Unsur Periode Ketiga 4 Chandra Vindy (i) Ria Sofia Adrian.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI SEDERHANA
Advertisements

KIMIA UNSUR Kelas Pendidikan IPA.
IKATAN KIMIA Tim Dosen Kimia Dasar FTP.
Jenis Ikatan pada zat padat :
UNSUR KIMIA Alumunium (Al) dan Silikon (Si)
Logam Alkali Tanah (II A)
PEMBUATAN UNSUR-UNSUR DAN SENYAWANYA
Assalamualaikum Wr. Wb Tema : ALKALI
BAB 4 IKATAN KIMIA.
SIFAT-SIFAT PERIODIK UNSUR
Merokok = hak azasi, tapi memaksakan asap masuk ke hidung orang lain melanggar hak azasi. Menghadapkan telapak kaki ke muka orang lain = hak azasi, tetapi.
ASSALAMU’ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUH
TIM DOSEN KIMIA DASAR FTP UB 2012
Disusun Oleh : Santi Destiyana Sayekti ( )
DISUSUN OLEH : HANNA M. HANNY S. M. ALFIAN SALSABILA
GAS MULIA Kelompok 4 : 1. Ivan Fadillah 2. Retno Wulandari
Gas Mulia Disusun oleh : Desy Olyvera Farah Rahma Afifah
GOLONGAN IIIA.
beryllium magnesium calcium
Larutan Elektrolit dan Reaksi Reduksi Oksidasi
H2O.
GAS MULIA Kelompok 4 : 1. Ivan Fadillah 2. M.Reynaldi Ichsan
Unsur Periode Ketiga XIIA4 Presentasi oleh:
LOGAM DAN NON LOGAM INDUSTIRAL ENGIINEERNG Universitas Sumatera Utara INDUSTIRAL ENGIINEERNG Universitas Sumatera Utara KELOMPOK I  BAYU PRASETYA  MELY.
UNSUR LOGAM ALKALI. Logam alkali adalah logam golongan IA yang terdiri dari logam Litium (Li), Natrium (Na), Kalium (K), Rubidium (Rb), Sesium (Cs), dan.
Logam Alkali Tanah.
IKATAN KIMIA Kun Sri Budiasih.
IKATAN KIMIA.
IKATAN KIMIA.
IKATAN KIMIA.
IKATAN KIMIA IKATAN KOVALEN.
OKSIDASI DAN REDUKSI.
IKATAN KIMIA.
Ikatan Kimia ION KOVALEN LOGAM I. HIDROGEN G. van der Waals L-NL
Halogen kelompok 3 nama kelompok. :. 1. uswatun hasanah 2. henny 3
FENOMENA KEBERADAAN ZAT DI ALAM
BAB 3 Unsur-Unsur Kimia 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Materi Minggu ke-3 IKATAN KIMIA
IPA Terpadu MATERI DAN PERUBAHANNYA
Berkelas.
KIMIA UNSUR.
BAHAN AJAR KIMIA Oleh : M. Nurissalam, S.Si Kelas : XII IPA
IKATAN KIMIA.
KELIMPAHAN UNSUR DAN SIFATNYA
Rb Ca ETRINALDI D E N O A F D I.
PLEASE WAIT….
IKATAN KIMIA.
TUGAS PRESENTASI KIMIA “ALUMINIUM”
Atom, Molekul, dan Ion Bab 2 Presentasi Powerpoint Pengajar
Materi Minggu ke-3 IKATAN KIMIA
IKATAN KIMIA Disusun oleh: M.Sigit Cahyono, S.T., M.Eng
GAS MULIA Unsur Golongan VIII A Bimbingan : Ibu Trisna Loading. . .
Created by : Wiembi Kristi Kalista 12-1
Fluor (F) Dan Pembuatan Halogen.
MODUL KIMIA X SEMESTER 1.
CREATED BY : DENNIS RAMADHAN Powered By : panduankimia.net
KELIMPAHAN UNSUR DAN SIFATNYA
Unsur Golongan Alkali Mufid Ainun Janiar Ariani Prabowo Agia Wicaksono
Kimia Dasar (Eva/Yasser/Zulfah)
SIFAT FISIS DAN KIMIA UNSUR- UNSUR GOLONGAN UTAMA DAN TRANSISI.
Reaksi Redoks dan Tata Nama Senyawa. Materi Reaksi redoks Bilangan oksidasi Tata nama senyawa sederhana.
Unsur-unsur golongan VIIIA di dalam tabel periodik, yaitu unsur He, Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn disebut unsur-unsur gas mulia. Unsur- unsur tersebut sulit.
Ikatan Kimia ION KOVALEN LOGAM I. HIDROGEN G. van der Waals L-NL
IPA Terpadu MATERI DAN PERUBAHANNYA
 Aluminium (atau aluminum, alumunium, dan almunium) dalam sistem periodik ialah unsur kimia yang terletak pada golongan 13 periode 3. Lambang aluminium.
IKATAN KIMIA Grup 2 1. Nia Audia Bandar Zulfian12009.
Unsur periode 3. Pengertian unsur periode 3 Unsur periode ketiga dalam sistem periode unsur terdiri dari delapan unsur yaitu Natrium (Na), Magnesium (Mg),
ALKALI TANAH XII IPA 2. NAMA KELOMPOK : Bilqis Alfa Syahrina Diana Eka Widya Sari Ilham Mubarok Muhammad Hilmy Prasetyo Salma Adira S.P.
MEDIA MENGAJAR KIMIA 3 Untuk SMA/MA Kelas XII. Unsur-unsur Golongan Utama (Gas Mulia, Halogen, Alkali, dan Alkali Tanah) BAB 3
UNSUR PERIODE KETIGA XIIMIPA2 Presentasi oleh: Zizi Aida (34) Rizkiana (24) Baiq Arina Rahma(04) Ni Wayan Daniyati (21) Muhamad Farhan (19)
Transcript presentasi:

Unsur Periode Ketiga 4 Chandra Vindy (i) Ria Sofia Adrian

Unsur Periode 3 Natrium (Na) Magnesium (Mg) Aluminium (Al) Silikon (Si) Fosfor (P) Belerang (S) Klor (Cl) Argon (Ar) Logam Metaloid Non logam Gas Mulia

Natrium (Na) Sifat Umum Nomor atom : 11 Konfigurasi e- : [Ne] 3s1 Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Natrium (Na) Sifat Umum Nomor atom : 11 Konfigurasi e- : [Ne] 3s1 Massa Atom relatif : 22,98977 Jari-jari atom : 2,23 Å Titik Didih : 892 C Titik Lebur : 495 C Elektronegatifitas : 1 Energi Ionisasi : 495 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 1+ Struktur Atom : Kristal Logam Wujud : Padat

Natrium (Na) Kegunaan : Dipakai dalam pebuatan ester. Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Natrium (Na) Kegunaan : Dipakai dalam pebuatan ester. NACl digunakan oleh hampir semua makhluk. Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan. Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan. Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor. NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas. NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue. Memurnikan logam K, Rb, Cs. NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah.

Natrium (Na) Sumber dan Penggunaan Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Natrium (Na) Sumber dan Penggunaan Merupakan logam lunak, bewarna putih keperakan, reaktif Bereaksi dengan cepat dengan air membentuk sodium hidroksida dan hidrogen Dapat bereaksi dengan Alkohol namun lebih lambat dibanding dengan air Tidak bereaksi terhadap nitrogen Merupakan komponen terbesar kedua yang larut di air laut Mudah ditemui pada sumber air alami Pembuatan Dihasilkan dengan elektrolisis lelehan NaCl Prosesnya disebut proses Downs, yaitu dengan menambah 58% CaCl2 dan KF pada elektrolisis lelehan NaCL. Tujuan penambahan untuk menurunkan titik lebur NaCl hingga mencapai 550 C

Magnesium (Mg) Sifat Umum Nomor atom : 12 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Magnesium (Mg) Sifat Umum Nomor atom : 12 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 Massa Atom relatif : 24,305 Jari-jari atom : 1,72 Å Titik Didih : 1107 C Titik Lebur : 651 C Elektronegatifitas : 1,25 Energi Ionisasi : 738 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 2+ Struktur Atom : Kristal Logam Wujud : Padat

Magnesium (Mg) Kegunaan : Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Magnesium (Mg) Kegunaan : Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen. Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum. Pemisah sulfur dari besi dan baja. Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan. Untuk membuat lampu kilat. Sebagai katalis reaksi organik.

