Lingkup Kajian dan Tujuan Sistem Sosial Budaya Indonesia

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
HAKEKAT ILMU PENDIDIKAN
Advertisements

ILMU POLITIK MELIPUTI BIDANG-BIDANG:
Ilmu Budaya Dasar Tim Pengajar IBD FH – UI.
BAB 01 ASAL MULA DAN PERKEMBANGAN SOSIOLOGI
SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA
Hakikat Manusia dan Perkembangannya
SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU DAN METODE DALAM MENGKAJI FENOMENA SOSIAL
ISBD: ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR
SCHEIN (1992): Oleh para antropolog budaya digunakan untuk menunjuk pada kebiasaan-kebiasaan yang dikembangkan oleh masyarakat sepanjang sejarah mereka.
Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan
Topik 3 PANDANGAN KEFILSAFATAN
Perspektif TEORI KOMUNIKASI (3 sks)
Ilmu Sosial Budaya Daar
KONSEP DASAR GEOGRAFI KEBUDAYAAN (SDM) FISIS/ALAM ORGANISASI.
Dianggap disiplin ilmu spesialis masih sempit pada disiplinya
RUANG LINGKUP SAINS DASAR
Kepribadian = Cara khas seseorang berpikir, merasa, dan berperilaku. ( Haviland 1999:404 ) = Susunan unsur akal dan jiwa yg. menentukan perilaku/tindakan.
Sosiologi Antropologi Pendidikan
(2)KARAKTERISTIK IPS SD
MANUSIA, SAINS DAN TEKNOLOGI
Dasar – Dasar Etika Moral Etika
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
BAB I PENGANTAR ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR (ISBD)
SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU PENGETAHUAN
BAB 04 TINDAKAN SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL
Ilmu Sosial Budaya Dasar
Definisi & Kedudukan Ilmu Sosial…
ILMU BUDAYA DASAR Yanti Trianita S.I.Kom.
BUDAYA DAN MASYARAKAT.
Pengertian pendidikan
Ilmu Sosial Budaya Dasar oleh : iswadi, Mpd
Ilmu Sosial Dasar.
PENGANTAR ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR (ISBD)
IPS TERPADU LATAR BELAKANG
PARADIGMA PENDIDIKAN IPS UNIVERSITAS ESA UNGGUL
D. Hubungan antara Antropologi-Sosial dan Sosiologi
Teori ERICH FROMM.
MANUSIA SEBAGAI MAHLUK BUDAYA
Ilmu Sosial Budaya Dasar Tipe-Tipe Kelompok Sosial
Hakekat Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan
UNIVERSITAS GUNADARMA
S O S I O L O G I Pertemuan Pertama TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM:
Aspek sosial budaya yang berhubungan dengan kesehatan
ISD Sebagai salah satu MKDU (MATA KULIAH DASAR UTAMA)
Pancasila sebagai Sistem Filsafat
PERILAKU ORGANISASI Bab i.
PENGANTAR PSIKOLOGI SOSIAL
ANTROPOLOGI HUKUM.
Pendekatan dalam melakukan apresiasi
ILMU PENGETAHUAN   Ilmu pengetahuan: pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, dan pengetahuan ini selalu dapat.
(IBD) ILMU BUDAYA DASAR Kian Amboro, M.Pd.
PERAN ILMU PENDIDIKAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR.
HAKIKAT MANUSIA DAN PENGEMBANGANNYA Jaya Dwi Putra, M.Pd
ILMU ALAMIAH, BUDAYA DAN SOSIAL DASAR
Kelompok 12 Danu Saputra Desti Pratiwi Riska Agustiyarini.
Pengertian, Konsep dan Tujuan Ilmu Sosial Budaya Dasar
URUTAN PENDATAAN GURU SMP
Ilmu Budaya Dasar Karina Jayanti, S.I.Kom.
Metode Ilmiah Khoirul Mahya, S.Pd 6 Agustus 2015
SOSIOLOGI UNTUK KESEJAHTERAAN SOSIAL
BAB II PERKEMBANGAN ILMU
HAKIKAT DAN PERAN MANUSIA
HUBUNGAN ANTROPOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON PROGRAM STUDI ILMU HUKUM
RUANG LINGKUP SAINS DASAR OLEH : KELOMPOK I. Pengertian Sains Dasar Sains Dasar merupakan suatu ilmu yang memberi landasan pengetahuan dan wawasan luas.
ISD Sebagai Salah Satu MKDU. Pengertian ISD Ilmu Sosial Dasar : Yaitu ilmu yang mempelajari masalah-masalah sosial, khususnya masalah2 yg diwujudkan oleh.
S O S I O L O G I Pertemuan Pertama TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM:
BAB 1 PENGANTAR ISBD IIS DEWI LESTARI, M.Pd.
SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA
Transcript presentasi:

Lingkup Kajian dan Tujuan Sistem Sosial Budaya Indonesia Kelompok Ilmu Pengetahuan, menurut Prof. Dr. Harsja Bachtiar, dikelompokkan menjadi 3 (tiga) : 1. Kelompok Ilmu Alamiah(natural sciences) Bertujuan untuk memahami keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Contoh : fisika, kimia, biologi, kedokteran, astronomi, kedokteran dll. 2. Kelompok ilmu sosial (social sciences) Bertujuan untuk memahami keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Contoh : sosiologi, politik, ekonomi, psikologi, demografi, dll.

3. Kelompok pengetahuan budaya (the humanities) Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Contoh : filsafat, seni (tari, rupa, musik, suara, dan lukis), sejarah, antropologi budaya, dll. Berdasarkan pengelompokan ilmu dan pengetahuan, maka ketika kita mempelajari tentang Sisten Sosial Budaya Indonesia, di satu sisi termasuk dalam kelompok ilmu sosial dan di sisi lain termasuk dalam kelompok pengetahuan budaya. Jadi metode pendekatannya adalah gabungan (combined approach), yaitu terhadap manusia makhluk sosial dan interaksi dalam kelompok sosialnya, juga terhadap manusia makhluk budaya dan kemanusiaan.

* Manusia sebagai makhluk sosial (zoon Politicon) adalah kodrati, atrinya manusia sebagai individu tidak akan mampu hidup sendiri dan berkembang sempurna apabila tidak hidup bersama dengan manusia yang lain. Dengan kata lain, manusia harus hidup bermasyarakat. * Manusia sebagai mahkluk budaya adalah juga kodrati, artinya sejak lahir manusia sudah menjadi mahkluk yang paling sempurna karena dibekali oleh sang pencipta dengan akal, perasaan, dan kehendak yang membedakannya dengan mahkluk hewan. Sebagai mahkluk budaya, manusi hanya mampu mengembangkan diri dan budayanya apabila hidup bersama dan berhubungan dengan orang lain.dalam hubungannya manusia mempertimbangkan benar dan salah, baik dan buruk, serta yang bermanfaat dan tidak.

Tujuan SSBI Secara umum kontek manusia sebagai mahkluk sosial dan makhluk budaya, tidak terlepas dari peran yang harus dijalankannya untuk berhubungan dengan orang lain dalam sebuah sistem yang disebut masyarakat. Jadi Tujuan SSBI secara umum adalah untuk mengkaji Sistem Sosial dan Sistem Budaya yang ada di masyarakat Indonesia dan bagaimana manusia mengembangkan kepribadiannya sebagai mahkluk sosial dan mahkluk budaya, sehingga mampu menanggapi secara kritis dan berwawasan luas tentang masalah sosial budaya, serta mampu menyelesaikannya secara arif dan manusiawi.,

Secara Khusus: 1. Mempertajam kepekaan terhadap sosial budaya dan lingkungan sosial budaya terutama untuk kepentingan profesi. 2. Memperluas pandangan tentang masalah sosial budaya dan masalah kemanusiaan serta mengembangkan kemampuan daya kritis terhadap kedua masalah tersebut. 3. Menghasilkan calon pemimpin bangsa dan negara yang tidak bersifat kedaerahan dan tidak terkotak-kotak oleh disiplin ilmu yang ketat dalam menanggapi dan menangani masalah dan nilai-nilai dalam lingkungan sosial budaya. 4. Meningkatkan kesadaran terhadap nilai manusia dan kehidupan manusiawi. 5. Membina kemampuan berpikir dan bertindak objektif untuk menangkal pengaruh negatif yang dapat merusak lingkungan sosial budaya.