Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

30 Agustus 2006 Ahmad Faiz Zainuddin © 2006 11 11 Penghambat Keberhasilan SEFT ® dan Cara Mengatasinya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "30 Agustus 2006 Ahmad Faiz Zainuddin © 2006 11 11 Penghambat Keberhasilan SEFT ® dan Cara Mengatasinya."— Transcript presentasi:

1 30 Agustus 2006 Ahmad Faiz Zainuddin © Penghambat Keberhasilan SEFT ® dan Cara Mengatasinya

2 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Penghambat Keberhasilan SEFT ® 1.Inadequate knowledge & skill of S-EFT 2.Being Dehydrated 3.Spiritual Blocks 4.Psychological Reversal  General Polarity reversal  Secondary Benefits Syndrome 5.Not being specific 1.Inadequate knowledge & skill of S-EFT 2.Being Dehydrated 3.Spiritual Blocks 4.Psychological Reversal  General Polarity reversal  Secondary Benefits Syndrome 5.Not being specific

3 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Core Issue Hasn’t been Found 7.Shifting aspects 8.The Need for Human Touch 9.Resistant to Change (lack of motivation) 10.Collarbone Breathing Problem 11.Energy Toxins or substance Sensitivity 6.Core Issue Hasn’t been Found 7.Shifting aspects 8.The Need for Human Touch 9.Resistant to Change (lack of motivation) 10.Collarbone Breathing Problem 11.Energy Toxins or substance Sensitivity

4 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Inadequate Knowledge & Skill of SEFT Kurangnya Pengetahuan & Minimnya Ketrampilan

5 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin ©  SEFT relatif sederhana, tetapi banyak komponen & detail yg perlu dipelajari & Dilatih  Pendatang baru bisa mendapatkan hasil signifikan (50% Success Rate) bahkan kadang bisa mengalami “One Minute Wonder”  Tetapi ketika menghadapi masalah yg lebih kompleks, diperlukan “The Art of Delivery”  SEFT relatif sederhana, tetapi banyak komponen & detail yg perlu dipelajari & Dilatih  Pendatang baru bisa mendapatkan hasil signifikan (50% Success Rate) bahkan kadang bisa mengalami “One Minute Wonder”  Tetapi ketika menghadapi masalah yg lebih kompleks, diperlukan “The Art of Delivery”

6 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin ©  Little Bit learning is Dangerous  If SEFT seems doesn’t Work, Then You are Missing Something  Learn More.. Practice More..  Little Bit learning is Dangerous  If SEFT seems doesn’t Work, Then You are Missing Something  Learn More.. Practice More..

7 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Being Dehydrated Kurang Cairan (Dehidrasi)

8 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Kuncinya : Banyak Minum  Dalam beberapa kasus, klien yang masalahnya membandel walaupun telah di S-EFT berkali-kali, ternyata karena mengalami dehidrasi (70% populasi kurang minum)  Minumlah banyak air sebelum melakukan S-EFT (minimal 0,5 liter, karena energy tubuh dapat dialirkan dengan baik oleh air)  Bacalah Basmalah (untuk muslim) sebelum minum air (untuk mengaktifkan energy spiritual kita)  Dalam beberapa kasus, klien yang masalahnya membandel walaupun telah di S-EFT berkali-kali, ternyata karena mengalami dehidrasi (70% populasi kurang minum)  Minumlah banyak air sebelum melakukan S-EFT (minimal 0,5 liter, karena energy tubuh dapat dialirkan dengan baik oleh air)  Bacalah Basmalah (untuk muslim) sebelum minum air (untuk mengaktifkan energy spiritual kita)

9 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Spiritual Blocks Hambatan-Hambatan Spiritual

10 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Kondisi Spiritual yg Menghambat Kesembuhan :  Kurang Khusyu’  Kurang Ikhlas  Kurang Pasrah  Kurang Khusyu’  Kurang Ikhlas  Kurang Pasrah

11 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Jernihkan Spiritualitas anda: 1.Selalu Bersyukur & Berprasangka Baik Pada Allah SWT 2.Pantang Mengeluh = Ikhlas 3.Yakin bahwa semua Penyakit & Kesembuhan ada dalam Genggaman Allah SWT dan sangat mudah bagi-Nya untuk menyembuhkan penyakit apapun 4.Khusyu’ & Sungguh-Sungguh dalam Berdoa 5.Melakukan Ikhtiar Sewajarnya.. 6.… dan.. Pasrah… Total.. 1.Selalu Bersyukur & Berprasangka Baik Pada Allah SWT 2.Pantang Mengeluh = Ikhlas 3.Yakin bahwa semua Penyakit & Kesembuhan ada dalam Genggaman Allah SWT dan sangat mudah bagi-Nya untuk menyembuhkan penyakit apapun 4.Khusyu’ & Sungguh-Sungguh dalam Berdoa 5.Melakukan Ikhtiar Sewajarnya.. 6.… dan.. Pasrah… Total..

