1. RESPONSI I I. Orang yang baik adalah orang yang : II. Guru yang ideal adalah guru yang : III. Peserta didik yang baik adalah : IV. Jika saya memiliki.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
Advertisements

2012 SELAMAT DATANG PESERTA CAPACITY BUILDING EDS NASIONAL.
Bimtek KTSP 2009 PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL)
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
BALITBANGKEMENDIKNAS
PEMBAHARUAN SISTEM SERTIFIKASI DOSEN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA AKADEMIK DAN PROFESIONALISME DOSEN SRI SUJANTI, SH Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Peraturan Menteri Nomor 23 Tahun 2006 tentang.
KARAKTER “MARITIM” MAHASISWA UNIVERSITAS HASANUDDIN
PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA KARAKTER BANGSA
PENDEKATAN BUDAYA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA INDONESIA
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
Rancang Bangun Pengembangan
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
SEBAGAI SALAH SATU UPAYA MEMBANGUN DAYA SAING BANGSA
Dongengdan Pendidikan Karakter Hartono PBSI FBS UNY.
KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN KARAKTER BIDAN DALAM MENGHADAPI PASAR BEBAS ASEAN Disajikan dalam seminar Nasional Kebidanan di Sekolah.
MANAJEMEN KESISWAAN.
APA PENDIDIKAN KARAKTER?
Karakteristik Entrepereneur
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN GURU SEKOLAH DASAR BERKARAKTER
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
Pendidikan Karakter di SMP oleh Eko Widodo
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
PENDIDIKAN KARAKTER Universitas Negeri Yogyakarta Oleh:
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA
PEMBAHARUAN SISTEM SERTIFIKASI DOSEN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA AKADEMIK DAN PROFESIONALISME DOSEN.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER
PPK (PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER)
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER
KURIKULUM 2013 DAN PROFESIONALISASI BIMBINGAN DAN KONSELING
Pendidikan Sebagai Suatu Sistem
DI PERGURUAN TINGGI DALAM KONTEKS
MENGEMBANGKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI
PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA
SEMINAR DAN LOKAKARYA NASIONAL “BELA NEGARA” “GRAND DESIGN KURIKULUM BELA NEGARA DAN RANCANGAN IMPLEMENTASINYA” TEGUH SOEDARTO Surabaya, 1 Oktober 2016.
PENGEMBANGAN KARAKTER DAN LAYANAN KONSELING
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER
Memahami Konsep Dasar Pendidikan Karakter
Karakter= budi pekerti + x = ?
GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER
MENGEMBANGKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI
Pendidikan karakter Apakah karakter? Apakah pendidikan karakter?
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN GURU SEKOLAH DASAR BERKARAKTER
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER
PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK)
PENGEMBANGAN Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Berbasis Karakter Badarudin, S.Pd.
Nilai-Nilai Karakter Anak di Indonesia
PUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
PENDIDIKAN PANCASILA BAB. X. Petumbuhan Faham Kebangsaan
18 NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA
Brainstorming tentang Nilai-Nilai Karakter Anak di Indonesia
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
BIMBINGAN KLASIKAL: PERKEMBANGAN SOSIAL
Pendekatan Terpadu dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
PENGANTAR PENDIDIKAN KARAKTER
Nilai Karakter dalam Hubunganya dengan Tuhan: - Religius
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
Pengembangan Pendidikan agama berbasis wawasan kebangsaan
3 HAL PENTING DALAM IMPLEMENTASI K-13
Peran Pendidikan Keluarga dalam Mewujudkan Anak Indonesia Berkarakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2016.
Transcript presentasi:

1

RESPONSI I I. Orang yang baik adalah orang yang : II. Guru yang ideal adalah guru yang : III. Peserta didik yang baik adalah : IV. Jika saya memiliki pegawai / bawahan maka pegawai saya yang baik adalah :

3 PENDIDIKAN karakter melalui mata pelajaran budi pekerti di semua tingkat pendidikan, masih cenderung mengarah ke ranah kognitif. Bahkan, sejalan dengan syaratnya muatan teknologi dan ilmu yang dipelajari, pendidikan semacam ini banyak ditinggalkan oleh sekolah. Desain pembelajaran budi pekerti semestinya tidak muncul sebagai suatu mata pelajaran, namun terserap sebagai muatan di setiap aktivitas pembelajaran yang didesain., Sylvi Dewajani, SPsi, Psikolog UGMRabu (2/5).

