APLIKASI PRAKTIS GENDER ANALSYSIS PATHWAY

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENERAPAN KEBIJAKAN ENERGI, APAKAH BIAS GENDER?
Advertisements

Teori Graf.
Bab 1 Pemasaran Mengatur Hubungan Pelanggan yang Menguntungkan
IMPLEMENTASI TEKNIK ANALISIS DALAM PENELITIAN BERPERSPEKTIF GENDER
START.
Katanya PEREMPUAN .... NEGATIF Lemah Tidak mampu bekerja keras Manja
Disampaikan Di STAIN Salatiga, 31 Mei 2011
GENDER ANALYSIS PATHWAY UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA SURAKARTA
Menunjukkan berbagai peralatan TIK melalui gambar
Pentingnya Data Terpilah dalam Pembangunan Manusia Berbasis Gender
PAU-PPAI-UT 1 2 Peserta dapat menjelaskan strategi pengembangan pendidikan tinggi Tujuan Instruksional Umum Tujuan Instruksional Khusus Peserta dapat.
DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
Tugas Praktikum 1 Dani Firdaus  1,12,23,34 Amanda  2,13,24,35 Dede  3,14,25,36 Gregorius  4,15,26,37 Mirza  5,16,27,38 M. Ari  6,17,28,39 Mughni.

PERANGKAT AKREDITASI SD/MI
SOSIALISASI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL.
PENILAIAN KINERJA PENGAWAS SEKOLAH
(GRAND DESIGN) PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KEPALA SEKOLAH
KESIAPAN SKPD DALAM IMPLEMENTASI ANGGARAN RESPONSIF GENDER
Konsep Seks dan Gender Katanya PEREMPUAN .... NEGATIF Lemah
VISI Pembangunan Pemberdayaan Perempuan
WORKSHOP INTERNAL SIM BOK
DISAMPAIKAN PADA SOSIALISASI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
PP Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif
HITUNG INTEGRAL INTEGRAL TAK TENTU.
STRATEGI PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN
ANALISIS PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS GENDER
PENGENALAN SNP, SPM DAN IMPLEMENTASI SPM
Anggaran Responsif Gender
Rabu 23 Maret 2011Matematika Teknik 2 Pu Barisan Barisan Tak Hingga Kekonvergenan barisan tak hingga Sifat – sifat barisan Barisan Monoton.
Position Paper Pengarusutamaan Gender Bidang Pendidikan
GENDER DAN PENDIDIKAN: Pengantar 90 menit
Luas Daerah ( Integral ).
PEMINDAHAN HAK DENGAN INBRENG
Fungsi Invers, Eksponensial, Logaritma, dan Trigonometri
KONSEP DAN PEMAHAMAN GENDER DALAM PENDIDIKAN
Hubungan Antar Pemerintahan
Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Ini
Peluang.
AREAL PARKIR PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA
MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
KINERJA SAMPAI DENGAN BULAN AGUSTUS 2013
PENGUJIAN HIPOTESA Probo Hardini stapro.
Bahan Kuliah IF2091 Struktur Diskrit
Algoritma Branch and Bound
Bahan Kuliah IF2120 Matematika Diskrit Oleh: Rinaldi Munir
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
Universitas Udayana.
• Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah•
Bahan Kuliah IF2120 Matematika Diskrit
KEJADIAN dan PELUANG SUATU KEJADIAN
Pohon (bagian ke 6) Matematika Diskrit.
PENDAFTARAN TANAH Pendaftaran Tanah (Pasal 1 angka 1 PP No.24 Th 1997)
KESETARAAN PEREMPUAN – LAKI-LAKI
GENDER DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN
PEMAPARAN PEMBERDAYAAN GENDER DAN ENERGI
LANGKAH-LANGKAH GENDER ANALYSIS PATHWAY (GAP) SEBAGAI SALAH SATU INSTRUMEN PPRG Perkumpulan Aksara RT. 01 Mojosari, Kalangan, Desa Baturetno, Banguntapan,
KONSEP GENDER DALAM KESEHATAN REPRODUKSI & KB BY : DEWI RINI ASTUTI ZEGA, SST.
BAPPEDA KABUPATEN CILACAP
PERSPEKTIF GENDER Oleh: Iwan Setiawan.
SEKS & GENDER.
PENGARUSUTAMAAN GENDER
PERSPEKTIF GENDER Oleh: Iwan Setiawan.
Disampaikan Oleh : Dr.Ir.Harsuko Riniwati,MP
Integrasi gender dalam sistim PERENCANAAN di DAERAH
GENDER DAN KAJIAN TENTANG PEREMPUAN
JEPARA,21 APRIL 1879 SAMARINDA, 21 APRIL 2016 (137) TAHUN.
PPt 3.2 ANALYSIS GENDER ”Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta mampu menjelaskan; Pengertian dan model-model Analisis Gender; dan menjelaskan model.
Pelatihan Tim Peningkatan Sekolah MCPM_AIBEP1 GENDER DALAM PENDIDIKAN 90 menit Pelatihan Tim Peningkatan Sekolah (TPS) SERI A.
Transcript presentasi:

APLIKASI PRAKTIS GENDER ANALSYSIS PATHWAY Disampaikan oleh: Ismi Dwi Astuti N Pusat Penelitian dan Pengembangan Gender (P3G)-LPPM UNS pada Pelatihan Gender Analysis Pathway untuk Konsultan Indonesia Australia Partnership in Basic Education di Malang, 15 Februari 2005

Tujuan Training Mendiskusikan bersama Konsep Gender, mencakup: pengertian gender, kesetaraan dan keadilan gender, ketidak adilan gender dan evaluasi kinerja pembangunan gender. Mendiskusikan bersama strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui Pengarusutamaan Gender (Inpres 9 tahun 2000), mecakup isi inpres, dan implikasi inpres terhadap Dinas pendidikan propinsi dan kabupaten dalam berkontribusi terhadap pendidikan yang adil dan setara. Mendiskusikan gender analysis pathway sebagai alat analisis gender untuk menghasilkan perencanaan kebijakan/program/ proyek/ kegiatan pembangunan responsif gender. Aplikasi penyusunan perencanaan pendidikan responsif gender dengan menggunakan Gender Analysis Pathway.

APA ITU GENDER ?

Identifikasi ciri ciri perempuan dan laki-laki ?. Identifikasi ciri-ciri mana yang bisa dipertukarkan dan yang tidak bisa dipertukarkan? Mengapa demikian? Mana yang dikategorikan seks dan gender ?

PERBEDAAN JENIS KELAMIN - GENDER JENIS KELAMIN (SEX) Perbedaan biologis laki-laki dan perempuan Berikut fungsi reproduksinya G E N D E R Perbedaan peran, fungsi, dan tanggungjawab laki-laki dan perempuan hasil konstruksi sosial * Buatan manusia * Tidak bersifat kodrat * Dapat berubah * Dapat ditukar * Tergantung waktu dan budaya setempat * Ciptaan Tuhan * Bersifat kodrat * Tidak dapat berubah * Tidak dapat ditukar * Berlaku sepanjang zaman & di mana saja Perempuan : Menstruasi, Hamil, Melahirkan & Menyusui. Laki-laki : Membuahi (spermatozoa)

LAKI-LAKI PEREMPUAN CIRI-CIRI BIOLOGIS LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN PRIMER - Penis - Kantung zakar - Buah zakar - Sperma - Prostat SEKUNDER - Bulu dada - Jakun - Suara Berat - Berkumis PRIMER - Vagina - Ovarium (Indung Telur) - Ovum (Sel telur) - Uterus (Rahim) - Menstruasi SEKUNDER - Kulit halus - Suara halus - Dada besar LAKI-LAKI PEREMPUAN

APA KOMENTAR ANDA?

PEMBEDAAN SIFAT, FUNGSI, RUANG, DAN PERAN GENDER DALAM MASYARAKAT LAKI-LAKI SIFAT Maskulin Feminim FUNGSI Produksi Reproduksi RUANG LINGKUP Publik Domestik TANGGUNG JAWAB Nafkah utama PEREMPUAN Nafkah tambahan

BAGAIMANA PROSES SOSIALISASI BERLANGSUNG? Keluarga Interpretasi Agama Sekolah Media Massa Masyarakat Negara Tempat Kerja, dll.

Apakah Gender itu Masalah? Gender tidak menjadi masalah apabila dilakukan secara adil karena akan menguntungkan kedua belah pihak. Gender menjadi masalah apabila terjadi ketidak adilan gender, antara lain: Terjadi ketimpangan gender salah satu jenis kelamin dirugikan salah satu jenis kelamin dibedakan derajatnya salah satu jenis kelamin dianggap tidak mampu salah satu jenis kelamin diperlakukan lebih rendah salah satu jenis kelamin mengalami ketidakadilan gender Yang disebabkan oleh penilaian-penilaian yang berat sebelah karena faktor jenis kelaminnya.

