Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website:

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website:"— Transcript presentasi:

1

2 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN

3 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: BAHASA INDONESIA

4 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 5. Mengapresiasi dongeng yang diperdengarkan 5.2 Menunjukkan relevansi isi dongeng yang diperdengarkan dengan situasi sekarang secara cermat STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR

5 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 1. Siswa mampu menemukan pokok- pokok isi dongeng yang diperdengarkan secara cermat 2. siswa mampu merelevansikan isi dongeng dengan situasi sekarang secara cermat TUJUAN PEMBELAJARAN

6 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 5 Dongeng termasuk jenis karya sastra lama. Dongeng adalah cerita berdasarkan khayalan seseorang (tidak benar-benar terjadi). Jenis dongeng : Legenda : cerita asal-usul yang mengisahkan sejarah suatu kejadian, tempat, atau benda. Dalam cerita ini diselipkan beberapa kebenaran sejarah, tetapi kisah khayalan tetap yang mendominasi cerita. Contoh: Tangkuban Perahu. Mite : cerita yang dianggap benar-benar terjadi dan disucikan. Isi cerita mengenai kehidupan para dewa atau roh-roh halus yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat waktu itu. Contoh : Candi Prambanan, cerita Lorojongrang. Sage / hikayat : cerita yang berdasarkan perisriwa sejarah yang telah tercampur dengan fantasy rakyat. Misalkan cerita tentang kehidupan istana, kebesaran raja-raja, peperangan,dan kepahlawanan. Contoh : Hikayat Raja Kalbar, Hikayat Melayu. Fabel : cerita khayalan dimana tokohnya diperankan oleh binatang. Contoh : Si Kancil dan Buaya. Parabel : cerita yang menggambarkan sikap moral dan keagamaan dengan menggunakan ibarat dan perbandingan. Contoh: Gadis Penjual Korek Api. Dongeng termasuk jenis karya sastra lama. Dongeng adalah cerita berdasarkan khayalan seseorang (tidak benar-benar terjadi). Jenis dongeng : Legenda : cerita asal-usul yang mengisahkan sejarah suatu kejadian, tempat, atau benda. Dalam cerita ini diselipkan beberapa kebenaran sejarah, tetapi kisah khayalan tetap yang mendominasi cerita. Contoh: Tangkuban Perahu. Mite : cerita yang dianggap benar-benar terjadi dan disucikan. Isi cerita mengenai kehidupan para dewa atau roh-roh halus yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat waktu itu. Contoh : Candi Prambanan, cerita Lorojongrang. Sage / hikayat : cerita yang berdasarkan perisriwa sejarah yang telah tercampur dengan fantasy rakyat. Misalkan cerita tentang kehidupan istana, kebesaran raja-raja, peperangan,dan kepahlawanan. Contoh : Hikayat Raja Kalbar, Hikayat Melayu. Fabel : cerita khayalan dimana tokohnya diperankan oleh binatang. Contoh : Si Kancil dan Buaya. Parabel : cerita yang menggambarkan sikap moral dan keagamaan dengan menggunakan ibarat dan perbandingan. Contoh: Gadis Penjual Korek Api. MATERI AWAL

7 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 6 MATERI LANJUTAN Isi pokok dongeng bisa ditentukan melalui tahapan alur dari dongeng yang disajikan. Adapun tahapan alur yang dimaksudkan antara lain 1.Perkenalan yaitu tahap dimulainya cerita dengan dimunculkan tokoh-tokoh yang ada 2.Konflik yaitu tahap munculnya permasalahan Konflik terbagi menjadi konflik fisik, batin, dan sosial. 1.Perumitan yaitu tahap permasalahan mulai memuncak (cerita mulai panas) 2.Klimaks yaitu tahap konflik berada di puncak (puncak masalah) 3.Antiklimaks yaitu tahap penurunan konflik (masalah mulai reda) 4.Penyelesaian yaitu tahap akhir cerita Isi pokok dongeng bisa ditentukan melalui tahapan alur dari dongeng yang disajikan. Adapun tahapan alur yang dimaksudkan antara lain 1.Perkenalan yaitu tahap dimulainya cerita dengan dimunculkan tokoh-tokoh yang ada 2.Konflik yaitu tahap munculnya permasalahan Konflik terbagi menjadi konflik fisik, batin, dan sosial. 1.Perumitan yaitu tahap permasalahan mulai memuncak (cerita mulai panas) 2.Klimaks yaitu tahap konflik berada di puncak (puncak masalah) 3.Antiklimaks yaitu tahap penurunan konflik (masalah mulai reda) 4.Penyelesaian yaitu tahap akhir cerita