Magnesium (Mg) Sumber dan Pengolahan Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Magnesium (Mg) Sumber dan Pengolahan Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat ringan. Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu membentuk aloi yang kuat termasuk unsur reaktif.Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium. Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen Pembuatan Magnesium umumnya dapat diperoleh melalui pengolahan air laut sbg: Ca(OH)2 ditambahkan pada air laut agar meganesium mengendap sebagai Mg(OH)2. Asam klorida kemudian ditambahkan sehingga diperoleh kristal magnesium klorida Ca(OH)2 (S) + Mg2+  Mg(OH)2 (S) + Ca 2+ Mg(OH)2 (s) + 2H+ + Cl-  MgCl2.6H2O Untuk menghindari terbentuknya MgO pada pemanasan megnesium klorida, sebelum elektrolisis leburan kristal yang terbentuk ditambahkan magnesium klorida yang mengalami hidrolisis sebagian ke dalam campuran leburan natrium dan kalsium klorida Magnesium akan diperoleh pada katoda sedangkan pada anoda akan terbentuk Cl2-

Alluminium (Al) Sifat Umum Nomor atom : 13 Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Alluminium (Al) Sifat Umum Nomor atom : 13 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 1 Massa Atom relatif : 26,98154 Jari-jari atom : 1,82 Å Titik Didih : 2467 C Titik Lebur : 660 C Elektronegatifitas : 1,45 Energi Ionisasi : 577 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 3+ Struktur Atom : Kristal Logam Wujud : Padat

Alluminium (Al) Kegunaan : Banyak dipakai dalam industri pesawat. Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Alluminium (Al) Kegunaan : Banyak dipakai dalam industri pesawat. Untuk membuat konstruksi bangunan. Untuk membuat magnet yang kuat. Tawas sebagai penjernih air. Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa. Membuat berbagau alat masak. Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll.

Alluminium (Al) Sumber dan Pengolahan Berupa logam lunak bewarna perak Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Alluminium (Al) Sumber dan Pengolahan Berupa logam lunak bewarna perak Merupakan penghantar panas yang sangat baik da dapat menghantar listrik Sulit terkorosi karena membentuk lapisan oksida di permukaannya Tidak beracun, non-magnetik dan sulit terbakar Sumber utamanya adalah biji bauksit Pembuatan Alumunium dapat diperoleh melalui proses Hall, yaitu: biji bauksit dimurnikan dengan menambah NaOH dan HCl sehingga diperoleh Al2O3 Al2O3 (s) + 2NAOH (aq)  2NaAIO2 (aq) + H2O 2NaAIO (aq) +HCL (aq)  Al(OH)3 + NaCl (aq) Al(OH)3  Al2O3 (s) + 3H20 Al2O3 yang diperoleh kemudian disaring dan dilelehkan baru kemudian dielektrolisis Anoda : 3O2-  O2(g) + 6e Katoda : 2Al3 + 6e  2Al sebelum elektrolisis, ditambahkan kriolit (NaAIF6) untuk menurunkan titik leleh AL2O3

Silikon (Si) Sifat Umum Nomor atom : 14 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 2 Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Silikon (Si) Sifat Umum Nomor atom : 14 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 2 Massa Atom relatif : 28,0855 Jari-jari atom : 1,46 Å Titik Didih : 2355 C Titik Lebur : 1410 C Elektronegatifitas : 1,74 Energi Ionisasi : 787 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 4+ Struktur Atom : Kristal Kovalen raksasa Wujud : Padat

Silikon (Si) Kegunaan : Dipaki dalam pembuatan kaca Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Silikon (Si) Kegunaan : Dipaki dalam pembuatan kaca Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium, magnesium, dan tembaga Untuk membuat enamel Untuk membuat IC

Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Silikon (Si) Catatan Merupakan unsur elektropositif yang paling banyak dijumpai Isotop alaminya terdiri atas isotop 28 (92,2%), isotop 29 (4,7%), isotop 30 (3,1%) Memiliki sifat kimia seperti logam yang lain Kemampuan semikonduktor akan meningkat jika ditambahkan pengotor suhu Ditemukan pada banyak senyawa dioksida dan berbagai macam silicate yang ada di alam. Pembuatan Siikon dipisahkan dari senyawanya dengan cara mereduksi SiO2 dengan mengunakan carbon atau calsium karbida. Silikon yang diperoleh dari proses ini belum murni. Untuk pemurnian silikon dilakukan dengan proses zone refined. Proses ini dimulai dengan mengubah silikon menjadi SiCl4 kemudian direduksi kembali dengan menggunakan gas H2. Dengan teknik tertentu pada zone refined maka akan diperoleh silikon super murni.

Fosfor (P) Sifat Umum Nomor atom : 15 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 3 Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Fosfor (P) Sifat Umum Nomor atom : 15 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 3 Massa Atom relatif : 30,97376 Jari-jari atom : 1,23 Å Titik Didih : 280 C Titik Lebur : 44 C Elektronegatifitas : 2,05 Energi Ionisasi : 1060 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 5+ Struktur Atom : molekul Poliatom Wujud : Padat

Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Fosfor (P) Kegunaan : Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen. Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum. Pemisah sulfur dari besi dan baja. Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan. Untuk membuat lampu kilat. Sebagai katalis reaksi organik.

Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Fosfor (P) Catatan Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat ringan Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu membentuk aloi yang kuat Termasuk unsur reaktif Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen Pembuatan Fosforus dapat dipisahkan dari senyawanya dengan cara mereduksi batuan fosfor dengan SiO2 dan C. Fosforus bebas merupakan molekul tetra atomik yang mempunyai dua bentuk kristal yaitu : fosforus merah dan putih. Fosforus putih lebih reaktif daripada fosforus merah. Fosfor merah kurang reaktif, relatif tidak beracun dan digunakan untuk membuat korek api sedangkan senyawa fosfat banyak digunakan untuk membuat pupuk campuran.

Sulfur (S) Sifat Umum Nomor atom : 16 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 4 Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Sulfur (S) Sifat Umum Nomor atom : 16 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 4 Massa Atom relatif : 32,066 Jari-jari atom : 1,09 Å Titik Didih : 445 C Titik Lebur : 119 C Elektronegatifitas : 2,45 Energi Ionisasi : 1000 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 6+ Struktur Atom : molekul poliatom Wujud : Padat

Sulfur (S) Kegunaan Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat. Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Sulfur (S) Kegunaan Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat. Digunakan dalam baterai. Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk. Digunakan pada korek dan kembang api. Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses.

Sulfur (S) Sumber dan Pengolahan Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Sulfur (S) Sumber dan Pengolahan Zat murninya tidak berbau dan tidak berasa. Memiliki struktur yang beragam, tergantung konsisi sekitar. Secara alami banyak terdapat di gunung berapi. Komponen murninya tidak beracun namun senyawa yang terbentuk kebanyakan berbahaya bagi manusia. Pembuatan Senyawa sulfur yang utama adalah SO2, dan SO3. SO2 berupa gas yang mudah larut dalam air sehigga menyebabkan hujan asam. Efek yang ditimbulkan dapat sikurangi dengan cara melewatkan air yang terkontaminasi pada padatan CaCO3. SO3 merupakan bahan utama membuat asam sulfat SO3 diperoleh dari oksidasi SO2 dengan katalis vanadium

Chlor (Cl) Sifat Umum Nomor atom : 17 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 5 Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Chlor (Cl) Sifat Umum Nomor atom : 17 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 5 Massa Atom relatif : 35,4527 Jari-jari atom : 0,97 Å Titik Didih : -35 C Titik Lebur : -101 C Elektronegatifitas : 2,85 Energi Ionisasi : 1260 kJ/mol Tingkat Oks. Max : 7+ Struktur Atom : molekul diatom Wujud : gas

Chlor (Cl) Kegunaan : Dipakai pada proses pemurnian air. Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Chlor (Cl) Kegunaan : Dipakai pada proses pemurnian air. Cl2 dipakai pada disinfectan. KCl digunakan sebagai pupuk. ZnCl2 digunakan sebagai solder. NH4Cl digunakan sebagai pengisi batere. Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses daur ulang kertas. Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum. Dipakai pada berbagai macam industri.

