Kontrak Pembelajaran & Garis-Garis Besar Program Pembelajaran

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK
Advertisements

BUKU 2.03 APLIKASI PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Workshop Wakasek Kurikulum
KONTRAK PERKULIAHAN Nama Mata Kuliah : Geologi Teknik SKK1013
Seminar Masalah Internasional
KONTRAK PERKULIAHAN Judul Mata Kuliah : Perekonomian Indonesia
REKONSTRUKSI MATA KULIAH
Metode Pembelajaran (Konvensional)
Apa yang dimaksud dengan pembelajaran diperguruan tinggi?
PERENCANAAN BEBAN KERJA DOSEN BERBASIS SERTIFIKASI DOSEN DAN JABATAN FUNGSIONAL WAKIL REKTOR 1.
KOMPETENSI LULUSAN dan SPESIFIKASI PROGRAM STUDI
KEBIJAKAN KULIAH KERJA NYATA (KKN)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING )
On servis ke 2 KKG BERMUTU Sabtu,30 oktober 2010.
Pelembagaan Pembangunan
Pelembagaan Pembangunan
KONTRAK PEMBELAJARAN DAN
Kontrak Pembelajaran & (GBPP) Mata Kuliah Perilaku Organisasi
BEHAVIOUR CHANGE COMMUNICATION (BCC)
PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI
Oleh Yuriani, M.Pd Titin Hera Widi, M.Pd
Kontrak Pembelajaran &
Materi Kuliah 01 METODOLOGI PENELITIAN Progdi TEKNIK INFORMATIKA Semester Genap TA This template is in wide-screen format and demonstrates how transitions,
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
PERAN KKN-PPL DALAM PEMBENTUKAN PROFESIONALISME GURU
KONTRAK PEMBELAJARAN DAN
Rachmat Kriyantono, Ph.D
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
Pengantar Perkuliahan Teori Komunikasi
KEBIJAKAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR BERBASIS KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PPG KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
DOKUMEN MUTU UM PALANGKARAYA 2014
MATA KULIAH SEMINAR TUJUAN MATA KULIAH SEMINAR , 2 SKS DIMAKSUDKAN UNTUK MEMBEKALI MAHASISWA AGAR TERBIASA MENGEMUKAKAN PENDAPAT DAN MENYELESAIKAN MASALAH.
Kuliah Metodologi Penelitian Akupunktur
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN
IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)
PERGURUAN TINGGI IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMIN MUTU INTERNAL
J Refleksi Pembelajaran dan Tindak Lanjutnya Melalui PTK
RENCANA PEMBELAJARAN MK KEWIRAUSAHAAN II
Tugas-Kewajiban & Peran Senat Akademik UI dan Isu terkait
KRITERIA PENILAIAN AIPT
Skripsi, tesis & disertasi
RISET PEMASARAN AUDITA NUVRIASARI.
TEORI KOMUNIKASI ©Tri Nugroho Adi
BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM StUdI magister UNIKOM
Sistem informasi manajemen dan keuangan
SILABUS MANAJEMEN STRATEGI
01.1 Hari-1 Sesi-1 Pendahuluan.
Metodelogi Penelitian
USULAN PENELITIAN SKRIPSI
MANAJEMEN STRATEGIK PENYELESAIAN SOAL CASE STUDY
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
PARTISIPASI MASYARAKAT
Universitas Negeri Semarang
Kontrak Perkuliahan BIMBINGAN KONSELING
Rekontruksi matakuliah
PENGEMBANGAN DAN PENGORGANISASIAN MASYARAKAT
Rekontruksi Matakuliah
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN MODEL PEMBELAJARAN.
(Silabus, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Kontrak Perkuliahan)
PENYUSUNAN STANDAR SPMI perguruan tinggi
Modul 4 - TOT RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
Rencana Pembelajaran Semester berbasis Learning Outcome
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN MODEL PEMBELAJARAN.
KRITERIA PENILAIAN STANDAR 5 :
PEMBEKALAN PLP Tim PPL.
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH / BLOK BERDASARKAN
BUKU 2.03 APLIKASI PENELITIAN TINDAKAN KELAS Dra.M.Th.S.R.Retnaningdyastuti, M.Pd.
JURUSAN MANAJEMEN PROGRAM STUDI KEWIRAUSAHAAN
Transcript presentasi:

Kontrak Pembelajaran & Garis-Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) Mata Kuliah Pelembagaan Pembangunan

A. Karakteristik Mata Kuliah Pelembagaan Pembangunan Program : S1 Ane Fisip Unsoed Tahun Akademik : 2008/2009 Semester : VI/Genap Nama Mata Kuliah: Pelembagaan Pembangunan Nomor Kode/SKS : SPA 311 (3 SKS) Pengampu : Dr. Slamet Rosyadi Tobirin, S.Sos, M.Si

