METODE PERHITUNGAN (Analisis Stabilitas Lereng)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
4.1. Hukum-hukum Dasar untuk Sistem
Advertisements

STAF PENGAJAR FISIKA DEPT. FISIKA, FMIPA, IPB
Soal :Tekanan Hidrostatis
TURUNAN/ DIFERENSIAL.
Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Ini
Vektor dalam R3 Pertemuan
03/04/2017 BARISAN DAN DERET KONSEP BARISAN DAN DERET 1.
Mata Kuliah Teknik Digital TKE 113
Translasi Rotasi Refleksi Dilatasi
Momentum dan Impuls.
ELEKTRONIKA Bab 7. Pembiasan Transistor
Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Ini 1. Kuliah terbuka kali ini berjudul “Pilihan Topik Matematika -III” 2.
Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Ini
Selamat Datang Dalam Tutorial Ini
Menempatkan Pointer Q 6.3 & 7.3 NESTED LOOP.
Tugas Praktikum 1 Dani Firdaus  1,12,23,34 Amanda  2,13,24,35 Dede  3,14,25,36 Gregorius  4,15,26,37 Mirza  5,16,27,38 M. Ari  6,17,28,39 Mughni.
SOAL ESSAY KELAS XI IPS.
1suhardjono waktu 1Keterkatian PKB dengan Karya Inovatif, Macam dan Angka Kredit Karya Inovatif (buku 4 halaman ) 3 Jp 3Menilai Karya Inovatif.
Menentukan komposisi dua fungsi dan invers suatu fungsi
1. Massa jenis/rapat massa adalah. A
BAHAN AJAR TEORI BILANGAN
Sistem Persamaan Diferensial
Gambar 2.1. Pembebanan Lentur
KALKULUS 1.
LUAS DAERAH LINGKARAN LANGKAH-LANGKAH :
Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Analisis Rangkaian Listrik Sesi-10
Sudaryatno Sudirham Bilangan Kompleks Klik untuk melanjutkan.
Stabilitas Lereng (slope stability)
Materi Kuliah Kalkulus II
LIMIT FUNGSI LIMIT FUNGSI ALJABAR.
TURUNAN DIFERENSIAL Pertemuan ke
7. APLIKASI INTEGRAL MA1114 KALKULUS I.
ALAT-ALAT UKUR dan PENGUKURAN
Fisika Dasar Oleh : Dody
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Induksi Matematik TIN2204 Struktur Diskrit.
Tugas: Power Point Nama : cici indah sari NIM : DOSEN : suartin marzuki.
Integral Lipat-Tiga.
BENDA TEGAR PHYSICS.
FISIKA DASAR 1A (FI- 1101) Kuliah 6 Gesekan.
Luas Daerah ( Integral ).
MEDAN LISTRIK.
MEDAN LISTRIK.
Is Fatimah. 28/03/ Sudahkan memahami SKEMA PENDANAAN (RD, RT, KP, DF) Insentif SINas ?
Pertemuan 5 P.D. Tak Eksak Dieksakkan
Penguat Operasional (Op-Amp)
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
PELUANG SUATU KEJADIAN
Konduktivitas Elektrolit
ELEMEN RANGKAIAN LISTRIK
BENDA TEGAR FI-1101© 2004 Dr. Linus Pasasa MS.
PENGUJIAN HIPOTESA Probo Hardini stapro.
Waniwatining II. HIMPUNAN 1. Definisi
ULANGAN HARIAN FISIKA FLUIDA.
Physics 111: Lecture 7, Pg 1 Physics 111: Lecture 7 Today’s Agenda l Friction çApakah gesekan itu? çBagaimana kita mengidentifikasi gesekan? çModel-model.
TERMODINAMIKA LARUTAN:
PONDASI DANGKAL MEKANIKA TANAH II YULVI ZAIKA Powerpoint Templates.
ITK-121 KALKULUS I 3 SKS Dicky Dermawan
MATRIX.
ELEKTRONIKA Bab 4. Rangkaian Dioda
Kompleksitas Waktu Asimptotik
USAHA DAN ENERGI.
JamSenin 2 Des Selasa 3 Des Rabu 4 Des Kamis 5 Des Jumat 6 Des R R S S.
MEKANIKA BAHAN RETNO ANGGRAINI.
WISNU HENDRO MARTONO,M.Sc
METODE PERHITUNGAN (Analisis Stabilitas Lereng)
STABILITAS LERENG TERBATAS
Metoda Irisan Mengakomodir tanah yang mempunyai tahanan geser yang berbeda sepanjang bidang geser Fellenius, Bishop.
Metoda Irisan Mengakomodir tanah yang mempunyai tahanan geser yang berbeda sepanjang bidang geser Fellenius, Bishop.
Transcript presentasi:

