Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kamma 9 Maret 2014. Kamma March 9, 2014www.pjbi.org2.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kamma 9 Maret 2014. Kamma March 9, 2014www.pjbi.org2."— Transcript presentasi:

1 Kamma 9 Maret 2014

2 Kamma March 9, 2014www.pjbi.org2

3 Kamma Kehendaklah, para bhikkhu, yang kusebut kamma, setelah berkehendak, seseorang melakukan tindakan melalui jasmani, ucapan atau pikiran” (A.6:63 / iii.415) March 9, 2014www.pjbi.org3 Cetan  -ham bhikkhave kamma  vad  mi Cetayittv  kamma  karoti kayena v  c  ya manas 

4 March 9, 2014www.pjbi.org4

5 Ambalatthika-rahulovada Sutta (MN 61) [ Buddha : ] " Menurutmu, Rahula : Untuk apa cermin itu ? " [ Rahula : ] ". Untuk refleksi / memantulkan diri" [Buddha : ] " Dengan cara yang sama, Rahula, tindakan tubuh, tindakan verbal, dan tindakan mental yang harus dilakukan dengan refleksi diulang. … " Oleh karena itu, Rahula, engkau harus melatih dirimu : " Aku akan memurnikan tindakan tubuh saya melalui refleksi berulang, Aku akan memurnikan tindakan lisan saya melalui refleksi berulang, Aku akan memurnikan tindakan mental saya melalui refleksi diulang... " Dengan demikian Anda harus melatih dirimu. " March 9, 2014www.pjbi.org5

6 "Sesuai dengan benih yang di tabur, begitulah buah yang akan dipetiknya. Pembuat kebajikan akan mendapatkan kebaikan, pembuat kejahatan akan memetik kejahatan pula. Taburlah biji-biji benih dan engkau pulalah yang akan merasakan buah dari padanya". Samuddaka Sutta; Samyutta Nikaya {S 1.227} March 9, 2014www.pjbi.org6 Berdasarkan sifatnya : 1.Akusala kamma : Kamma tak berguna (Lobha, Dosa, Moha) 2.Kusala kamma: Kamma berguna (Alobha, Adosa, Amoha)

7 Teori non Buddhis tentang Kamma 1.Suka atau duka, terjadi karena masa lalu 2.Suka atau duka, terjadi karena ada yang mengatur (pencipta) 3.Suka atau duka, tidak ada penyebabnya / syarat MN 61 March 9, 2014www.pjbi.org7

8 Macam - macam Kamma March 9, 2014www.pjbi.org8

9 Kamma berdasarkan fungsi March 9, 2014www.pjbi.org9

10 Kamma berdasarkan fungsi 1.Kamma produktif (Janaka) 2.Kamma supportif / pendukung (upatthambaka) 3.Kamma obstruktif / perintang (upap  laka) 4.Kamma destruktif / penghancur (upagh  taka) March 9, 2014www.pjbi.org10

11 Kamma produktif (Janaka) Kehendak berguna ataupun tidak berguna yang menghasilkan keadaan- keadaan mental resultan serta “materialitas yang terlahir oleh kamma” (Nama – Rupa) March 9, 2014www.pjbi.org11

12 Kamma supportif / pendukung (upatthambaka) Kamma yang tidak mendapat kesempatan menghasilkan resultan (hasilnya) sendiri; tetapi, yang disaat kamma lainnya sedang melaksanakan fungsi produktif, mendukungnya dengan cara : • Memungkinkan kamma lain menghasilkan resultan (hasil) yang menyenangkan atau penuh kesengsaraan dalam jangka waktu panjang tanpa jeda • Memperkuat kesatuan agregat (Nama – Rupa) yang diproduksi oleh kamma lain March 9, 2014www.pjbi.org12 KondisiProduktifSupportif KelahiranManusiaRupawan, Kaya raya KesehatanPenyakitMencegah kesembuhan

13 Kamma obstruktif / perintang (upap  laka) Kamma yang tidak bisa menghasilkan resultannya / hasilnya sendiri, tetapi merintangi atau menggagalkan beberapa kamma lainnya, melawan keefektifan atau memperpendek durasi resultan, baik yang nikmat maupun penuh kesengsaraan. March 9, 2014www.pjbi.org13 ProduktifObstruktif ManusiaCacat Terkenal karena kemampuan

14 Kamma destruktif / penghancur (upagh  taka) Kamma berguna atau tak berguna yang menggantikan kamma lain yang lebih lemah, menghalangi kematangannya, bahkan sebagai gantinya menghasilkan resultan / hasil nya sendiri. March 9, 2014www.pjbi.org14 Contoh : 1.YA. Monggalana 2.YA. Cakkhupala

