Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk sediaan Liquid & Semisolid

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Oleh: M. Hatta Djamil QMS Assessor LRQA Indonesia
Advertisements

PEDOMAN CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (GOOD MANUFACTURING PRACTICES) INDUSTRI MAKANAN, HASIL LAUT DAN PERIKANAN Direktorat Jenderal Industri Agro.
LIMBAH RUMAH SAKIT KELOMPOK XII ERWIN MASARUHI
Standar Prosedur Kerja Meliputi :
Database Umum Realisasi Produk Obat Etikal Di PT Corsa Industries
TEKNOLOGI PENGEMASAN PRODUK UMKM AGROINDUSTRI
SISTEM PENCATATAN BARANG
CARA PEMBUATAN OBAT TRADISIONAL YANG BAIK (CPOTB)
Cara Pembuatan Obat yang Baik & Benar CPOB
PENERAPAN PMMT/ HACCP SEBAGAI SISTEM MANAJEMEN MUTU
Good Manufactory Practices
SKEMA PENERAPAN SISTEM KEAMANAN PANGAN PADA TIAP TAHAPAN PRODUKSI
PENGENALAN CARA PEMBUATAN OBAT TRADISIONAL YANG BAIK (CPOTB)
Pujianto DINAS PERINKOP DAN UMKM KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2014
TEKNOLOGI PENGEMASAN, DISTRIBUSI DAN TRANSPORTASI
Penerimaan &Penyimpanan
Kuliah : FARMASI RUMAH SAKIT Heru Sasongko, S.Farm.,Apt.
Pengendalian Mutu Agroindustri
SERTIFIKASI BENIH PENGERTIAN : suatu cara pemberian sertifikat atas cara perbanyakan, produksi dan penyaluran benih sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.
PENGENDALIAN PROSES UNTUK MENGATASI BAHAYA
GENERAL PRINCIPLES OF FOOD HYGIENE
BANGUNAN DAN FASILITAS
DI BIDANG OBAT TRADISIONAL
Laboratorium Farmasetika Jurusan Farmasi FKIK Unsoed
DEWI RASHATI, M.FARM., APT AKADEMI FARMASI JEMBER BAGIAN FARMASETIKA
Dewi Rashati, M.Farm., Apt AKADEMI FARMASI JEMBER 2015
CARA PEMBUATAN OBAT YANG BAIK (CPOB)
PEDOMAN CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (GOOD MANUFACTURING PRACTICES) INDUSTRI MAKANAN, HASIL LAUT DAN PERIKANAN Direktorat Jenderal Industri Agro.
GOOD MANUFACTURING PRACTICES cara / teknik berproduksi yang baik dan benar Pedoman yg menjelaskan bagaimana memproduksi makanan agar aman, bermutu dan.
Good Manufactory Practices
TUGAS AKHIR UTS BUATLAH POSTER YG BERTEMA SANITASI MAKANAN & MINUMAN ATAU KEAMANAN PANGAN PRINTOUT DIKUMPULKAN SAAT UTS, DITARUH DITENGAH LEMBAR JAWAB.
PAFI JABAR 2017 Nova Petrika Maulana Mantik, S.Farm.,Apt
Menerapkan manajemen dan administrasi di bidang Farmasi
REZQI HANDAYANI, M.P.H., Apt
Standar Kompetensi: Menerapkan Distribusi Sediaan Obat Bebas, Bebas Terbatas, dan Obat Keras, Obat Psikotropika dan Narkotika.

