Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Manajemen Persediaan Dody Hartanto. Hasil Pembelajaran  Mahasiswa memahami pengertian persediaan, konsep pengendalian persediaan serta tujuannya dalam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Manajemen Persediaan Dody Hartanto. Hasil Pembelajaran  Mahasiswa memahami pengertian persediaan, konsep pengendalian persediaan serta tujuannya dalam."— Transcript presentasi:

1 Manajemen Persediaan Dody Hartanto

2 Hasil Pembelajaran  Mahasiswa memahami pengertian persediaan, konsep pengendalian persediaan serta tujuannya dalam perencanaan dan pengendalian produksi  Mahasiswa memahami serta bisa menentukan biaya- biaya yang terlibat dalam pengendalian persediaan  Mahasiswa bisa menentukan lot pesanan ekonomis dengan metode Economic Order Quantity untuk permintaan yang diketahui 2 Dody Hartanto - Inventory Management

3 Apakah Persediaan Persediaan Stock Inventory Adalah barang (item) yang disimpan terlebih dahulu untuk pemakaian kemudian Bahan baku (raw material) Komponen atau Sub-assembly atau Work In Process Suku cadang (spare part) Supplies (oli, minyak, kertas, dll) Produk jadi (finished good) 3Dody Hartanto - Inventory Management

4 Motivasi Memiliki Inventory Dody Hartanto - Inventory Management4  Skala ekonomis  Spekulasi  Ketidakpastian  Lead time  Permintaan  Supply  Transportasi  Smoothing  Logistics (purchasing,distribution,production)

5 Types of Inventory Inputs •Raw Materials •Purchased parts •Maintenance and Repair Materials Outputs •Finished Goods •Scrap and Waste Process In Process •Partially Completed Products and Subassemblies (in warehouses, or “in transit”) (often on the factory floor) 5Dody Hartanto - Inventory Management

6 Types of Inventory Work in process Work in process Work in process Finished goods Raw Materials Vendors Customer 6Dody Hartanto - Inventory Management

7 Water Tank Analogy for Inventory Supply Rate Inventory Level Demand Rate Inventory Level Buffers Demand Rate from Supply Rate 7Dody Hartanto - Inventory Management

8 Mengapa perlu dikelola ? 8Dody Hartanto - Inventory Management

9 Fungsi Persediaan Menjaga kelancaran operasi Memanfaatkan skala ekonomi pengadaan Meredam ketidak- pastian (uncertainty) Menjamin kepuasan pelanggan 9Dody Hartanto - Inventory Management

10 Biaya-biaya Persediaan  Biaya Simpan (Holding Cost)  Lebih tepat disebut sebagai biaya memiliki persediaan  Termasuk:  Cost of capital  Biaya penyusutan barang  Asuransi  Administrasi gudang  Sewa ruangan gudang atau depresiasi  Biaya pengkondisian ruangan (pendingin, listrik, dll)  dll  Besarnya terkait dengan jumlah barang yang disimpan dan waktu disimpan 10Dody Hartanto - Inventory Management

11  Biaya Pesan (order cost)  Semua pengeluaran yang dipergunakan untuk menyiapkan pemesanan persediaan: penulisan order, penyiapan spesisifikasi, pencatatan order, pengiriman order, invoice, payment, dll  Semua pengeluaran yang dipergunakan untuk melakukan set-up untuk pengerjaan pesanan: pemasangan fixture, setting mesin, biaya kerja: orang dan mesin, dll  Ongkos ini dikeluarkan sesuai dengan frekuensi pemesanan yang dilakukan 11Dody Hartanto - Inventory Management