12 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Spiritual Principles for Healing, Success & Happiness 1.Syukur & Prasangka Baik 2.Pantang Mengeluh = Ikhlas 3.Yakin 4.Khusyu’ 5.Ikhtiar 6.Pasrah 1.Syukur & Prasangka Baik 2.Pantang Mengeluh = Ikhlas 3.Yakin 4.Khusyu’ 5.Ikhtiar 6.Pasrah

13 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Psychological Reversal Perlawanan Psikologis

14 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Mengapa Terjadi hal-hal berikut ini ?  Tetap kecanduan walaupun tahu rugi  Sulit sembuh dari penyakit  Atlet gagal berprestasi  Depresi tak kunjung Berhenti  Terperangkap dalam Kebiasaan buruk  Sulit sukses (dalam belajar, berkeluarga, finansial, karir)  Tetap kecanduan walaupun tahu rugi  Sulit sembuh dari penyakit  Atlet gagal berprestasi  Depresi tak kunjung Berhenti  Terperangkap dalam Kebiasaan buruk  Sulit sukses (dalam belajar, berkeluarga, finansial, karir)

15 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © What is “Psychological Reversal (PR) ?  Diperkenalkan pertama oleh pelopor energy- psychology, Dr. John Diamond, Dipopulerkan oleh Pendiri TFT, Dr. Roger Callahan  PR adalah Kecenderungan Menyabotase Diri  Yang disebabkan oleh Pikiran atau keyakinan negatif bawah sadar tentang diri sendiri  Sehingga “sistem energi tubuh” berubah polaritasnya (seperti Batrey dipasang terbalik)  Dan teraktualisasi dalam berbagai hambatan psikologis yg mencegah kita untuk “berubah”  Diperkenalkan pertama oleh pelopor energy- psychology, Dr. John Diamond, Dipopulerkan oleh Pendiri TFT, Dr. Roger Callahan  PR adalah Kecenderungan Menyabotase Diri  Yang disebabkan oleh Pikiran atau keyakinan negatif bawah sadar tentang diri sendiri  Sehingga “sistem energi tubuh” berubah polaritasnya (seperti Batrey dipasang terbalik)  Dan teraktualisasi dalam berbagai hambatan psikologis yg mencegah kita untuk “berubah”

16 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Akibat Negatif dari “PR” Kita menjadi musuh terberat diri sendiri, karena secara tidak sadar telah Memasang “Self Limits” dalam:  kemampuan untuk melakukan sesuatu  Kemampuan : belajar, berprestasi, bercinta, dsb  kelayakan untuk menerima sesuatu :  Menerima : Kekayaan, kebahagiaan, penghargaan, dsb  PR Terutama terjadi pada masalah kronis, menahun, atau kompleks Kita menjadi musuh terberat diri sendiri, karena secara tidak sadar telah Memasang “Self Limits” dalam:  kemampuan untuk melakukan sesuatu  Kemampuan : belajar, berprestasi, bercinta, dsb  kelayakan untuk menerima sesuatu :  Menerima : Kekayaan, kebahagiaan, penghargaan, dsb  PR Terutama terjadi pada masalah kronis, menahun, atau kompleks

17 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Kemampuan Mengatasi “Psychological Reversal” Penting dalam bidang :  Psikologi & Psikoterapi  Kedokteran & Penyembuhan  Mengatasi Kecanduan & Kelebihan berat badan  Prestasi kerja, Olah Raga & Seni  Kesuksesan Bisnis & Keluarga  Kedamaian Hati & Kebahagiaan Hidup  Psikologi & Psikoterapi  Kedokteran & Penyembuhan  Mengatasi Kecanduan & Kelebihan berat badan  Prestasi kerja, Olah Raga & Seni  Kesuksesan Bisnis & Keluarga  Kedamaian Hati & Kebahagiaan Hidup

