Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Suatu penelaahan mengenai bunyi dan hubungannya dengan ruang tempat belajar dalam suatu badan usaha yang memberikan pelatihan non-formal dengan studi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Suatu penelaahan mengenai bunyi dan hubungannya dengan ruang tempat belajar dalam suatu badan usaha yang memberikan pelatihan non-formal dengan studi."— Transcript presentasi:

1

2  Suatu penelaahan mengenai bunyi dan hubungannya dengan ruang tempat belajar dalam suatu badan usaha yang memberikan pelatihan non-formal dengan studi kasus di Mentari Kasih jalan Medokan Asri Surabaya sehingga kemudian diperoleh pengertian dan pemahaman yang tepat mengenai arti keseluruhannya.

3 Latar Belakang Tujuan Penelitian Data Literatur Perhitungan Reverberation Time (RT) Data Lapangan Perumusan Masalah Manfaat Penelitian Kesimpulan dan Saran Analisa

4  Adanya kecenderungan orangtua yang memasukkan anaknya ke kursus musik, terutama piano sebagai bentuk penggalian bakat dan minat anak.  Sekolah musik semakin menjamur dan diiringi dengan kebutuhan akustik untuk ruang kelasnya.  Tidak semua ruang kelas yang ada di Mentari Kasih cabang Medokan Asri memiliki sistem akustik.  Ada kursus lain selain kursus musik yang diselenggarakan di lokasi tersebut.

5  Apakah keadaan eksisting dari segi akustik ruang-ruang kelas yang ada sudah cukup layak dan sesuai jika dibandingkan dengan teori akustik yang berlaku?  Upaya apa saja yang perlu dilakukan untuk menghasilkan kualitas bunyi yang dibutuhkan untuk mengakomodasi kegiatan yang ada dalam ruang kelas tersebut?

6 Tujuan:  Mengetahui penerapan akustik di Mentari Kasih  Mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah yang ada Batasan Penelitian

7 Manfaat:  Meningkatkan kenyamanan para siswa yang mengikuti kegiatan di Mentari Kasih  Menambah pengetahuan mengenai akustik  Memahami pentingnya perhitungan RT khususnya untuk ruang musik

8  Penelitian ini dilakukan pada ruang kelas musik dan ruang bahasa Inggris saja. Penelitian dilakukan pada segi kualitas akustik di tiap ruang kelas musik dan bahasa berdasarkan perhitungan Reverberation Time (RT).  Solusi dari perhitungan RT yang belum sesuai dengan standar menggunakan metode perubahan material.  Ruang komputer dan sekolah Mentari Kasih tidak ikut dalam penelitian karena dianggap tidak terlalu terganggu dengan bunyi musik dari kelas musik.

9  Bunyi: sesuatu yang didengar oleh telinga, dapat berasal dari benda apa saja, asalkan menghasilkan bunyi (KBBI)  Menurut Mediastika (3) dan Suptandar (2), ada tiga aspek yang harus ada dalam waktu yang bersamaan supaya bunyi dapat didengar manusia, yaitu: › Sumber bunyi › Medium penghantar gelombang bunyi › Kondisi telinga dan saraf pendengaran penerima yang sehat.

10  Akustik: › Akoustikos (Yunani)  segala sesuatu yang bersangkutan dengan pendengaran pada suatu kondisi ruang yang dapat mempengaruhi mutu bunyi (Suptandar, 1). › Mengenai atau berhubungan dengan organ pendengar, suara, atau ilmu bunyi › Keadaan ruang yang dapat mempengaruhi mutu bunyi (KBBI online)  Manusia memiliki kemampuan untuk mendengarkan bunyi-bunyian pada range frekuensi antara 20 – Hz.

11  Reverberation time adalah ukuran waktu yang digunakan untuk mendesain suatu akustik ruang dan didefinisikan sebagai waktu yang digunakan oleh suatu suara untuk mencapai 60 dB setelah sumber suara mengeluarkan bunyi atau suara.  Rumus Sabine: RT = 0,16 V/A › RT= waktu dengung ruang dalam detik › V = volume ruang › A = total penyerapan dalam ruang yang diperoleh dari koefisien serap masing-masing material pelapis ruang dikalikan luasnya.

12 JENIS MATERIAL FREKUENSI 500 Hz1000 Hz PLAFONBeton, dicat0,060,07 Gipsum0,070,05 DINDINGPlaster on brick0,020,03 Jendela biasa0,180,12 Pintu kayu kaca0,090,06 Dinding partisi0,20,32 LANTAIKeramik0,01 Karpet0,140,39 PERABOTWhiteboard0,170,09 Papan sol0,20,32 Roman Blind0,110,17 Roman Blind (kain lebih tebal)0,550,72 Box gitar0,630,85 Sofa 1 seat0,560,67 Sofa 3 seat0,560,67 Meja kayu0,10,07 Meja segi 60,10,07 Meja kayu besi0,10,07 Kursi kayu0,220,39 Kursi anak0,220,39 Kursi lipat0,220,39 MANUSIAMurid + alat musik11,514 Guru0,490,84

13 Penelitian akan dikomparasikan dengan standar dari buku Akustik Lingkungan (Leslie L. Doelle). Untuk ruang musik masuk dalam kategori Studio Rekaman dan Siaran untuk Pidato, sedang untuk ruang bahasa akan menggunakan kategori Ruang Konferensi dan Ruang Kuliah.