15 Kamma berdasarkan urutan kematangan March 9, 2014www.pjbi.org15

16 Kamma berdasarkan urutan kematangan 1.Kamma berat (Garuka) 2.Kamma menjelang kematian (  ssana) 3.Kamma kebiasaan (  ci  a) 4.Kamma cadangan (Ka  att  ) March 9, 2014www.pjbi.org16

17 Kamma berat (garuka) • Memiliki bobot moral yang sangat kuat, tidak bisa digantikan oleh kamma lain manapun, sebagai penentu kelahiran kembali • Kamma tak berguna, pelanggaran 5 kejahatan yang disertai pandangan keliru (  nantariyakamma), Parikuppa Sutta; Anguttara Nikaya : • Membunuh ayah (pitugh  taka kamma) • Membunuh ibu (m  tugh  taka kamma) • Membunuh arahat (arahantagh  taka kamma) • Melukai Buddha (lohitupp  daka kamma) • Memecahbelah Sangha (sa  habhedaka kamma) • Memegang teguh pandangan keliru (menolak bekerjanya hokum kamma) : Neraka gelap • Kamma berguna : • Empat jhana materi halus • Empat jhana non materi March 9, 2014www.pjbi.org17

18 Kamma menjelang kematian (  ssana) • Kamma baik / buruk yang kuat yang yang dilakukan atau diingat beberapa saat menjelang kematian, sesaat sebelum proses javana terakhir March 9, 2014www.pjbi.org18

19 Kamma kebiasaan (  ci  a) • Perbuatan baik atau buruk yang dilakukan secara terus menerus atau sudah menjadi kebiasaan, atau bisa juga sebuah perbuatan yang dilakukan sekali dan sangat sering diingat kembali March 9, 2014www.pjbi.org19 Contoh : Cunda penjagal babi

20 Kamma cadangan (Ka  att  ) • Perbuatan-perbuatan lainnya yang bukan termasuk dalam ketiga kategori yang sudah disebutkan sebelumnya, cukup kuat untuk mengambil peran membangkitkan kelahiran kembali. March 9, 2014www.pjbi.org20 Perumpamaan sekumpulan ternak

21 Kamma berdasarkan waktu kematangan March 9, 2014www.pjbi.org21

22 Kamma berdasarkan waktu kematangan 1.Kamma yang efektif seketika (di  hadhammavedan  ya) 2.Kamma yang efektif di kehidupan berikutnya (upapajjavedan  ya) 3.Kamma yang efektif tak terbatas (aparap  riyavedan  ya) 4.Kamma yang tidak berbuah (ahosi) March 9, 2014www.pjbi.org22

23 12 momen kesadaran pintu batin March 9, 2014www.pjbi.org23 BT PbPb JJJJJJJRR B: Bhavanga bergetar T: Bhavanga tertahan Pb: Mengantar ke pintu batin J: Javana R: Registrasi

24 Kamma yang efektif seketika (di  hadhammavedan  ya) • Kamma yang ketika matang, menghasilkan resultan / hasil di dalam eksistensi yang sama dimana dia dilaksanakan, sebaliknya jika tidak menemukan peluang untuk matang di dalam eksistensi yang sama, maka menjadi defungsi • Proses javana pertama (dari 7 javana) momen ini (yang terlemah) membangkitkan kamma yang efektif seketika March 9, 2014www.pjbi.org24

25 Kamma yang efektif di kehidupan berikutnya (upapajjavedan  ya) • Kamma yang ketika matang, menghasilkan resultan / hasil tepat di satu eksistensi berikutnya dimana dia dilaksanakan, sebaliknya jika tidak menemukan peluang untuk matang di dalam eksistensi yang sama, maka menjadi defungsi • Proses javana ke-7 (dari 7 javana) momen ini (yang terlemah kedua) membangkitkan kamma yang efektif di kehidupan selanjutnya March 9, 2014www.pjbi.org25

26 Kamma yang efektif tak terbatas (aparap  riyavedan  ya) • Kamma yang bisa matang di sembarang waktu dari semenjak eksistensi berikutnya kedua dan seterusnya. • Proses 5 javana selain dari 2 javana yang pertama dan terakhir • Selama putaran kelahiran kembali masih berlangsung, kamma ini tetap mengikuti March 9, 2014www.pjbi.org26

