MATRIKS IDENTIFIKASI MASALAH DAN SOLUSI

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Oleh: Emil Huriani, S.Kp, MN (Dikutip dari Yayasan IDEP)
Advertisements

Hasil Diskusi Panel Kelompok Kerja : Land and Housing.
IAD, ISD, IBD (MASYARAKAT PEDESAAN DAN MASYARAKAT PERKOTAAN)
Dasar Pengelolaan Sampah Kota
oleh : Ir. Ruchyat Deni Dj., M.Eng Direktur Penataan Ruang Nasional
Pelatihan Pemetaan Swadaya PNPM – P2KP
Perencanaan Tata Guna Lahan
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pendidikan Pascatsunami Kelompok Kerja Pendidikan Aceh Recovery Forum 2005.
PRINSIP-PRINSIP Landuse Planning
PENYELENGGARAAN PENGEMBANGAN AIR MINUM
LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS
LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS
MANAJEMEN PRODUKSI AGRIBISNIS.
Matakuliah : PENGANTAR PERUMAHAN MASSAL
MANAJEMEN PRODUKSI AGRIBISNIS
STUDI KASUS TERMINAL DAYA (Posisi/tata letak terminal yg tdk strategis) BY ASMIATI.
 Melaksanakan identifikasi masalah wilayah irigasi dan bangunan pelangkap lainnya.  Melaksanakan Perencanaan, Pengawasan serta Pembinaan atas Pengelolaan.
PAKET KEBIJAKAN KEDAULATAN PANGAN
Hotel Royal Kuningan - Jakarta, 28 Agustus 2014
PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KAWASAN PERMUKIMAN
PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG
STRATA BANGUNAN BERTINGKAT
MANAJEMEN PRODUKSI AGRIBISNIS.
Kawasan Permukiman Kumuh
KONSEP PENANGANAN KUMUH
PERMUKIMAN.
Peraturan / Perundangan Perumahan dan Permukiman Pertemuan 6
PERAN KORKOT.
Daya Tarik dan Daya Dorong Kota-Desa
DALAM MANAJEMENT BENCANA PENGANTAR MANAJEMEN PB
Tipologi perkembangan daerah pantai/pesisir
Tugas Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) BSPS Tahun 2016
BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA
TAHAPAN PROYEK KONSTRUKSI
Model Perencanaan Tata Guna tanah
KOMPLEKSITAS PENGELOLAAN PERBATASAN
By Siti Nurul Chotimah, S. Pd
ASAS PENGELOLAAN KONSERVASI
Mobil Hijau SIKIB Wilayah Kab. Kulon Progo
Bahan tayang 3-4 Mei.
Rantau Binuang Nangroe Aceh Darussalam
Manajemen Resiko Dalam Pengembangan SI
Posisi Pedoman Umum Pembangunan Kota Baru dengan Rencana Tata Ruang
Pengembangan Program Pendidikan Anak Usia Dini
PERENCANAAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN
PRINSIP DASAR MANAJEMEN BENCANA
PENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANA PROVINSI JAWA TENGAH
PENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANA
Proses Penyusunan Perencanaan Sistem Pengelolaan Persampahan Dasar-dasar Pengelolaan Persampahan nawasis.com.
PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN
KETERPADUAN PENYELENGGARAAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN DI PROVINSI JAWA TENGAH Semarang, 21 Desember 2017 DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN.
LATAR BELAKANG DIPERLUKANNYA PENYUSUNAN RP2KPKP
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta 2018
Materi 1 Manajemen Penanggulangan Bencana
Materi 4 KAJIAN DAN PEMETAAN RISIKO
PERIZINAN DAN TATA RUANG
Ketahanan Pangan dan Gizi Ade Saputra Nasution. Peraturan Pemerintah No.68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan sebagai peraturan pelaksanaan UU No.7 tahun.
PENGANTAR PERENCANAAN PENGEMBANGAN SPAM
TATA GUNA LAHAN DAN TRANSPORTASI. 1. Pendahuluan Untuk melestarikan lingkungan perkotaan yang layak huni, keseimbangan antara fungsi- fungsi tersebut.
PENGANTAR PERENCANAAN PENGEMBANGAN SPAM
BERDASARKAN : Perda Provinsi Kaltim Nomor 9 Tahun 2016, tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Timur Pergub Kaltim.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA
I. Rencana Perkuliahan. Penilaian Akhir 1. Kehadiran: 10 % 2. Tugas kecil/diskusi/presentasi: 10 % 3. UTS: 25 % 4. Tugas Besar: 30 % 5. UAS: 25 %
PELATIHAN DASAR TEKNIS BIDANG SUMBER DAYA AIR
Doden FE Untag Banyuwangi
Problem Solving Kebencanaan Gempa Bumi (Kab.Tanggamus) Membangun sistem peringatan dini bencana (early warning system) Membuat peta kerawanan bencana &
KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
RDTR Tata ruang untuk investasi. Analisis pengembangan kawasan  Analisis ekternal yang mempengaruhi pengembangan kawasan 1.Arahan pengembangan kawasan.
Transcript presentasi:

MATRIKS IDENTIFIKASI MASALAH DAN SOLUSI POKJA : LAND AND HOUSING

Issue Persoalan Implikasi Solusi Master plan (rencana induk) Tidak ada sebuah master plan untuk diikuti Penentuan tidak jelas Belum ada skenario tanah dari BRR Konsep blue print belum diaplikasi di lapangan. Tanpa ada sebuah rencana induk, penggunaan lahan dan pembangunan rumah cenderung tidak mengikuti tata ruang dan tata rawan yang seharusnya Pembangunan rumah juga tidak mengindahkan kelengkapan pemukiman Fasilitas pemukiman sering tidak terbangun dan menyulitkan masyarakat yang menempati desa Setiap pembangunan (settlement) teknik CBD dan village oriented sehingga akan tetap ada perencanaan desa yang berbasis tata ruang yang baku dengan tata rawan yang tepat yang nantinya dapat digunakan kedalam sebuah rencana induk Pembangunan perumahan harus dikoordinasi dengan benar sehingga setiap pembangunan perumahan menjadi satu paket dengan pembangunan pemukiman (settlement plan) Pemerintah membuat action plan untuk mengatasi situasi relokasi dan membantu masyarakat yang tidak punya tanah

Land Housing Management Koordinasi masih parsial Dampak regulasi yang belum menyesuaikan dengan kondisi abnornal di NAD Tidak ada sistem informasi pemukiman (land and housing info sistem) Kelambatan implementasi RALAS Lemahnya sosialisasi dari pemerintah terhadap masyarakat tentang pembangunan pemukiman untuk mereka Keamanan atas kepemilikan tanah Keterlambatan proses pencairan anggaran Masih banyak ditemukan adana perbedaan antara data yag dilaporkan dengan kondisi di lapangan mengenai lahan budidaya yang hilang dan rusak Kesemrautan pembangunan pemukiman Penduduk menempati daerah yang tidak dibenarkan oleh undang-undang Ada NGO-NGO tertentu yang mengkapling suatu desa atau suatu wilayah sehingga menyulitkan NGO lain yang lebih sering membantu Kelambatan implikasi program di tingkat lapangan Segera disusun sistem informasi manajemen pembangunan pemukiman Pengendalian dan pengawasan program-program pembangunan fisik dengan perbaikan lahan budidaya secara holistik Penetapan daerah layak huni dengan tidak layak huni serta pengaturan zonasi pemanfaatan lahan bersama masyarakat Segera diumumkan di media masa tentang prosedur dengan proses penggunaan atas kepemilikan tanah dan mendesak pemerintah untuk dengan serius mendukung program RALAS Mendeseminasi manual RALAS sampai ke tingkat desa Peninjauan terhadap aturan-aturan pertanahan yang menghambat penanganan segera atas masalah-masalah tanah di NAD

Land and Housing Development Type dan mutu rumah yang berbeda Salinitas lahan Ganti atas tanah yang hilang Lahan optimal untuk pembangunan kembali jalan yang harus dipindahkan Lambatnya pemanfaatan lahan-lahan rusak Economic development yang parsial Tidak ada peta desa yang dapat membantu pembangunan pemukiman Kecenderungan kecemburuan antar warga masyarakat dan antar desa karena type dan mutu rumah yang berbeda Mata pencaharian masyarakat masih belum pulih dan ketergantungan masyarakat terhadap bantuan semakin tinggi Dampak pembangunan sarana dan prasarana fisik yang terkendala dan tertunda Harus ada sosialisasi dan transparansi pada tahap awal implementasi pembangunan pemukiman yang dikelola secara kolektif dan komunal Segera dilakukan rehabilitasi lahan untuk mata pencaharian yang dikelola dengan metode padat karya Harus ada perencanaan terhadap pemulihan social modalities dengan model-model social engineering yang melibatkan ulama Harus ada perencanaan jangka panjang untuk menggerakkan potensi-potensi pengembangan ekonomi dengan basis desa dan kecamatan