14  Material penyerap nada tinggi: › Nada-nada tinggi dapat diserap oleh material- material yang mengandung banyak udara atau berpori-pori lembut seperti jerami, batu apung, sabut kelapa dan spons.  Material penyerap nada menengah/rendah: › Nada rendah dapat diserap oleh pelat-pelat tipis atau kulit tipis yang elastis dan mudah bergendang dan diberi lapisan bantalan udara atau penyerap bunyi di belakangnya seperti bambu dan kayu. Material lain yang dapat menyerap nada rendah – menengah adalah material berpori seperti MDF, particle board, dsb.

15  Material yang mampu menyerap semua frekuensi: › Jenis material yang mampu menyerap bunyi dengan range frekuensi cukup besar adalah mineral wool seperti rockwool dan glasswool.  Material akustik penutup lantai: › Karpet  menyerap nada frekuensi tinggi › Kayu (papan kayu dan parket)  menyerap nada frekuensi rendah

16  Material akustik pembentuk dan penutup dinding: › Gipsum  memiliki kemampuan reduksi bunyi yang baik, akan lebih baik jika ditambah dengan penyerap seperti glasswool. › Tripleks / multipleks  dapat mereduksi suara dengan bantuan material lain seperti gabus atau glasswool. › Kaca  mampu menyerap nada-nada berfrekuensi rendah. › Wallcover vinyl  dapat mengisolasi suara.  Material akustik untuk plafon: › Gipsum › Tripleks / multipleks

17  Lembaga pendidikan non-formal yang akan dianalisis berada di jalan Medokan Asri Surabaya. Lembaga kursus Mentari Kasih ini bertempat satu gedung dengan sekolah Mentari Kasih. Di lokasi ini, terdapat kursus musik yaitu piano, electone, vokal dan gitar; kursus bahasa inggris; bimbingan belajar; seni lukis; dan kursus komputer.  Pada saat ini, akustik hanya diaplikasikan pada dua ruang kelas musik grup dan satu kelas bahasa Inggris saja.

18 Sumber: Exigo Interior

19

20

21 KEADAAN EKSISITING RUANG KELAS PADA MENTARI KASIH SURABAYA LANTAIDINDINGPLAFONPINTUJENDELAPERABOT R. MUSIK 1.1KERAMIKBATABETONPINTU KAYU KACAHALAMAN DEPAN 1 PIANO+KURSI, 3 KURSI, SOFA (3SEAT + 2 1SEAT), 1 MEJA KACA R. MUSIK 1.2KERAMIKPARTISI AKUSTIKBETONPINTU KAYU KACATAMAN 9 ELECTONE+KURSI, 1 PIANO+KURSI, 1 WHITE BOARD, 1 PAPAN SOL R. MUSIK 1.3KERAMIKBATABETONPINTU KAYU KACAHALL 10 ELECTONE+KURSI, 1 PIANO+KURSI, 10 KURSI, 1 WHITE BOARD, 1 PAPAN SOL R. MUSIK 2.1KERAMIKBATABETONPINTU KAYU KACAHALAMAN DEPAN 2 KURSI, 1 STORAGE GITAR, 1 STAND, 1 MEJA R. MUSIK 2.2KERAMIKPARTISI AKUSTIKBETONPINTU KAYU KACATAMAN 8 ELECTONE+KURSI, 1 PIANO+KURSI, 10 KURSI, 1 MEJA, 1 WHITE BOARD, 1 PAPAN SOL R. B.ING 1KERAMIKPARTISI AKUSTIKBETONPINTU KAYU KACATAMAN 39 KURSI, 1 MEJA, 1 WHITE BOARD, 1 PAPAN SOL R. B.ING 2KERAMIKBATABETONPINTU KAYU KACAHALL 3 MEJA SEGIENAM, 22 KURSI ANAK, 4 MEJA KOTAK, 1 MEJA PANJANG, 1 WHITE BOARD, 1 PAPAN SOL

22  Ruang Musik 1.1 › Volume ruang : 56 m 3. › Standar RT : 0,2 detik. › RT saat ini : 0,39 detik (500 Hz) dan 0,32 detik (1000 Hz). › Solusi :  memperbesar dimensi roman blind dan mengganti materialnya dengan kain yang lebih tebal  melapisi lantai dengan karpet  mengganti dinding bata dengan dinding akustik  melapisi plafon dengan gipsum. › Perbaikan RT : 0,24 detik (500 Hz) dan 0,17 detik (1000 Hz).