27 Kamma yang tidak berbuah (ahosi) • Jika kamma yang efektif seketika, efektif di kehidupan berikutnya yang tidak mempunyai kesempatan untuk berbuah akan mati atau tidak efektif lagi March 9, 2014www.pjbi.org27 Contoh : YA Angulimala

28 Kamma berdasarkan tempat kematangan March 9, 2014www.pjbi.org28

29 Kamma berdasarkan tempat kematangan March 9, 2014www.pjbi.org29 Jenis KammaKeteranganAlam Kamma tak berguna10 kamma buruk4 Alam Apaya Kamma berguna Lingkup Indrawi 10 kamma baik7 kamavacara bhumi Kamma berguna Lingkup Materi halus Rupajhana16 Rupa bhumi Kamma berguna Lingkup Non Materi Halus Arupajhana4 Arupa bhumi

30 Sekilas 31 alam kehidupan (tataran eksistensi) March 9, 2014www.pjbi.org30

31 March 9, 2014www.pjbi.org31

32 March 9, 2014www.pjbi.org32

33 Kitab Anguttara Nikaya, Ananda Vagga, sebagai berikut: “Ananda, apakah kau pernah mendengar tentang seribu Culanika lokadhatu (tata surya kecil)? …. Ananda, sejauh matahari dan bulan berotasi pada garis orbitnya, dan sejauh pancar-an sinar matahari dan bulan di angkasa, sejauh itulah luas seribu tatasurya kecil. Di dalam seribu tatasurya kecil terdapat seribu matahari, seribu bulan, seribu Sineru, seribu Jambudipa, seribu Aparayojana, seribu Uttarakuru, seribu Pubbavideha …. Itulah Ananda, yang dinamakan seribu tatasurya kecil (sahassi Culanika lokadhatu). Ananda, seribu kali sahassa Culanika lokadhatu, dinamakan dvisahassi Majjhimanika lokadhatu. Ananda, seribu kali dvisahassi Majjhimanika lokadhatu, dinamakan tisahassi Maha-sahassi lokadhatu. Ananda, bilamana Sang Tathagata mau, maka Ia dapat memperdengarkan suaraNya sampai terdengar di tisahassi Mahasahassi lokadhatu ataupun melebihi itu lagi”.

34 Penemuan sekaligus menegaskan bahwa Bimasakti dipadati tata surya dan planet. Tata surya yang berhasil ditemukan disebut Kepler 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, dan 33. Tiap-tiap tata surya punya dua sampai lima planet. Jarak planet dengan bintang di tiap tata surya relatif dekat dengan waktu orbit berkisar dari hari. Lima tata surya (Kepler 25, 27, 30, 31, dan 33) punya dua planet. Satu kali revolusi planet terluar sama dengan dua kali revolusi planet terdalam. Empat tata surya lain (Kepler 23, 24, 28, 32) punya dua planet. Planet terluar mengorbit bintang dengan waktu tiga kali lebih lama dari planet terdalam. Tata surya yang memiliki planet terbanyak adalah Kepler 33. Bintang pada tata surya ini lebih tua dan masif dibandingkan Matahari serta memiliki planet yang jarak orbitnya relatif dekat. Ukuran planet yang terdapat di 11 tata surya tersebut bervariasi, antara seukuran Bumi hingga lebih besar dari Jupiter. Namun, masih harus diteliti lagi apakah planet tersebut merupakan planet batuan seperti Bumi dan memiliki atmosfer. Tata surya dan planet ditemukan dengan metode planet transit, yakni melihat kedipan cahaya bintang akibat adanya planet yang lewat di mukanya. Verifikasi planet dilakukan dengan teknik variasi waktu transit. Sejumlah peneliti yang terlibat penemuan ini adalah Eric Ford dari Universitas Florida, Dan Fabrycky dari Universitas California, Jason Steffen dari Fermilab Center for Particle Astrophysics, dan Jack Lissauer dari NASA. CALIFORNIA, KOMPAS.com — Sejumlah 11 tata surya baru yang memiliki jumlah total 26 planet ditemukan. Penemuan dideskripsikan di empat karya tulis berbeda di Astrophysical Journal dan Monthly Notice of the Royal Astronomical Society bulan ini. Penemuan bisa dilakukan berkat jasa wahana antariksa Kepler. Dengan penemuan ini, Kepler telah mengonfirmasi 61 planet dan menemukan kandidat planet

35 Anumodana March 9, 2014www.pjbi.org35

36 Akhir Kamma


Download ppt "Kamma 9 Maret 2014. Kamma March 9, 2014www.pjbi.org2."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google