TANAMAN AGLAONEMA.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PRINSIP-PRINSIP DASAR DESAIN TAMAN
Advertisements

CANGKOK Keuntungan : 1. Sifat2 tanaman yg tumbuh sama dengan induknya
BUDIDAYA TANAMAN HIAS.
CINTA DAN PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
Oleh: Cecep Kusmana Dept. Silvikultur Fakultas Kehutanan IPB 2010
SORGHUM SEBAGAI DIVERSIFIKASI PANGAN DI NUSA TENGGARA TIMUR
IV. FAKTOR ABIOTIK SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT HUTAN
KACANG PANJANG.
Kandungan Gizi Pada Talas
MENGETAHUI PENGARUH DIAMETER DAN TINGGI
      PROPOSAL PENELITIAN   PENGARUH PANJANG SETEK DAN DIAMETER TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN AGLAONEMA (Aglaonema crispum) DI KELURAHAN NAMAOLE KECAMATAN.
Meningkatkan Produksi Durian Dengan Sistem Grafting
Tanaman Obat.
Kandungan Zat dalam Jeruk Nipis
Teknologi Biobriket.
DRA HARTIN ABDULLAH, M.Pd
Nama Anggota : Asriani Dewinta Nurlaelasari Natasha Adellia
Philodendron Philodendron termasuk keluarga Araceae, seperti halnya Aglonema, Anthurium, dan Caladium Philo juga mempunyai daya tarik pada bentuk dan.
Anthorium bunga Syarat tumbuh Suhu 14 – 28 oC
Alternatif Menanam Tanpa Media Tanah Oleh Lin Fitriani
KELOMPOK 6 : DIYAH TRI RAHAYU EKA ZULIANA DEWI LUCKY DIAH NUR JENIARTI
HASIL PERTANIAN BUAH-BUAHAN
GAHARU Teknik Pembibitan CUT RIZLANI KHOLIBRINA ASWANDI Oleh :
PENGENALAN DAN PENANGANAN HAMA PENYAKIT PADA TANAMAN TOMAT
Tentang Saya Nama : Eko Widayanto Nugroho, S.Pi Tempat/tgl Lhr : Temanggung, 14 Juni 1983 Kantor : Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Brebes Jl. Yos Sudarso.
Anggota Kelompok  Anistia Nurhakim S  Farah Muthia A  Nurshfa Rosanty  Sri Wulan M XII IPA 2.
KOMPONEN ABIOTIK DALAM BIOSFER
*) Klik di kotak untuk membuka slide
MENYIAPKAN LAHAN DAN MEDIA
TOLERANSI POHON.
TEKNIS BUDIDAYA TANAMAN
KELOMPOK VI : BRYOPHYTA
MEMBIAKAN TANAMAN DENGAN CARA OKULASI
FAMILI ARACEAE memiliki lebih dari 100 genera (genus) dan 3700 spesies.
Ginseng Tanaman Berkhasiat Rajanya Obat
Euphorbiaceae Euphorbiaceae [tanaman berbunga indah] merupakan suku terbesar keempat dari lima suku tumbuhan berpembuluh yang mewadahi 1354 jenis dari.
DORMANSI BIJI Adalah masa penundaan perkecambahan sampai waktu yg tidak ditentukan, dimana keadaan sekeliling & keadaan biji tersebut memungkinkan untuk.
Buah Kecapi Kecapi merupakan salah satu jenis buah-buahan asli Indonesia. Buah ini diperkirakan berasal dari Indocina dan Semenanjung Malaya. Berabad-abad.
MULCH, SHADING NET & GREENHOUSE
SUKU OXALIDACEAE CIRI-CIRI UMUM :
Bunga Krisan.
Sansevieria, Segudang Nama dan Daya Tariknya
Ciri Umum Piperaceae semak atau perdu merupakan daun tunggal
A M A R I L I S (Hippeastrum spp).
G L A D I O L U S (Gladiolus hybridus).
PERTUMBUHAN BIJI SEMANGKA
Suku convolvulaceae(kangkung-kangkungan)
HUBUNGAN KUALITAS TEMPAT TUMBUH TANAMAN DENGAN LINGKUNGAN.
BUDIDAYA TANAMAN ANGGREK. ANGGREK FAMILI ORCHIDACEAE GENUS DAN SPESIES (ANGGREK ALAM) SPESIES (ANGGREK ALAM) ANNGREK HIBRIDA.
KAKTUS Oleh: Chalimatus Sadiyah? (xx) Dyah Sulistyo W? (xx)
EBONI DAN SAMAN.
MONOKULTUR POLA TANAM KELOMPOK 5 : Ananda Setya P
Kamboja Plumeria Acuminate
BAB 5 PEMBIAKAN TANAMAN.
Proses pembentukan batubara
BUDIDAYA SAYUR ORGANIK
WAHYU PUJI RAHARJO (M1A )
FAKTOR LINGKUNGAN ABIOTIK : CAHAYA DAN ENGARUHNYA TERHADAP TUMBUHAN
Di susun Oleh : CUCU ENDAH LESTARI
LAPORAN PENGAMATAN BIOLOGI PENGARUH PERBEDAAN CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KACANG KEDELAI Disusun Oleh: Aggrit Dwi Prasetyo Iis Nurizah.
SIMPLISIA JULIYANTY AKUBA.
PEMBIBITAN KOPI PUTRI LUKMANA SARI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEBARAN MAKHLUK HIDUP NAMA KELOMPOK : ELVA MEIROSA MELI WULAN ASIH DEA ANANDA LUSIANA SARI AMELLIA PUTRI RAFIKA S ISTIQOMAH.
TEKNOLOGI BUDIDAYA KRISAN HIDROPONIK
BIOMA, KOMUNITAS DAN VEGETASI
KERAGAMAN DAN HIBRIDISASI
Panen dan pasca panen tanaman bawang merah
Diversitas dan Ekologi Biawak (Varanus indicus) di Pulau Pepaya Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Irian Jaya Barat Iyai, Deny Anjelius Jurnal Biodiversitas,
TANAH MERAH TANAH BEKAS BAKARAN S E R B U K A Y U.
BUDIDAYA GANYONG Ganyong merupakan tanaman tropis yang tidak manja tahan terhadap naungan, Dapat tumbuh di segala jenis tanah dan iklim. tidak membutuhkan.
Transcript presentasi:

TANAMAN AGLAONEMA

Tanaman AGLAONEMA Aglaonema yang juga dikenal dengan nama sri rejeki merupakan anggota family Araceae, satu kelompok dengan tanaman keladi.  Tanaman hias daun ini memiliki 40 jenis, tiga di antaranya yang menjadi favorit pecinta tanaman hias adalah Aglaonema costatum, Aglaonema modestum, dan Aglaonema crispum.  Aglaonema ditemukan tumbuh alami di negara-negara tropis seperti di kawasan Asia Tenggara, India, dan Cina.

Habitat alaminya adalah rawa-rawa dan hutan hujan Habitat alaminya adalah rawa-rawa dan hutan hujan.  Sri rejeki termasuk dalam kelompok tanaman herba yang dapat tumbuh dengan ketinggian 20-150 cm.  Daunnya tersusun berselang-seling pada batang, berbentuk bulat-lonjong, dan memiliki variasi warna dari merah hingga putih-hijau.  Getah dari beberapa jenis Aglaonema ada yang mengandung racun.  Racun tersebut dapat menyebabkan iritasi kulit dan peradangan pada bibir, lidah, tenggorokan jika terminum.  Aglaonema sangat terkenal sebagai tanaman hias karena tanaman ini memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap berbagai variasi lingkungan dan mudah ditumbuhkan.

Racun tersebut dapat menyebabkan iritasi kulit dan peradangan pada bibir, lidah, tenggorokan jika terminum.  Aglaonema sangat terkenal sebagai tanaman hias karena tanaman ini memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap berbagai variasi lingkungan dan mudah ditumbuhkan.

Tanaman ini dapat menyesuaikan diri dengan berbagai intensitas cahaya, tidak membutuhkan perhatian ekstra keras dalam perawatannya, dan relatif memiliki daya tahan tinggi terhadap hama.  Sebagian orang Asia (termasuk Cina, Thailand, dan Indonesia) percaya bahwa Aglaonema dapat mendatangkan keberuntungan dan rejeki. 

  Aglaonema memiliki beberapa varian yang cukup menarik seperti snow white, legacy, cochine, lipstick, dan widuri.  Snow white adalah varian sri rejeki yang memiliki ciri-ciri daun berwarna putih dengan corak-corak hijau yang tersebar rata di permukaannya.

Legacy memiliki daun berwarna hijau dengan dominasi corak berwarna merah yang mengikuti alur tulang daun.  Sementara, lipstick memiliki pola warna merah mengelilingi tepi daunnya (jadi seperti bibir yang memakai lipstick).  Cochine merupakan sri rejeki berdaun merah atau warna tembaga.

Cara Menanam Aglaonema Sri rejeki memiliki preferensi terhadap jenis tanah yang lembab tapi tidak becek.  Aglaonema umumnya ditanam dalam pot dengan media tanah sekam bakar.  Namun, Anda juga boleh mencoba media tanam yang lazim dipakai para pecinta sri rejeki di Thailand, yaitu tanah sekam dicampur sedikit kompos daun dan tambahan choco chips.

