Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sekretariat RAN-GRK Wisma Bakrie II, Lantai 6, Jl. HR Rasuna Said, Kav B-2, Jakarta 12920 Tel : (+62 21) 5794 2105; Fax : (+62 21) 5794 2106 www.sekretariat-rangrk.org.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sekretariat RAN-GRK Wisma Bakrie II, Lantai 6, Jl. HR Rasuna Said, Kav B-2, Jakarta 12920 Tel : (+62 21) 5794 2105; Fax : (+62 21) 5794 2106 www.sekretariat-rangrk.org."— Transcript presentasi:

1 Sekretariat RAN-GRK Wisma Bakrie II, Lantai 6, Jl. HR Rasuna Said, Kav B-2, Jakarta Tel : (+62 21) ; Fax : (+62 21) Sekretariat RAN-GRK Wisma Bakrie II, Lantai 6, Jl. HR Rasuna Said, Kav B-2, Jakarta Tel : (+62 21) ; Fax : (+62 21) Baseline Sektor Energi Disampaikan pada acara: Persiapan Sarasehan Nasional Perubahan Iklim Bogor, 17 Januari 2014

2 BAU Baseline • Baseline BaU atau biasa disebut baseline merupakan perkiraan tingkat emisi dan proyeksi GRK dengan skenario tanpa intervensi kebijakan dan teknologi mitigasi dari bidang-bidang yang telah diidentifikasi dalam kurun waktu yang disepakati (tahun ). • Perhitungan baseline dan mitigasi RAD-GRK difasilitasi oleh BAPPENAS, bekerjasama dengan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementrian Perhubungan, Kementrian Perindustrian serta para ahli. • Perhitungan Baseline pada bidang energi, transportasi dan industri menggunakan software LEAP (Long Range Energy Alternative Planning System).

3 Daftar Kebutuhan Data LEAP untuk Membangun BAU Baseline SektorData DasarBAU Rumah Tangga • Jumlah Penduduk • Jumlah Rumah Tangga • Ukuran Rumah Tangga • Proporsi penduduk perkotaan dan perdesaan • Pembagian Keluarga Miskin, Menengah dan Kaya di perdesaan dan perkotaan • Pertumbuhan Penduduk • Proyeksi proporsi perkotaan dan perdesaan tahun 2020 • Proyeksi perubahan proporsi keluarga miskin, menengah dan kaya tahun 2020 • Intensitas dan Aktivitas Energi setiap jenis Rumah Tangga Industri • PDRB • Proporsi sektor industri dalam PDRB • Intensitas energi di sektor industri Komersial • PDRB • Proporsi sektor komersial dalam PDRB • Intensitas energi di sektor komersial Transportasi • Panjang perjalanan (mobil, motor, bus dan truk) • Konsumsi BBM (mobil, motor, bus dan truk) • Pertumbuhan jumlah kendaraan (mobil, motor, bus dan truk) Tranformasi • Jenis dan jumlah pembangkit • Data exogenous capacity, maximum availability dan process efficiency masing- masing pembangkit • Jenis dan jumlah pembangkit tidak terbarukan yang akan beroperasi • Data exogenous capacity, maximum availability dan process efficiency pembangkit di atas

4 Kompilasi BAU Baseline Kelompok Bidang Energi * (per provinsi)

5 Evaluasi emisi GRK Sektor Energi • Tahun 2020, emisi GRK dari sektor energi dipekirakan mencapai 633 juta ton CO2e • Emisi GRK dari sektor energi ini meningkat sebesar lebih dari 100% dari tahun dasar 2010 (338 juta ton CO2e) • Emitor terbesar adalah pulau Jawa dan Bali, sebesar 420 juta ton CO2e di tahun 2020

6 Metoda Perhitungan BAU Baseline (1) No.PropinsiLEAPEXCELNo.PropinsiLEAPEXCEL 1Aceh√11Jabar√ 2Sumut√12Jateng√ 3Sumsel√13Jatim√ 4Sumbar√14DIY√ 5Bengkulu√15DKI Jakarta√ 6Riau√16Banten√ 7Kepri√17Kaltim√ 8Jambi√18Kalsel√ 9Lampung√19Kalteng√ 10Babel√20Kalbar√

7 Metoda Perhitungan BAU Baseline (2) No.PropinsiLEAPEXCELNo.PropinsiLEAPEXCEL 21Sulut√ 28 Maluku√ 22Gorontalo√ 29 Malut√ 23Sulsel√ 30 NTB√ 24Sulteng√ 31 NTT√ 25Sulbar√ 32 Papua√ 26Sultra√ 33 Papua Barat√ 27Bali√

8 Asumsi yang digunakan Penyusunan baseline ini memiliki keterbatasan terutama berhubungan dengan kelengkapan data sehingga harus menggunakan beberapa asumsi, antara lain: • pertumbuhan penduduk, • pertumbuhan PDRB, • proyeksi pembagian keluarga miskin, menengah dan kaya, • penambahan pembangkit listrik, • pertumbuhan jumlah kendaraan; dan • pertumbuhan konsumsi BBM.

9 Keseragaman Perhitungan Beberapa Provinsi memasukkan Emisi Pembangkit Listrik : No.ProvinsiJenis Pembangkit Listrik 1AcehPLTD 2Sumatera UtaraTanpa keterangan 3Bangka BelitungTanpa keterangan 4BengkuluPLTU 5BantenTanpa keterangan 6BaliTanpa keterangan 7NTTTanpa keterangan

10 Kendala Penghitungan Baseline • Metodologi perhitungan: LEAP dan excel. • Emisi dari pembangkit listrik untuk PLN masih tergabung: NAD, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Bali, NTT. • Masih termasuk data dari industri: Bengkulu. • Klasifikasi sumber emisi dari sektor energi. • Skenario konversi minyak tanah ke LPG dimasukkan ke dalam perhitungan BaU Baseline: NAD, Bangka Belitung, Bengkulu, Banten.

11 LAMPIRAN

12 Kompilasi BAU Baseline Kelompok Bidang Energi * * Total sektor energi dan transportasi, tanpa sektor industri

13 Kompilasi BAU Baseline Kelompok Bidang Energi * (per pulau)

14

15 Kompilasi BAU Baseline Kelompok Bidang Energi * (Pulau Sumatera)

16

17 Kompilasi BAU Baseline Kelompok Bidang Energi * (Pulau Kalimantan)

18

19 Kompilasi BAU Baseline Kelompok Bidang Energi * (Pulau Jawa dan Bali)

20

21 Kompilasi BAU Baseline Kelompok Bidang Energi * (Pulau Sulawesi dan Papua)

22

23 Kompilasi BAU Baseline Kelompok Bidang Energi * (Kepulauan)

24

25 25 Terima kasih Sekretariat RAN-GRK Wisma Bakrie II, Lantai 6, Jl. HR Rasuna Said, Kav B-2, Jakarta Tel : (+62 21) ; Fax : (+62 21)


Download ppt "Sekretariat RAN-GRK Wisma Bakrie II, Lantai 6, Jl. HR Rasuna Said, Kav B-2, Jakarta 12920 Tel : (+62 21) 5794 2105; Fax : (+62 21) 5794 2106 www.sekretariat-rangrk.org."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google