CALL CENTRE KABUPATEN WONOSOBO

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA
Advertisements

IMPLEMENTASI E-CATALOGUE OBAT Tahun 2014
KEBIJAKAN PELAYANAN KES DASAR DALAM PROGRAM JAMKESMAS TAHUN 2008
Membangun Strategi Businnes 2
KEBIJAKAN PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN
PENGANTAR PERTOLONGAN PERTAMA
Komponen Dan Model Sistem Informasi
Petunjuk Diskusi Kelompok Rapat Kordinasi Teknis Riset Fasilitas Kesehatan 2011 Tingkat Provinsi.
Aplikasi Teknologi Informasi Dalam Pendidikan
Kelompok B Nagan Raya Bangkalan Dompu Lombok Barat LombokTimur Bombana
Aplikasi Teknologi Informasi Dalam Pendidikan
Sistem Informasi Kesehatan
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
VISI DAN MISI SANITASI KABUPATEN JOMBANG
PANDUAN.
Alur Penanganan Tanggap Darurat Bencana Di Bidang Pendidikan
PERANAN ICT DALAM PELAYANAN GAWAT DARURAT
DISAMPAIKAN : DIREKTUR BINA OBAT PUBLIK DAN PERBEKALAN KESEHATAN
OLEH : Akmal Hidayat, S.ST
KEBIJAKAN DANA ALOKASI KHUSUS PELAYANAN KEFARMASIAN
SPGDT SISTEM PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT TERPADU
POSKO LAPANGAN DAN SATGAS SAR
Keadaan Umum Jabar Jumlah Kabupaten/Kota : 26
SISTEM KEAMANAN JARINGAN (Firewall)
MOBILE COMMERCE AND PERVASIVE COMPUTING
Progres JARDIKNAS dan PENgembangannya
dr. Kristiani, SU PUSKESMAS SALAM, KABUPATEN MAGELANG
Telekomunikasi, Jaringan dan Internet
KOMPUTER DAN PEMERINTAHAN
AKREDITASI RUMAH SAKIT bidang ADMINISTRASI & MANAJEMEN
RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN
PERANAN ICT DALAM PELAYANAN GAWAT DARURAT
SISTEM INFORMASI PENANGGULANGAN KRISIS AKIBAT BENCANA
Pengelolaan Data Prioritas Pada Aplikasi Komunikasi Data
Sikda PENGELOLAAN DATA INFORMASI SOFTWARE.
OPTIMALISASI BOK DALAM PROGRAM PAMSIMAS/STBM TAHUN 2017
Pertemuan 18 Pelayanan Berbasis TI aman dan dipercaya
Hasil Diskusi KELOMPOK SIAGA
SUMBER DATA SISTEM INFORMASI KESEHATAN NASIONAL
UPAYA KESEHATAN RUJUKAN
PENANGANAN BENCANA NASIONAL
Audit ERP (Evaluasi Teknis)
Disampaikan pada Rapat Koordinasi FPK2PA Kabupaten Gunungkidul
Tipe Sistem Mobile Computing
Telecommunications, the Internet, and Wireless Technology
JAMPERSAL Kelompok 2.
Oleh Umar Muhammad, ST., MT.
Ekky Rizky K Rizky Rahmat R
MOBILE COMMERCE Materi Pertemuan 11 & 12.
1. Penyediaan informasi yang dapat diakses masyarakat
TCP/IP TCP/IP adalah sekumpulan protokol yang terdapat di dalam jaringan komputer (network) yang digunakan untuk berkomunikasi atau bertukar data antar.
SISTEM INFORMASI NASIONAL (SIKNAS) Dan SIKDa
Membangun Sistem Informasi ERP
Membangun Sistem Informasi ERP
04 Membangun Sistem Informasi ERP Tahapan SDLC Hata Maulana, M.T.I.
PERANAN ICT DALAM PELAYANAN GAWAT DARURAT
04 Membangun Sistem Informasi ERP Tahapan SDLC Hata Maulana, M.T.I.
PENANGGULANGAN BENCANA DI INDONESIA
PERAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA
BIDANG PELAYANAN KESEHATAN
KEBIJAKAN KESEHATAN PMI
DASAR Amanat UU Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan dalam Pasal 47, Pasal 48 dan Pasal 50. (terkait kelembagaan) serta Pasal 87.
Materi 8: SISTIM KOMANDO TANGGAP DARURAT BENCANA
Materi 3 MANAJEMEN OPERASI TANGGAP DARURAT
MOBILE COMMERCE Materi Pertemuan 11 & 12.
LOCATION BASE SERVICE Peremuan 11.
PEDOMAN SISTEM INFORMASI PENANGGULANGAN KRISIS AKIBAT BENCANA PUSAT PENANGGULANGAN KRISIS DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA 2008.
Dasar Hukum : 1. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Pasal 18 Tentang Penanggulangan Bencana 2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2008 Tentang.
SISTEM INFORMASI KESEHATAN DI PEMERINTAHAN DAERAH
Oleh : Dahlan Yusuf, ST. M.Sc Kepala Bidang Rehab dan Rekon BPBD Kota Tidore Kepulauan BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KOTA TIDORE KEPULAUAN TAHUN.
Transcript presentasi:

CALL CENTRE KABUPATEN WONOSOBO 0286119

PENDAHULUAN Call Center: Istilah dalam industri untuk suatu pusat telepon dalam perusahaan telepon yang menangani layanan seperti dukungan pelanggan, tanggap darurat, layanan penjawab telepon, telemarketing dll. Merupakan suatu kantor informasi yang terpusat yang digunakan untuk tujuan menerima dan mengirimkan sejumlah besar permintaan melalui telepon. DINAS TERKAIT Call Center Customer

Call Center 119 Call Center yang disediakan untuk mendukung pelayanan gawat darurat medik (Emergency Medical Services / EMS) dalam Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu.

