DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Penyajian Pokok-Pokok Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013
Advertisements

Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan
MASALAH KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN
KEPALA INSPEKTORAT UTAMA SEKRETARIAT UTAMA 1
UKURAN FERTILITAS.
DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN
Proyeksi Penduduk Zainul Hidayat
MDGs Goal 5 IMPROVE MATERNAL HEALTH Kelompok 6 IKMA 2010 Anggi Rekha Ulya April Yenni Angga Rizka Nova Indi.
PARDOMUAN B.M.SIANIPAR MORTALITAS.
Enny Zuliatie Die-J YPI (Drop in Center Cijantung Yayasan Pelita Ilmu)
POS PEMBERDAYAAN KELUARGA (POSDAYA)
PERAN BKKBN DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN JAMPERSAL.
Data: karakteristik individu, sangat sulit diinterpretasikan karena jumlahnya sangat banyak dan beragam bentuknya [nominal, ordinal, interval] dan sifatnya.
DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN
Data: karakteristik individu, sangat sulit diinterpretasikan karena jumlahnya sangat banyak dan beragam bentuknya [nominal, ordinal, interval] dan sifatnya.
SURVEI PENDUDUK ANTAR SENSUS
DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN
EVALUASI RPJMN/RENSTRA DAN ARAH KEBIJAKAN
Sensus Survei Registrasi Peran & Fungsi
KEBIJAKAN PROGRAM KB PASCA SALIN
KEBIJAKAN DAN PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI
Titus Priyo Harjatmo, M,.Kes Slide Diambil Dari Direktorat Gizi
GAMBARAN DEMOGRAFI Prof. Dr. Sri Moertiningsih S. Adioetomo.
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (Sdki) 2012
MATERI KULIAH : KETENAGAKERJAAN, PEMBANGUNAN EKONOMI
Laporan Pendahuluan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 BADAN PUSAT STATISTIK.
Biro Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan Setda DIY
Data dan Informasi dalam Perencanaan
RISET KESEHATAN DASAR ( RISKESDAS ) 2013
Menyongsong Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017
MASALAH KEPENDUDUKAN DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA
(TIPE A) BAGAN ORGANISASI
PENDUDUK & KETENAGAKERJAAN
KONSUMSI ENERGI PROTEIN
PROYEKSI PENDUDUK PROVINSI JAMBI
SUMBER DATA UNTUK TUJUAN ANALISIS KEPENDUDUKAN
ILMU KESMAS X (PROGRAM2 KESEHATAN)
Pertemuan ke-5 Fitriani Ulfatus Sa’adah
SUMBER DATA DEMOGRAFI (Bagian II)
KONDISI PENDUDUK INDONESIA
PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI
ANTROPOSFER.
MORTALITAS ( KEMATIAN)
PEMBINAAN PERAN SERTA MASYARAKAT
DEMOGRAFI LANJUT USIA Jukarnain.
KONDISI PENDUDUK INDONESIA
Pembangunan Ekonomi.
ANTROPOSFER.
Oleh Dr. Nugroho Susanto, M.Kes
MORTALITAS ILSA WAHYUNI ( ) KELOMPOK 6 FITRIANI AHMAD
PEMANFAATAN DATA SURVEI DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN
FAKTOR PENENTU FERTILITAS
MORTALITAS (KEMATIAN).
ICPD dan MDGS Indikator dan Pencapaian di Indonesia
FERTILITAS.
ANTROPOSFER.
Penduduk dan ketenaga kerjaan
KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN
POVERTY AND NUTRITIONAL STATUS
Masalah Kependudukan dan Pembangunan (II)
Identifikasi Ketersediaan DATA KESEHATAN
Peluang dan Tantangan BONUS DEMOGRAFI INDONESIA.
Masalah Kependudukan dan Pembangunan (II)
ADE SAPUTRA NASUTION, SKM., M.Kes.. Kesenjangan antara kenyataan dan yang seharusnya Masalah Gizi : ada kesenjangan antara kondisi gizi di masyarakat.
MAHASISWA PEDULI KEPENDUDUKAN
Indikator Pembangunan Ekonomi
KESEHATAN ANAK di indonesia
RANCANG BANGUN SIGA SULSEL
Transcript presentasi:

DIREKTORAT STATISTIK KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN

Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan Sub Direktorat Statistik Demografi Sub Direktorat Statistik Ketenagakerjaan Sub Direktorat Statistik Upah dan Pendapatan Sub Diirektorat Statistik Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja

Sub Direktorat Statistik Demografi Melakukan penyiapan, pengolahan, evaluasi dan pelaporan kegiatan pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data statistik demografi Menghimpun data sekunder yang dikumpulkan instansi lain untuk melengkapi data statistik demografi Melaksanakan kegiatan statistik berbasis gender yang berkaitan dengan statistik demografi, dan mengirimkan hasilnya pada satuan organisasi BPS terkait. Menyiapkan data dasar demografi bagi Subdit Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja dalam melakukan penghitungan proyeksi penduduk

Sub Direktorat Statistik Ketenagakerjaan Melakukan penyiapan, pengolahan, evaluasi dan pelaporan kegiatan pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data statistik ketenagakerjaan Menghimpun data sekunder yang dikumpulkan instansi lain untuk melengkapi data statistik ketenagakerjaan Melaksanakan kegiatan statistik berbasis gender yang berkaitan dengan statistik ketenagakerjaan, dan mengirimkan hasilnya pada satuan organisasi BPS terkait. Menyusun indikator perekonomian dan Berita Resmi Statistik (BRS) ketenagakerjaan, setiap bulan.

