Hasil EES 2013 PLN KIT. TANJUNG JATI B

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
RAPAT KOORDINASI KITSBS TRIWULAN IV 2013
Advertisements

MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA SEMESTER GANJIL 2010 / 2011 Dosen Pembina DINDIN BURHANUDIN INSTITUT MANAJEMEN KOPERASI INDONESIA (IKOPIN)
PERENCANAAN SDM PERENCANAAN adalah proses penentuan langkah-langkah yang akan dilakukan di masa mendatang. PERENCANAAN SDM adalah langkah-langkah yang.
Employee Separation & Retention
Peningkatan Pengendalian Proses Bisnis Menuju World Class Services
MANAJEMEN PENGELOLAAN ORGANISASI
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik
Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi (MSDM-BK)
1 Konsep Dasar Motivasi. 2 Seni dan Ilmu tentang Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan dan Pengawasan. Manajemen adalah :
Hasil EES 2013.
No.DimensiMeanKeteranganKurang BaikBaik 1Burn Out37Baik %96% 2Job Demand48Cukup Baik %91% 3Job Insecurity48Cukup Baik %70%
Survey Kepuasan Pelanggan & Survey Peran PLN J&P 2010
EVALUASI KINERJA SEMESTER II
“Mindset, Capabilities, & Leadership Program”
Latar Belakang Road Map SBKT
Panduan Pelaksanaan Peer Assessment
PSIKOLOGI PERSONEL (PSIKOLOGI SDM) MSDM.
Kelompok Kerja I Mindset Capabilities and Leadership RAKOR TW II 2013 PALEMBANG, JULI 2013.
PENILAIAN PRESTASI KERJA (KINERJA)
Pertemuan 6 Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan
POKJA 3 PROGRAM KERJA HCR & OCR PLN KITSBS KETUA: MAN. SDM & UMUM
PENGARUH DIKLAT DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA INSPEKTORAT JENDERAL DEPARTEMEN AGAMA OLEH SITI NURLAILI HAMIDAH.
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)
DeSAIN OrgANISASI & SDM Perencanaan SDM II (lanjutan)
Manajemen Umum PERTEMUAN 7 Pengorganisasian dan Struktur Organisasi
PENGORGANISASIAN PERTEMUAN 3.
Referensi : Noe et al. Chapter 4 Cascio & Aguinis. Chapter 9
Disusun oleh: Adelina Ariani Tenggono
PENCATATAN DAN PELAPORAN DALAM PEKERJAAN SOSIAL (RECORDING)
ANALISA KEBUTUHAN SDM DALAM PMB OLEH: IRFANNY AFIF.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)
BEKERJA CERDAS “WORKING SMART”
Pengelolaan SDM (Human Resource Planning )
PELATIHAN & PENGEMBANGAN MATERI Ke-7
PENDAHULUAN Penelitian kerja dan analisa metode kerja memusatkan perhatian pada bagaimana suatu pekerjaan akan diselesaikan Aplikasi prinsip dan teknik.
SISTEM PENCATATAN DAN PENGENDALIAN PEMAKAIAN
Analisis Jabatan dan Perancangan Pekerjaan
MANAJEMEN UNJUK KERJA/
ANALISIS KESENJANGAN ANTARA PROFIL PNS DENGAN SYARAT JABATAN
Undang-undang No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 56 menyebutkan Setiap instansi Pemerintah wajib menyususn kebutuhan jumlah dan jenis.
MEMAJUKAN PEGAWAI Fungsi personalia : 1. Memperoleh pegawai 2. Memajukan atau mengembangkan pegawai Tujuan memajukan karyawan yaitu : Menambah keahlian.
PERTEMUAN 7 Pengorganisasian dan Struktur Organisasi
Pengembangan Karyawan
KEPUASAN KERJA Referensi: Perilaku Organisasi, Stephen P. Robbins-Timothy A. Judge, Buku 1, 2008.
KEPUASAN KERJA Referensi: Perilaku Organisasi, Stephen P. Robbins-Timothy A. Judge, Buku 1, 2008.
TINJAUAN KUALITAS PELAYANAN CUSTOMER SERVICE
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
Perencanaan SDM.
Analisis dan Perancangan Pekerjaan
Kompetensi (Ref: Spencer & Spencer, 1993)
ANALISA KEBUTUHAN SDM DALAM PMB
DASAR-DASAR MANAJEMEN RS
Struktur Organisasi.
PENILAIAN KINERJA KARYAWAN Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si FE UIN Maliki Malang.
PEDOMAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI DAN PELAPORAN LHKPN
MEMAHAMI PENULISAN KAJIAN TEORITIK DALAM PENELITIAN
REVIEW PENCAPAIAN KINERJA TW I HCR OCR produktivitas
Praktek Penyusunan SuSu
PENGARUHNYA MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PERINTAH KERJA.
PSIKOLOGI PERSONEL (PSIKOLOGI SDM) MSDM.
III. Analisis Jabatan dan Perancangan Pekerjaan
Manajemen Sumber Daya Manusia
Studi Kasus Produksi Galon
Z-Score Dalam Distribusi Data Sumber : Dhyah Wulansari
Herdi Puryanto. GR REFOR SI 9 GRAND DESIGN REFORMASI BIROKRASI 8 AREA PERUBAHAN REFORMASI BIROKRASI PROGRAM PERCEPATAN REFORMASI BIROKRASI PELAYANAN PUBLIK.
NILAI, SIKAP, dan KEPUASAN KERJA
KEPUASAN KERJA Referensi: Perilaku Organisasi, Stephen P. Robbins-Timothy A. Judge, Buku 1, 2008.
Pemetaan talenta.
PENYUSUNAN PETA JABATAN
Transcript presentasi:

Hasil EES 2013 PLN KIT. TANJUNG JATI B

PT PLN (Persero) PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B Nama unit PT PLN (Persero) PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B Jumlah Responden 61 Burn out 41 Extra Role performance 78 General Job satisfaction 72 Job Control 59 Job Demand 47 Job Insecurity 33 Job performance Job Satisfaction 69 Leadership Exchange 71 leadership Quality 68 Organizational Commitment 60 Presenteism 44 Recruitment 64 Social support 73 Work Engagement Dimensi Positif Terendah (Kurang baik) Dimensi Negatif paling tinggi (Cukup baik) Dimensi Negatif paling tinggi kedua (Cukup baik) Catatan : Dimensi Negatif Dimensi Positif

Executive Summary Berdasarkan Hasil Survey didapati hal sebagagi berikut : Secara umum nilai masing – masing dimensi pada EES tergolong cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan skor masing masing dimensi berada pada rentang cukup baik – baik. Perlu dilakukan Action Plan Untuk mempertahankan dan meningkatkan hal tersebut dengan mengacu pada dimensi yang bernilai paling rendah diantara 15 Dimensi tersebut Terdapat 4 dimensi yang memiliki skor terendah yaitu Job insecurity, Presenteism, Job Demand dan Job Control Job insecurity dan Presenteism memiliki korelasi rendah terhadap Job performance sehingga AP dapat diprioritaskan pada Job Demand dan Job Control .

Executive Summary Penyebab rendahnya Job demand dan Job control berdasarkan pernyataan dalam survey adalh sebagai berikut : Pegawai PLN merasa mendapat Job demand yang tinggi. Secara strata structural pegawai pada posisi Supervisor dasar mengalami Job Demand lebih tinggi dari yang lainnya. Job Demand terjadi karena banyaknya pekerjaan,, pembagian kerja yang tidak merata dan gaya leadership. Hal ini diperoleh dari hasil pernyataan pada Dimensi Leadership Quality  tentang kemampuan atasan membagi pekerjaan pada skor 68 Pegawai PLN merasa mendapat Job control yang rendah. Hal ini terjadi terutama dikarenakan ketidakmampuan pegawai menentukan banyaknya pekerjaan yang dikerjakan dan kurangnya kelonggaran dalam melaksanakan pekerjaan Sehubungan dengan hal tersebut perlu dilakukan AP untuk meningkatkan Job Demand dan Job Control  dengan didasarkan pada Data masing – masing Unit.

Hasil EES 2013 Hasil EES menunjukkan dari 15 Dimensi terdapat 2 Dimensi dengan nilai perlu peningkatan yaitu Job control dan Job demand Saat dilihat Per pernyataan pad setiap pernyataan pada 15 Dimensi tersebut, terdapat item tertentu yang cukup menonjol dan memiliki keterkaitan 1 dengan yang lainnya yaitu ; Dimensi Pernyataan SKOR Keterkaitan Burn out Setelah pulang kerja, biasanya saya merasa sangat lelah. 52 Job demand Job satisfaction Saya puas terhadap gaji saya. 64 Job Demand Saya harus bekerja dengan sangat cepat, pekerjaan menumpuk, dan pembagian tidak merata 48 Leadership Quality, Job control Job Control Saya boleh menentukan banyaknya beban kerja untuk saya. 54 Leadership Quality, Saya punya banyak kelonggaran untuk menentukan pekerjaan saya. 59 Leadership Quality, Job Demand Leadership Quality Atasan saya ahli dalam membagi-bagi penugasan para bawahan 68

Program SDM Semester I 2014 sebagai Tindak Lanjut EES LAPORAN KPI PROGRAM KESIAPAN MOTIVASI KERJA TRIWULAN 4 TAHUN 2013 PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B No. Dimensi Kegiatan Pelaksanaan (Time Frame) PIC Target Hasil 1 Job Demand Evaluasi hasil pelatihan CMC (Couching, Mentoring and Counseling) dan cascading KPI dengan melakukan survei TW I PLT DM SDM Untuk mengetahui sejauh mana hasil dari pelatihan tersebut terhadap bawahan Melakukan Analisa Beban Kerja seluruh pegawai TW 2 Untuk mengetahui berapa beban kerja yang dimiliki masing-masing pegawai sehingga diketahui beban yang tidak merata 2 Job Control Meriview dan update Uraian Jabatan Untuk mengupdate uraian jabatan lama dan mengetahui kendala yang terjadi dilapangan dengan cara membandingkan uraian jabatan dan pekerjaan dilapangan 3 Presenteeism Melakukan Kegiatan Outbond/R2R Dapat membuat semangat, kesegaran baru dan meningkatkan kerja sama serta kebersamaan antar pegawai.