3. Persyaratan pada kolom Ukuran kolom struktur minimal 150 mm

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Gambar 3. Contoh pemasangan reng
Advertisements

7.KONSTRUKSI TANGGA Oleh : Ignatius Haryanto.
Bangunan Sederhana Pertemuan 23-26
Baut Mutu Tinggi (HTB).
Cara Perencanaan Langsung (Direct Design Method)
Gambar 2.1. Pembebanan Lentur
Bangunan Pengambilan dan Pembilas
Oleh : Adhetya Kurniawan, M.Pd.
GAYA & TEGANGAN GESER yxb.dx =-  yx =-  yx = dM/dx = - D, maka :
MATA DIKLAT : MELAKS.PEKJ KONSTRUKSI BATU DAN BETON
Materi • Distribusi Gaya • Metode Markus • Sistim Pelat Satu Arah
Penulangan Pelat Nur Ahmad Husin.
Struktur Beton Bertulang
II. ANALISIS DAN DISAIN SISTEM PELAT LANTAI
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS
Pertemuan Ke-8 Perencanaan Sambungan Baut
Bab – V SAMBUNGAN.
PENULANGAN GESER TEKNIK SIPIL UNSOED 2010 Pertemuan X 1.
DESAIN BETON BERTULANG
KONSTRUKSI TANGGA Oleh : Ignatius Haryanto.
Pertemuan 12 Gambar pembesian penulangan
Profil Gabungan Pertemuan 16
Matakuliah : R0132 / Teknologi Bangunan Tahun : 2006/2007
Matakuliah : S0094/Teori dan Pelaksanaan Struktur Baja
Matakuliah : R0132/Teknologi Bahan Tahun : 2006
Matakuliah : R0132 / Teknologi Bahan Tahun : 2006/2007
Oleh : SABRIL HARIS HG, MT
RENCANA PONDASI msantosa©2008.
Teknologi Dan Rekayasa TECHNOLOGY AND ENGINERRING PROGRAM STUDI KEAHLIAN (SKILL DEPARTEMEN PROGRAM) : TEKNIK BANGUNAN (BUILDING TECHNOLOGY) KOMPETENSI.
Pondasi Pertemuan – 12,13,14 Mata Kuliah : Perancangan Struktur Beton
KONSTRUKSI BAJA I NIRWANA PUSPASARI,MT..
KONSTRUKSI BATU BATA.
KONSTRUKSI BAJA I NIRWANA PUSPASARI,MT..
RENCANA PONDASI msantosa©2008.
Kombinasi Gaya Tekan dan Lentur
Detail tulangan transversal
LENTUR PADA BALOK PERSEGI (Tulangan Tunggal)
Matakuliah : R0132/Teknologi Bahan Tahun : 2006
Lentur Pada Balok Persegi
PERTEMUAN 2 PLAT DAN RANGKA BETON.
Panjang Penyaluran, Sambungan Lewatan dan Penjangkaran Tulangan
KONSTRUKSI BAJA I NIRWANA PUSPASARI,MT..
Konstruksi Rangka Atap
Kapasitas Maksimum Kolom Pendek
MELAKSANAKAN PEKERJAAN PEMBESIAN
STRUKTUR KOLOM Kolom adalah Komponen struktur bangunan yg bertugas utamanya menyangga beban aksial tekan vertikal. Kolom sebagai bagian dari suatu.
Elemen-elemen Konstruksi Bangunan: Fondasi Pertemuan 2
MEMBUAT GAMBAR PELAKSANAAN KONSTRUKSI
STRUKTUR BETON BERTULANG 1
PERTEMUAN 6 Disain Kolom Langsing Konstruksi Beton II.
Matakuliah : R0132 – Teknologi Bahan Tahun : 2006
DESAIN SAMBUNGAN croty.files.wordpress.com/2010/10/sambungan-des-2005.ppt.
MELAKSANAKAN PEKERJAAN PEMBESIAN
Kapasitas Maksimum Kolom Pendek
Diagram Interaksi P – M Kolom
Universitas Brawi kaka. PENAMPANG BETON BERTULANGAN RANGKAP.
BALOK SUSUN DENGAN PASAK KAYU DAN KOKOT Seringkali dimensi yang ada untuk balok tidak cukup tinggi seperti yang dibutuhkan, sehingga beberapa balok harus.
Pelat Pelat dipakai : untuk mendapatkan permukaan datar.
PERTEMUAN 6 Disain Kolom Langsing Konstruksi Beton II.
Matakuliah : S0362/Konstruksi Bangunan dan CAD II Tahun : 2006 Versi :
II. ANALISIS DAN DISAIN SISTEM PELAT LANTAI
Produk Alat Sambung untuk Struktur Kayu a) Alat Sambung Paku Paku merupakan alat sambung yang umum dipakai dalam konstruksi maupun struktur kayu. Ini.
Struktur Atas & Pasangan Batu Bata
MODUL 4 MATERI III MENENTUKAN MODEL STRUKTUR JEMBATAN BAJA
STRUKTUR ATAS Upper Structure.
Fredy Jhon Philip.S,ST,MT
SISTEM STRUKTUR Bangunan
STRUKTUR KONSTRUKSI BETON BEKISTING PENULANGAN BETON KONVENSI ONAL -BAMBU -PAPAN NON KONVENSI ONAL -SISTIM DOKA -PERI -ALUMA DLL. TULANGAN POLOS ( fy =
Dapat Menghitung Penulangan Geser Pada Balok IKHSAN PANGALITAN SIREGAR, ST. MT.
A. Pengertian dan Fungsi. Pondasi banguan adalah konstruksi yang paling pentingpada suatu bangunan karena pondasi berfungsi sebagai : Penahan seluruh beban.
Transcript presentasi:

3. Persyaratan pada kolom Ukuran kolom struktur minimal 150 mm Bentuk penampang kolom bermacam- macam dapat berbentuk bujur sangkar, empat persegi panjang, lingkaran, bentuk T, L dan sebagainya Luas tulangan minimum 1 % dari luas penampang kolom dengan minimum 1 batang tulangan di masing-masing sudut penampang, dan luas tulangan memanjang kolom maksimum 6 % dari luas penampang kolom, pada sambungan tidak boleh lebih dari 8 %. Sambungan baja tulangan memanjang kolom, ujung-ujungnya tidak boleh diberi kait Jarak sengkang pada tulangan memanjang kolom diambil yang terkecil dari ukuran terkecil dari penampang kolom, 15 kali diameter tulangan memanjang terkecil, dan 300 mm KLT.015

4. Persyaratan pada dinding beton bertulang Tebal dinding vertikal diambil minimum 1/30 dari bentang bersih dinding atau 120 mm untuk dinding yang memikul lentur dan 100 mm untuk dinding yang tidak memikul lentur Dinding luar dari ruang bawah tanah minimum tebal 200 mm Pemasangan tulangan pada dinding vertikal dengan tebal dinding kurang dari 120 mm tulangan dipasang di tengah, sedangkan pada dinding reservoir air dan dinding dengan tebal lebih dari 200 mm harus dipasang tulangan rangkap KLT.016

TEBAL PENUTUP BETON Elemen struktur Kondisi Tebal penutup beton Tebal penutup beton atau disebut dengan selimut beton dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Elemen struktur Kondisi Tebal penutup beton minimum ( mm ) Pelat dan dinding Di dalam 25 atau D* Di luar 30 Balok 35 atau D** Kolom 40 atau D** Beton yang berhubungan dengan tanah Berhubungan dengan perancah sebelum tanah 50 Berhubungan langsung dengan tanah 50 + 50 (lantai kerja )

*) 20 mm atau D ( yang terbesar ) **) 25 mm atau D ( yang terbesar ) Di dalam adalah : bila bidang luar beton terlindung dari pengaruh cuaca , dan tidak berhubungan dengan air Di luar adalah : bila bidang luar beton mengalami perubahan cuaca dan berhubungan dengan air KLT.018