18 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © General Polarity Reversal  The Cause  Negativity (Chronic Negative Thought, Behavior & Event)  Being Around Electrical Device (for a long time)  Addictions (behavior & substance in the body)  Depression (causing body’s energy system to become slow & sluggish)  The Cure :  Standard “Set-Up”  The Cause  Negativity (Chronic Negative Thought, Behavior & Event)  Being Around Electrical Device (for a long time)  Addictions (behavior & substance in the body)  Depression (causing body’s energy system to become slow & sluggish)  The Cure :  Standard “Set-Up”

19 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Secondary Benefits syndrome  Secara bawah sadar merasa mendapat keuntungan dari “penyakit” atau “masalah” yg dialami  Sub-Concious mind berkata: “Jika saya sembuh saya akan” :  Tidak punya alasan lagi untuk gagal  Tidak mengenali diri saya sendiri  Tidak mendapat simpati suami/istri/kawan  Secara bawah sadar merasa mendapat keuntungan dari “penyakit” atau “masalah” yg dialami  Sub-Concious mind berkata: “Jika saya sembuh saya akan” :  Tidak punya alasan lagi untuk gagal  Tidak mengenali diri saya sendiri  Tidak mendapat simpati suami/istri/kawan

20 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Contoh : Sulit Menurunkan Berat Badan  Hampir selalu karena SBS reversal  Pikiran sadar : saya benar-benar ingin menurunkan berat badab  Pikiran bawah sadar :  Saya takut kehilangan kenikmatan makan  Bagaimana jika saya tetap tidak dicintai suami  Saya takut nanti banyak yg menggoda  Saya takut teman-teman yg gemuk akan mengucilkan saya, dsb  Hampir selalu karena SBS reversal  Pikiran sadar : saya benar-benar ingin menurunkan berat badab  Pikiran bawah sadar :  Saya takut kehilangan kenikmatan makan  Bagaimana jika saya tetap tidak dicintai suami  Saya takut nanti banyak yg menggoda  Saya takut teman-teman yg gemuk akan mengucilkan saya, dsb

21 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © The Cure for SBS : Special Set-Up Phrase  Yaa Allah.. Walaupun saya tidak benar- benar ingin sembuh dari depresi ini, saya ikhlas.. Saya pasrah..  Yaa Allah.. Walaupun saya merasa tidak layak untuk sembuh, saya ikhlas..  Yaa Allah.. Walupun saya takut kehilangan kenikmatan merokok.. Saya ikhlas & pasrah  Yaa Allah.. Walaupun saya takut tidak punya alasan lagi untuk gagal, saya ikhlas, saya pasrah  Yaa Allah.. Walaupun saya tidak benar- benar ingin sembuh dari depresi ini, saya ikhlas.. Saya pasrah..  Yaa Allah.. Walaupun saya merasa tidak layak untuk sembuh, saya ikhlas..  Yaa Allah.. Walupun saya takut kehilangan kenikmatan merokok.. Saya ikhlas & pasrah  Yaa Allah.. Walaupun saya takut tidak punya alasan lagi untuk gagal, saya ikhlas, saya pasrah

22 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Not being specific Kurang spesifik

23 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © From General to Specific  Pendatang baru cenderung “kurang spesifik dalam melakukan set-up & tune-in  Ini salah satu Penyebab utama kegagalan dalam S-EFT  Lebih spesifik dalam detail “rasa sakit” atau “kejadian traumatis”  Gunakan panca indra (apa yg anda lihat, rasa, dengar, bau, dsb)  Pendatang baru cenderung “kurang spesifik dalam melakukan set-up & tune-in  Ini salah satu Penyebab utama kegagalan dalam S-EFT  Lebih spesifik dalam detail “rasa sakit” atau “kejadian traumatis”  Gunakan panca indra (apa yg anda lihat, rasa, dengar, bau, dsb)

24 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Contoh “Being Spesific”  General : sakit punggung  Spesifik ; nyeri & panas di punggung bagian bawah  General : merasa sedih  Spesifik : anak saya melawan saya waktu saya suruh sholat  General : gugup akan presentasi  Spesifik : gugup melihat pandangan mata dan mendengar komentar audiens  General : sakit punggung  Spesifik ; nyeri & panas di punggung bagian bawah  General : merasa sedih  Spesifik : anak saya melawan saya waktu saya suruh sholat  General : gugup akan presentasi  Spesifik : gugup melihat pandangan mata dan mendengar komentar audiens