GOOD MANUFACTURING PRACTICES
Sistem Dokumentasi dalam CPOB Terkini
Oleh : Drs. Purwadi, Apt., MM, ME
PENGENDALIAN MUTU HASIL TERNAK
Ruang dan Pakaian Produksi Steril
PERAN PENGAWASAN KFN DALAM RANGKA PENINGKATAN MUTU PRAKTIK APOTEKER
TUGAS MATA KULIAH PPF “OBAT PALSU”
PENDAHULUAN Sistem penyediaan makanan nasional di Indonesia salah satu di antaranya dipenuhi oleh industri pangan. Dalam penyediaan makanan tersebut, Industri.
Selamat Jumpa 2004.
Disusun oleh: I Dewa Putu Leo Parlin
Prosedur Operasional Standar Sanitasi
RENCANA KERJA JAMINAN MUTU HACCP TELUR DADAR ISI DAGING INSTAN “DARGING” KELOMPOK 6 ARYO UTOMO FADHLI ADIPUTRA ABD
CARA PEMBUATAN OBAT TRADISIONAL YANG BAIK (CPOTB)
BANGUNAN DAN FASILITAS
I. Ketentuan umum CPOB mencangkup seluruh aspek produksi dan pengendalian mutu yang bertujuan untuk menjamin bahwa produk obat yang dibuat memenuhi persyaratan.
HIGIENE SANITASI PANGAN
Direktorat Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT
Penyimpanan Obat harus disimpan sehingga tercegah cemaran dan peruraian, terhindar pengaruh udara, kelembaban, panas dan cahaya. Obat yang mudah menguap.
“BANGUNAN DAN FASILITAS” RIYANDA Sfarm.,Apt.
PERENCANAAN INDUSTRI HASIL PERTANIAN
Risalandi Nugroho Santoso ( )
Penggudangan Dalam Industri Modern
Penerapan GMP PADA UKM OLAHAN PANGAN
Penerimaan &Penyimpanan
PENYIMPANAN & PENDISTRIBUSIAN ALAT STERIL
CARA PEMBENIHAN IKAN YANG BAIK
CPOTB. CPOB Vs CPOTB Ruang Lingkup CPOB : Industri farmasi yang memproduksi Obat dan Bahan Baku Obat; lembaga lain yg memproduksi sediaan radiofarmaka;
CARA PEMBUATAN OBAT TRADISIONAL YANG BAIK (CPOTB) Oleh : Moch. Amrun Hidayat, S.Si., Apt. Kuliah Obat Tradisional.
CARA PEMBUATAN OBAT TRADISIONAL YANG BAIK
PIAGAM BINTANG KEAMANAN PANGAN KANTIN SEKOLAH
CARA PEMBUATAN OBAT TRADISIONAL YANG BAIK
PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF) Fiqi daynul iqbal, S.Farm., Apt.
1. Pengertian Industri Farmasi menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1799/Menkes/Per/XII/2010 adalah badan usaha yang memiliki izin dari menteri.
Keamanan Pangan. – Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan fisik yang.
Transcript presentasi:

Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk sediaan Liquid & Semisolid

Definisi CPOB adalah suatu pedoman yang menyangkut seluruh aspek produksi dan pengendalian mutu, bertujuan untuk menjamin bahwa produk obat dibuat senantiasa memenuhi persyaratan mutu yang telah ditentukan sesuai dengan tujuan penggunaannya. Reason for CGMP

Ketentuan CPOB di Indonesia Ditetapkan melalui surat keputusan menteri kesehatan 43/Menkes/SK/II/1988-Tgl.2 Peb 1988 Dengan adanya ketentuan tersebut semua industri farmasi di Indonesia harus mengacu pada ketentuan CPOB dalam seluruh rangkaian pembuatan obat jadi

Penegakan Pelaksanaan CPOB Dilakukan oleh Badan POM Badan POM mendapatkan kewenangan dari Kemenkes Badan POM Memberikan panduan dan memastikan pelaksanaan CPOB di industri farmasi

Pelanggaran terhadap ketentuan CPOB (1) Pelanggaran dapat mengakibatkan : Teguran Penarikan kembali obat yang beredar (recall) Penutupan pabrik

Istilah-istilah CPOB (1) Dalam pembahasan pedoman CPOB terdapat beberapa istilah yang harus diketahui, karena sering digunakan. Pemahaman terhadap istilah-istilah tersebut penting, untuk memudahkan memahami tentang pedoman CPOB

Bahan awal Bahan awal: Semua bahan baku dan bahan pengemas yang digunakan dalam produksi obat.

Bahan baku (1) Semua bahan aktif dan bahan tidak aktif yang digunakan dalam pengolahan obat. Bahan baku aktif : Bahan yang memiliki efek langsung terhadap tubuh. Bahan yang memiliki khasiat.

Bahan baku (2) Bahan baku tidak aktif: Bahan yang tidak memiliki efek langsung terhadap tubuh pasien. Tidak memiliki khasiat, digunakan untuk membantu formulasi. Contohnya : Air dan gula untuk pemanis sirup.

Produk antara Produk antara: Bahan atau campuran bahan yang masih memerlukan tahapan pengolahan lebih lanjut untuk menjadi produk ruahan. Contoh: granul tablet yang belum dicetak, granul kapsul yang belum diisikan.

Produk ruahan Produk ruahan: Bahan yang telah selesai diolah, tinggal dikemas. Contoh: tablet yang telah dicetak, kapsul yang sudah diisi.

Produk Jadi Produk Jadi: Produk yang telah melalui seluruh tahap proses pembuatan obat. Telah selesai diolah dan dikemas, siap dipasarkan.

