PELATIHAN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN INTERNAL SEKOLAH I KETUT SUJANA, S.PD. M.PD.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Direktorat Pembinaan SMA
Advertisements

Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
TUGAS UTAMA SEKOLAH ADALAH MEWUJUDKAN KEUNGGULAN
ANALISIS PROFIL DAN PETA MUTU PENDIDIKAN
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 Tahun 2007
GRAND DESAIN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
PENGENALAN SNP, SPM DAN IMPLEMENTASI SPM
BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN
TENTANG STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
MANAJEMEN PELAKSANAAN KBK
Sesi 2 Pengenalan Terhadap EDS/M dan Instrumen EDS/M
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (SPMP)
PENGENALAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
EVALUASI DIRI SEKOLAH/MADRASAH (EDS/M)
KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR BERBASIS KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA.
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TIMUR
RAKOR SOSIALISASI SEKOLAH MODEL
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TIMUR
Pendidikan Gratis dan Standar Pelayanan Minimal
KURIKULUM 2013 DAN PROFESIONALISASI BIMBINGAN DAN KONSELING
MATERI PELATIHAN Panduan Peningkatan dan Penjaminan Mutu Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai Dasar Pelaksanaan Perbaikan Mutu Berkelanjutan.
Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawas
Evaluasi Pembelajaran (2 SKS)
PEMBEKALAN PROGRAM QUALITY ASSURANCE LPMP SULAWESI SELATAN 2009.
KEBIJAKAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
PENJAMINAN MUTU SEKOLAH
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PMP
BIMBINGAN TEKNIS FASILITATOR DAERAH SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
KEPEMPIMPINAN PEMBELAJARAN
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
BIMBINGAN TEKNIS FASILITATOR DAERAH SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
INSTRUMEN PEMETAAN MUTU DI SATUAN PENDIDIKAN
PERMENDIKBUD 2016 KEBIJAKAN BARU SUASANA BARU
RTL : PENDAMPINGAN DAN PENGIMBASAN
PELAKSANAAN DALAM PENGELOLAAN PEMENUHAN SNP
BIMBINGAN TEKNIS FASILITATOR DAERAH SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
SEKOLAH MODEL SPMI 2017.
KEBIJAKAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
INSTRUMEN PEMETAAN MUTU DI SATUAN PENDIDIKAN
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
EVALUASI DIRI SEKOLAH UNTUK PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
ANALISIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
RENCANA TINDAK LANJUT DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH
MODEL PROSES PEMENUHAN STANDAR
Pengembangan Kurikulum dalam Penulisan
MENUJU SEKOLAH ADIWIYATA TIM PEMBINA ADIWIYATA PROPINSI JAWA TIMUR
UNDANG–UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Penyusunan Peraturan Akademik SMA
SPMP DISKUSI INTERAKTIF
KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA TENGAH Oleh : Kepala BP2MK Wilayah III Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
Standar Nasional Pendidikan
BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN
PERMENDIKBUD NOMOR 54 TAHUN 2013 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Oleh: Raihan Mahavira
PELATIHAN TIM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH (TPMPS) MATERI 3- PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL.
ANALISIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
EVALUASI DIRI SEKOLAH/MADRASAH
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (SPMP)
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (SNP) di SATUAN PENDIDIKAN
“Akreditasi Bermutu untuk Pendidikan Bermutu”
Dr. Kusnohadi, M.Pd Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur
1 PELATIHAN SPMI UNTUK FASILITATOR PMP DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2016.
SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) SOSIALISASI Disampaikan pada: Kegiatan Sosialisasi SPMI Diknas Kab. Kepulauan Sula Oleh: Sulman Sibela, S.Pd KEMENTERIAN.
MATERI 1: PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung E Lantai 5, Kompleks.
Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan DITJEN GTK - KEMDIKBUD Bimtek Pengajar Diklat Penguatan Kepala Sekolah TEKNIK ANALISIS MANAJEMEN NARASUMBER.
1 1 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2017 SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN.
Palembang, 11 Oktober 2019 SUMBER DATA RAPOR MUTU IMPLEMENTASI SPMI DI SATUAN PENDIDIKAN.
Transcript presentasi:

PELATIHAN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN INTERNAL SEKOLAH I KETUT SUJANA, S.PD. M.PD

KONTRAK BELAJAR Waktu Ketepatan waktu kehadiran beserta sanksi Alat komunikasi Peran dalam kelompok Tatacara komunikasi Kebersihan ruang Keaktifan 2