23 Standar RT RT eksisting 500 Hz RT eksisting 1000 Hz RT akhir 500 Hz RT akhir 1000 Hz

24  Ruang Musik 1.2 › Volume ruang : 96 m 3 › Standar RT : 0,25 detik. › RT saat ini : 0,13 detik (500 Hz) dan 0,1 detik (1000 Hz). › Solusi :  mengganti dinding akustik menjadi dinding bata  mengurangi kapasitas murid dan alat musik menjadi 5 orang saja. › Perbaikan RT : 0,25 detik (500 Hz) dan 0,2 detik (1000 Hz).

25 Standar RT RT eksisting 500 Hz RT eksisting 1000 Hz RT akhir 500 Hz RT akhir 1000 Hz

26  Ruang Musik 1.3 › Volume ruang : 112 m 3. › Standar RT : 0,3 detik. › RT saat ini : 0,15 detik (500 Hz) dan 0,12 detik (1000 Hz) › Perhitungan RT :  mengurangi kapasitas murid dan alat musik serta kursi menjadi 8 orang saja. › Perbaikan RT : 0,18 detik (500 Hz) dan 0,15 detik (1000 Hz). › Solusi : menambah difuser pada salah satu permukaan dinding untuk menambah pantulan bunyi.

27 Standar RT RT eksisting 500 Hz RT eksisting 1000 Hz RT akhir 500 Hz RT akhir 1000 Hz

28  Ruang Musik 2.1 › Volume ruang: 42,56 m 3. › Standar RT : 0,15 detik. › RT saat ini: 0,42 detik (500 Hz) dan 0,34 detik (1000 Hz). › Solusi :  mengganti dinding bata dengan dinding akustik serta diberi tambahan lapisan karpet  memberi lapisan karpet pada lantai › Perbaikan RT : 0,2 detik (500 Hz) dan 0,12 detik (1000 Hz).

29 Standar RT RT eksisting 500 Hz RT eksisting 1000 Hz RT akhir 500 Hz RT akhir 1000 Hz

30  Ruang Musik 2.2 › Volume ruang : 91,2288 m 3. › Standar RT : 0,25 detik. › RT saat ini : 0,13 detik (500 Hz) dan 0,11 detik (1000 Hz). › Solusi :  mengubah dinding akustik dengan dinding bata biasa  mengeluarkan kursi lipat dan meja kayu besi yang tidak terlalu dibutuhkan  mengurangi kapasitas murid yang belajar di ruangan tersebut menjadi 6 orang › Perbaikan RT : 0,2 detik (500 Hz) dan 0,16 detik (1000 Hz).

31 Standar RT RT eksisting 500 Hz RT eksisting 1000 Hz RT akhir 500 Hz RT akhir 1000 Hz

32  Ruang Bahasa Inggris 1 › Volume ruang : 88,5456 m 3. › Standar RT : 0,5 detik. › RT saat ini : 0,64 detik (500 Hz) dan 0,54 detik (1000 Hz). › Solusi :  melapisi lantai dengan karpet › Perbaikan RT : 0,52 detik (500 Hz) dan 0,3 detik (1000 Hz).

33 Standar RT RT eksisting 500 Hz RT eksisting 1000 Hz RT akhir 500 Hz RT akhir 1000 Hz

34  Ruang Bahasa Inggris 2 › Volume ruang : 139,2 m 3. › Standar RT : 0,5 detik. › RT saat ini : 1,92 detik (500 Hz) dan 1,32 detik (1000 Hz). › Solusi :  mengganti dinding bata menjadi dinding akustik › Perbaikan RT : 0,59 detik (500 Hz) dan 0,52 detik (1000 Hz).

35 Standar RT RT eksisting 500 Hz RT eksisting 1000 Hz RT akhir 500 Hz RT akhir 1000 Hz

36  Kenyamanan akustik merupakan salah satu indikator kenyamanan manusia melalui indera pendengaran.  Keadaan eksisting yang ada pada Mentari Kasih Surabaya belum cukup sesuai dengan teori akustik yang berlaku.  Perhitungan yang dapat dilakukan adalah dengan perhitungan RT (Reverberation Time).

37  untuk pengelola Mentari Kasih Surabaya: › sebaiknya diadakan perbaikan pada ruang- ruang kelas yang masih belum memenuhi ketentuan › menambah kelas atau membedakan kelas yang digunakan untuk ruang kursus privat maupun grup  untuk peneliti berikutnya: › Lakukan penelitian untuk meneliti kondisi noise atau bunyi yang keluar ruangan, apakah masih mengganggu atau tidak

38 TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.. GOD BLESS YOU..


Download ppt " Suatu penelaahan mengenai bunyi dan hubungannya dengan ruang tempat belajar dalam suatu badan usaha yang memberikan pelatihan non-formal dengan studi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google