Bahan pengemas (1) Terdiri dari: Bahan pengemas primer Bahan pengemas : Semua bahan yang digunakan untuk mengemas produk. Untuk memudahkan distribusi produk dan untuk melindungi produk dari pengaruh lingkungan. Terdiri dari: Bahan pengemas primer Bahan pengemas sekunder

Bahan pengemas (2) Bahan pengemas primer : Bahan pengemas yang berkontak langsung dengan produk blister, botol, vial dan ampul Karena berkontak langsung dengan produk, proses pengemasan primer harus dilakukan di area pengolahan, tidak boleh dilakukan di area pengepakan.

Bahan pengemas (3) Bahan pengemas sekunder : Bahan pengemas yang tidak berkontak langsung dengan produk. Unit box, dus. Proses pengemasan sekunder harus dilakukan di area pengepakan, tidak boleh di area pengolahan => menghindari kontaminasi

Batch Sejumlah tertentu obat yang memiliki sifat dan mutu yang seragam. Dibuat atas satu perintah produksi : Batch record/ batch processing order Memiliki satu hasil pemeriksaan QC Diolah dalam satu siklus pengolahan: satu kali mixing, satu kali coating

Aspek-aspek CPOB (1) Aspek /hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan CPOB : Bangunan Karyawan/Personalia Peralatan Sanitasi dan hygiene

Aspek-aspek CPOB (2) Produksi Pengawasan Mutu Penanganan keluhan, recall dan produk kembalian Dokumentasi

BANGUNAN 1. PEMILIHAN LOKASI • Tidak dilingkungan perumahan • Sebaiknya dikawasan Industri • Bebas pencemaran : udara, tanah, air, lingkungan 2. RANCANG BANGUN DAN PENATAAN GEDUNG Berdasarkan Kontak dengan luar • Tempat penerimaan & penyimpanan : Bahan baku, bahan pengemas, dan produk jadi. • Tempat ganti pakaian • Tempat pembersihan diri & Toilet Berdasarkan Jenis produksi • Bangunan terpisah : Produksi  - Laktam ; non  - Laktam: Sefalosporin; Hormon estrogen. • Ruang terpisah : Produk steril & non steril

Kelas-kelas ruangan (1) Kelas ruangan di industri farmasi ada 3 : Kelas hitam Kelas abu-abu Kelas putih Kelas ruangan disesuaikan dengan tujuan pemakaiannya.

Kelas hitam Pakaian kerja Kelas hitam digunakan untuk: Penanganan produk ruahan yang sudah tertutup kemasan primer: pengepakan Kegiatan di kelas hitam : - Gudang - Pengemasan sekunder Pakaian kerja Baju, celana sepatu Tutup kepala, masker

Kelas abu-abu Digunakan untuk Pakaian kerja Pengolahan Pengambilan contoh bahan baku Pengemasan primer Pakaian kerja Baju, celana sepatu Tutup kepala, masker, sarung tangan

Kelas putih Digunakan untuk pengolahan produk steril Merupakan kelas yang tertinggi tingkat kebersihannya, baik dari segi partikel ataupun jumlah mikrobanya. Pakaian kerja (khusus) Baju, celana, sepatu Tutup kepala, masker Sarung tangan, goggle (kaca mata)

Facility Parameters That Need To Be Controlled Temperature Humidity Air Cleanliness An automated Building Management System is a great help in monitoring these conditions and establishing trends. Room Pressure Air movement Lighting

Pengawasan Mutu Wewenang dan tanggung jawab bagian QC (Quality Control ) : 1. Melaksanakan pengawasan & pengujian terhadap seluruh bahan awal 2. Melakukan pengawasan selama proses produksi 3. Melakukan pengujian terhadap produk jadi 4. Melakukan pengujian stabilitas produk terhadap produk yang telah dan akan diedarkan

Pengertian kontaminasi Kontaminasi adalah masuknya pengotor atau impurities yang dapat berupa bahan kimia, mikroba dan partikel asing kedalam bahan awal atau produk antara Kontaminasi dapat terjadi selama proses produksi, pengambilan contoh, pengepakan, penyimpanan atau transport.

Penyebab kontaminasi Dalam CPOB dikenal 3 jenis penyebab kontaminasi : Bahan kimia Mikroba Partikel asing

Alur Pengolahan Sediaan Liquida - Semisolida Dispensing Pengemasan Sekunder/Tersier Produk Jadi Inspeksi Akhir IPC IPC Pencampuran Akhir Pengemasan Primer Release Pengisian Gudang Bahan Awal Produk Antara Produk Ruahan Produk Jadi Monitoring Alur Proses IPC : In Process Control

Pengolahan Sediaan Liquid

Pengolahan Sediaan Semisolida

Pengolahan Sediaan Semisolida

TERIMA KASIH