Isu-isu kritis dan masalah mutu pendidikan (45’) Tujuan Pembelajaran: 1.menggambarkan kondisi pendidikan di Indonesia saat ini berdasarkan standar nasional pendidikan. 2.menggambarkan persoalan dan harapan terkait mutu pendidikan di sekolah masing-masing. 3.memfasilitasi diskusi untuk memahami kondisi pendidikan. 3

Kualitas lulusan rendah Pembelajaran masih berpusat pada guru Isi belum mengakomodasi kebutuhan wilayah Penilaian fokus pada pengetahuan Kinerja guru belum optimal Tidak punya lab. IPA Kepala sekolah belummelakukan supervisi secara rutin Penggunaan dana belum transparan Kompetensi lulusan Proses pembelajaran Isi pembelajaran Penilaian pembelajaran Kompetensi dan kualiifikasi PTK Sarana & Prasarana Pengelolaan Pembiayaan ≥ Standar Nasional Pendidikan Kondisi terkini Kondisi ideal Permasalahan Pendidikan Di Indonesia 4

Kerangka Materi 1)Apa SPMI itu? 2)Apa tujuan SPMI? 3)Mengapa SPMPIdiperlukan? 4)Apa target SPMI 5)Apa saja yang masuk dalam ruang lingkup kegiatan SPMI 6)Bagaimana Menerapkan Standar 7)Bagaimana mengukur pencapaian standar? 8)Prinsip apa yang harus sekolah gunakan? 9)Bagaimana melakukan EDS. 10)Bagaimana memperbaiki mutu berkelanjutan? 5

Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti kegiatan pada mata Diklat SPMP para peserta dapat 1.Menyebutkan definisi SPMI 2.Mendeskripsikan tujuan SPMI. 3.Menentukan argumen pentingnya SPMI dilakukan. 4.Menentukan target SPMI satuan pendidikan yang dipimpinnya. 5.Mendeskripsikan tugas-tugas yang berkaitan dengan kegiatan SPMI 6.Menetapkan target dan strategi pelaksanaannya untuk memenuhi standar. 7.Menggunakan istrumen untuk mengukur pencapaian standar. 8.Menerapkan prinsip-prinsip pejaminan mutu 9.Menggunakan instrumen EDS 10.Menerapkan hasil EDS sebagai dasar pengembangan kewirausahaan sekolah dalam peningkatan mutu berkelanjutan. 6

Mengapa SPMI diperlukan? Dalam penerapan standar sekolah perlu: Menetapkan indiktor dan target mutu dalam program Mengukur mutu ketercapaian 8 SNP 7

Standar Nasional Pendidikan SNP adalah standar minimal yang ditetapkan pemerintah dalam bidang pendidikan yang harus dipenuhi oleh satuan pendidikan dan semua pemangku kepentingan dalam mengelola dan menyelenggarakan pendidikan (UU No. 20/2003 tentang Sisdiknas) 8

8 SNP 1.SKL 2.Standar ISI 3.Standar Proses 4.Standar Penilaian 5.Standar PTK 6.Standar Pengelolaan 7.Standar Sarpras 8.Standar Pembiayaan 9

10  Internal quality assurance atau jaminan mutu internal adalah proses ke arah penjaminan dapat memenuhi mutu yang dijanjikan dan yang diharapkan masyarakat. Apakah Penjaminan Mutu Internal?

Apakah penjaminan mutu Pendidikan? Permendiknas 63/’09 pasal Permendiknas 63/’09 pasal Penjaminan mutu pendidikan adalah kegiatan sistemik dan terpadu oleh satuan atau program pendidikan, penyelenggara satuan atau program pendidikan, pemerintah daerah, Pemerintah, dan masyarakat untuk menaikkan tingkat kecerdasan kehidupan bangsa melalui pendidikan. Penjaminan Mutu Pendidikan : Serangkaian proses dan sistem yang saling terkait untuk mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan data mengenai kinerja dan mutu pendidik, tenaga kependidikan, dan lembaga.