RESPONSI II I. Untuk menjadi orang yang baik berbagai cara yang harus dilakukan adalah: II. Untuk menjadi guru yang ideal berbagai cara yang harus dilakukan adalah : III. Untuk mencetak peserta didik yang baik berbagai cara yang harus dilakukan adalah : IV. Untuk memiliki pegawai / bawahan yang baik berbagai cara yang harus dilakukan adalah :

5 keberhasilan seseorang di masyarakat, Anak-anak yang mempunyai masalah dalam kecerdasan emosinya, akan mengalami kesulitan belajar, bergaul dan tidak dapat mengontrol emosinya. Daniel Goleman

6 Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan tiap akibat dari keputusan yang ia buat. Prof. Suyanto Ph.D

7 Pembentukan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional. Pasal I UU Sisdiknas tahun 2003 menyatakan bahwa di antara tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia.

8 Pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Menurut Thomas Lickona, tanpa ketiga aspek ini, maka pendidikan karakter tidak akan efektif.

pendidikan karakter yang baik  harus melibatkan pengetahuan yang baik (moral knowing),  perasaan yang baik atau loving good (moral feeling) dan  perilaku yang baik (moral action)

Bagan. Alur Pikir Pembangunan Karakter

18 Nilai Karakter 1. Religious 2. Jujur 3. Toleransi 4. Disiplin 5. Kerja keras 6. Kreatif 7. Mandiri 8. Demokratis 9. Rasa ingin tahu 10. Semangat kebangsaan 11. Cinta tanah air 12. Menghargai prestasi 13. Bersahabat/komunikatif 14. Cinta damai 15. Gemar membaca 16. Peduli lingkungan 17. Peduli sosial 18. Tanggungjawab

Paradigma Pendidikan Karakter 1. Pendidikan karakter adalah upaya penanaman nilai dan sikap, bukan pengajaran, sehingga memerlukan pola pembelajaran fungsional 2. Pendidikan karakter menuntut pelaksanaan oleh 3 (tiga) pihak secara sinergis, yaitu: orang tua, satuan/lembaga pendidikan, dan masyarakat 3. Materi dan pola pembelajaran disesuaikan dengan pertumbuhan psikologis peserta didik 4. Materi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal 5. Materi pendidikan karakter diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran lain

OLAH RASA DAN KARSA Bagan : Implementasi Nilai-Nilai

Bagan : Konfigurasi Pendidikan Karakter ramah, saling menghargai, toleran, peduli, suka menolong, gotong royong, nasionalis, kosmopolit, mengutamakan kepentingan umum, bangga menggunakan bahasa dan produk Indonesia, dinamis, kerja keras, dan beretos kerja bersih dan sehat, disiplin, sportif, tangguh, andal, berdaya tahan, bersahabat, kooperatif, determinatif, kompetitif, ceria, dan gigih beriman dan bertakwa, jujur, amanah, adil, bertanggung jawab, berempati, berani mengambil resiko, pantang menyerah, rela berkorban, dan berjiwa patriotik cerdas, kritis, kreatif, inovatif, ingin tahu, berpikir terbuka, produktif, berorientasi Ipteks, dan reflektif OLAH PIKIR OLAH HATI OLAH RASA/KAR SA OLAH RAGA

15 Beberapa negara yang telah menerapkan pendidikan karakter sejak pendidikan dasar di antaranya adalah; Amerika Serikat, Jepang, Cina, dan Korea

16 Pembentukan karakter melalui rekasyasa faktor lingkungan dapat dilakukan melalui strategi : 1.Keteladanan 2.Intervensi 3.Pembiasaan yang dilakukan secara Konsisten 4.Penguatan.

17 KETELADANAN RASULULLAH              Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah (QS al-Ahzab : 21)

18 Keteladanan Membina dari dalam Membina dari dalam Penekanan pada tujuan Penekanan pada tujuan Model Pembinaan Rasulullah Terhadap Umat

19 RESPONS III I.Untuk menjadi guru yang ideal hal-hal yang akan saudara lakukan adalah : II.Untuk menghasilkan peserta didik yang baik hal-hal yang akan saudara lakukan adalah :

20 1.Imajinasi, Intuisi, Nurani, Rasio, Naluri dan Indra 2.Intuisi, Nurani, Rasio, Naluri dan Indra 3.Nurani, Rasio, Naluri dan Indra 4.Rasio, Naluri dan Indra 5.Naluri dan Indra 6.Indra 1.Imajinasi, Intuisi, Nurani, Rasio, Naluri dan Indra 2.Intuisi, Nurani, Rasio, Naluri dan Indra 3.Nurani, Rasio, Naluri dan Indra 4.Rasio, Naluri dan Indra 5.Naluri dan Indra 6.Indra