12  Biaya Akibat Kekurangan Persediaan (Penalty Cost)  Jika terjadi kekurangan persediaan terdapat dua kemungkinan yang terjadi, yaitu:  Lost Sale  Back Order  Pada kasus Lost Sale ongkos yang timbul adalah kesempatan memperoleh profit yang hilang  Pada kasus Back Order ongkos yang timbul misalkan biaya administrasi dan biaya emergency production & shipment  Lebih jauh lagi, akibat kekurangan persediaan ini menimbulkan juga dampak yang tidak bisa secara langsung diukur secara finansial seperti reputasi, kehilangan konsumen, dan lain-lain. 12Dody Hartanto - Inventory Management

13 Typologi Persoalan Pengendalian Persediaan Demand Independen •Permintaan item tidak dipengaruhi oleh item lain •Berupa produk akhir dan memerlukan peramalan Demand Dependen •Permintaan suatu item dipengaruhi oleh permintaan item yang lain •Tidak perlu peramalan tetapi rencana produksi 13Dody Hartanto - Inventory Management

14 14 Permasalahan Kebutuhan material ABC untuk tahun depan (D) sebanyak unit. Untuk mendapatkan barang tersebut dibeli dari seorang pemasok dengan harga barang (p) sebesar Rp ,-/unit dan ongkos pesan (k) sebesar Rp ,- untuk setiap kali melakukan pesanan. Jika ongkos simpan barang (h) sebesar Rp ,- /unit/tahun. Bagaimana cara mengatur pengadaan material ABC yang paling ekonomis? Dody Hartanto - Inventory Management

15 15 Alternatif Solusi Praktis 1.Membeli langsung unit (Q= unit) 2.Membeli barang dua kali untuk setiap pembelian sebesar (Q=5.000 unit) 3.Membeli barang empat kali untuk setiap pembelian sebesar (Q=2.500 unit) 4.Membeli barang sepuluh kali untuk setiap pembelian sebesar (Q=1.000 unit) 5.Masih banyak alternatif solusi pembelian Dody Hartanto - Inventory Management

16 16 Pendekatan dan Solusi Terbaik • Tetapkan dulu kriteria performancenya • Dalam situasi deterministik statis tidak ada resiko kekurangan barang (tingkat ketersediaan pelayanan 100%) • Alternatif solusi terbaik dicari dengan kriteria minimasi ongkos inventori total • Ongkos inventori total/tahun = Ongkos beli barang/tahun + Ongkos pesan/tahun + Ongkos simpan/tahun Dody Hartanto - Inventory Management

17 17 Pendekatan dan Solusi Terbaik Untuk Q=5.000 unit Time Inventory Level Average Inventory (Q*/2) 0 Minimum inventory Order quantity = Q (maximum inventory level) Usage Rate Dody Hartanto - Inventory Management

18 Cara dan Ukuran PengadaanOngkos Beli Ongkos Pesan Ongkos Simpan Ongkos Total Satu kali pembelian f = 1, q = Dua kali pembelian f = 2, q = Empat kali pembelian f = 4, q = Lima kali pembelian f = 5, q = Delapan kali pembelian f = 8, q = Sepuluh kali pembelian f = 10, q = Pendekatan dan Solusi Terbaik Ongkos inventori total untuk berbagai alternatif Dody Hartanto - Inventory Management

19 19 Order quantity Annual Cost Holding Cost Curve Total Cost Curve Order (Setup) Cost Curve Optimal Order Quantity (Q*) Minimum total cost Pendekatan dan Solusi Terbaik Dody Hartanto - Inventory Management

20 Lingkup Persoalan •What to order ? •When to order ? •How much to order ? Kuantitatif •Sistem administrasi •Sistem prosedur •Sistem informasi Kualitatif 20Dody Hartanto - Inventory Management

21 Model Economic Order Quantity (EOQ)  Model dasar yang paling sederhana  Menunjukkan trade-off antara biaya simpan dan biasa pesan  Asumsi model:  Laju permintaan diketahui dan konstan  Tidak ada kekurangan persediaan  Tidak ada lead time; kedatangan material segera  Biaya diketahui dan tetap meliputi: biaya set-up; biaya pesan; biaya simpan per unit per satuan waktu 21Dody Hartanto - Inventory Management