Ruang Lingkup Penjaminan Mutu 12

Penetapan Standar Mutu Pemetaan Mutu Pelaksanaan Rencana Pemenuhan Audit/Evaluasi Pemenuhan Penyusunan Rencana Pemenuhan Aktivitas Penjaminan Mutu Internal 13

Pemetaan Mutu Penyusunan Rencana Pemenuhan Pelaksanaan Rencana Pemenuhan Audit/Evaluasi Pelaksanaan Rencana Penetapan Standar Mutu 14 Siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal

Pemetaan mutu Sumber: 1.Hasil EDS 2.Analisis Hasil EDS 3.Menyusun Analisis kontek 15

Perencanaan Pemenuhan Menyusun : 1.RPS 2.RKS 3.RKT 4.RKAS 16

Pelaksanaan rencana/kegiatan 1.Workshop 2.Seminar 3.MGMP 4.Loka karya 5. Studi banding 17

Audit/Evaluasi 1. Evaluasi formatif untuk memeriksa kterlaksanaan yang mengacu pada proses dan ukuran keberhasilan penjaminan mutu 2. Evaluasi Sumatif untuk memeriksa hasil dari pelaksanaan penjaminan mutu yang mengacu pada outcame, output, dan dampak 18

Siklus SPMI dan Luarannya 19

Tim Penjaminan Mutu Pada Satuan Pendidikan 20

Peran Kepala Sekolah 1.Memimpin Proses pemetaan 2.Memastikan tanggung jawab pemetaan menjadi bagian seluruh pengelolaan 3.Bekerjasama dan fokus dalam evaluasi dan peningkatan kualitas pendidikan 21

Tim Penjamin Mutu Sekolah 1.Menyusun instrumen berbasis 8 SNP 2.Mengkoordinir pelaksanaan pemetaan 3.Melakukan anakisis hasil pemetaan 4.Menyusun rekomendasi pemenuhan mutu 22

PTK 1.Melaporkan dokumen sehari-hari 2.Melakukan evaluasi,refleksi 3.Mengkaji praktik pembelajaran yang telah dijalankan 23

Pengawas,Komite 1.Memastikan bahwa layanan kepada peserta didikk sesuai SPM 2.Memberi masukan terkait dengan kebijakan 24

Bagaimana Standar Diterapkan? 25

Langkah Pejaminan Mutu 26

27 Prinsip Penjaminan Mutu Sekolah 1.Bertekad menjadi Sekolah yang bermutu. 2.Adopsi filosofi mutu. 3.Fokus pada pelanggan. 4.Semangat kerja-kelompok. 5.Kepemimpinan yang membantu. 6.Komitmen pada mutu. 7.Perbaikan mutu berkelanjutan. 8.Keputusan berdasar data dan fakta. 9.Belajar sambil bekerja. 10.Alat dan teknik untuk meningkatkan mutu (terukur). 11.Cegah adanya cacat kerja. 12.Pengakuan dan penghargaan pada usaha perbaikan mutu. 13.Perbaikan pada prosedur kerja. 14.Struktur yang mengundang partisipasi.

Ukuran Keberhasilan Ditentukan oleh 1.Indikator Proses : Meningkatnya kemampuan merencanakan dan melaksanakan rencana pemenuhan yang disusun 2.Indikator Output : Meningkatnya kompetensi pendidik dalam merencanakan, melaksanakan, menilai proses pembelajaran 3.Indikator Outcame : Adanya peningkatan hasil belajarnsi siswa, hasil uji kompetensi pendidik dan kinerja pendidik 4.Indikator Dampak : Terbangunnya budaya mutu 28