Umumnya media yang digunakan terdiri dari komposisi sekam, tanah lempung, dan pasir malang dengan rasio perbandingan 2:2:1.  Jika bibit Aglaonema yang Anda miliki masih sangat muda, maka tanamlah bibit tersebut dalam media tanah campuran sekam bakar, pasir malang, cocopeat, dan dolomite (rasio perbandingan 70:12,5:12,5:5).  Dolomite yang merupakan batuan pasir berfungsi sebagai penetralisir pH.  Untuk siraman pertama, cobalah campuran air dengan hormon, bakterisid, dan fungisid.  Untuk siraman selanjutnya, silahkan gunakan air biasa.

Aglaonema dapat tumbuh optimal pada daerah yang teduh Aglaonema dapat tumbuh optimal pada daerah yang teduh.  Mereka memiliki kecenderungan untuk tumbuh di bawah bayangan yang tidak terkena langsung sinar matahari.  Aglaonema dapat tetap berbunga meski sedikit mendapat cahaya matahari.  Sri rejeki sangat tidak tahan terhadap suhu rendah (<10 oC), suhu optimal mereka berada pada kisaran 20-30 oC.  Mereka juga sangat suka udara yang lembab.

Alat yang Anda butuhkan dalam menanam sri rejeki adalah; sarung tangan karet, gunting tanaman, pot, media tanah, dan pupuk.  Sarung tangan karet dapat diganti dengan plastik.  Penggunaan sarung tangan cukup penting karena getah Aglaonema dapat saja menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.  Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menanam Aglaonema tentu saja memilih bibit yang baik.  Bibit sri rejeki yang baik berupa tunas yang memiliki beberapa helai daun muda yang baru tumbuh.  Pastikan warna tunas daun tersebut hijau muda segar, bukan hijau muda yang layu.  Jangan lupa juga periksa kondisi perakaran bibit muda Anda.

Jika akar bibit terlalu berantakan, tidak apa untuk memotong / merapikannya dengan gunting tanaman.  Langkah selanjutnya adalah membelah bibit menjadi empat bagian agar Anda memiliki banyak Aglaonema.  Langkah ini opsional, tidak wajib, tapi jika Anda ingin melakukannya maka buat potongan membujur dari bagian batang ke arah akar, membagi dua bibit Anda.  Kemudian, belah lagi tiap potongan sebelumnya sehingga Anda mendapatkan 4 belahan bibit.

Setiap belahan harus memiliki bagian batang dan bonggol yang seimbang Setiap belahan harus memiliki bagian batang dan bonggol yang seimbang.  Isi pot yang telah Anda sediakan dengan media dan pupuk dengan rasio 3:1, campur rata.  Benamkan bibit Anda hingga hanya sedikit pucuk yang terlihat mencuat di permukaan tanah.  Siram bibit dengan air, hingga air mengalir dari lubang-lubag di bawah pot Anda.  Pada minggu-minggu pertama, letakkan pot-pot tersebut di dalam rumah pada tempat yang teduh, misalnya pada ambang jendela.

Cara Merawat Bunga Aglaonema Sri rejeki merupakan tanaman hias yang relatif mudah dirawat.  Pupuk yang sebaiknya diberikan untuk tanaman Aglaonema adalah pupuk kandang, pupuk humus, kompos, unsur hara mikro, pupuk anorganik, dan pupuk hormon.  2 jenis pupuk yang disebutkan terakhir umumnya merupakan pupuk lambat urai.  Sebaiknya Anda memberikan jenis pupuk tersebut setiap 1 x dalam 3 atau 6 bulan.  Sementara untuk unsur hara mikro, sebaiknya disemprotkan sebanyak 1 x setiap bulan.

Untuk kesuburan akar, jika Anda ingin, boleh diberikan vitamin B1 sebanyak 1 x seminggu. Pemberian pupuk perdana dilakukan pada usia pertumbuhan bibit 2 bulan. Selama musim kering, siramlah sri rejeki secara teratur dan berilah pupuk secara rutin setiap minggu.  Sedangkan pada musim penghujan, kurangilah frekuensi penyiraman hingga 2 atau 3 minggu sekali.  Gantilah media tanam Aglaonema minimal 1 x dalam setahun.  Ketika mengeluarkan Aglaonema dari pot untuk diganti medianya, peganglah batang Aglaonema pada bagian pangkalnya dengan mantap lalu miringkan pot agar Aglaonema tercabut dari medianya.