Chlor (Cl) Catatan Merupakan gas diatomik bewarna kehijauan Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Chlor (Cl) Catatan Merupakan gas diatomik bewarna kehijauan Termasuk gas yang beracun Dalam bentuk padat dan cair merupakan oksidator yang kuat Mudah bereaksi dengan unsur lain Pembuatan Merupakan zat yang paling banyak terkandung di air laut Terdapat juga dalam carnalite dan silvite Diperoleh dengan cara mengelektrolisis larutan NaCl

Argon (Ar) Sifat Umum Nomor atom : 18 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 6 Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Argon (Ar) Sifat Umum Nomor atom : 18 Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 6 Massa Atom relatif : 39,948 Jari-jari atom : 0,88 Å Titik Didih : -186 C Titik Lebur : -189 C Elektronegatifitas : - Energi Ionisasi : 1520 kJ/mol Tingkat Oks. Max : - Struktur Atom : molekul monoatom Wujud : gas

Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Argon (Ar) Kegunaan Sebagai pengisi bola lampu karena Argon tidak bereaksi dengan kawat lampu. Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat pemotongan dan proses lainnya. Untuk membuat lapisan pelindung pada berbagai macam proses. Untuk mendeteksi sumber air tanah. Dipakai dalam roda mobil mewah.

Argon (Ar) Sumber dan Pengolahan Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Argon (Ar) Sumber dan Pengolahan Merupakan gas yang tidak bewarna dan berasa Tidak reaktif seperti halnya gas mulia yang lain Terdapat sekitar 1% argon di atmosfer Terbentuk di atmosfer sebagai akibat dari proses sinar kosmik Dapat diperoleh dengan cara memaskan udarea dengan CaC2

Kristal kovalen raksasa Natrium |Magnesium | Aluminium| Silikon| Fosfor| Sulfur| Chlor| Argon| Table Tabel Perbandingan Sifat Unsur Na Mg Al Si P S Cl Ar Nomor atom 11 12 13 14 15 16 17 18 No massa 23 24 27 28 31 32 35,5 40 Jari-jari ( Å ) 2,23 1,72 1,82 1,46 1,23 1,09 0,97 0,88 Titik Didih 892 1107 2467 2355 280 445 -35 -186 Titik Lebur 98 651 660 1410 44 119 -101 -189 Energi Ionisiasi 495 738 577 787 1060 1000 1260 1520 Elektronegitifitas 1,00 1,25 1,45 1,74 2,05 2,45 2,85 - Tingkat Oks. Max +1 +2 +3 +4 +5 +6 +7 Struktur Kristal logam Kristal kovalen raksasa Molekul poliatom Molekul diatom Molekul monoatom Wujud padat gas

Sifat Kimia Energi ionisasi pertama adalah energi yang dibutuhkan untuk melepaskan satu elektron yang terikat paling lemah dari satu mol atom dalam keadaan gas menjadi satu mol ion dalam keadaan gas dengan muatan +1. Penjelasan pola Energi ionisasi pertama dipengaruhi oleh: Muatan dalam inti; Jarak elektron terluar dari inti; Banyaknya pemerisaian oleh elektron yang lebih dalam; Apakah elektron dalam orbital berpasangan atau tidak.

Kecenderungan meningkat Dalam semua unsur-unsur periode 3, elektron terluar berada pada kulit orbital ke-3. Semuanya memiliki jarak yang sama dari inti / nukleus dan diperisai oleh elektron yang sama yaitu elektron pada kulit pertama dan kedua. Perbedaan yang paling utama adalah meningkatnya jumlah proton dalam inti mulai dari natrium hingga argon. Hal inilah yang menyebabkan tarikan inti terhadap elektron terluarnya makin besar sehingga meningkatkan energi ionisasi. Pada kenyataannya meningkatnya muatan di dalam inti juga akan menarik elektron terluar menjadi lebih dekat ke inti. Peningkatan energi ionisasi makin besar sepanjang periode dari kiri ke kanan.

