KONSEP PENYESUAIAN DIRI PESERTA DIDIK USIA SEKOLAH MENENGAH

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BUDAYA PERUSAHAAN DAN ETIKA
Advertisements

Perkembangan sosial pada anak-anak tengah
TUGAS PERKEMBANGAN KEHIDUPAN PRIBADI, PENDIDIKAN DAN KARIER, DAN KEHIDUPAN BERKELUARGA PTIK.
TUGAS PERKEMBANGAN KEHIDUPAN PRIBADI, PENDIDIKAN DAN KARIER, DAN KEHIDUPAN BERKELUARGA PTIK.
Landasan Filosofis dan Alternatif Model Pendidikan Bagi Anak CI-BI, Ravik Karsidi, 29 Desember LANDASAN FILOSOFIS DAN ALTERNATIF MODEL PENDIDIKAN.
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
PENYESUAIAN DIRI REMAJA
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
Analisis Jiwa Kewirausaahan Pada Diri Sendiri
Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
PESERTA DIDIK DAN KEBUTUHANNYA
PERMASALAHAN PESERTA DIDIK USIA SEKOLAH MENENGAH
Materi Pengenalan Peserta Didik
GANGGUAN KONSEP DIRI Pengertian Konsep diri adalah semua pikiran, kepercayaan dan keyakinan yang diketahui tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam.
KONSEP DIRI Oleh Dewi Eka Putri.
Psikologi Dunia Kerja Frustasi & Pengaruhnya Dalam Pekerjaan
DELINQUENT (KENAKALAN)
MEMAHAMI KONDISI DAN TINGKAH LAKU MANUSIA
PSIKOLOGI ANAK KHUSUS Minggu 1
Perkembangan Sosial.
MASA ANAK SEKOLAH Materi Pertemuan 2. Masa anak sekolah (6 – 12 tahun) Keterampilan yang diperlukan pada masa anak sekolah (Hurlock dalam Munandar, 1999):
PENERIMAAN DIRI REMAJA PENYANDANG TUNADAKSA
Assalamu’alaikum Wr.Wb
TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK PADA USIA SEKOLAH MENENGAH
KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN MASA DEWASA AWAL
Menghilangkan Rasa Takut pada Anak
Om swastyastu.
Pembentukan Sikap Dan Tingkah Laku
Home Home Kelompok 3 Fitri Suci Maharsih Nurkhasanah Yoana Natalia E
DIRI, KONSEP DIRI, dan PENYESUIAN DIRI
PENYESUAIAN DIRI REMAJA
SISWA KELAS X SMKN 3 KUDUS
Proses adaptasi psikologi pada anak sesuai tahap perkembangannya
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
KONSEP KESEHATAN JIWA OLEH TUTU A. SUSENO.
PRINSIP–PRINSIP Perkembangan
KESUKARAN BELAJAR PART III
Penyesuaian Diri PTIK.
PEMAHAMAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
STRESSOR PADA LANSIA Oleh; Syaifurrahaman Hidayat, S.Kep.,Ns.
Motivasi & Kebutuhan Konsumen
Perkembangan Sosioemosional masa kanak-kanak akhir (Usia Sekolah)
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
ASPEK PSIKOLOGIK PADA ANAK DENGAN KELAINAN ENDOKRIN
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
SIKAP DAN TINGKAH LAKU. TINGKAH LAKU MANUSIA DAN LINGKUNGAN SOSIAL (HUMAN BEHAVIOR AND SOCIAL ENVIRONMENT)
KONSEP SEHAT-SAKIT JIWA
DELINQUENT (KENAKALAN) NOVENDAWATI WAHYU SITASARI
Tania Clara Dewanti BK/B
Keluarga dengan Anak Usia Remaja
BIMBINGAN KONSELING.
PERKEMBANGAN AFEKTIF REMAJA KELOMPOK VI
LAYANAN PEMINATAN DENGAN BIMBINGAN KELOMPOK
Apa? Setelah akhir dari perkuliahan ini, mahasiswa mampu mengembangkan lingkungan pendidikan yang dapat merangsang perkembangan potensi-potensi peserta.
GANGGUAN PENYESUAIAN DIRI
Perkembangan Peserta Didik (Pertemuan 2)
Apa? Setelah akhir dari perkuliahan ini, mahasiswa mampu mengembangkan lingkungan pendidikan yang dapat merangsang perkembangan potensi-potensi peserta.
GANGGUAN KONSEP DIRI KONFLIK PERAN
Materi HAKIKAT POLA PENGASUHAN ANAK
KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA
Lisda Sofia STRESS Penyesuaian Diri & Pertahanan Diri.
Pengasuhan Anak Usia Sekolah Dasar PERTEMUAN 8
PENDEKATAN PSIKOANALISIS
STIKES ABI SURABAYA KONSEP BERUBAH.
PERKEMBANGAN ANAK USIA 4 -6 TAHUN
KEPRIBADIAN.
KEPRIBADIAN, KONSEP & CITRA DIRI
Proses adaptasi psikologi pada anak sesuai tahap perkembangannya
KET. INTER-INTRA PERSONAL
SMART PARENTING KKN Universitas Muhammadiyah Purwokerto 2016.
Transcript presentasi:

KONSEP PENYESUAIAN DIRI PESERTA DIDIK USIA SEKOLAH MENENGAH A. Pengertian Penyesuaian Diri KONSEP PENYESUAIAN DIRI PESERTA DIDIK USIA SEKOLAH MENENGAH B. Karakteristik Penyesuaian Diri Disusun Oleh: Eva Aprilianti 111070155 Tatin Sriyanti 111070089 Vera Risa Sari 111070079 Kelas 2.i C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri Penyesuaian diri merupakan suatu proses alamiah dan dinamis yang bertujuan mengubah perilaku individu agar terjadi hubungan yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungannya. penyesuaian diri juga dapat diartikan sebagai berikut: a. Penyesuaian diri yang bersifat adaptasi dapat mempertahankan eksistensi, atau bisa “survive” dan memperoleh kesejahteraan jasmani dan rohani,dan dapat mengadakan relasi yang memuaskan dengan tuntutan lingkungan sosial b. Penyesuaian diri dapat pula diartikan sebagai konformitas yang berarti menyesuaikan sesuatu dengan standar atau prinsip yang berlaku umum. c. Penyesuaian diri dapat diartikan sebagai penguasaan, yaitu memiliki kemampuan untuk membuat rencana dan juga mengorganisasi respons-respons sedemikan rupa, sehingga bisa mengatasi segala macam konflik, kesulitan, dan frustasi-frustasi secara efektif. d. Penyesuaian diri dapat diartikan sebagai penguasaan dan kematangan emosianal. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

