Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Algoritma dan Pemrograman I. Mesin abstrak adalah mesin yang dianggap ada dan diasumsikan mampu melakukan mekanisme yang didefinisikan untuk mesin tersebut.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Algoritma dan Pemrograman I. Mesin abstrak adalah mesin yang dianggap ada dan diasumsikan mampu melakukan mekanisme yang didefinisikan untuk mesin tersebut."— Transcript presentasi:

1 Algoritma dan Pemrograman I

2 Mesin abstrak adalah mesin yang dianggap ada dan diasumsikan mampu melakukan mekanisme yang didefinisikan untuk mesin tersebut.  Mesin abstrak tk II   Mesin abstrak TK I   Mesin riil (komputer)  Macam-macam mesin abtrak : Mesin Gambar, Mesin Karakter, Mesin Integer dan Mesin Rekam.  Programer Wilis-K

3  Mesin gambar adalah abstrak yang terdiri dari 2 unit yaitu pena dan bidang gambar.  Terdiri dari 2 unit, yaitu pena & bidang gambar. Ada 9 prosedur standar dalam mesin gambar, yaitu : 1. Clear6. Down 2. Restart7. Right 3. Move8. Left 4. ToPos9. SetDir 5. Up Wilis-K

4 Pena memiliki 3 variabel, yaitu :  Status penulisan (pen) : ‘on’ dan ‘off’. Status ‘on’ berarti pena aktif, dapat menghitamkan bidang gambar ‘off’ = non aktif  Posisi pada permukaan bidang gambar (pas xy) : posisi koord pada bidang gambar Contoh : point : type (x :real, y : real)  Arah pena (dir/direct) : arah terhadap sumbu ox, besarnya dalam derajat berlawanan arah jarum jam [-360 … 360] Contoh : isi variable pena : Pos xy : [20.00, 10.0], Pen : ‘on’, Dir : 45.0 Wilis-K

5 1. Clear : procedur Membersihkan bidang gambar 2. Restart : procedur Memulai kembali proses dari awal, dengan kondisi : Variable : pos XY = [0.0,0.0], Pen= ‘off’, Dir = Move : procedur (input L:real >0.0) Membuat garis pada bidang gambar sejauh L satuan koord. Dengan arah sesuai dengan arah pena yang aktif (dir) 4.ToPos : procedur (input x,y : real [ ]) Meletakkan pena pada posisi koord. (x,y) (tidak membentuk garis baik waktu ‘on’ / ‘off’) 5.Up : procedure menggerakkan pena ke atas Wilis-K

6 6.Down : proceure menggerakkan pena ke bawah 7.Right : procedure (input d : real [ ]) memutar arah pena sebesar d derajat searah jarum jam 8.Left : procedure (input d : real [ ]) memutar arah pena sebesar d derajat berlawanan arah jarum jam 9.SetDir : procedure (input d : real [ ]) menentukan arah pena dengan sudut d derajat Dir = 20 Right(30) Dir = 350 Wilis-K

7 Terdiri dari tombol START, ADV, sebuah lampu EoT (End of Tape) dan jendela CC (Current Character) IFFTIOKE Jendela lampu CC EoT F   Jendela lampu CC EoT    Tombol tombol Start ADV Suatu keadaan mesin karakter Dimana jendela CC = ‘F’ Sehingga EOT belum menyalan Suatu keadaan mesin karakter dimana jendela CC =’  ’ sehingga lampu EOT menyala Wilis-K

8 Terdiri dari tombol RESET, INC dan jendela CI (current integer) RESET INC Setelah tombol RESET ditekan RESET INC Setelah tombol INC ditekan 5x   CI Wilis-K

9 Terdiri dari 3 tombol READY, REC dan MARK dan jendela CI (Current integar) Wilis-K

10 1. Buatlah algoritma yang menggambar topi mulai dari titik yang berkoordinat (0.0, 0.0) sebagai berikut : Wilis-K

11 Procedure Topi {kondisi awal : Pen = on, PosXY =, Dir = 60.0} {kondisi akhir : Pen = on, Pos XY =, Dir = dan topi seperti pada gambar} Algoritma Move (15.0) Right (120.0) Move(15.0) 1. ALGORITMA GambarTopi {kondisi awal : Pen = sembarang,PosXY = sembarang, Dir = sembarang} {kondisi akhir : sebuah gambar seperti tergambar di samping} Kamus Procedure Topi Algoritma Restart Down SetDir (60.0) Topi Wilis-K

12 2. Buatlah algoritma yang membaca titik awal sebuah bujur sangkar dan panjang sisinya, kemudian gambarkan bujur sangkar sebagai berikut : Wilis-K

13 2. ALGORITMA GambarBSangkar {Input : data sebuah bujur sangkar} {Proses : menggambar bujur sangkar} {Output : gambar bujur sangkar sesuai data input} Kamus sisi : real > 0.0 {panjang sisi bujur sangkar} arah : real{arah sisi bujursangkar} type titik : record awal : titik Procedure bujursangkar(Input L : real) Algoritma Clear Input(sisi,awal,arah) SetDir(arah) Down bujursangkar(sisi) Wilis-K

14 Procedure bujursangkar(Input L : real) {Menggambarkan bujursangkar berukuran L} {kondisi awal:Pen = on, PozXY = awal, Dir = arah dari bujur sangkar} {kondisi akhir:Pen = on, PosXY = awal, Dir = arah dari bujur sangkar} Kamus Lokal i : integer Algoritma i  1 Repeat move(L) right(90.0) i  i+1 Until i>4 Wilis-K


Download ppt "Algoritma dan Pemrograman I. Mesin abstrak adalah mesin yang dianggap ada dan diasumsikan mampu melakukan mekanisme yang didefinisikan untuk mesin tersebut."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google