25 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Solusi supaya lebih Spesifik  Gunakan :  Tell The Story technique,  The Movie Technique  The Tearless Trauma Technique  Tanyakan :  Apa saja yg klien dengar, lihat, rasakan saat terjadinya peristiwa traumatis  Dimana tepatnya & bagaimana rasanya “sakit’ yg ia keluhkan  Gunakan :  Tell The Story technique,  The Movie Technique  The Tearless Trauma Technique  Tanyakan :  Apa saja yg klien dengar, lihat, rasakan saat terjadinya peristiwa traumatis  Dimana tepatnya & bagaimana rasanya “sakit’ yg ia keluhkan

26 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Core Issue Hasn’t Been Found Akar Masalah Belum Ditemukan Akar Masalah Belum Ditemukan

27 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Detective Works  Carilah “akar masalah” dari keluhan klien layaknya seorang detektif mencari “aktor utama” penyebab satu kejadian  Seringkali penyakit fisik berakar pada kejadian traumatis yg tidak teratasi (terjadi secara tidak sadar), contoh ;  Migrain terjadi sejak perceraian  Insomnia terjadi sejak di-PHK  Alergi, asma, dsb terjadi bersamaan dengan kematian anak, dsb  Carilah “akar masalah” dari keluhan klien layaknya seorang detektif mencari “aktor utama” penyebab satu kejadian  Seringkali penyakit fisik berakar pada kejadian traumatis yg tidak teratasi (terjadi secara tidak sadar), contoh ;  Migrain terjadi sejak perceraian  Insomnia terjadi sejak di-PHK  Alergi, asma, dsb terjadi bersamaan dengan kematian anak, dsb

28 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Key Questions untuk menemukan Core Problems  Sejak Kapan rasa sakit ini mulai terasa ?  Apa yg sedanga terjadi ketika pertama kali anda merasakan sakit ini ?  Jika anda dapat mengulangi hidup anda, Peristiwa apa, atau siapa yg ingin anda hindari ?  Penyakit ini mengingatkan anda pada apa/ siapa/ kejadian apa ?  Akar masalah (Core issue) sering kali tersembunyi & klien tidak menyadarinya  Sejak Kapan rasa sakit ini mulai terasa ?  Apa yg sedanga terjadi ketika pertama kali anda merasakan sakit ini ?  Jika anda dapat mengulangi hidup anda, Peristiwa apa, atau siapa yg ingin anda hindari ?  Penyakit ini mengingatkan anda pada apa/ siapa/ kejadian apa ?  Akar masalah (Core issue) sering kali tersembunyi & klien tidak menyadarinya

29 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Shifting Aspects Aspek yg berubah- ubah

30 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Masalah Kompleks = terdiri dari beberapa aspects  Masalah : Trauma kecelakaan Mobil  Aspects :  Darah muncrat  Suara tabrakan  Teriakan korban  Suasana mencekam, dsb  Tiap aspek harus diatasi satu persatu (dimulai dari yg paling diingat,hingga terjadi efek “generalisasi”)  Masalah : Trauma kecelakaan Mobil  Aspects :  Darah muncrat  Suara tabrakan  Teriakan korban  Suasana mencekam, dsb  Tiap aspek harus diatasi satu persatu (dimulai dari yg paling diingat,hingga terjadi efek “generalisasi”)

31 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Laser Principle : Fokus pada satu aspek  Kesalahan yg sering terjadi, saat tune-in, Klien berpindah dari satu aspek ke aspek yg lain. Contoh:  Depresi biasanya terdiri dari beberapa aspek (misalnya: kombinasi dari kesedihan karena obesitas, di-PHK, diceraikan suami, dsb.)  Tuntaskan dulu satu aspek, baru pindah ke aspek yg lain  Kesalahan yg sering terjadi, saat tune-in, Klien berpindah dari satu aspek ke aspek yg lain. Contoh:  Depresi biasanya terdiri dari beberapa aspek (misalnya: kombinasi dari kesedihan karena obesitas, di-PHK, diceraikan suami, dsb.)  Tuntaskan dulu satu aspek, baru pindah ke aspek yg lain

32 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © The Need for Human Touch Membutuhkan Sentuhan Orang Lain

