Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Metode Promosi Kesehatan Blok I. Analisis Komunitas dan Program Planning Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan Fatwa Sari Tetra Dewi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Metode Promosi Kesehatan Blok I. Analisis Komunitas dan Program Planning Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan Fatwa Sari Tetra Dewi."— Transcript presentasi:

1 Metode Promosi Kesehatan Blok I. Analisis Komunitas dan Program Planning Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan Fatwa Sari Tetra Dewi

2  1. Mengingat kembali berbagai metode promosi kesehatan  2. Memilih metode promosi kesehatan yang sesuai dengan program promosi kesehatan Tujuan Instruksional

3 1.Individual 1.Fokus pada: informasi, modeling, pendidikan, training 2.Meningkatkan pengetahuan, sikap, kepercayaan dan praktek untuk perilaku tertentu (merokok) 2.Organisasional 1.Fokus pada perubahan organisasi 2.Konsultansi, perubahan kebijakan organisasi, mendorong praktek anggota yang lebih sehat Level Promosi Kesehatan dan Karakter Intervensi

4 3. Aksi Lingkungan dan Perubahan Sosial 1.Fokus pada perubahan lingkungan dan sosial 2.Untuk perubahan organisasional/redistribusi sumber daya 4. Advokasi Publik 1.Fokus pada legislatif, anggaran, dan institusional yang mempengaruhi level individu, organisasional dan sosial Level Promosi Kesehatan dan Karakter Intervensi (lanjutan)

5 Metode-metode promosi kesehatan

6 Metode Promosi Kesehatan Level Individual (Bartholomew, 2006) Metode dan parameter  Partisipasi: Kemauan menerima  Komunikasi persuasif: Pesan yang relevan  Active learning: Waktu, informasi, ketrampilan  Tailoring: Identifikasi faktor perilaku  Individualisasi: Komunikasi personal  Feedback: Umpan balik perilaku individual secara kontinyu  Reinforcement: Penguatan perilaku individual berkala  Facilitation: Perubahan pada lingkungan

7 Metode Peningkatan Pengetahuan (Bartholomew, 2006) Metode  Chunking  Advance organizer  Images  Tailoring  Diskusi  Active learning  Cues  Rehearsal Parameter  Label / akronim  Bagan isi/panduan  Ilustrasi fisik, verbal familier  Sesuai konsep sasaran  Mendengarkan sasaran  Stimulasi pemahaman  Isyarat pengingat  Latihan tes

8 Metode Perubahan Kesadaran dan persepsi risiko (Bartholomew, 2006) Metode  Informasi risiko personal  Informasi risiko menurut skenario  Loss frame or gain frame (HBM) Parameter  Pesan sesuai individu, tak terbantahkan, dengan contoh gamblang  Skenario buatan dengan menggambarkan sebab dan akibat  Loss frame utk perilaku deteksi dan gain frame untuk perilaku pencegahan

9 Metode Perubahan Kebiasaan (Bartholomew, 2006) Metode Parameter  Proses lambat, terutama jika jadual penguatan intermiten  Kemungkinan penggantian perilaku  Memanfaatkan intensi positif yang ada • Dissociation of conditioning • Counter of conditioning (TTM) • Implementation intentions (goal related) • Cues (goal related, HBM, Protection motivation)

10 Metode Perubahan Sikap (bartholomew, 2006) Metode  Belief selection (Th Planned behavior)  Self reevaluation (TTM, Soc Cognitive Th)  Environmental reevaluation (TTM, Soc Cogn Th)  Shifting perspective (HBM, Protection Motivation Th)  Arguments (persuasion Comm Matrix, Elaboration Likelihood Model)  Direct Experience (Th of Learning)  Active Processing of Information Parameter  Identifikasi kepercayaan individu sblmnya  Stimulasi penghargaan kognitif dan afektif  Idem + meningkatkan ketrampilan penghargaan dan empati  Inisiasi sesuai perspektif sasaran  Argumen baru ke sasaran  Rewarding outcome dg perilaku atau meyakinkan kemampuan menangani masalah  Individu dengan motivasi tinggi dan kemampuan kognitif tinggi