Bagaimana evaluasi kinerja pembangunan Gender? Indikator Makro Kesenjangan Gender: Gender Development Index (GDI): mengukur kesenjangan gender dilihat dari bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Gender Empowerment Measures (GEM): mengukur kesenjangan gender dalam hal keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan

KOMPONEN GDI GENDER DEVELOPMENT INDEX (GDI) Sumbangan Pendapatan Angka Melek Huruf Orang Dewasa Rata-Rata Usia Harapan Hidup Rata-rata Lama Pendidikan Indeks Kesehatan Indeks Pendidikan Indeks Perekonomian GENDER DEVELOPMENT INDEX (GDI)

GENDER EMPOWERMENT MEASURES (GEM) KOMPONEN GEM POLITIK: Anggota Parlemen EKONOMI: Tenaga Profesional Manajer Angkatan Kerja Rata-Rata Upah di Sektor non Pertanian GENDER EMPOWERMENT MEASURES (GEM)

GDI Jawa Timur dan Yogyakarta 2002 KOMPONEN GDI Jawa Timur GDI Yogyakarta L P Usia harapan hidup 63,5 67,4 69,0 72,9 Melek huruf dewasa 88,6 74,5 93 78,3 Rata-rata lama pendidikan 6,7 5,3 8,8 7,1 Proporsi angkatan kerja 60,9 39,1 54,4 45,6 Indeks/Ranking 53,2 Ranking 23 66,4 Ranking 1

Lakukan Analisis Gender 1. identifikasi kesenjangan gender (peran, akses, kontrol dan manfaat yang diperoleh). 2. Apa latar belakang terjadinya kesenjangan gender? 3. Apa permasalahan yang timbul sebagai akibat adanya kesenjangan gender?. 4. identifikasi langkah-langkah/ tindakan intervensi yang diperlukan?.

MANIFESTASI: Subordinasi Marjinalisasi Beban Ganda Kekerasan HASIL: TERJADI KETIDAKADILAN GENDER (Disebut demikian apabila salah satu jenis kelamin berada dalam keadaan tetinggal dibandingkan jenis kelamin lain). MANIFESTASI: Subordinasi Marjinalisasi Beban Ganda Kekerasan Stereotype

APA KESETARAAN DAN KEADILAN GENDER? suatu kondisi yang setara dan seimbang antara laki-laki dan perempuan dalam memperoleh peluang/ kesempatan, partisipasi, kontrol dan manfaat pembangunan, baik didalam maupun diluar rumah tangga.

Apa upaya menuju KESETARAAN DAN KEADILAN GENDER? INPRES NO. 9/ 2000 PRESIDEN RI MENGINTRUKSIKAN UNTUK: Melaksanakan pengarusutamaan gender guna terselenggaranya penyusunan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional yang berspektif gender sesuai dengan bidang tugas dan fungsi serta kewenangan masing-masing.

APA PENGARUSUTAMAAN GENDER ITU ? strategi mencapai kesetaraan dan keadilan gender Melalui kebijakan dan program yang responsif gender (memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki) Kedalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi Dari seluruh kebijakan dan program di berbagai bidang kehidupan dan pembangunan

? APA KEUNTUNGAN MENYELENGGARAKAN PUG Dapat diidentifikasi apakah laki-laki & perempuan Memperoleh akses yang sama kepada sumberdaya pembangunan ; Berpartisipasi yang sama dalam proses pembangunan, termasuk proses pengambilan keputusan ; Memiliki kontrol yang sama atas sumber daya pembangunan; dan Memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan;

APA KONDISI AWAL DAN KOMPONEN KUNCI YANG DIPERLUKAN BAGI PELAKSANAAN PUG ? KONDISI AWAL KOMPONEN KUNCI 1. Komitmen politik 2. Kerangka kebijakan Data dan Statistik Gender Kelembagaan/Struktur Gender analysis Skill Alat dan Sistem Monev K I E Peran serta Masyarakat 3. Struktur dan mekanis-me Pemerintah 4. Sumber Daya 5. Sistem informasi dan data 6. Alat analisis 7. Masyarakat madani