SKL 1.Beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab 2.Memiliki pengetahuan faktual, konseptual dan/atau prosedural serta metakognitif tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban 3.Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang produktif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret Standar Isi 1.Muatan sesuai dengan rancangan kurikulum nasional 2.Mengembangkan berbagai sikap, pengetahuan, dan keterampilan 3.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sesuai dengan kurikulum nasional Standar Penilaian 1.Proses penilaian sahih, objektif, terbuka, otentik, sistematis, akuntabel, dan edukatif. 2.Satuan pendidikan menerapkan penilaian otentik 3.Bentuk dokumen penilaian sesuai dengan aturan yang berlaku Standar PTK 1.Jumlah dan kualifikasi pendidikan sesuai standar 2.Kualifikasi kepala satuan pendidikan sesuai standar 3.Tenaga kependidikan tersedia sesuai standar 4.Kompetensi PTK sesuai standar Standar Sarana dan Prasara 1.Kapasitas dan daya tampung satuan pendidikan sesuai dengan standar 2.Jumlah dan kondisi sarana dan prasarana pendidikan sesuai standar Standar Pengelolaan 1.Perencanaan sesuai standar dan melibatkan pemangku kepentingan 2.Pelaksanaan sesuai standar dan melibatkan pemangku kepentingan 3.pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program secara berkala 4.PTK berkinerja baik 5.Memanfaatkan dan mengelola sistem informasi Standar Pembiayaan 1.tidak memungut biaya dari peserta didik 2.Biaya operasional non- personil minimal 3.Pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel INDIKATOR MUTU SESUAI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Standar Proses 1.mendorong peserta didik mencari tahu 2.berbasis aneka sumber belajar 3.penguatan penggunaan pendekatan ilmiah 4.berbasis kompetensi 5.terpadu lintas disiplin 6.kebenaran multi dimensi 7.menuju keterampilan aplikatif 8.keseimbangan antara softskill dengan hardskill 9.mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik 10.menerapkan nilai dengan keteladanan, membangun kemauan dan mengembangkan kreativitas 11.Berlangsung di rumah, di sekolah dan di masyarakat 12.Semua pendidik sekaligus pesera didik 13.memanfaatkan TIK 14.mengakui perbedaan individu 29

Bagaimana perbaikan mutu berkelanjutan? 30

TENTANG SEKOLAH MODEL Definisi: Sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik tentang penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya

PELAKSANAAN SEKOLAH MODEL DAN POLA PENGIMBASAN Implementasi SPMI Pemetaan Mutu Penyusunan Rencana Pemenuhan Pelaksanaan Rencana Pemenuhan Evaluasi/Audit Pelaksanaan Rencana Penetapan Standar Mutu Visi-Misi, Kebijakan sekolah Laporan hasil evaluasi: Pemenuhan 8 SNP Implementasi dari rencana aksi Dokumen perencanaan, pengembangan sekolah dan rencana aksi Kebijakan Pemerintah (Kurikulum, SNP, lainnya) Output: Capaian Kualitas sekolah sesuai 8 SNP Dokumen Evaluasi Diri Sekolah Sekolah Kepala Sekolah Guru Tata Usaha

PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN 1.terampil melakukan pemetaan mutu/EDS. 2.mampu memfasilitasi pelaksanaan pemetaan mutu di satuan pendidikan 3. mengolah Instrumen Evaluasi Diri Sekolah mengolah Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (8 SNP) 33

SKL 1.Beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab 2.Memiliki pengetahuan faktual, konseptual dan/atau prosedural serta metakognitif tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban 3.Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang produktif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret Standar Isi 1.Muatan sesuai dengan rancangan kurikulum nasional 2.Mengembangkan berbagai sikap, pengetahuan, dan keterampilan 3.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sesuai dengan kurikulum nasional Standar Penilaian 1.Proses penilaian sahih, objektif, terbuka, otentik, sistematis, akuntabel, dan edukatif. 2.Satuan pendidikan menerapkan penilaian otentik 3.Bentuk dokumen penilaian sesuai dengan aturan yang berlaku Standar PTK 1.Jumlah dan kualifikasi pendidikan sesuai standar 2.Kualifikasi kepala satuan pendidikan sesuai standar 3.Tenaga kependidikan tersedia sesuai standar 4.Kompetensi PTK sesuai standar Standar Sarana dan Prasara 1.Kapasitas dan daya tampung satuan pendidikan sesuai dengan standar 2.Jumlah dan kondisi sarana dan prasarana pendidikan sesuai standar Standar Pengelolaan 1.Perencanaan sesuai standar dan melibatkan pemangku kepentingan 2.Pelaksanaan sesuai standar dan melibatkan pemangku kepentingan 3.pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program secara berkala 4.PTK berkinerja baik 5.Memanfaatkan dan mengelola sistem informasi Standar Pembiayaan 1.tidak memungut biaya dari peserta didik 2.Biaya operasional non- personil minimal 3.Pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel INDIKATOR MUTU SESUAI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Standar Proses 1.mendorong peserta didik mencari tahu 2.berbasis aneka sumber belajar 3.penguatan penggunaan pendekatan ilmiah 4.berbasis kompetensi 5.terpadu lintas disiplin 6.kebenaran multi dimensi 7.menuju keterampilan aplikatif 8.keseimbangan antara softskill dengan hardskill 9.mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik 10.menerapkan nilai dengan keteladanan, membangun kemauan dan mengembangkan kreativitas 11.Berlangsung di rumah, di sekolah dan di masyarakat 12.Semua pendidik sekaligus pesera didik 13.memanfaatkan TIK 14.mengakui perbedaan individu 34