22 EOQ Inventory Order Cycle Demand rate 0Time Lead time Lead time Order Placed Order Placed Order Received Order Received Inventory Level Reorder point, R Order qty, Q As Q increases, average inventory level increases, but number of orders placed decreases average= Q/2 22Dody Hartanto - Inventory Management

23 Biaya Persediaan Annual cost Order quantity Total cost Holding cost curve Setup (or order) cost curve Minimum total cost Optimal order quantity 23Dody Hartanto - Inventory Management

24 Formulasi Model Q= Jumlah pesanan setiap kali pemesanan Q*= Jumlah pesanan optimal (EOQ) Q*= Jumlah pesanan optimal (EOQ)  = demand (unit/tahun) K= Biaya Pesan (Rp/pesan) h= Biaya simpan per unit per tahun c = harga barang per unit c = harga barang per unit TC = Biaya total persediaan TC = Biaya total persediaan 24Dody Hartanto - Inventory Management

25 Biaya Persediaan  Biaya pesan + Biaya simpan + Biaya Pembelian Persediaan 25 Dody Hartanto - Inventory Management

26 Biaya Pesan Biaya pesan per tahun = (Jumlah order yang dilakukan per tahun) x (Biaya pesan per order) Demand tahunan Jumlah pesanan setiap pesan Setup (order ) cost = = (K) Q 26Dody Hartanto - Inventory Management

27 Biaya simpan per tahun =(Rata-rata tingkat persediaan) x (Biaya simpan per unit per tahun) Jumlah pesan 2 = (Biaya simpan per unit per tahun) = (h) Q2 Biaya pembelian persediaan per tahun =(demand per tahun) x (Harga per unit) =  c Biaya Simpan 27Dody Hartanto - Inventory Management

28 Biaya pembelian persediaan per tahun = (demand per tahun) x (Harga per unit) = (demand per tahun) x (Harga per unit) =  c Biaya Pembelian 28Dody Hartanto - Inventory Management

29 = (K) Q + (h) +  c Q2TC Biaya persediaan tahunan = biaya pesan per tahun + biaya simpan per tahun + biaya simpan per tahun + biaya pembelian persediaan biaya pembelian persediaan Biaya persediaan per tahun minimum diperoleh dengan menurunkan fungsi biaya persediaan di atas terhadap Q dan mencari nilai Q pada nilai biaya = 0 29Dody Hartanto - Inventory Management

30 Contoh Soal Sebuah perusahaan membeli 6000 unit item setiap tahun dengan harga $30 per unit. Ongkos pemesanan sebesar $125, ongkos simpan $6 per unit per tahun. Bagaimana kebijakan inventori yang terbaik?  Find optimum : Q, T, VC, TC

31 Model EOQ dengan Lead Time  Model EOQ dasar membuat asumsi lead time = 0  Pada kenyataan ada lead time  Bagaimana model EOQ bila lead time  0 dan besar lead time tetap ? 31Dody Hartanto - Inventory Management

32 Q* ROP (units) Inventory level (units) Time (days) Lead time = L Slope = units/day = d Ada Reorder Point (Saat Pemesanan Kembali) 32Dody Hartanto - Inventory Management

33 Penentuan Reorder Point R R = Lead time pemesanan dalam hari Demand per hari = d x L d =  Number of working days in a year 33Dody Hartanto - Inventory Management

34 Diskon  Jika beli 100 unit pemasok bersedia menjual dengan harga Rp.1000,- namun jika membeli dalam jumlah 500 unit pemasok bersedia menjual dengan harga Rp.800,-  Berapakah unit kah yang akan anda beli? 34Dody Hartanto - Inventory Management

