTEM KARDIOVASKULER
ANATOMI SISTEM SIRKULASI
Sirkulasi Cair Tubuh PURWO SRI REJEKI.
ANATOMI JANTUNG ETRI YANTI, SKp.
Puspita Dewi (17) Reka Indera Malis (18) Muhammad Nizar Rahman (29)
WELCOME TO BIOLOGY WORLD Loading…………… Presented by Yuli Yanti.
ANATOMI & FISIOLOGI SISTEM CARDIOVASKULER
Anatomi Fisiologi Sistem Kardiovaskuler
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA
Oleh: Dra. Hj. Aseptianova, M.Pd. Tutik Fitri Wijayanti, M.Pd.
Konsep Asuhan Neonatus, Bayi dan Anak Balita
Sistem Kardiovaskular
Struktur Dan Fungsi Sistem Peredaran Darah
Sistem peredaran darah pada manusia
OLEH : FUJA ARIKA YUSTISIYA
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA
SISTEM KARDIOVASKULER
BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK/FKIK UNTAD
SISTEM KARDIOVASKULER
OLEH : MARTIN ANISA SILVIANA SHELLA JANNATIYAH
OLEH : ATIKAH MAYANG SARI NIM :
Pertumbuhan dan Perkembangan Hasil Konsepsi
Pertumbuhan dan perkembangan hasil konsepsi
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA
Tutik Fitri Wijayanti, M.Pd.
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN HASIL KONSEPSI OLEH : RITA GUSMALADEWI IB
Penyakit Jantung Bawaan
Pertumbuhan dan pengembangan hasil konsepsi
pembuluh darah & limfatik
Askeb 1 pertumbuhan dan perkembangan hasil konsepsi
PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA.
Fungsi Fisiologis Tubuh Hewan untuk Sirkulasi
Pertumbuhan dan perkembangan hasil konsepsi
Aktivitas Mekanik Jantung Rahmatina B. Herman.
NEONATUS DR FAHRUL AZMI.
ANATOMI & FISIOLOGI SISTEM CARDIOVASCULER
Perkembangan dan pertumbuhan hasil konsepsi
ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS, BAYI, DAN ANAK BALITA
Sirkulasi Darah pada Fetus
PLASENTA.
SISTEM KARDIOVASKULER Anatomi dan Fisiologi Manusia
Jantung.
Sistem Peredaran Darah
SISTEM TRANSPORTASI PADA MANUSIA
ANATOMI JANTUNG BY: NS. MEI EKA W, S.KEP Jantung dan Ruang.
ANATOMI JANTUNG Ns. Mira Fajarina, S.Kep.
Anatomi Fisiologi Sistem Kardiovaskuler
Sirkulasi Fetus Melinda Kusumadewi 13 – 130 A4.
ARTERI | VENA | KAPILER | TEKANAN DARAH |
NILUH AYU MUTIARA ARIYANTI/KETUA( )
SISTEM PEREDARAN DARAH
KELOMPOK 4 NENENG SUSILAWATI NISSA AULIA FARMA S NUR HAZZI PULUNGAN NUR ALLIFIA RIQSANI M PROSES ADAPTASI FISIOLOGI DAN PERUBAHAN DALAM MASA KEHAMILAN.
ANATOMI JANTUNG.
K ONSEP OKSIGENASI By: Ns.Rehmaita. DEFINISI 1. Oksigen adalah salah satu kebutuhan yang paling vital bagi tubuh. Kekurangan oksigen kurang dari 5 menit.
Anatomi Fisiologi Sistem Kardiovaskuler
Kardiovaskular Pulmonal 1 Pembuluh Darah Pada Jantung Kelompok :
1 2 SISTEM CARDIOVASKULAR Cardio = jantung → pusat sirkulasi darah. Vaskular = pembuluh darah → tempat lewat aliran darah. Sistem Cardiovaskular adalah.
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA. Tujuan Pembelajaran Mendeskripsikan alat-alat peredaran darah pada manusia Menjelaskan proses peredaran darah pada manusia.
Transcript presentasi:

Perubahan Anatomi-Fisiologi Sirkulasi Fetus, Bayi Yose Ramda Ilhami

Pendahuluan Sirkulasi  memenuhi kebutuhan jaringan tubuh Transpor nutrien ke jaringan tubuh Transpor bahan buangan Membawa hormon dari satu bagian tubuh ke bagian lain Menjaga lingkungan yang tetap pada semua cairan jaringan Sirkulasi manusia Sirkulasi sistemik  ventrikel kiri – aorta – seluruh tubuh – vena cava --ventrikel kanan Sirkulasi pulmonal  ventrikel kanan – arteri pulmonal – alveoli – vena pulmonal – ventrikel kiri

Sirkulasi Pulmonal & Sistemik

Anatomi Sirkulasi Fetus Umbilical cord 2 arteri umbilikalis  mengembalikan darah tidak teroksigenasi, CO2 ke plasenta 1 vena umbilikalis  membawa darah teroksigenasi dan nutrien ke fetus

Anatomi & Fisiologi Sirkulasi Fetus Fetus memerlukan plasenta untuk memenuhi kebutuhan O2 ketika terjadi pembentukan organ Darah teroksigenasi dari plasenta masuk ke fetus melalui vena umbilikalis Setelah mencapai fetus aliran darah melalui vena cava inferior  ductus venosus Ductus venosus  sebagian besar bypass hepar Sebagian kecil masuk ke hepar

Sirkulasi Fetus

Sirkulasi Fetus PLACENTA UMBILICAL VEIN DUCTUS VENOSUS INFERIOR VENA CAVA RIGHT ATRIUM FORAMEN OVALE LEFT ATRIUM LEFT VENTRICLE ASCENDING AORTA HEAD & UPPER BODY FIG. #1