B. Karakteristik Penyesuaian Diri A. Pengertian Penyesuaian Diri Karakteristik penyesuaian diri dibagi menjadi 2 yaitu: 1. Karakteristik Penyesuaian Diri yang Positif Individu yang tergolong mampu melakukan penyesuaian diri secara positif ditandai hal-hal sebagai berikut: a. Tidak menunjukan adanya ketegangan emosional yang berlebihan. b. Tidak menunjukan adanya mekanisme pertahanan yang salah. c. Tidak menunjukan adanya frustasi pribadi. d. Memiliki pertimbangan yang rasional dalam pengarahan diri. e. Mampu belajar dari pengalaman. f. Bersikap realistik dan objektif. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri Dalam penyesuaian diri secara positif, individu akan melakukan berbagai bentuk berikut ini: a. Penyesuaian diri dalam menghadapi masalah secara langsung Dalam situasi ini, individu secara langsung menghadapi masalah dengan segala akibatnya. b. Penyesuaian diri dengan melakukan eksplorasi (penjajahan) Dalam situasi ini, individu mencari berbagai pengalaman untuk menghadapi dan memecahkan masalahnya. c. Penyesuaian diri dengan trial and error Dalam cara ini, individu melakukan tindakan coba-coba, dalam arti kalau menguntungkan diteruskan dan kalau gagal tidak diteruskan. d. Penyesuaian diri dengan substitusi (mencari pengganti) Apabila individu merasa gagal dalam menghadapi masalah, ia dapat memperoleh penyesuaian dengan jalan mencari pengganti. e. Penyesuaian diri dengan belajar Individu dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membantu penyesuaian dirinya. A. Pengertian Penyesuaian Diri B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri f. Penyesuaian diri dengan pengendalian diri Individu akan berusaha memilih tindakan mana yang harus dilakukan dan sebaliknya. g. penyesuaian diri dengan perencanaan yang cermat Mengambil keputusan setelah dipertimbangkan dari berbagai segi, seperti untung dan ruginya. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri 2. Karakteristik Penyesuaian Diri yang Salah Penyesuaian diri yang salah ditandai oleh sikap dan tingkah laku yang serba salah, tidak terarah, emosional, sikap yang tidak realistik, membabi buta, dan sebagainya. Ada 3 bentuk reaksi dalam penyesuaian yang salah, yaitu: a. Reaksi Bertahan Individu berusaha untuk mempertahankan dirinya dengan seolah-olah ia tidak sedang mengalami kegagalan. Adapun bentuk khusus dari reaksi ini, yaitu sebagai berikut: 1). Rasionalisasi, yaitu mencari-cari alasan yang masuk akal untuk membenarkan tindakannya yang salah. 2)R Represi, yaitu menekan perasaannya yang dirasakan kurang enak ke alam tidak sadar. 3) Proyeksi, yaitu menyalahkan kegegalan dirinya pada pihak lain atau pihak ketiga untuk mencari alasan yang dapat diterima. 4) ‘Sour grapes’ (anggur kecut), yaitu dengan memutarbalikkan fakta atau kenyataan. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri b. Reaksi Menyerang (aggressive reaction) Individu tidak mau menyadari kegagalannya atau tidak mau menerima kenyataan. Reaksi-reaksinya antara lain: 1) Selalu membenarkan diri sendiri, 2) Selalu ingin berkuasa dalam setiap situasi, 3) Merasa senang bila mengganggu orang lain, 4) Keras kepala dalam sikap dan perbuatannya, 5) Menunjukan sikap permusuhan secara terbuka, dan sebagainya. c. Reaksi melarikan Diri Dalam reaksi ini, individu akan melarikan diri dari situasi yang menimbulkan konflik atau kegagalannya. Reaksinya tampak sebagai berikut: 1) Suka berfantasi untuk memuaskan keinginannya yang tidak tercapai dengan bentuk angan-angan, 2) Banyak tidur, suka minuman keras, bunuh diri, atau menjadi pecandu narkoba, 3) Regresi, yaitu kembali pada tingkah laku kekanak-kanakan. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri 3. Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Proses Penyesuaian Diri a. Faktor Fisiologis Karena struktur jasmaniah merupakan kondisi yang primer bagi tingkah laku, dapat diperkirakan bahwa sistem syaraf, kelenjar, dan otot merupakan faktor yang penting bagi proses penyesuaian diri. Beberapa penelitian menunjukan bahwa gangguan-gangguan dalam sistem syaraf, kelenjar, dan otot dapat menimbulkan gejala-gejala gangguan mental. Dengan demikian, kondisi tubuh yang baikmerupakan syarat tercapainya proses penyesuaian diri yang biak pula. b. Faktor Psikologis Banyak faktor psikologis yang mempengaruhi kemempuan penyesuaian diri seperti pengalaman, hasil belajar, kebutuhan-kebutuhan, aktualisasi diri, frustasi, depresi dan sebagainya. c. Faktor Perkembangan dan Kematangan Kondisi-kondisi perkembangan dan kematangan mempengaruhi setiap aspek kepribadian individu, seperti emosional, sosial, moral, keagamaan, dan intelektual. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri d. Faktor Lingkungan 1) Pengaruh Lingkungan Keluarga Keluarga merupakan faktor yang sangat penting, karena keluarga merupakan media sosialisasi bagi anak-anak. Proses sosialisasi dan interaksi sosial yang pertama dan utama dijalani individu dilingkungan keluarganya. 2) Pengaruh Hubungan dengan Orangtua Beberapa pola hubungan yang dapat mempengaruhi penyesuaian diri adalah sebagai berikut a. Menerima(acceptance) Orangtua menerima kehadiran anaknya dengan cara-cara yang baik. b. Menghukum dan Disiplin yang Berlebihan Disiplin yang terlalu berlebihan dapat menimbulkan suasana psikologis yang kurang menyenangkan bagi anak. c. Memanjakan dan melindungi anak secara berlebihan dapat menimbulkan perasaan tidak aman, cemburu, rendah diri, canggung, dan lain-lain. d. Penolakan Penolakan orangtua terhadap anaknya dapat menimbulkan hambatan dalam penyesuaian diri. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri e. Faktor Budaya dan Agama Lingkungan kultural tempat individu berada dan berinteraksi akan menentukan pola-pola penyesuaian dirinya. Misalnya, tata cara kehidupan di masjid atau gereja akan mempengaruhi cara anak menempatkan diri dan bergaul dengan masyarakat sekitarnya. Agama memberikan suasana psikologis tertentu dalam mengurangi konflik, frustasi, dan ketegangan lainnya. Oleh karena itu , agama juga memegang peran penting dalam proses penyesuaian diri seseorang. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