Pengumpulan Data Sumer Data: 1.Dokumen Kegiatan Belajar Mengajar 2.Hasil Kerja peserta didik (UH/UTS/UAS, portopolio, produk, demo 3.Data dan informasi penilaian 4.Penilaian dari pengawas, komite, dinas pendidikan 5.Dokumen sekolah (KTSP,Silabus, RKS, RKT, RKAS, laporan supervisi, … 6.Audit (keuangan, kesehatan,….. 35

Instrumen Pengumpulan Data Mutu 36

Rencana Implementasi Pemenuhan SNP di Satuan Pendidikan StandarProgramKegiatanPenanggung jawabWaktu pelaksanaan Pemangku kepentingan yang dilibatkan Isi Proses Penilaian PTK Sarpras Pengelo-laan Pembia-yaan 37 Masalah: kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah rendah

Evaluasi Implementasi Pemenuhan SNP di Satuan Pendidikan StandarProgramKegiatan Indikator Analis Kesimpulan Pelaksanaan Program (Penyelesaian masalah) ProsesOutputOutcome Isi Proses Penilaian PTK Sarpras Pengelo-laan Pembia-yaan 38 Masalah: kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah rendah

PERAN KOMITE SEKOLAH PERMENDIKBUD.044/2002 PENGELOLAAN PENDIDKAN PP.17/2010 PERAN : 1.PEMBERI PERTIMBANGAN DALAM PENENTUAN DAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN PEND. 2. PENDUKUNG BAIK YG BERWUJUD FINANSIAL PEMIKIRAN DAN TENAGA DALAM PENYELENGGARAAN PEN. DI SEKOLAH 3. PENGONTROLDLM TRANSPARANSIDAN AKUNTABILITAS KELUARAN PEND. PUNGSI 1.MENDORONG TUMBUHNYAPERHATIAN DAN KOMITMEN MASYARAKAT THD PENYELENGARAAN PEND. BERMUTU 2.MELAKUKAN KERJASAMA DGN MASYARAKAT/DUDI DAN PEMERINTAH BERKENAAN DGN PENJAMINAN MUTU PEND 3. MENAMPUNG DAN MENGANALISIS ASPIRASI, IDE DAN BERBAGAI KEBUTUHAN PENDIDIKAN YG DIAJUKAN OLEH MASYARAKAT 4. MEMBERI MASUKAN, PERTIMBANGAN DAN REKOMENDASI KEPADA SATUAN PEND. MENGENAI a.KEBIJAKAN DAN PROGRAM PEND. B. RKAS, c. KRETERIA KINERJA SATUAN PEND. D. KRETERIA TENAGA KEPENDIDIKAN, e. KRETERIA FASILITAS PEND. 4. MEDIATOR ANTAR PEMERINTAH DAN MASYARAKAT 1. SEBAGAI ADVAISER, MEMBERI MASUKAN,SARAN, PERTIMBANGAN 2. SEBAGAI MEDIATOR, PENGHUBUNG 3. SUPERVAISER 39

PMP SEBAGAI INSTRUMEN PENINGKATAN MUTU BERKELANJUTAN 40 Baseline Peningkatan Standar Monev/Au dit Pemetaan Mutu Rencana Pemenuhan Pelaksanaan

Apakah siswa pandai? 41

Instrumen Evaluasi 1.Apa yang dimaksud dengan SPMI? 2.Apa tujuan menerapkan SPMI? 3.Mengapa SPMI perlu sekolah lakukan? 4.Mengapa sekolah perlu menetapkan target SPMI? 5.Jenis kegiatan apa saja yang perlu sekolah lakukan dalam SPMI? 6.Langkah apa saja yang perlu kepala madrasah lakukan dalam penerapan standar? 7.Apa yang perlu kepala madrasah lakukan dalam mengukur standar? 8.Prinsip apa saja perlu Saudara terapkan dalam SPMI? 9.Isilah salah satu instrumen EDS. 10.Tindak lanjut apa yang perlu Saudara lakukan atas hasil pengisian intrumen tersebut? 42

KOMITMEN SEKOLAH ANDA ? 43

OM SANTI SANTI SANTI OM 44