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI PENDIDIKAN DASAR PUG: JALUR DAN JENJANG PENDIDIKAN PENDIDIKAN MENENGAH PENDIDIKAN TINGGI PENDIDIKAN NON FORMAL PENDIDIKAN IN-FORMAL

TARGET DAKAR (EFA) Menjamin bahwa menjelang tahun 2015 semua anak, khususnya anak perempuan, anak-anak dalam keadaan yang sulit dan mereka yang termasuk etnik minoritas, mempunyai akses pada dan menyelesaikan pendidikan dasar yang bebas dan wajib dengan kualitas yang baik. Mencapai perbaikan 50% pada tingkat keniraksaraan orang dewasa menjelang tahun 2015, terutama bagi kaum perempuan, dan akses yang adil pada pendidikan dasar dan pendidikan berkelanjutan bagi semua orang dewasa. Penghapusan disparitas/ kesenjangan gender pada pendidikan dasar dan menengah pada tahun 2005 dan mencapai kesetaraan gender dalam pendidikan menjelang tahun 2015 dengan fokus pada kepastian sepenuhnya bagi anak perempuan terhadap akses dalam memperoleh pendidikan dasar yang bermutu.

Gender Analysis Pathway (GAP) Pengertian: merupakan salah satu alat analisis gender yang dapat membantu para perencana dalam melakukan pengarusutamaan gender dalam perencanaan kebijakan atau program pembangunan. Metode ini dimaksudkan untuk mengetahui kesenjangan gender dengan melihat aspek akses, peran, manfaat dan kontrol yang diperoleh laki-laki dan perempuan dalam program-program pembangunan. Dengan GAP dapat diidentifikasi kesenjangan gender dan permasalahan gender serta sekaligus menyusun rencana/kebijakan/ program/ proyek/ kegiatan yang ditujukan untuk memperkecil atau menghapus kesenjangan gender tersebut.

Gender Analysis Pathway - GAP I. ANALISIS KEBIJAKAN GENDER Gender Analysis Pathway - GAP 1 Tujuan Kebijakan 2 Data Pembuka Wawasan (Terpilah Berdasar seks) Kuanitatif Kualitatif II. FORMULASI KEBIJAKAN GENDER III. RENCANA TINDAK KEBIJAKAN GENDER 5 Tujuan Kebijakan Gender Apa yang harus dilakukan untuk mengurangi kesenjangan? 7 Kegiatan PELAKSANAAN PEMANTAUAN & EVALUASI 3 Faktor-faktor Kesenjangan Akses Partisipasi Kontrol Manfaat 8 Sasaran 6 Indikator Gender 4 Isu Gender Kesenjangan apa, di mana, mengapa

1 PROPENAS/PROPEDA, REPETA/REPETADA, RENSTRA, KEBIJAKAN SEKOLAH, dll: apakah formulasinya : Netral Gender Bias Gender Responsif Gender ANALISIS TUJUAN/ SASARAN KEBIJAKAN/PROGRAM/ PROYEK/KEGIATAN

2 data kuantitatif kualitatif Tujuan: SAJIKAN DATA/INFORMASI PEMBUKA WAWASAN: data kuantitatif kualitatif (Data harus relevan dengan Langkah 1). 2 Tujuan: Menunjukkan ada/tidaknya kesenjangan gender Menunjukkan bagaimana kebijakan saat ini memberi dampak berbeda Menunjukkan pada Perencana Tentang adanya Kesenjangan karena perbedaan pengalaman, aspirasi dan permasalahan antara perempuan

ISU-ISU GENDER BIDANG PENDIDIKAN I. Akses (perluasan & pemerataan): Angka Melek Huruf, Angka Partisipasi Sekolah, Angka Partisipasi Murni, Angka Partisipasi Kasar. II. Mutu dan Relevansi Pendidikan: Materi bahan ajar, Pemisahan gender (gender segregation) dalam jurusan atau program studi. III. Manajemen Pendidikan: Proporsi perempuan terhadap laki-laki dalam perumusan kebijakan & pengambilan keputusan  pejabat struktural, kepala sekolah, dll.