35 Price Discount  Sangat umum menjadi praktek adanya potongan harga (price discount) untuk pembelian dalam jumlah yang lebih besar  Misalkan:  Variabel price memiliki pengaruh pada ongkos simpan, sehingga penentuan lot pesanan ekonomis perlu ditinjau pada beberapa harga tersebut. Discount Number Discount Quantity Discount (%) Discount Price (P) 1 0 to 999 no discount $ ,000 to 1,999 4$ ,000 and over 5$ Dody Hartanto - Inventory Management

36 36 Perubahan Harga (Discount) Upper Curve Valid Lower Curve Valid Neither Curve Valid Total Cost Order Quantity QaQa QbQb 0 UC 1 UC 2 Dody Hartanto - Inventory Management

37 37 Perubahan Harga (Discount) Total Cost Order Quantity QaQa 0 Total Cost with UC 1 Invalid Range of Curve Valid Range of Curve Dody Hartanto - Inventory Management

38 38 Perubahan Harga (Discount) UC 1 UC 2 UC 3 UC 4 UC 5 Order Quantity QaQa QbQb 0 QcQc QdQd Total Cost Dody Hartanto - Inventory Management

39 39 Perubahan Harga (Discount) UC 1 UC 2 UC 3 UC 4 UC 5 Order Quantity QaQa QbQb 0 QcQc QdQd Total Cost Valid minimumInvalid minimum Dody Hartanto - Inventory Management

40 40 Perubahan Harga (Discount) Order Quantity QaQa 0 QbQb QcQc Total Cost Optimal cost Dody Hartanto - Inventory Management

41 41 Perubahan Harga (Discount) Order Quantity QaQa 0 QbQb QcQc Total Cost Optimal cost Dody Hartanto - Inventory Management

42 Quantity Discount Models 1.Setiap harga diskon yang ditawarkan, hitung Q*  dengan rumus EOQ 2.Jika Q* yang diperoleh tidak berada pada interval yang bersesuaian, pilih Q dengan biaya terkecil pada interval tersebut. 3.Hitung total cost untuk setiap Q* atau nilai adjusted Q* dari langkah 2. 4.Pilih Q* yang memberikan total cost terkecil. Algoritma 42 Dody Hartanto - Inventory Management

43 1,000 2,000 Total cost $ 0 Order quantity 1st price break 2nd price break Total cost curve for discount 1 Total cost curve for discount 2 Total cost curve for discount 3 43Dody Hartanto - Inventory Management

44 Quantity Discount Models Price Break Discount Quantity Discount (%) Harga / unit no discount $ , ,999 4$ ,000 <= Q 5$4.75 Contoh harga yang ditawarkan supplier 44 Dody Hartanto - Inventory Management

45 Quantity Discount Models 1,000 2,000 Total cost $ 0 Order quantity 1st price break 2nd price break Total cost curve for discount 1 Total cost curve for discount 2 Total cost curve for discount 3 45 Dody Hartanto - Inventory Management

46 Quantity Discount Models 1.Setiap harga diskon yang ditawarkan, hitung Q*  dengan rumus EOQ 2.Jika Q* yang diperoleh tidak berada pada interval yang bersesuaian, pilih Q dengan biaya terkecil pada interval tersebut. 3.Hitung total cost untuk setiap Q* atau nilai adjusted Q* dari langkah 2. 4.Pilih Q* yang memberikan total cost terkecil. Algoritma 46 Dody Hartanto - Inventory Management

47 Quantity Discount Models 1,000 2,000 Total cost $ 0 Order quantity Q* untuk discount 2 berada diluar interval sehingga harus disesuaikan dengan nilai terkecil pada interval tersebut  1,000 units ab 1st price break 2nd price break Total cost curve for discount 1 Total cost curve for discount 2 Total cost curve for discount 3 47 Dody Hartanto - Inventory Management