33 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © We Need Each Other  Kadang kita memerlukan orang lain (terutama yg lebih berpengalaman) untuk :  Melakukan Tapping  Memberikan feedback yg berharga  Melihat perspektif yg berbeda  Atlet olimpiade pun memerlukan “pelatih”  Dokter gigi paling ahli pun tidak bisa mencabut giginya sendiri  Kadang kita memerlukan orang lain (terutama yg lebih berpengalaman) untuk :  Melakukan Tapping  Memberikan feedback yg berharga  Melihat perspektif yg berbeda  Atlet olimpiade pun memerlukan “pelatih”  Dokter gigi paling ahli pun tidak bisa mencabut giginya sendiri

34 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Resistant to Change (Lack of motivation) Tidak Ingin Berubah (Kurang Motivasi) Tidak Ingin Berubah (Kurang Motivasi)

35 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Menikmati “masalah”  Kadang klien “memilih” untuk “tidak berubah” karena menemukan “kenikmatan” dalam “masalahnya”  Anda tidak bisa membantu orang yg memang tidak ingin dibantu  Ini berbeda dengan Psychological Reversal atau skeptis tenntang S-EFT  Anda dapat mengatarkan kuda ke sungai, tapi tidak bisa memaksanya untuk minum  Kadang klien “memilih” untuk “tidak berubah” karena menemukan “kenikmatan” dalam “masalahnya”  Anda tidak bisa membantu orang yg memang tidak ingin dibantu  Ini berbeda dengan Psychological Reversal atau skeptis tenntang S-EFT  Anda dapat mengatarkan kuda ke sungai, tapi tidak bisa memaksanya untuk minum

36 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Collarbone Breathing Problem Gangguan “Pernafasan Collarbone” Gangguan “Pernafasan Collarbone”

37 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Pelengkap Basic Recipe  Hanya untuk 5% populasi yg masalahnya tidak kunjung hilang setelah berulang kali tapping dengan berbagai teknik  Dikembangkan oleh Dr. Roger Callahan  Hanya untuk 5% populasi yg masalahnya tidak kunjung hilang setelah berulang kali tapping dengan berbagai teknik  Dikembangkan oleh Dr. Roger Callahan

38 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Energy Toxins or Substance Sensitivity Alergi & Racun-Racun Energy

39 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Jika Segala Upaya S-EFT belum Menunjukkan Hasil  “Racun-racun energi yg berada di dalam atau disekitar tubuh”, pada orang-orang tertentu (yg alergi) dapat menghambat efektivitas S-EFT  Sangat jarang terjadi. (kurang dari 5% populasi)  “Racun-racun energi yg berada di dalam atau disekitar tubuh”, pada orang-orang tertentu (yg alergi) dapat menghambat efektivitas S-EFT  Sangat jarang terjadi. (kurang dari 5% populasi)

40 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Jenis “Energy Toxins (Alergi)”  Makanan :  Rokok, gula, tepung, telur, kopi, the, dsb  Alat-alat elektronik :  Handphone, PSP, TV, Jam Digital, dsb  Perhiasan & Logam  Baju, Karpet, kursi  Ruangan  Makanan :  Rokok, gula, tepung, telur, kopi, the, dsb  Alat-alat elektronik :  Handphone, PSP, TV, Jam Digital, dsb  Perhiasan & Logam  Baju, Karpet, kursi  Ruangan

41 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Cara Mengatasi Alergi  Hindari “objek alergi”  Lakukan S-EFT dengan cara :  Memegang objek alergi dengan satu tangan  Tangan yg satunya melakukan tapping  Set-Up : Walaupun saya mungkin alergi pada … ini, saya meminta tubuh saya agar menerima… ini dengan aman & nyaman.. Dan saya ikhlas & pasrah  Hindari “objek alergi”  Lakukan S-EFT dengan cara :  Memegang objek alergi dengan satu tangan  Tangan yg satunya melakukan tapping  Set-Up : Walaupun saya mungkin alergi pada … ini, saya meminta tubuh saya agar menerima… ini dengan aman & nyaman.. Dan saya ikhlas & pasrah

42 30 Agustus 2006 Ahmad Faiz Zainuddin © The Principles of Effective SEFT ® Meningkatkan Efektifitas Anda dalam Melakukan SEFT ®

43 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Tips for SEFT Mastery 1.Kenali & Atasi 11 Penghambat Efetifitas SEFT 2.Kuasai & Gunakan Berbagai Teknik & Pendekatan 3.Tekun Sampai Tuntas 1.Kenali & Atasi 11 Penghambat Efetifitas SEFT 2.Kuasai & Gunakan Berbagai Teknik & Pendekatan 3.Tekun Sampai Tuntas