PANJANG PENYALURAN ( Ld ) PANJANG PENYALURAN UNTUK TULANGAN TARIK ( ULIR – MM ) fc TD 40 Ukuran Tulangan 200 225 250 300 350 400 425 450 500 550 600 10 430 380 320 13 660 520 420 390 370 360 330 16 680 640 610 560 480 470 460 410 18 810 750 720 570 540 510 490 22 1170 1110 1050 980 860 830 800 780 740 710 25 1330 1260 1200 1080 1010 940 910 890 840 770 29 1550 1480 1380 1000 1090 1040 1030 960 32 1700 1610 1530 1360 1290 1210 1140 1060 990 36 1920 1810 1720 1570 1450 1320 1280 1160

fc TD 40 Ukuran Tulangan 200 225 250 300 350 400 425 450 500 550 600 10 210 13 260 230 16 340 320 310 280 240 220 18 410 380 360 330 290 270 22 470 440 420 25 480 370 29 620 580 560 510 390 32 680 640 610 520 430 1030 990 36 770 720 690 630 540 530 490 460

PANJANG PENYALURAN UNTUK TULANGAN TARIK ( ULIR – mm ) catatan : 1. untuk tulangan atas yang ditempatkan > 30 cm dari permukaan bawah beton, digunakan 1,3 Ld 2. Minimum Ld = 300 mm . PANJANG PENYALURAN UNTUK TULANGAN TEKAN ( ULIR – mm ) Minimum Ld = 200 mm KLT.021

PANJANG TUMPANGAN /LEWATAN ( L ) TUMPANGAN TULANGAN TARIK Catatan : As : tulangan tekan Ld : lihat tabel panjang penyaluran untuk tulangan tarik KLT.022 Kondisi Tumpangan Panjang Tumpangan Semua kondisi 1,3 Ld

TUMPANGAN TULANGAN TEKAN Catatan : Minimum panjang tumpangan = 300 mm Untuk mutu beton < fc = 200 kg/cm2,tumpangan menjadi 1 1/3 kali Tumpangan tidak boleh ditempatkan pada daerah dengan tegangan maksimum Tumpangan untuk tulangan atas dari balok dan pelat harus diletakan pada pertengahan bentang Tumpangan untuk tulangan bawah harus ditempatkan di daerah tumpuan Tumpangan tidak boleh ditempatkan pada daerah pertemuan balok utama dan balok anak Apabila pada gambar terdapat D > 32 mm ,harus digunakan sambungan mekanik ( untuk elemen vertikal ) KLT.023 Mutu Baja 8 10 13 16 19 22 25 29 32 34 BJTP - 24 300 BJTP - 40 370 460 540 630 710 830 910 1020

PEMBESIAN/PENULANGAN PLAT LANTAI Pelat lantai di atas 2 perletakan bebas - tulangan utama/pokok dipasang sepanjang bentang - tulangan pembagi dipasang pada arah berlawanan - bila L >>, tebal beton bertambah dan tulangan dapat dipasang rangkap ( atas-bawah ) KLT.024

2. Pelat diatas 4 perletakan terjepit balok : - tulangan utama dipasang pada momen lapangan dan momen tumpuan - pada lapangan tulangan utama dipasang 2 arah saling bersilangan - pada tumpuan ,tualngan utama dipasang searah momen, dan tulangan pembagi dipasang pada arah yang belawanan. KLT.025

3.Pelat terjepit satu sisi : - tulangan utama dipasang searah sepanjang bentang - tulangan pembagi pada arah berlawanan - pada bentang besar harus diperhatikan tulangan geser dan tulangan rangkap KLT.026

4. Pelat terjepit satu sisi dengan lisplang - tulangan utama searah sepanjang bentang dan harus diteruskan ke lisplang - tulangan pembagi dipasang pada arah berlawanan - pada bentang besar tulangan utama dipasangan rangkap KLT.027

5. Pelat pada beberapa bentang - tulangan utama dipasang 2 arah sepanjang bentang arah lebar dan arah memanjang - terdapat tulangan yang menahan momen lapangan dan momen tumpuan - tulangan pembagi pada arah berlawanan KLT.028

KLT.029