FUNGSI Menghubungkan orang yang mempunyai masalah (gawat darurat medik) dengan personel (fasilitas kesehatan/ tenaga kesehatan) yang dapat membantu memecahkan masalah tersebut secara paling efektif. Menyediakan dan mengirimkan informasi penting yang dibutuhkan secara tepat waktu dan efisien Pusat komunikasi dan bentuan pertolongan dalam keadaan bencana, kejadian luar biasa, dal gawat darurat

TUJUAN Menjamin penanganan yang efektif dari satuan pelayanan gawat darurat , bencana , KLB dalam merespons kebutuhan masyarakat dalam waktu yang singkat.

KONSEP CALL CENTRE SPGDT Sistem penanggulangan gawat darurat terpadu mendukung dan merupakan tugas pemerintah untuk melindungi harta dan jiwa dari rakyat. Berbasis integrasi teknologi modern

KONSEP Meningkatkan efisiensi dalam menerima dan menangani panggilan gawat darurat, pengendalian dan pemantauan, keamanan pencatatan dari semua kegiatan operasional.

Arsitektur sistem Terdiri dari 5 layer dari bawah ke atas: Infrastructure Layer, Data Layer, Applications Layer, Communication Layer dan Users Layer

Infrastructure Layer: Terdiri dari computer hardware (Servers, desktops, peripheral devices, UPS, dll.); infrastruktur bangunan ( ruang-ruang server, control centers, dll.) infrastruktur jaringan (pengkabelan, switchers, routers, fiber optic channels, dll.)

DATA LAYER Tersusun dari database yang diperlukan seperti database Sistem Informasi Geografis (peta rujukan, road maps, citra resolusi tinggi) database untuk menyimpan logs dan record gawat darurat yang lalu atau yang sedang terjadi, dan juga database terkait lainnya serta database sistem untuk mengelola konfigurasi IERMS.

Application Layer Mengintegrasikan semua modul yang digunakan dalam sistem penanggulangan gawat darurat terpadu termasuk interface (antar muka) dengan external system yang ada (seperti GSM/GPRS, CCTV, GIS, Sistem navigasi dll.).

Communication Layer: Piranti komunikasi yang tersedia baik jaringan telepon untuk komunikasi publik (mobile phone, fixed line, VoIP system) maupun paket jaringan radio dan telepon yang tersedia untuk tugas khususn (seperti sistem jaringan nirkabel kepolisian) dapat diintegrasikan ke dalam sistem ini.

Users Layer Semua pengguna yang mengakses sistem. Bisa dibagi menjadi 5 kelompok sesuai dengan peran mereka: Publik (meminta pertolongan atau melapor kejadian) Operator (menerima dan memproses panggilan) Supervisor (mengendalikan sistem dan mengoreksi kesalahan bila diperlukan) Dispatcher (menugaskan respons unit gawat darurat dan mengendalikan proses) Respons unit ( yang berurusan dengan keadaan darurat dan memberikan umpan balik)

RENCANA CALL CENTRE KABUPATEN WONOSOBO

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN Tempat call centre Sarana prasarana, tenaga Biaya operasional , pelayanan Sistem/ prosedur tetap Pengaturan / roadmap Tim terpadu Persiapan : pelatihan, lonching dll

TEMPAT CALL CENTER – alternatif tempat DINAS KESEHATAN PMI RSU

SARANA PRASARANA , TENAGA HARDWARE DAN SOFTWARE CALL CENTER AMBULANCE standar ? RSU,RSI,PKU,LANTAS,PMI PUSKESMAS : 9 SWASTA : BMT SARANA OPERATOR : 4-5 ORG TEHNIS TENAGA

BIAYA BIAYA OPERASIONAL APBD DONATUR PELAYANAN BPJS

ALUR RUJUKAN . TKP RSUD RS RUJUKAN KAB RSI : ADINA : PUSKESMAS PKU : CALL CENTER 0286 119 TKP

NUMBER OFF CALLING CALL CENTRE : 0286 119 RSUD SETJONEGORO : 324933 RSI WONOSOBO : 322961 RSIA ADINA : 321301 PKU MUHAMMADIYAH ? Puskesmas : BPBD POLRES KODIM

DRAFT TIM SPGDT KABUPATEN WNSB NO NAMA JABATAN 1 Bupati Wonosobo Pelindung 2 Sekretaris Daerah penasehat 3 Ka BPBD Ketua 4 Ka Dinkes Wkl Ketua 1 5 Direktur RSUD Wkl Ketua 2 6 Kabag Kesra Sekretaris 7 Kbid Yankes Wkl Sekretaris 8 Bidang Yankes Koord Rujukan sehari 2 9 BPBD Koordinator Bencana 10 Polres Koordinator Kecelakaan 11 Bidang P2 Koordinator KLB

NO KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN PENANGGUNG JAWAB 1 Membangun Tempat Call Center Juli – Agustus 2014 DINKES 2 Rekruitmen dan pelatihan petugas Agustus 2014 DINKES, RSU, ,BPBD, 3 Membuat Draft sistem Rujukan DINKES, RSU, PMI,BPBD, 4 Membuat ROAD MAP Juli – Agustus 2014 PMI,BPBD, DISHUB INFO, DAMKAR 5 Pemenuhan Sarana dan Prasarana BAPEDA, KESRA, 6 Rencana Launching November 2014 Semua TIM 7 Launching November 2014

Kebutuhan dana Call center : APBD 2 DKK Pelatihan , rapat : Rp.10.000.000 Sarpras call center : Rp. 20.000.000 Sarpras ambulance : masing-masing SKPD Honor Tenaga :

Matur suwun Terima kasih