B. Deskripsi Singkat Fokus dari mata kuliah ini adalah : Pemahaman tentang teori, konsep pelembagaan pembangunan dan implementasi dinegara-negara dunia ketiga. Mengidentifikasi unsur-unsur pelembaggaan pembangunan sebagai upaya transformasi sosial dalam pembangunan Pengembangan pelembagaan pembangunan dalam berbagai bidang kajian strategis kebijakan pembangunan. Mengkaji berbagai konsep partisipasi, empowerment, kapital sosial, kemandirian lokal, dalam pembangunan berkelanjutan. Dimensi masyarakat lokal, berkaitan dengan nilai, budaya, sebagai organisisi lokal yang melembaga

C.Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, mahasiswa dapat memahami konsep, unsur dan dimensi pelembagaan pembangunan secara teori dan implementasinya, Memahami dan mengkritisi kegagalan pembangaunan, sudut pandang dan dimensi pelembagaan pembangunan Solusi pemikiran dalam pelembagaan pembangunan yang lebih menitikberatkan pada logika dimensi pembangunan manusia, partisipasi dan pemberdayaan Mampu merumuskan alternatif kebijakan dalam pembangunan sebagai upaya mengembangkan pemikiran mengatsai kegagalan pembangunan dengan

D.Manfaat Pembelajaran 1. Manfaat Langsung Mahasiswa dapat memahami konsep pelembagaan pembangunan mampu menganalisis berbagai dimensi yang berkaitan dengan pelembagaan pembangunan Meningkatkan kemampuan dalam solusi alternatif berbagai problem pelembagaan pembangunan melalui case study/stula 2. Manfaat Tidak Langsung Membantu untuk berpikir cerdas dan mampu menganalisis yang menyangkut isu-isu kontemporer dalam pelembagaan pembangunan Membantu mahasiwa memiliki responsibilitas terhadap permasalahan pembangunan dengan sudut pandang pelembagaan pembangunan. Membantu mahasiswa menemukan ide gagasan dalam tugas akhir berkaitan dengan isu-isu pelembagaan pembangunan

F. Evaluasi Dan Monitoring a. Monitoring internal, pengampu mata kuliah (dosen) wajib menyelenggarakan monitoring proses belajar mengajar. Maksud kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang disampaikan pada perkuliahan pada saat itu, dengan cara: 1) Diskusi atau tanya jawab; 2) Memberikan quis dan ; 3) memberikan angket berkenaan dengan mutu proses belajar mengajar kepada mahasiswa pada saat akhir masa perkuliahan. b. Monitoring eksternal (kelembagaan), fakultas atau jurusan secara terprogram/pereodik mengadakan monitoring terhadap proses belajar mengajar pada setiap semester. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi lembaga untuk mengadakan pembinaan dan perbaikan sarana prasarana penunjang proses belajar mengajar. Cara menyelenggarakan monitoring eksternal antara lain: 1) Pimpinan fakultas dibantu Tim monitoring universitas mengadakan kunjungan pada saat berlangsungnya perkuliahan; 2) Secara pereodik pimpinan memberikan angket berkenaan dengan mutu proses belajar mengajar kepada mahasiswa pada saat akhir masa perkuliahan.

E. Outcomes Melalui mata kuliah ini mahasiswa dapat memiliki pemahaman yang konferehensif tentang pelembagaan pembangunan Mahasiswa dapat memahami berbagai pendekatan dari segi pelembagaan pembangunan untuk menganalis isu-isu pembangunan kontemporer Mahasiwa juga memiliki daya kritis terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelembagaan pembangunan untuk mencari solusi dan kesimpulan yang terbaik terhadap berbagai permasalahan pembangunan

Lanjutan 2. Evaluasi a. Evaluasi proses, secara pereodik dan terprogram lembaga menyelenggarakan penilaian (dengan angket) terhadap proses belajar mengajar pada setiap akhir semester atau kalau dimungkinkan dua kali dalam satu semester. Instrumen Evaluasi Proses Pembelajaran dapat dilihat pada tabel berikut:

E. Evaluasi No. Kegiatan Mahasiswa Nilai yang dicapai (%) Nilai Tertinggi 1. Tugas Individu 1 X 30 2. Mengikuti Ujian Utama 65 95 3. Mengikuti Perkuliahan > 75 % 5 100 Total

Self ASSESSMENT No. Kegiatan Mahasiswa Nilai yang dicapai (%) Nilai Tertinggi 1. Merancang/mendesain pembelajaran (perkuliahan, pilih salah satu tema/proposal penelitian berkaitan dengan PL + otonomi daerah, inovasi 50 2. Mengikuti Ujian Utama 45 95 3. Mengikuti Perkuliahan > 75 % 5 100 Total

b.Evaluasi hasil Yaitu, > 80 = A, 66,00-79,99 = B, 56,00-65,99 = C, kegiatan ini hanya dilaksanakan pada mahasiswa yang dapat mencapai jumlah kuliah tatap muka  75 prosen. Penilaian dapat dilakukan dengan menggunakan standarisasi yang telah ditentukan oleh P3 Unsoed. Yaitu, > 80 = A, 66,00-79,99 = B, 56,00-65,99 = C, 46,00-55,99 = D, <46 = E. Melalui standarisasi nilai yang demikian mahasiwa berpacu untuk mendapatkan nilai yang terbaik.

