Analisis masalah mutu pada sistem mikro 1. 2 7 aims of patient and community experience  Safety  Effectiveness  Patient centeredness  Timeliness.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Penyusunan standar pelayanan pada organisasi pelayanan
Advertisements

Analisis Kinerja Sistem
Variasi proses. It is all about patients First do no harm Second achieve best clinical outcome Third make the people “fly”
Rantai efek peningkatan mutu pelayanan kesehatan
Pengenalan Re-engineering
Analisis permasalahan pada sistem mikro. Apakah sistem pelayanan kita dapat menjawab kebutuhan, harapan, dan dinilai bermanfaat oleh pelanggan ? S – P.
Format RCSA.
TEORI DAN RISET PENGAJARAN Hansiswany Kamarga. Pengertian Pengajaran (Hitchcock & Hughes, 1989)  Teaching is that which goes on between teachers & learners.
PENGAWASAN By : Wiwik Istyarini fig.
Control Objectives for Information and related Technology
MEMBINA MUTU PELAYANAN KESEHATAN
Analisis permasalahan pada sistem mikro
TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN PENGETAHUAN
Elemination by Aspects Elemination by aspects ignores uncertainty by applying criteria one at a time to rule out alternatives that do not satisfy minimal.
a.k.a structural testing WHITE BOX TESTING clear box testing
TELAAH ARTIKEL Tujuan Menjelaskan pentingnya untuk selalu up-dated pengetahuan dengan melakukan penelaahan artikel dari jurnal-jurnal gizi Menjelaskan.
Total Quality Management (TQM)
Perencanaan Pengujian (Test Plan) Pertemuan 4
1 KONSEP DAN TUJUAN MANAJEMEN STRATEJIK Pertemuan 2 Matakuliah: J0134/ Manajemen Strategik Tahun: 2006.
 Materi :  Understanding e-CRM Concept and Application  Buku Wajib & Sumber Materi :  Kalakota, Ravi & Marcia Robinson (2001). e-Business 2.0. Roadmap.
BINUS Core Competencies. I. Business Acumen The ability to make good judgment and quick decision to improve results based on understanding ones role in.
Manajemen Sumber Daya Teknologi Informasi
Sejarah perkembangan manajemen industri
EIS (Executive Information Systems)
Pertemuan 03 Materi : Buku Wajib & Sumber Materi :
PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA
QA DAN PERFORMANCE IMPROVEMENT
DISTRIBUSI BINOMIAL.
WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB TIM
Pert. 16. Menyimak lingkungan IS/IT saat ini
Kerjasama Peningkatan Kapasitas SDM Bidang Disabilitas Strengthen Partnership toward a Community Inclusion.
Pengembangan Dokumentasi Asuhan Keperawatan dalam SIMRS dengan Menggunakan Diagnosa Keperawatan NANDA-I berlisensi Intansari Nurjannah 2016.
Metode LEAN di URM.
Konsep mutu dan standar program penjagaan mutu
Oleh : Faik Agiwahyuanto, S.Kep., M.Kes
Evaluasi Pelatihan.
Perkembangan Paradigma Birokrasi
Keperawatan Medikal-Bedah
Pendahuluan.
PELAYANAN KOLABORATIF & SEAMLESS
Dwi Handono Sulistyo KMPK FK UGM
Dr. Ir. Maslina W.H. MM Dra. Sri Dewi N. M.Si
Client/Customers Satisfaction
Information System Today
Tujuan Pembelajaran Umum
Introduction to Sociology
MANAJEMEN MUTU SDM DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI
PENGERTIAN DAN SEJARAH MUTU
STATUS ORGANISASI Pengertian Perilaku Organisasi
EIS (Executive Information Systems)
Akreditasi puskesmas.
Penalaran Klinik Menaldi Rasmin
1st Knowledge Area : Project Integration Management
How To Measure Quality Sharon Gondodiputro dr., MARS, MH
Penyusunan standar pelayanan pada organisasi pelayanan
Menjelaskan tugas-tugas yang diterima oleh setiap mahasiswa
Holistic Cancer Management
4 plan.
How You Can Make Your Fleet Insurance London Claims Letter.
Evidence-Based Medicine Prof. Carl Heneghan Director CEBM University of Oxford.
Sistem informasi kesehatan
Pendahuluan.
Team Dynamics Anggota Kelompok: Intan Amalia (Psikologi)
Evaluasi Pelatihan.
Abriloka Vidu Nugroho, AMK, S.Kep, M.Kes. 80 an Pekerja Kesehatan 90 an Tenaga Keperawatan 2000 Profesi Perawat Abriloka Vidu Nugroho, AMK, S.Kep, M.Kes.
STATUS ORGANISASI Pengertian Perilaku Organisasi
BY : LUTFIANI RATNA DEWANTI LILIS SINARSIH Action Research.
Kelompok 13 Nama Anggota : Sigit Dwi Prianto Praditya F Marliyana.
PEMAHAMAN SYSTEM vs AKREDITAS dr. SOENOE JOEWANA, MMR.
CLINICAL GOVERNANCE. DEFINISI CLINICAL GOVERNANCE : 1)kegiatan yang merupakan mekanisme ampuh, baru dan terpadu untuk menjamin terlaksananya pelayanan.
Transcript presentasi:

Analisis masalah mutu pada sistem mikro 1

2

7 aims of patient and community experience  Safety  Effectiveness  Patient centeredness  Timeliness  Efficiency  Equity 3

Sistem mikro  The small units of works that actually give the care that the patient experiences  A small team of people, combined with their local information system, a client population, and a defined set of work processes (Brian Quinn) 4

3 comprehensive redesign  Knowledge based care:  Using the best sc ientific and clinical information available in the service of patient  Patient centered care:  Respects the individuality, values, ethnicity, social endowments, and information needs of each patient  System minded care:  Assume responsibility for coordination, integration, and efficiency across traditional boundaries of organization, discipline, and role 5

10 simple rules for microsystem redesign 1. Care is based on continuous healing relationships 2. Care is customized according to patients’ needs and values 3. The patient is the source of control 4. Knowledge is shred freely 5. Decision making is based on evidence 6. Safety is a system property 7. Transparency is necessary 8. Beeds are anticipated 9. Waste is continuously decreased 10. Cooperation among clinicians is a priority 6

Mutu pelayanan SISTEM MANAJEMEN MUTU mutu SISTEM PELAYANAN 7

Penyebab masalah mutu: Variasi Proses Proses tidak diukur dg baik 1 Proses tidak dimonitor dg baik 2 Proses tidak dikendalikan dg baik 3 Proses tidak dipelihara dg baik 4 Proses tidak disempurnakan 5 8

Sistem Manajemen Mutu menyempurnakan mengukur memonitor mengendalikan memelihara Sistem Manajemen Mutu 9

Mutu pelayanan SISTEM MANAJEMEN MUTU Komitmen Leadership SISTEM PELAYANAN -Struktur -Proses -Outcome Mengukur Memonitor Mengendalikan Memelihara menyempurnakan 10

Rantai nilai Porter Sistem pembiayaan, sistem pengemb. SDM, Sistem pengadaan, sistem informasi, tehnologi Pemasaran, dsb Struktur organisasi Budaya organisasi Support service Service Delivery Add value Service Delivery System Pre service Point of After service service 11

Tugas kelompok  Pilih satu sistem mikro untuk dianalisis  Gambarkan alur proses makro  Lakukan identifikasi kemungkinan terjadi masalah pada tiap tahapan proses dari sistem mikro tsb  Identifikasi sistem pendukung yang berpengaruh terhadap pelaksanaan proses pada sistem mikro, dan apa permasalahan yang mungkin terjadi pada sistem pendukung tersebut. 12

Mengapa terjadi masalah pada sistem mikro ? Quality/ Performance problems Process variation Process failure/ breakdown Process incapability Not measured Not monitored Not controlled Not maintain Not improved 13

 Pilih satu masalah mutu  Lakukan analisis penyebab terjadinya masalah mutu  Penyebab pada proses  Penyebab pada struktur (sumber daya) dan sistem pendukung (perhatikan rantai nilai dari Porter) 14

Contoh Masalah mutu: Response time IGD RS X rata-rata lebih dari 15 menit Penyebab pada proses: –Prosedur kerja ada tetapi tidak digunakan sebagai acuan –Dokter sering tidak berada di tempat, meskipun jadual jaga ada dan ada kebijakan direktur yang menyatakan dokter jaga tidak boleh meninggalkan tempat pada jam jaga –Monitoring terhadap tugas jaga dokter tidak pernah dilakukan, presensi dokter tidak pernah diisi. –Dsb Penyebab pada sumber daya: –Keterbatasan tempat tidur di IGD sehingga pasien harus menunggu tempat tidur kosong untuk dapat dilakukan penanganan di IGD –Keterbatasan jumlah dokter IGD yang hanya terdiri dari 3 orang sehingga pengaturan shift jaga terlalu dekat. –Dsb Penyebab pada sistem pendukung yang lain: –Pengembangan sdm IGD yang tidak direncanakan dengan baik, sehingga kompetensi perawat IGD kurang memadai –Lay-out ruang IGD yang tidak tertata, sehingga menyulitkan proses triase dan penanganan pasien 15

16