Bersihkan akar dan bonggol Aglaonema dari sisa media yang menempel dengan cara merendamnya dalam air selama maksimal 30 menit.  Cara penggantian media yang baik adalah dengan menyiapkan pot yang dilapisi styrofoam atau pecahan genting atau bata merah di dasarnya.  Kemudian, masukan media baru hingga satu per tiga tinggi pot.  Letakan sri rejeki pada media baru, tepat di tengah-tengah pot lalu timbun dengan media hingga pot terisi penuh.  Untuk memadatkan media dalam pot, pukul-pukullah sisi pot sehingga media turun dengan sendirinya.

Hindari menekan-nekan permukaan media dengan tangan karena hal ini dapat merusak akar Aglaonema.  Setelah cukup padat, berilah pupuk lambat urai dan siram hingga cukup kuyup.  Aglaonema merupakan tanaman yang cukup tahan terhadap hama, jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir tanaman hias kesayangan terkena infeksi jamur.  Aglaonema hanya butuh waktu 4-5 bulan untuk tumbuh besar dan optimal.  Pada usia tersebut, Anda sudah dapat dengan segera memperbanyak sri rejeki Anda.

Budidaya Bunga Aglaonema Anda dapat membudidayakan Aglaonema dengan menanam bonggolnya.  Dari satu bonggol Anda bisa mendapatkan 2-3 anakan baru.  Setelah 6 bulan, Anda dapat memisahkan anakan baru tersebut dari induknya.  Tips untuk mengembangbiakan Aglaonema dengan lebih cepat adalah dengan pemotongan pucuk.

Teknik ini merangsang tanaman induk untuk mengeluarkan tunas baru Teknik ini merangsang tanaman induk untuk mengeluarkan tunas baru.  Dari satu potongan pucuk, Anda bisa mendapatkan 2-3 anakan baru lagi.  Anakan dari potongan pucuk ini dapat dijadikan bibit setelah ia memiliki 5-7 helai daun.  Jika Anda menggunakan dua metode ini sekaligus, maka dari satu tanaman saja Anda bisa mendapatkan 5-6 anakan sri rejeki baru.

Jika Anda ingin hasil pemotongan pucuk yang maksimal, maka pilihlah Aglaonema dewasa yang memiliki 8-10 helai daun.  Kondisi tanaman induk harus sehat dengan kriteria daun dewasa segar dan kokoh, sedangkan daun muda tidak mengecil.  Akarnya juga harus kuat dengan kriteria berwarna putih, gemuk, dan tidak busuk.  Sebelum melakukan pemotongan pucuk, sebaiknya Anda benamkan bagian batang lebih dalam ke tanah hingga 8-10 cm.

Frekuensi pemberian pupuk pun boleh ditingkatkan 2-3 minggu sebelum pemotongan pucuk.  Jika biasanya Anda memberi pupuk 1 x seminggu, maka sebelum pemotongan digandakan menjadi 2 x seminggu. Cara melakukan pemotongan pucuk adalah sebagai berikut: •    Siapkan pisau dan alat pengorek •    Korek media untuk melihat kondisi akar (ingat kriteria akar yang kuat!) •    Potong batang Aglaonema dan sisakan satu daun pada bonggol tanaman induk, yang dimaksudkan agar tanaman induk tetap dapat berfotosintesis menghasilkan makanan, sehingga tunas baru yang muncul nanti akan besar-besar

•    Pada bagian yang dipotong, baik pada bonggol yang tersisa juga pada potongan pucuk, olesi antiseptik (betadine atau campuran pinang+sirih) untuk menutup luka •    Tanam potongan pucuk dalam media berupa campuran tanah sekam, pasir malang, humus andam, dan pakis (rasio berturut-turut 1:5:2:2) •    Siram secara teratur, dan letakkan di tempat yang teduh •    Tunas baru akan muncul dalam waktu 1 bulan

Anakan yang akan Anda dapatkan dari hasil pemotongan pucuk belum tentu memiliki akar.  Ketika Anda memindahkan anakan Aglaonema yang belum memiliki akar yang kuat maka gunakan metode bungkus plastik.  Tanam anakan baru tersebut dalam pot, kemudian membuat sungkup dari plastik bening.

Dengan demikian, kelembapan dalam sungkup tinggi (mencapai 80 %), suhu tetap stabil.  Hal tersebut memungkinkan terjadinya peningkatan laju metabolisme sehingga akar lebih cepat tumbuh.  Akar akan muncul setelah 3 minggu disungkup dan siap dipindahkan ke luar.  Sungkup plastik bening dapat juga diganti dengan tabung transparan dari bahan plastik jika memungkinkan.  Tabung plastik lebih awet daripada plastik bening biasa karena tidak akan sobek.