C. Proses Penyesuaian Diri A. Pengertian Penyesuaian Diri C. Proses Penyesuaian Diri Pada dasarnya , penyesuaian diri melibatkan individu dengan lingkungannya. Beberapa faktor lingkungan yang dianggap dapat menciptakan penyesuaian diri yang cukup sehat bagi remaja adalah sebagai berikut/; 1. Lingkungan Keluarga yang Harmonis Rasa dekat dengan keluarga merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi perkembangan jiwa seorang anak. Dilingkungan keluarga juga merupakan lahan untuk mengembangkan berbagai kemampuan, yang dipelajarinya melalui permainan, senda gurau, pengalaman sehari-hari dedalam keluarga. Selain itu, dalam keluarga masih banyak hal lain yang berperan dalam proses pembentukan kemampuan penyesuaian diri yang sehat, seperti rasa percaya pada orang lain atau diri sendiri, pengendalian rasa ketakutan, sikap toleransi, kerja sama, kehangatan dan rasa aman yang semua hal itu sangat berguna bagi penyesuaian diri dimasa depannya. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri 2. Lingkungan Teman Sebaya Menjalin hubungan yang erat dan harmonis dengan teman sebaya sangatlah penting pada masa remaja. Ia mengungkapkan kepada teman sebayanya yang akrab secara bebas dan terbuka tentang rencana, cita-cita, dan kesulitan-kesulitan hidupnya. Pengertian dan saran-saran dari teman-temannya akan membantu dirinya dalam menerima keadaan dirinya serta memahami hal-hal yang menjadikan dirinya berbeda dari orang lain dan keluarga orang lain. 3. Lingkungan Sekolah Sekolah mempunyai tugas yang tidak hanya terbatas pada masalah pengetahuan dan informasi saja, tetapi juga mencangkup tanggung jawab moral dan sosial secara luas dan kompleks. Keberhasilan proses ini sangat bergantung pada cara kerja dan metode yang digunakan oleh guru dalam proses penyesuaian tersebut. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

D. Aspek-Aspek Penyesuaian Diri A. Pengertian Penyesuaian Diri D. Aspek-Aspek Penyesuaian Diri Pada dasarnya penyesuaian diri memiliki dua aspek, yaitu penyesuaian pribadi dan penyesuaian sosial. 1. Penyesuaian Pribadi Penyesuaian pribadi adalah kemampuan seseorang untuk menerima diri demi tercapainya hubungan yang harmonis antara dirinya dan lingkungan sekitarnya. Sebaliknya, kegagalan penyesuaian pribadi ditandai oleh adanya kegoncangan dan emosi, kecemasan, ketidakpuasan, dan keluhan terhadap nasib yang dialaminya, sebagai akibat adanya jarak pemisah antara kemampuan individu dan tuntutan yang diharapkan oleh lingkungannya. 2. Penyesuaian Sosial Penyesuaian sosial terjadi dalam lingkup hubungan sosial di tempat individu itu hidup dan berinteraksi dengan orang lain. Hubungan-hubungan sosial tersebut mencangkup hubungan dengan anggota keluarga, masyarakat sekolah, teman sebaya, atau anggota masyarakat luas secara umum. Proses selanjutnya yang harus dilakukan individu dalam penyesuaian sosial adalah kemauan untuk mematuhi nilai dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakatnya. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

A. Pengertian Penyesuaian Diri Kesimpulan Penyesuaian diri yaitu, kemampuan untuk membuat rencana dan mengorganisasi respon- respon sedemikian rupa, sehingga bisa mengatasi segala macam konflik, kesulitan, dan frustasi- frustasi secara efisien individu memiliki kemampuan untuk menghadapi realitas hidup dengan cara yang memenuhi syarat. B. Karakteristik Penyesuaian Diri C. Proses penyesuaian Diri D. Aspek- Aspek Penyesuaian Diri Kesimpulan BACK NEXT HOME

LANJUTAN Proses Penyesuaian diri adalah proses bagaimana seorang individu dapat mendapat keseimbangan diri dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan lingkungannya. Penyesuaian diri lebih bersifat suatu proses sepanjang hayat manusia, terus- menerus berupaya menemukan dan mengatasi dan tantangan hidu karakteristik penyesuaian diri yang positif dan penyesuaian diri yang salah.

LANJUTAN a. Penyesuaian diri secara positif Tidak menunjukkan adanya ketenangan emosional Tidak menunjukkan adanya mekanisme psikologis Tidak menunjukkan frustasi pribadi Memiliki pertimbangan rasional dan pengarahan diri. Mampu dalam belajar Menghargai pengalaman Bersikap realistik dan objektif

LANJUTAN b. Penyesuaian diri yang salah Reaksi bertahan Reaksi menyerang Reaksi melarikan diri

LANJUTAN Faktor – faktor yang mempengaruhi proses penyesuaian diri di antaranya : Kondisi Jasmania Perkembangan, Kematangan dan Penyesuaian Diri Penentu Psikologis Terhadap Penyesuaian Diri Lingkungan Sebagai Penentu Penyesuaian Diri

LANJUTAN Aspek-Aspek Penyesuaian Diri : Penyesuaian Pribadi Penyesuaian Sosial