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) PELEMBAGAAN PEMBANGUNAN

Pendahuluan Penyampaian Kontrak Pembelajaran. Penyampaian tentang kompetensi dari mata kuliah Pelembagaan Pembangunan Pentingnya mempelajari Pelembagaan Pembangunan Manfaat yang diharapkan memahami masalah Pembangunan dengan pendekatan Pelembagaan Pembangunan

Materi 1. Pemahaman Konsep-konsep institutional development Konsep dan definisi institutional development Dimensi Pembangunan yang meliputi pembangunan lembaga dan pembangunan fisik Outcome dari dimensi pembangunan yaitu proses pelembagaan pembangunan Mengapa institusioanal atau kelembagaan perlu dipersoalkan

Materi 2: Peran Penting Institusi Institusi dan perilaku manusia Defisit pembangunan institutisi Pengembangan Instusi dan pertumbuhan ekonomi Perkembangan institusi di eropa dan negara-negara Asia, apa perbedaanya, serta praktek pembangunan lembaga di Cina dan Indonesia

Materi 3 : Unsur-Unsur Pembangunan Lembaga Asumsi dasar Pembangunan lembaga dan unsur-unsurnya Varibel-varibel lembaga perencanaan Strategis dan Pemantauan Kelembagaan keadaan akhir Bantuan teknis dalam pembangunan lembaga Panduan riset pembangunan lembaga

Materi 4 : Adopsi Inovasi Dalam Pembangunan Lembaga Konsep dan Pemahaman tentang inovasi Pemahaman difusi dan inovasi Proses keputusan adopsi dan inovasi Tipe-Tipe keputusan Inovasi Kurva Inovasi

Materi 5 : Pemberdayaan Konsep dan Pengukurannya Pelembagaan Pembangunan dan outcomenya Kerangka untuk memahami proses pemberdayaan Hubungan Outcome dan pemberdayaan derajat pemberdayaan Berbagai contoh kasus pemberdayaan berkaitan dengan petani dan kredit di India

Materi 6 : Kapital Sosial (Social Capital) Pendekatan kelembagaan sosial Kapital sosial dan perspektif relasional pandangan berbagai disiplin ilmu Perspektif kapital sosial Kelembagaan dan kapital sosia

Materi 7 : Kapasitas kelembagaan penanggulangan kemiskinan Penanggulangan kemiskinan Quo vadis Aspek perencanaan, anggaran dan program penanggulangan kemiskinan masih tidak integral Data kemiskinan yang masih simpang siur belum adanya sistem informasi Aspek kelembagaan yang tumpang tindih dalam penanggulangan kemiskinan

Materi 8 : Strategi pelembagaan pembangunan di era otonomi daerah Otonomi daerah memiliki implikasi kelembagaan pemerintah daerah Perlunya evaluasi kelembagaan pemerintah daerah Simpagsiurnya regulasi yang sangat signifikan terhadap perkembangan kelembagaan pemerintahan daeraharir

Daftar pustaka Eaton, Joseph W, 1996, Pembangunan Lembaga dan Pembangunan Nsional, Universitas Indonesia Press, Jakarta. Bryant, Corallie & Louise G.MWhite manajemen Pembangunan Untuk Negara berkembang, (Managing Development In the Third Word)1982, LP3ES, PT. Gelora Aksara Pertama, Jakarta Handoko, T, Hani, 1995, Manajemen Edisi 2, Cetakan ke 9, BPFE, Yogyakarta Hikmat, Strategi Pemberdayaan Masyarakat, Cetakan ke 6, Humaniora Utama Press, Bandung

Daftar Pustaka 5. Limerck, David dan Bert Cunington, 1993, Managing the Organization,The national Library, Australia, 6. Mas’oed Mohtar, 2003, Politik, Birokrasi dan Pembangunan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta. 7. Nugroho D, Riant, 2003, Reiventig Pembangunan, Menata Ulang Paradigma pembangunan Untuk Membanguna Indonesia Baru Dengan Keunggulan Global, Gramedia, Jakarta 8. Riggs, Fred W. 1996, Administrasi Pembangunan dan Sistem Administrasi Publik, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta

Daftar Pustaka 9. Santoso, Purwo,2003, Pembaharuan Desa Secara Partisipatif, Pustaka pelajar, Yogyakarta 10. Soetomo, Strategi-strategi Pembangunan Masyarakat, Cetakan I Pustaka Pelajar, Yogyakarta 11. Usman, Sunyoto, 1998, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pustaka Pelajar, Yogyakarta 12. Wie, Thee Kian, 2004, Pembangunan, Kebebasan, dan Mujizat Orde Baru, Kompas Medi Nusantara.

TERIMA KASIH