8 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 7 Isi pokok dongeng juga dapat ditentukan melalui unsur intrinsik yang di dalamnya juga terdapat tahapan alur. Ada pun unsur intrinsik tersebut antara lain

9 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 8 Dongeng memiliki nilai-nilai yang bermanfaat bagi kehidupan seseorang. Melalui dongeng seseorang dapat menghargai orang lain, menyayangi orang lain, dan juga berbalas budi pada seseorang. Banyak keterkaitan antara isi dongeng dengan kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalam dongeng tersebut bisa dijadikan acuan untuk menunjukkan relevansi isi dongeng, karena banyak hal yang terjadi di dalam isi dongeng, terjadi juga di dalam kehidupan sehari-hari. Contoh dongeng dan menentukan isi pokok serta relevansi dengan situasi sekarang disampaikan secara lisan bersama siswa menggunakan teks dongeng berikut yang berjudul Pedagang yang Budiman. Dongeng memiliki nilai-nilai yang bermanfaat bagi kehidupan seseorang. Melalui dongeng seseorang dapat menghargai orang lain, menyayangi orang lain, dan juga berbalas budi pada seseorang. Banyak keterkaitan antara isi dongeng dengan kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalam dongeng tersebut bisa dijadikan acuan untuk menunjukkan relevansi isi dongeng, karena banyak hal yang terjadi di dalam isi dongeng, terjadi juga di dalam kehidupan sehari-hari. Contoh dongeng dan menentukan isi pokok serta relevansi dengan situasi sekarang disampaikan secara lisan bersama siswa menggunakan teks dongeng berikut yang berjudul Pedagang yang Budiman.

10 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 9

11 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 10 Ketika si gadiskeluar, ia melihatkan kendi hitam kepada Taro. Taro mengamati dan membuat goresan kecil pada kendi itu. Ia sangat terkejut, ternyata kendi hitam itu terbuat dari emas. Timbul ide liciknya. Wanita tua ini tidak tahu kendinya terbuat dari emas. Akan kukatakan kendi ini jelek. Lantas aku pergi. Nanti aku kembali dan membelinya dengan harga yang sangat murah. Begitu pikir Taro. Lalu iapun berkata, “Kendi ini tidak bagug!” Setelah mengembalikan kendi pada gadis kecil itu, ia segera pergi. Tak lama kemudian, Sera melewati jalan itu. “Barang bagus!” serunya. “Siapa mau beli? Siapa mau beli?” Saat gadis kecil itu melihat Sera, ia berkata, “Nenek, boleh aku bertanya ke pedagang itu? Mungkin dia mau menukar barang yang kubutuhkan dengan keni ini...” “Kata pedagang yang tadi kendi ini jelek,” sahut Nenek. “Tapi coba tanya pada pedagang ini.” Gadis kecil itu memanggil Sera. “Maukah Bapakmenukar kendi nenekku dengan barang bagus yang kubutuhkan?” Ketika si gadiskeluar, ia melihatkan kendi hitam kepada Taro. Taro mengamati dan membuat goresan kecil pada kendi itu. Ia sangat terkejut, ternyata kendi hitam itu terbuat dari emas. Timbul ide liciknya. Wanita tua ini tidak tahu kendinya terbuat dari emas. Akan kukatakan kendi ini jelek. Lantas aku pergi. Nanti aku kembali dan membelinya dengan harga yang sangat murah. Begitu pikir Taro. Lalu iapun berkata, “Kendi ini tidak bagug!” Setelah mengembalikan kendi pada gadis kecil itu, ia segera pergi. Tak lama kemudian, Sera melewati jalan itu. “Barang bagus!” serunya. “Siapa mau beli? Siapa mau beli?” Saat gadis kecil itu melihat Sera, ia berkata, “Nenek, boleh aku bertanya ke pedagang itu? Mungkin dia mau menukar barang yang kubutuhkan dengan keni ini...” “Kata pedagang yang tadi kendi ini jelek,” sahut Nenek. “Tapi coba tanya pada pedagang ini.” Gadis kecil itu memanggil Sera. “Maukah Bapakmenukar kendi nenekku dengan barang bagus yang kubutuhkan?”