Faktor-faktor penyebab Diisi dengan faktor penyebab kesenjangan dilihat dari aspek : Akses Kontrol Peran/partisipasi Manfaat Analisis Faktor-faktor penyebab kesenjangan gender 3

4 Diisi dengan isu gender secara rinci : Apa yg dijelaskan oleh faktor kesenjangan. Dimana letak kesenjangan (di kebijakan,di program,atau di komunitas (internal lembaga eksternal lembaga) Mengapa terjadi kesenjangan Bagaimana kesenjangan terjadi Apa akar permasalahannya Apakah ada kontribusi kebijakan dlm kejadian ketidak setaraan gender Isu Kesenjangan gender 4

TAHAP KEDUA FORMULASI KEBIJAKAN RESPONSIF GENDER ( 2 langkah ) 1 2 Indikator Gender ( alat ukur keberhasilan ) Kuantitatif kualitatif Perumusan kembali kebijakan program/ proyek/kegiatan yang responsif gender

TAHAP KETIGA RENCANA AKSI YANG RESPONSIF GENDER 1 2 RENCANA AKSI SASARAN

TAHAP KEEMPAT PELAKSANAAN PROSES PELAKSANAAN DARI KEGIATAN/RENCANA AKSI YANG TELAH DIRANCANG

TAHAP KELIMA MONITORING DAN EVALUASI DILAKUKAN PADA SEMUA TAHAPAN DAN LANGKAH-LANGKAH

Curriculum Vitae Nama : Dra. Ismi Dwi Astuti N, M.Si Pendidikan S1 Administrasi Negara Fisip UNS S2 Administrasi Negara-UGM Pekerjaan Dosen S1 FISIP UNS Dosen S2 Magister Administrasi Publik (MAP) UNS Kepala Pusat Penelitian Dan Pengembangan Gender-LPPM UNS Jabatan Lain Anggota Kelompok Kerja Pendidikan Adil Gender-Depdiknas Pusat Alamat Pusat Penelitian Dan Pengembangan Gender LPPM UNS Kampus Kentingan Jl. Ir. Sutami 36 A Surakarta Telp/ fax kantor: (0271) 632916; HP 081 2262 3959: R: (0271) 825897 E-mail: ismi@fisip.uns.ac.id

PENUTUP Persoalan yang muncul dan memerlukan penanganan sistematis, terarah dan terencana adalah soal kesederajatan dan memerlukan pemberdayaan terhadap semua jenis kelamin. LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN MEMANG BEDA, TETAPI TIDAK UNTUK DIBEDA- BEDAKAN

BAHAN LATIHAN: 1. Lakukan aplikasi GAP pada muatan bahan ajar berikut:

2. Lakukan Aplikasi GAP pada kasus berikut: APS Pr Lk Disparitas 7-12 97,61 95,96 1,65 13-15 80,95 83,82 -2,87 16-18 53,37 58,21 -4,84

3. Lakukan Aplikasi GAP pada kasus berikut: Eselon Pr Lk Disp II 8,76 91,24 -82,48 III 17,59 82,41 64,8 IV 21,20 78,80 57,60

Profil guru : jenjang Pr Lk Disp SD 55 45 10 SLTP 44 56 -12 SLTA 40 60 -20

IDENTIFIKASI KEBIJAKAN PROGRAM/PROYEK/KEGIATAN (K/P/PK) YANG PADA SAAT INI BERDASARKAN PROPENAS/RENSTRAREPETA (P/R/R) MODEL : GAP LK - 1 NO KEBIJAKAN/PROGRAM/KEGIATAN PROYEK SAAT INI (K/P/P/K) TUJUAN UMUM SASARAN INDIKATOR (1) (2) (3) (4) (5) Pilih K/P/P/K yang akan dianalisis berdasarkan P/R/R saat ini Tulis tujuan dari K/P/P/K Tulis sasaran dari K/P/P/K Tulis Indikator dari K/P/P/K

DATA KUANTITATIF DAN ATAU KUALITATIF (Terpilah) UNTUK PEMBUKA WAWASAN MODEL : GAP LK - 2 NO DATA SUMBER DATA BENTUK (1) (2) (3) (4) Tulis data yang berkaitan dengan K/P/P/K Saat ini Tulis sumber data yang jelas seperti hasil sessus, susenas, penelitian, laporan dll Tulis bentuk data baik dalam bentuk kuantitatif maupun kualitatif

DATA KUANTITATIF DAN ATAU KUALITATIF (Terpilah) UNTUK PEMBUKA WAWASAN MODEL : GAP LK - 2 NO DATA SUMBER DATA BENTUK (1) (2) (3) (4) Tulis data yang berkaitan dengan K/P/P/K Saat ini Tulis sumber data yang jelas seperti hasil sessus, susenas, penelitian, laporan dll Tulis bentuk data baik dalam bentuk kuantitatif maupun kualitatif