11 Metode Perubahan Pengaruh Sosial (Bartholomew, 2006) Metode  Visible expectations  Building skills for resistance  Shifting focus  Modelling and vicarious reinforcement  Stimulate communication and mobilizing social support Parameter  Harapan positif yang ada di lingkungan  Melatih ketrampilan menolak, dll  Alasan baru untuk adopsi perilaku  Perhatian, pengingatan dan ketrampilan  Kombinasi perhatian, kepercayaan, keterbukaan, penerimaan dan dukungan

12 Metode untuk ketrampilan, kemampuan dan self-efficacy (Bartholomew, 2006) Metode  Modelling  Guided practice  Verbal persuasion  Goal setting  Planning coping responses Parameter  Attention, remembrance, skills, reinforcement, dll  Subskill demonstrartion. Intruksi, tindakan dan umpan balik  Credible source, method, and channel  Komitmen pada tujuan  Identifikasi situasi resiko tinggi dan antisipasinya

13 Metode Tingkat Lingkungan (Bartholomew, 2006) Metode  Participatory problem solving  Advokasi  Skills training  Technical assistance Parameter  Tahap-tahap problem solving, kepemilikan  Sesuai dengan level lingkungan, isu yang dibawa, hubungan kekuasaan, dll  Sesuai kebutuhan lingkungan

14 Metode untuk Merubah Norma Sosial (Bartholomew, 2006) Metode  Mass media role-modelling  Entertainment education  Behavioral journalism  Mobilizing social network Parameter  Kondisioning untuk percontohan  Pertimbangan sumber dan saluran komunikasi; seimbang antara keinginan profesi media dan profesi promkes  Contoh perilaku yang cukup untuk masyarakat  Adanya jaringan pendukung perilaku sehat

15 Metode untuk Meningkatkan dukungan dan jaringan sosial (Bartholomew, 2006) Metode  Mentoring program  perluasan network  Use of lay health worker Parameter  Kemauan jaringan untuk diperluas  Tokoh penolong yang ada di masyarakat

16 Metode untuk Organisasi (Bartholomew, 2006) Metode  Model availability  Team building and human relations training  Technical assistance  Organizational advocacy trough information, persuasion and negotiation Parameter  Model organisasi bukan individu  Sesuai dengan budaya  Sesuai dengan budaya dan ketrampilan konsultan  Tahap awal: informasi dan motivasi, tahap lanjut: pelatihan dan penguatan

17 Metode untuk level Komunitas (Bartholomew, 2006) Metode  Reflection-action-reflection  Nonjudgemental small group discussion  Question posing  Self-disclosure  Grass-root organizing  Professional organizing Parameter  Bersama dengan masyarakat  Lingkungan kondusif, partisipasi  Lingkungan kondusif, kritis  Lingkungan kondusif, dialog partisipatif dan perhatian  Mulai dari dimana masyarakat berada  Idem

18 Metode Mendorong Kebijakan Publik yang Sehat (Bartholomew, 2006) Metode  Policy advocacy  Media advocacy  Tailoring to issue initiation  Timing with policy window Parameter  Potensial advokat, Koalisi advokasi  Penerimaan cerita dan delegasi tanggung jawab penanganan masalah  Sesuai agenda  Pertimbangan politik, masalah dan kebijakan

19 contoh-contoh Pengorganisasian metode promosi kesehatan

20  Informasi kesehatan:  Pesan kesehatan diberikan kepada sasaran  Informasi kesehatan yang jelas merupakan bagian dari pendidikan kesehatan  Pendidikan kesehatan, proses memfasilitasi sasaran :  Memahami masalah kesehatannya  Membuat pilihan agar status kesehatannya meningkat  Turut memperhitungkan:  Fasilitas yang memadai  Dukungan sosial: keluarga, toma 1. Informasi Kesehatan dan Pendidikan Kesehatan

21  Konseling  Story telling  Role play  Demonstrasi  Diskusi  Ceramah: Kelas kecil, besar  Film  Display  Mass media: lokal, nasional, billboard, TV Metode dalam pendidikan kesehatan

22  Mempelajari ketrampilan baru  Merasakan ketrampilan yang dibutuhkan  Merasakan bagaimana reaksi jika rekan melakukan perilaku baru  Story telling  untuk anak-anak Demonstrasi, Role play, Story telling