METODE PERHITUNGAN (Analisis Stabilitas Lereng) Oleh : Yulvi Zaika

KONSEP KESEIMBANGAN BATAS (Limit Equilibrium) Dalam Praktek : Analisis sabilitas lereng didasarkan pada konsep keseimbangan batas (Limit Equilibrium) Asumsi : Kelongsoran lereng terjadi disepanjang permukaan bidang longsor tertentu dan dianggap sebagai masalah bidang 2 dimensi Massa tanah dianggap sebagai benda masif Kuat geser tanah dianggap isotropis Faktor keamanan didefinisikan dengan memperhatikan tegangan geser sepajang bidang longsor potensial dan kuat geser tanah rata-rata sepanjang bidang longsoran

FAKTOR KEAMANAN (1) (berdasarkan konsep keseimbangan batas) Dimana : = tahanan geser yang dapat dikerahkan oleh tanah disepanjang bidang longsornya (2) d = tegangan geser yang terjadi akibat beban tanah dan beban lain pada bidang longsrnya (3)

FAKTOR KEAMANAN (2) Dimana : (4) Dimana : C dan  adalah cohesi dan sudut geser dalam tanah Cd dan d adalah cohesi dan sudut geser dalam yang terjadi atau dibutuhkan untuk keseimbangan pada bidang longsor

Persamaan (4) dapat ditulis dalam bentuk : (5) (6) (7)

Analisis Stabilitas Lereng Analisis stabilitas lereng dengan bidang longsor datar Lereng tak terhingga (Infinite Slope) Kondisi tanpa rembesan Kondisi dengan rembesan Lereng terbatas (Finite Slope) Analisis stabilitas lereng dengan bidang longsor berbentuk lingkaran Analisis stabilitas lereng tanah kohesif Lereng lempung dengan  =0 (diagram taylor) Lereng lempung dengan  >0 (diagram taylor) Metode Irisan (Fellinius, Bishop disederhanakan, Diagram Bishop dan Morgenstern, Diagram Spencer))

LERENG TAK TERHINGGA TANPA REMBESAN Berat elemen tanah (8) Ta Na r P A B Gaya Berat tanah (w) dapat diuraikan menjadi : (9) (10)

Tegangan normal () dan tegangan geser ( ) pada bidang AB per satuan lebar, adalah : (11) (12) Reaksi akibat gaya berat W adalah P yang bearnya sama dengan W dan berlawanan arah, uraian gaya P memberikan : (13) (14)

Tegangan geser yang terjadi ini dapat dituliskan dalam persamaan : Dalam Keadaan Seimbang, tegangan geser yang bekerja pada bidang AB adalah : (15) Tegangan geser yang terjadi ini dapat dituliskan dalam persamaan : (16)

Subtitusi pers. (11) danPers. (15) ke pers. (16) diperoleh : (17)

Untuk tanah granuler (c = 0), pada kondisi kritis pers. (17) menjadi : Ketebalan tanah pada kondisi kritis akan longsor (Hc) terjadi bila F = 1, yaitu : (18) Untuk tanah granuler (c = 0), pada kondisi kritis pers. (17) menjadi : (19) Untuk tanah kohesif dengan dengan  = 0 (lempung jenuh) pers. (17) menjadi : (20) c/bh disebut angka stabilitas (Stability Number)

LERENG TAK TERHINGGA DENGAN REMBESAN (21) (22) (23) (24) (25) (26) (27)

(28) (29) (30) (31)