Sub Direktorat Statistik Upah dan Pendapatan Melakukan penyiapan, pengolahan, evaluasi dan pelaporan kegiatan pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data statistik upah (buruh) dan pendapatan (tenaga kerja bukan buruh) Menghimpun data sekunder yang dikumpulkan instansi lain untuk melengkapi data statistik upah dan pendapatan Melaksanakan kegiatan statistik berbasis gender yang berkaitan dengan statistik upah dan pendapatan, dan mengirimkan hasilnya pada satuan organisasi BPS terkait.

Sub Direktorat Statistik Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja Melakukan penyiapan, pengolahan, evaluasi dan pelaporan kegiatan pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data statistik mobilitas penduduk dan tenaga kerja Melakukan penghitungan proyeksi penduduk dan proyeksi angkatan kerja mulai dari persiapan hingga publikasi Menghimpun data sekunder yang dikumpulkan instansi lain untuk melengkapi data statistik mobilitas penduduk dan tenaga kerja Melaksanakan kegiatan statistik berbasis gender yang berkaitan dengan statistik mobilitas penduduk dan tenaga kerja, dan mengirimkan hasilnya pada satuan organisasi BPS terkait.

Sensus dan Survei yang dilaksanakan Subdit Statistik Demografi Sensus Penduduk (SP) Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Subdit Statistik Ketenagakerjaan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Subdit Statistik Upah dan Pendapatan Survei Upah Buruh (SUB) Survei Struktur Upah (SSU) Subdit Statistik Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja Survei Komuter (pilot)

Kegunaan Data Statistik dalam Perencanaan dan Evaluasi Keputusan/kebijakan diambil berdasarkan situasi dan kondisi yang obyektif dari permasalahan yang dihadapi. Program pembangunan sektor sosial ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan taraf kesejahteraan penduduk. Sasarannya adalah penduduk atau kelompok penduduk. Perencanaan program dirumuskan berdasarkan kajian tentang suatu situasi dan kondisi yang biasa disebut dengan analisis

Kegunaan Data Statistik dalam Perencanaan dan Evaluasi Perlu data hasil sensus atau survei yang merupakan gambaran situasi dan kondisi yang obyektif. Data-data hasil sensus/survei dapat diturunkan menjadi indikator. Indikator digunakan untuk melihat kemajuan pembangunan yang telah dicapai. Hasil sensus/survei perlu diintepretasikan untuk mempermudah pengambil kebijakan dan para perencana.

Keterkaitan Penduduk dan Pembangunan Manusia

Keterkaitan Penduduk dan Pembangunan Manusia Penduduk dan produktifitas SDM Penduduk dan tabungan masyarakat serta ketersediaan fasilitas publik dan pelayaan sosial Penduduk sebagai konsumen dan produsen

Penduduk dan produktifitas SDM Produktifitas ditentukan oleh pendidikan, status kesehatan dan pendapatan Pendidikan rendah tanpa ketrampilan tertentu menghasilkan pendapatan yang rendah Pendapatan rendah mengurangi akses untuk memenuhi kebutuhan gizi dan pelayanan kesehatan Mengakibatkan status kesehatan SDM yang rendah dan produktifitas yang rendah

Komposisi Umur Penduduk Jumlah penduduk laki laki dan perempuan Jumlah Bayi dan Balita Proporsi penduduk dibawah 15 tahun Jumlah penduduk usia kerja (15 tahun+) Jumlah wanita usia reproduktip Jumlah penduduk lansia 60 tahun+

Komposisi Umur Penduduk dan Kebutuhan Keluarga Komposisi umur penduduk menentukan jenis kebutuhan dan konsumsi keluarga kebutuhan konsumsi bayi dan balita berbeda dengan kebutuhan penduduk usia kerja, berbeda dengan kebutuhan penduduk lansia dsb. Pertumbuhan penduduk yang tinggi menentukan tingkat konsumsi yang tinggi

Tabungan Masyarakat Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi menyebabkan proporsi penduduk muda tinggi dan meningkatkan rata rata jumlah anggota keluarga kebutuhan untuk konsumsi lebih besar daripada kemampuan untuk memproduksi mengurangi kemampuan keluarga untuk menabung

Fasilitas Umum dan Pelayanan Sosial Pertambahan jumlah penduduk meningkatkan kebutuhan fasilitas umum dan permintaan pelayanan sosial (pendidikan, kesehatan, pelayanan lansia dsb.) Jenis permintaan ditentukan oleh jumlah penduduk menurut komposisi umur penduduk

Jenis kebutuhan pelayanan sosial dan fasilitas umum (1) Bayi dan balita peningkatan gizi, imunisasi dsb. Anak anak di bawah 15 thn. Pendidikan Kesehatan Kesejahteraan fisik dan mental Ketrampilan dsb.

Jenis kebutuhan pelayanan sosial dan fasilitas umum (2) Penduduk usia kerja pendidikan kesehatan dan gizi ketrampilan lapangan pekerjaan kegiatan menunjang kesehatan mental dan moral

Jenis kebutuhan pelayanan sosial dan fasilitas umum (3) Wanita usia reproduksi pelayanan tentang peningkatan pengetahuan dan kesadaran kesehatan reproduksi pelayanan menyiapkan remaja memasuki masa kehamilan bebas risiko kematian maternal pelayanan untuk menghindarkan Ibu hamil dari risiko kematian maternal pelayanan KB dan kesehatan reproduksi

Jenis kebutuhan pelayanan sosial dan fasilitas umum (4) Penduduk lansia Permasalahan kemandirian Pengaturan tempat tinggal Perawatan sehari-hari Perawatan kesehatan fisik dan mental Permasalahan pensiun dan asuransi kesehatan Peningkatan keimanan