48 Contoh Hitung Q* untuk setiap harga pada interval diskon Q 1 * = = 700 cars/order 2(5,000)(49)(0.2)(5.00) Q 2 * = = 714 cars/order 2(5,000)(49)(0.2)(4.80) Q 3 * = = 718 cars/order 2(5,000)(49)(0.2)(4.75) 48 Dody Hartanto - Inventory Management

49 Contoh 1,000 2,000 Biaya Total 0 Q(Order quantity) Dody Hartanto - Inventory Management

50 Contoh Calculate Q* for every discount Q 1 * = = 700 cars/order 2(5,000)(49)(0.2)(5.00) Q 2 * = = 714 cars/order 2(5,000)(49)(0.2)(4.80) Q 3 * = = 718 cars/order 2(5,000)(49)(0.2)(4.75) 1,000 — adjusted 2,000 — adjusted 50 Dody Hartanto - Inventory Management

51 Contoh Q1 = 700 (EOQ at $5 price) TC = ,000 = 25,700 Q2 = 1000 (EOQ < min order quantity for discount); TC= ,000 (quantity discount) = 24,725 Q3 = 2000 (EOQ < min order quantity for discount); TC= ,750 = 24,822 Total cost = order cost + holding cost + purchase cost per year 51 Dody Hartanto - Inventory Management

52 Contoh Discount Number Unit Price Order Quantity Annual Product Cost Annual Ordering Cost Annual Holding Cost Total 1$ $25,000$350$350$25,700 2$4.801,000$24,000$245$480$24,725 3$4.752,000$23.750$122.50$950$24, Pilih harga dan quantity yang memberikan total cost terendah  Beli 1,000 unit pada harga $4.80 per unit 52 Dody Hartanto - Inventory Management

53 Inventory Hides Problems Poor Quality Unreliable Supplier Machine Breakdown Inefficient Layout Bad Design Lengthy Setups 53 Dody Hartanto - Inventory Management

54 To Expose Problems: Reduce Inventory Levels Poor Quality Unreliable Supplier Machine Breakdown Inefficient Layout Bad Design Lengthy Setups 54 Dody Hartanto - Inventory Management

55 Remove Sources of Problems and Repeat the Process Poor Quality Unreliable Supplier Machine Breakdown Inefficient Layout Bad Design Lengthy Setups 55 Dody Hartanto - Inventory Management

56 ABC Prioritization • Based on “Pareto” concept (80/20 rule) and total usage in dollars of each item. • Classification of items as A, B, or C often based on $ volume. • Purpose: set priorities for management attention. 56 Dody Hartanto - Inventory Management

57 ABC Prioritization • ‘A’ items: 20% of SKUs, 80% of dollars • ‘B’ items: 30 % of SKUs, 15% of dollars • ‘C’ items: 50 % of SKUs, 5% of dollars • Three classes is arbitrary; could be any number. • Percents are approximate. • Danger: dollar use may not reflect importance of any given SKU! 57 Dody Hartanto - Inventory Management

58 ABC Analysis Example Percentage of items Percentage of dollar value — — — — — — — — — — 0 0 — +Class C Class A +Class B

59 Annual Usage of Items by Dollar Value 59 Dody Hartanto - Inventory Management

60 ABC Chart For Previous Slide A BC 60 Dody Hartanto - Inventory Management

61 Karakteristik Sistem Persediaan •Konstan vs Berubah •Diketahui vs Random Sifat Permintaan (demand) •Diketahui pasti •Tidak pasti Lead Time (waktu dari pesanan dibuat sampai dengan pesanan diterima •Review kontinyu •Review periodik Waktu review (peninjauan posisi stock) •Back order •Lost Sales Kelebihan permintaan •Perishable •Non Perishable Umur hidup barang 61 Dody Hartanto - Inventory Management


Download ppt "Manajemen Persediaan Dody Hartanto. Hasil Pembelajaran  Mahasiswa memahami pengertian persediaan, konsep pengendalian persediaan serta tujuannya dalam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google