44 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Good Luck God Bless You Good Luck God Bless You

45 30 Agustus 2006 Ahmad Faiz Zainuddin © The Powerful Twins : The Movie Technique Tell The Story Technique and

46 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © The Movie Technique For Being Specific & Gentle

47 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © The Movie Technique  “Membayangkan” secara rinci & jelas “film” yang memutar kejadian traumatis yang pernah dialami  Secara otomatis : being specific  Film :  memiiliki awal & akhir spesifik  Memiliki judul spesifik  Durasi spesifik  Para pemain spesifik dengan “kata” & “tindakan’ spesifik  Menimbulkan Perasaan spesifik  “Membayangkan” secara rinci & jelas “film” yang memutar kejadian traumatis yang pernah dialami  Secara otomatis : being specific  Film :  memiiliki awal & akhir spesifik  Memiliki judul spesifik  Durasi spesifik  Para pemain spesifik dengan “kata” & “tindakan’ spesifik  Menimbulkan Perasaan spesifik

48 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Langkah -Langkah The Movie Technique 1.Jika kejadian itu sebuah film, berapa durasinya ? (3-10 menit) 2.Apa judul film itu ? (aktor, kejadian, waktu yg spesifik) 3. Bayangkan film-nya, berapa intensitasnya ? 1.Jika kejadian itu sebuah film, berapa durasinya ? (3-10 menit) 2.Apa judul film itu ? (aktor, kejadian, waktu yg spesifik) 3. Bayangkan film-nya, berapa intensitasnya ?

49 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Lakukan beberapa putaran tapping sambil membayangkan film-nya 5.Ceritakan secara verbal kejadiannya 6.Gunakan EFT setiap ada peningkatan intensitas emosi 4.Lakukan beberapa putaran tapping sambil membayangkan film-nya 5.Ceritakan secara verbal kejadiannya 6.Gunakan EFT setiap ada peningkatan intensitas emosi

50 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Keuntungan The Movie Technique 1.Memungkinkan penyembuhan yang lembut & nyaman 2.Secara otomatis, klien telah being Specific 3.Klien terjaga privacy-nya (tidak perlu menceritakan kejadian yg memalukan pada terapis) 1.Memungkinkan penyembuhan yang lembut & nyaman 2.Secara otomatis, klien telah being Specific 3.Klien terjaga privacy-nya (tidak perlu menceritakan kejadian yg memalukan pada terapis)

51 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Tell The Story Technique For Being Thorough

52 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Langkah-Langkah Tell The Story Technique 1.Ceritakan “kejadian’ spesifik yang membuat anda trauma, sedih, marah, dsb 2.Jika ini terlalu menyakitkan, “go global” 1.Ceritakan “kejadian’ spesifik yang membuat anda trauma, sedih, marah, dsb 2.Jika ini terlalu menyakitkan, “go global”

53 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Berhenti & tapping kapanpun saat merasakan intensitas emosi  tanda ada aspect yg muncul  Isyarat munculnya “akar” masalah  Sehingga tidak perlu menjadi “detektif” pencari “aspects” & “core” problems  Tidak perlu bersikap “berani” atau ‘sok tabah” 4.Ulangi ceritanya sambil tapping sampai tidak ada intensitas emosi saat bercerita 3.Berhenti & tapping kapanpun saat merasakan intensitas emosi  tanda ada aspect yg muncul  Isyarat munculnya “akar” masalah  Sehingga tidak perlu menjadi “detektif” pencari “aspects” & “core” problems  Tidak perlu bersikap “berani” atau ‘sok tabah” 4.Ulangi ceritanya sambil tapping sampai tidak ada intensitas emosi saat bercerita

54 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Bayangkan dengan jelas seluruh kejadiannya & cobalah untuk mendramatisir (memancing emosi negatif), Lakukan Tapping lagi jika masih ada sisa emosi negatif 6.Tes Terrakhir : kunjungi tempatnya, pegangglah bendanya, datangi orangnya, dsb 5.Bayangkan dengan jelas seluruh kejadiannya & cobalah untuk mendramatisir (memancing emosi negatif), Lakukan Tapping lagi jika masih ada sisa emosi negatif 6.Tes Terrakhir : kunjungi tempatnya, pegangglah bendanya, datangi orangnya, dsb