23  1. Sentralitas masyarakat: bottom-up  2. Peran pekerja kesehatan masyarakat sebagai fasilitator:  bagi masyarakat yang sudah mampu.  Tidak menganggap sebagai orang yang ahli  3. Topik: kesehatan dalam skope yang luas 2. Pemberdayaan Masyarakat: Prinsip-prinsip

24  4. Cara membina pemberdayaan masyarakat:  Sikap terbuka -> saling percaya  Merencanakan kebutuhan masyarakat  Forum bersama  Networking  Konsultansi  Sumber informasi  Bantuan pendanaan/sumber daya Prinsip-prinsip (lanjutan)

25  1. Memahami kondisi setempat  Amati permasalahan yang ada  Amati faktor yang mendukung permasalahan  Amati kemungkinan pemecahan (jaringan komunikasi)  2. Pendekatan tokoh masyarakat Tahap-tahap pemberdayaan masyarakat

26  3. Lakukan bersama dengan masyarakat  Kebutuhan setempat  Merancang program pemecahan  Memfasilitasi pengorganisasian --> langgeng  Berupaya memecahkan masalah  Monitoring dan evaluasi kegiatan Tahap-tahap pemberdayaan masyarakat

27 Memilih metode promosi kesehatan

28  Audiens primer:  Orang yang paling dipengaruhi masalah  Orang yang paling responsif terhadap perubahan perilaku  Orang yang paling mudah dijangkau  Audiens sekunder:  Orang yang dapt membantu mengidentifikasi cara-cara mempengaruhi audiens primer  Stakeholder: policy maker, toma, toga, petugas kesehatan 1. Sasaran promosi kesehatan: primer, sekunder

29  1. Karakter umum audiens:  Umur, jenis kelamin, SES, aktifitas, budaya  2. Karakter khusus audiens primer: Ibu  Perilaku terkait dengan pemberian ORT  Ibu tak tahu kalau diare harus diberi ORT  3. Karakter khusus audiens sekunder  Perilaku terkait dengan mengapa ibu tak memberikan ORT  Apakah Bapak mendukung perilaku pemberian ORT? Memahami karakter audiens

30  1. Apakah audiens telah siap melakukan perubahan?  2. Apakah dibutuhkan ketrampilan spesifik untuk melakukan perilaku? Jika ya sebutkan  3. Apakah perilaku yang tak diubah lebih nyaman? Jika ya mengapa?  4. Apakah audiens memiliki perilaku yang bertentangan? Jika ya mengapa? Analisis Perilaku Audiens

31  Ditinjau dari tingkat perubahan perilaku yang diinginkan dan keluasan sasaran yang ingin diubah  Tingkat perubahan perilaku:  1. Kepedulian (mengenal masalah)  2. Mengetahui (mengenal solusi)  3. Merenungi (memikirkan masalah)  4. Tekad (membulatkan tekad untuk melakukan sesuatu)  5. Aksi (melakukan perilaku baru)  6. Pemeliharaan (mempertahankan dan memperkuat perilaku baru) 2. Skope Perubahan Perilaku

32  Keluasan Sasaran: dilihat dari jumlah dan lokasi  Makin luas sasaran dan makin tinggi perubahan:  Makin banyak frekuensi interaksi iklan dengan sasaran  Makin banyak kombinasi iklan dibutuhkan  Pilih media-media yang sesuai dengan skope perubahan yang diinginkan  Rancang program berdasarkan fase-fase komunikasi iklan yang sesuai 2. Skope Perubahan Perilaku

33 3. Pilih tehnik promkes yang sesuai (keluasan sasaran dan skope perilaku) Jenis Media SifatDampak Perilaku Memori Audiens Jangkauan TVAudio visual Entertaint EmosiSingkatLuas RadioAudio Entertaint CultureSingkatLuas Printed adVisualPengetahuanMenengahLuas BTLDetil printed adKetrampilanLamaTerbatas OutdoorDetil TVPengingatSingkatTerbatas

34  Kemm J., Close A., Health Promotion Theory & Practice  Bartholomew K.L., Parcel G.S., Kok G., Gottlieb N.H., Planning Health Promotion Programs, An Intervention Mapping Approach, 2006 John Wiley & Sons Inc., San Francisco Referensi


Download ppt "Metode Promosi Kesehatan Blok I. Analisis Komunitas dan Program Planning Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan Fatwa Sari Tetra Dewi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google