Jari-jari Atom Kecenderungan Jari-jari kovalen untuk Si, P, S dan Cl; Jari-jari metalik / ionik untuk Na, Mg dan Al; Gambaran yang digunakan untuk membuat diagram ini adalah berdasarkan pada: Diagram di bawah ini menunjukkan bagaimana perubahan jari-jari atom pada unsur-unsur periode 3. Jari-jari van der Waals untuk Ar, karena Ar tidak dapat membentuk ikatan yang kuat.

Penjelasan kecenderungan Kecenderungan secara umum menunjukkan atom makin kecil sepanjang periode TERKECUALI pada argon. Penjelasan kecenderungan Jari-jari metalik dan kovalen menunjukkan jarak dari inti ke pasangan elektron ikatan. Dari natrium hingga klor, elektron ikatan semuanya berada di kulit ke-3, akan diperisai oleh elektron pada kulit pertama dan kedua. Peningkatan jumlah proton dalam inti sepanjang perioda akan meningkatkan tarikan elektron ikatan menjadi lebih dekat ke inti. Jumlah pemerisaian sama untuk semua unsur. Elektronegativitas / keelektronegatifan Keelektronegatifan adalah ukuran kecenderungan atom untuk menarik pasangan elektron ikatan. Dari kiri ke kanan dalam satu periode, keelektronegatifannya cenderung semakin besar dikarenakan semakin mudahnya atom untuk menarik pasangan elektron. Terkecuali untuk Argon yang tidak mempunyai keelektronegatifan karena sudah stabil.

Daya Oksidasi dan Reduksi Logam dan Nonlogam Unsur-unsur dalam periode ketiga dari Na sampai Ar sifat unsur berubah dari logam ke nonlogam. Na, Mg, Al, merupakan logam dengan struktur kristal logam raksasa. Silikon merupakan unsur semi logam dengan sifat sebagai konduktor. Fosforus dan belerang merupakan unsur nonlogam dengan strutur berupa kristal molekul sederhana. Klorin merupakan unsur nonlogam paa keadaan bebas diatomik sedangkan argon merupakan gas monoatomik yang stabil. Daya Oksidasi dan Reduksi Unsur-unsur periode ketiga dari natrium sampai klorin berubah dari reduktor kuat (Na,Mg,Al) menjadi reduktor lemah (Si) dan berubah mejadi oksidator lemah (P dan S) kemudian oksidator kuat.

Sifat Basa Hidroksidanya Hidroksida unsur ketiga mempunyai unsur yang teratur, yaitu : Sifat hidroksida unsur-unsur periode ketiga berubah dari basa kuat NaOH dan Mg(OH)2 menuju ke amfoter Al(OH)3 kemudian asam lemah Si(OH)4 dan P(OH)5 selanjutnya berubah ke asam kuat Cl(OH)7. NaOH; Mg(OH)2; Al(OH)3 Si(OH)4; P(OH)5; S(OH)6; dan Cl(OH)7.

<---------------------------- makin besar sesuai arah panah UNSUR 11Na 12Mg 13Al 14Si 15P 16S 17Cl Konfigurasi elektron [Ne] 3s1 [Ne] 3s2 [Ne] 3s2, 3p1 [Ne] 3s2, 3p2 [Ne] 3s2, 3p3 [Ne] 3s2, 3p4 [Ne] 3s2, 3p5 Jari-jari atom   <---------------------------- makin besar sesuai arah panah Keelektronegatifan -----------------------------> Kelogaman Logam Semi logam Bukan Logam Oksidator/reduktor Reduktor <---------------------------- oksidator             (makin besar sesuai arah panah) Konduktor/isolator Konduktor Isolator Oksida (utama) Na2O MgO Al2O3 SiO2 P2O5 SO3 Cl2O7 Ikatan Ion Kovalen Sifat oksida Basa Amfoter Asam Hidroksida NaOH Mg(OH)2 Al(OH)3 H2SiO3 H3PO4 H2SO4 HClO4 Kekuatan basa/asam Basa kuat Basa lemah Asam lemah Asam kuat Klorida NaCl MgCl2 AlCl3 SiCl4 PCl5 SCl2 Cl2 Senyawa dengan hidrogen NaH MgH2 AlH3 SiH4 PH3 H2S HCl Reaksi dengan air Menghasilkan bau dan gas H2 Tidak bersifat asam