55 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Keuntungan Tell the Story Technique 1.Mudah dilakukan 2.Secara otomatis dapat mengungkap aspek-aspek tersembunyi atau “akar” masalahnya (tidak perlu jadi detektif) 3.Dapat digunakan sbg Proses terapi, sekaligus “menguji” keberhasilan terapi 1.Mudah dilakukan 2.Secara otomatis dapat mengungkap aspek-aspek tersembunyi atau “akar” masalahnya (tidak perlu jadi detektif) 3.Dapat digunakan sbg Proses terapi, sekaligus “menguji” keberhasilan terapi

56 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © This Twins is A Must Penguasaan dua teknik dasar ini sangat penting untuk meningkatkan efektifitas S-EFT Penguasaan dua teknik dasar ini sangat penting untuk meningkatkan efektifitas S-EFT

57 30 Agustus 2006 Ahmad Faiz Zainuddin © Borrowing Benefits Cara Termudah & Tercepat Melakukan SEFT secara Individual atau Berkelompok Cara Termudah & Tercepat Melakukan SEFT secara Individual atau Berkelompok

58 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Borrowing Benefits Procedure 1.Satu volunteer, Dengan Satu Masalah Spesifik (atau satu kejadian traumatis spesifik). •Adakah diantara audiens yg hingga saat ini menderita “REAL Phobia” ? Or “Any REAL Problem” ? 2.Audiens Menulis Masalah spesifik masing- masing beserta intensitasnya (yang dirasakan sekarang) 1.Satu volunteer, Dengan Satu Masalah Spesifik (atau satu kejadian traumatis spesifik). •Adakah diantara audiens yg hingga saat ini menderita “REAL Phobia” ? Or “Any REAL Problem” ? 2.Audiens Menulis Masalah spesifik masing- masing beserta intensitasnya (yang dirasakan sekarang)

59 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Audiens melakukan Tapping pada TITIK-TITIK YG SAMA serta Set-Up + Tune In dengan KALIMAT YG SAMA dengan volunteer. 4.Pastikan Baik Volunteer maupun Audiens Melakukan “Principles of S-EFT™ Mastery” 5.Setelah selesai, Semua audiens merasakan kembali “masalah” masing-masing dan membandingkannya dengan saat sebelum Borrowing Benefits 3.Audiens melakukan Tapping pada TITIK-TITIK YG SAMA serta Set-Up + Tune In dengan KALIMAT YG SAMA dengan volunteer. 4.Pastikan Baik Volunteer maupun Audiens Melakukan “Principles of S-EFT™ Mastery” 5.Setelah selesai, Semua audiens merasakan kembali “masalah” masing-masing dan membandingkannya dengan saat sebelum Borrowing Benefits

60 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Berapa banyak diantara anda mengalami perbaikan signifikan ? 2. Bagi yg mengalami perbaikan, siapa yang sampai intensitas “0” (hilang sama sekali) 3. Tolong tuliskan, untuk dokumentasi & penelitian 1.Berapa banyak diantara anda mengalami perbaikan signifikan ? 2. Bagi yg mengalami perbaikan, siapa yang sampai intensitas “0” (hilang sama sekali) 3. Tolong tuliskan, untuk dokumentasi & penelitian Pertanyaan untuk Audiens :

61 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © The Research Result on Borrowing Benefits (At Gary Craig Workshop by Dr. Jack Rowe  % : WOW  % : Go to Zero  160 Audience : 98 Sample (worksheet) = 692 Specific Events  Statistics:  Intensity Start at 7,33 to 1,54 after BB (79% Improvement for just sitting and tapping along with someone else’s issue  % : WOW  % : Go to Zero  160 Audience : 98 Sample (worksheet) = 692 Specific Events  Statistics:  Intensity Start at 7,33 to 1,54 after BB (79% Improvement for just sitting and tapping along with someone else’s issue

62 30 Agustus 2006Ahmad Faiz Zainuddin © Keuntungan Borrowing Benefits  Dapat melakukan terapi secara massal  Mudah karena audiens hanya meniru persis gerakan & ucapan volunteer  Dapat dilakukan lewat media video (tidak harus dalam live-event)  Dapat melakukan terapi secara massal  Mudah karena audiens hanya meniru persis gerakan & ucapan volunteer  Dapat dilakukan lewat media video (tidak harus dalam live-event)


Download ppt "30 Agustus 2006 Ahmad Faiz Zainuddin © 2006 11 11 Penghambat Keberhasilan SEFT ® dan Cara Mengatasinya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google