Sirkulasi Fetus SUPERIOR VENA CAVA RIGHT ATRIUM RIGHT VENTRICLE PULMONARY TRUNK DUCTUS ARTERIOSUS DESCENDING AORTA UMBILICAL ARTERIES PLACENTA

Sirkulasi Fetus Sebelum lahir, darah dari plasenta (80% tersaturasi dengan oksigen), kembali ke fetus melalui vena umbilicalis Ketika mendekati hepar, sebagian besar darah mengalir melalui duktus venosus langsung ke vena cava inferior Di vena cava inferior, dimana darah plasenta bercampur dengan darah yang tidak teroksigenasi yang berasal dari tungkai bawah masuk ke atrium kanan

Sirkulasi Fetus Aliran darah diarahkan ke foramen ovale melalui katup pada vena cava inferior dan sebagian besar darah masuk ke atrium kiri Dari atrium kiri, darah ini akan tercampur dengan sejumlah kecil darah terdesaturasi yang kembali dari paru, darah akan masuk ke ventrikel kiri dan aorta ascenden

Sirkulasi Fetus Sejumlah kecil darah dari vena cava inferior tetap berada pada atrium kanan dan tercampur dengan darah terdesaturasi dari kepala dan lengan dari vena cava superior Darah terdesaturasi dari vena cava superior mengalir ke ventrikel kanan ke trunkus pulmonalis

Sirkulasi Fetus Fetus  Resistensi pembuluh darah pulmoner tinggi  darah masuk ke aorta descenden melalui duktus arteriosus  bercampur dengan darah dari aorta proximal Setelah melewati aorta descenden, aliran darah masuk plasenta melalui dua arteri umbilikalis (saturasi 58%)

Sirkulasi Fetus Beberapa tempat terjadinya percampuran darah Hepar  darah ductus venosus dengan darah sistem porta Vena cava inferior  darah setelah hepar dengan darah deoksigenasi dari ekstremitas bawah, pelvis dan ginjal Atrium kanan  dengan darah dari kepala dan tangan Atrium kiri  dengan darah dari paru Sambungan ductus arteriosus dengan aorta descenden

Perubahan Sirkulasi Setelah Lahir Terjadi pada Sirkulasi pulmonal  berfungsinya paru Sirkulasi sistemik  hilangnya plasenta Terjadi penutupan Foramen ovale Ductus arteriosus Ductus venosus

Sirkulasi sistemik  terjadi peningkatan Perubahan Sirkulasi Sirkulasi pulmoner Peningkatan aliran darah Penurunan tekanan arteri Penurunan resistensi vaskuler Sirkulasi sistemik  terjadi peningkatan Tekanan aorta Tekanan ventrikel kiri Tekanan atrium kiri Resistensi vaskuler

Perubahan Sirkulasi Hilangnya aliran darah plasenta dan mulainya respirasi  perubahan sistem vaskuler Ductus arteriosus tertutup oleh kontraksi otot  jumlah darah yang masuk ke pembuluh darah paru meningkat cepat ↑ tekanan atrium kiri dan ↓ tekanan atrium kanan Septum primum menempel ke septum sekundum  foramen ovale tertutup

Perubahan Sirkulasi Penutupan arteri umbilikalis Kontraksi otot polos dinding arteri  berkurangnya hilangnya darah fetus ke plasenta Tertutup secara fungsional beberapa menit setelah lahir  penutupan aktual terjadi setelah 2 hingga 3 bulan Penutupan vena umbilikalis dan ductus venosus Terjadi segera setelah penutupan arteri umbilikalis  nutrien masih bisa masuk ke bayi Setelah tertutup, vena umbilikalis akan membentuk ligamentum teres hepatis dan ductus venosus akan menjadi ligamentum venosum

Penutupan duktus arteriosus Perubahan Sirkulasi Penutupan duktus arteriosus Terjadi karena Peningkatan tekanan sistemik Peningkatan tekanan pada aorta dan jantung kiri Penurunan resistensi pulmonal Penurunan tekanan arteri pulmonal Kontraksi dinding otot  segera setelah lahir Diinduksi oleh peningkatan tekanan oksigen, pelepasan bradikinin dan penurunan prostaglandin Obliterasi komplit terjadi dalam 1-3 bulan  ligamentum arteriosum

Perubahan Sirkulasi Fetus Penutupan foramen ovale ↑ tekanan atrium kiri dan ↓ tekanan atrium kanan Nafas pertama  menekan septum primum ke septum secundum Penutupan masih reversibel pada hari awal kehidupan  bayi menangis akan membuat pirau dari kanan ke kiri  periode sianotik pada bayi baru lahir Aposisi konstant  fusi septum  20% individu masih paten foramen ovale

Transisi Sirkulasi Sebelum dan Setelah Lahir closed Transisi Sirkulasi Sebelum dan Setelah Lahir expand open closed

Sirkulasi Fetus dan Dewasa Shunt : Ductus venosus, ductus arteriosus, foramen ovale Oksigenasi : Via plasenta PVR : Tinggi SVR : Rendah Jantung : Ruangan jantung memompa secara paralel, dominan kanan Dewasa Shunt : tidak ada, hanya sisa dan tidak berfungsi Oksigenasi : Via Paru PVR : Rendah SVR : Tinggi Jantung : Ruangan jantung memompa secara seri, dominan kiri

Sirkulasi Fetus dan Dewasa Arteri umbilikalis Vena umbilikalis Ductus venosus Foramen ovale Ductus arteriosus Dewasa Ligamen umbilikalis media Ligamentum teres hepatis Ligamentum venosum Fossa ovalis Ligamentum arteriosum

Perbedaan Sirkulasi Fetus, Bayi dan Dewasa

Kesimpulan

Terima Kasih