12 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 11 Sera mengamati kendi itu. Ia melihat goresan yang dibuat oleh Taro. “Nyonya!” katanya pada si Nenek. “Kendi ini terbuat dari emas!” Nenek memandang dengan takjub. “Tapi kata pedagang yang tadi, kendi ini tidak bagus!” sahutnya. “Oh tidak,” kata Sera. “Kendi ini terbuat dari emas. Aku akan membayar dengan semua uangku yang ada. Lalu aku akan kembali membawa uang lebih banyak.” Ia tersenyum pada gadis kecil itu. “Gadis kecil, ambillah beberapa barang yang kamu mau,” katanya. Setelah Sera pergi, datanglah Taro si pedagang pertama tadi. Ia berkata, “Aku telah berjalan jauh. Tapi aku teringat pada cucumu yang ingin barang daganganku. Aku akan memberi beberapa yang ia mau. Tukarlah dengan kendi hitam milikmu. “ Nenek lalu menceritakan apa kata Sera tentang kendi tuanya. “Ia memberi kami uang banyak. Nanti ia akan kembali membawa uang lebih banyak.” Sera mengamati kendi itu. Ia melihat goresan yang dibuat oleh Taro. “Nyonya!” katanya pada si Nenek. “Kendi ini terbuat dari emas!” Nenek memandang dengan takjub. “Tapi kata pedagang yang tadi, kendi ini tidak bagus!” sahutnya. “Oh tidak,” kata Sera. “Kendi ini terbuat dari emas. Aku akan membayar dengan semua uangku yang ada. Lalu aku akan kembali membawa uang lebih banyak.” Ia tersenyum pada gadis kecil itu. “Gadis kecil, ambillah beberapa barang yang kamu mau,” katanya. Setelah Sera pergi, datanglah Taro si pedagang pertama tadi. Ia berkata, “Aku telah berjalan jauh. Tapi aku teringat pada cucumu yang ingin barang daganganku. Aku akan memberi beberapa yang ia mau. Tukarlah dengan kendi hitam milikmu. “ Nenek lalu menceritakan apa kata Sera tentang kendi tuanya. “Ia memberi kami uang banyak. Nanti ia akan kembali membawa uang lebih banyak.”

13 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 12 “Uang lebih banyak?” seru Taro kecewa. “Dia harus memberiku uang juga. Bagaimanapun, aku yang pertama melihat kendi itu!” Taro terus bersungut-sungut. Gadis kecil dan neneknya hanya tersenyum geli melihatnya. Mereka bersyukur bertemu Sera si pedagang yang jujur. Besoknya, Sera berhasil menjual kendi dengan harga yang tinggi. Ia membayar lebih banyak pada Nenek. Saat pulang, ia berkata pada istrinya, “Aku telah melakukan yang terbaik pada kendi itu. Aku telah melakukan yang terbaik, sangat baik.” “Apakah kamu akan kaya?” tanya istrinya. “Benar,” kata Sera. “Aku merasa kaya sekarang, karena bisa memberikan sesuatu kepada orang yang tidak mampu. Mampu membantu orang lain yang kesusahan, membuatku merasa sangat bahagia....” “Uang lebih banyak?” seru Taro kecewa. “Dia harus memberiku uang juga. Bagaimanapun, aku yang pertama melihat kendi itu!” Taro terus bersungut-sungut. Gadis kecil dan neneknya hanya tersenyum geli melihatnya. Mereka bersyukur bertemu Sera si pedagang yang jujur. Besoknya, Sera berhasil menjual kendi dengan harga yang tinggi. Ia membayar lebih banyak pada Nenek. Saat pulang, ia berkata pada istrinya, “Aku telah melakukan yang terbaik pada kendi itu. Aku telah melakukan yang terbaik, sangat baik.” “Apakah kamu akan kaya?” tanya istrinya. “Benar,” kata Sera. “Aku merasa kaya sekarang, karena bisa memberikan sesuatu kepada orang yang tidak mampu. Mampu membantu orang lain yang kesusahan, membuatku merasa sangat bahagia....” MATERI AKHIR

14 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: 13

15 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: Parmin, Jack Bahasa dan Sastra Indonesia. Surabaya PT. Edumedia REFERENSI

16 PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website: NAMA Wulandari, S.Pd. NIP TEMPAT TUGAS SMP NEGERI 21 PONTIANAK NAMA Wulandari, S.Pd. NIP TEMPAT TUGAS SMP NEGERI 21 PONTIANAK PENYUSUN


Download ppt "PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) 736711, Website:"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google