ANALISIS GENDER DI ISI (-) = Tidak ada (=/-) = Kecil (+) = Ada MODEL : GAP LK - 3 NO KEBIJAKAN/PROGRAM/PROYEK KEGIATAN AKSES PERAN KONTROL MANFAAT KETERANGAN LK PR (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) DI ISI (-) = Tidak ada (=/-) = Kecil (+) = Ada (++) = Banyak (+++) = Bnyk LK LK = Laki-laki PR = Perempuan Tuliskan K/P/P/K Seberapa jauh perbedaan akses antara K & PR dlm K/P/P/K Seberapa jauh perbedaan Peran/Partisipasi LK&PR dlm K/P/P/K Seberapa jauh perbedaan kontrol atau pengambilan keputusan antara LK&PR dlm K/P/P/K Seberapa jauh perbedaan Manfaat yg duterima LK&PR dlm K/P/P/K ALAT UNTUK OBSEVASI LAPANGAN

ANALISIS KESENJANGAN GENDER MODEL : GAP LK – 3a NO K/P/P/K FAKTOR KESENJANGAN KESENJANGAN AKSES PERAN/ PARTISIPASI KONTROL MANFAAT (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Tuliskan K/P/P/K sesuai LK – 3 Kolom 2 Tuliskan dalam bentuk kalimat berdasarkanLK-3 & 4,5 & 6,7 & 8,9 & 10 Simpulkan masalah kesenjangan gender berdasarkan 4 faktor tersebut

MASALAH KESENJANGAN GENDER KLASIFIKASI KESENJANGAN ISU GENDER MODEL : GAP LK - 4 NO MASALAH KESENJANGAN GENDER PENYEBAB KLASIFIKASI KESENJANGAN ISU GENDER FAKTOR SOSBUD FAKTOR AGAMA FAKTOR EKONOMI LAIN-LAIN (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Sesuai dengan LK-3a Kolom 7 Tulis faktor penyebab kesenjangan sesuai dengan masalah yang ada (dalam bentuk kalimat) Pilih bentuk2 kesenjangan yg diakibatkan oleh diskriminasi,stereotipe,subordinasi,marginalisasi, kekerasan dan beban ganda (over burden) Rumuskan isu gender keterlibatan kolom 7 & 2

FORMULASI KEBIJAKAN BARU MODEL : GAP LK - 5 NO ISU GENDER REFORMULASI KEBIJAKAN PROGRAM/PROYEK RINCIAN KEGIATAN (1) (2) (3) (4) Tuliskan isu gender seperti dalam LK-4 kolom 8 Tuliskan rumusan dan kebijakan K/P/P/K baru untuk mengurangi/menghapuskan kesenjangan gender berdasarkan isu gender Tuliskan rincian kegiatan dari LK-5 kolom 3

IDENTIFIKASI INDIKATOR GENDER MODEL : GAP LK - 6 NO KEBIAJAKN/PROGRAM/KEGIATAN TUJUAN INDIKATOR GENDER LAMA BARU (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Dari LK1 kolom 2 Dari Reformulasi LK-5 kolom 3 Dari LK – 1 kolom 3 Tetapkan yg responsif gender Tuliskan indikator berdasarkan LK-1 kolom 5 Tentukan indikator gender yg akan dicapai

PENYUSUNAN RENCANA AKSI MODEL : GAP LK - 7 NO PROGRAM/KEGIATAN TUJUAN SASARAN PELAKSANA WAKTU TEMPAT (1) (2) (3) (4) (5) (6) (8) Lihat Lk – 6 kolom 3 Lihat LK-6 kolom 5 Tentukan pelaksana program/kegiatan Tentukan waktu pelaksanaan Tentukan tempat pelaksanaan

ANALISIS GENDER MODEL : GAP LK - 8 No Kebijakan/ Program/Proyek/ Kegiatan Data Pembuka Wawasan Masalah kesenjangan Isu Gender Reformulasi K/P/P/K Indikator sasaran LK-1 kolom 2 LK-2 kolom 2 Lk-3a kolom 7 LK-4 kolom 8 LK-5 kolom 3 LK-5 kolom 4 LK-6 kolom 7 Tentukan Sasaran