Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Koordinasi dalam rangka persiapan Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja SKPD Tahun 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Koordinasi dalam rangka persiapan Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja SKPD Tahun 2013."— Transcript presentasi:

1 Koordinasi dalam rangka persiapan Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja SKPD Tahun 2013

2 Substansi Koordinasi 1.Informasi Gambaran Umum Capaian Pembangunan Daerah 2.Kemiskinan dan Penanganannya 3.Arah Kebijakan Pembangunan Sektoral dan Kewilayahan Tahun Agenda Pra Musrenbang 5.Agenda Musrenbang

3 Gambaran Capaian Umum Kinerja Pembangunan Daerah 1

4 Angka IPM Angka Harapan Hidup (tahun) Angka Melek Huruf (%) Rata-rata Lama Sekolah (Tahun) Pengeluaran Per Kapita yang Disesuaikan (Ribu Rp/bln) Ukuran Keberhasilan Kinerja Pembangunan

5 Kualitas Pertumbuhan : Dampak Pertumbuhan Ekonomi terhadap Peningkatan IPM Bisa disebabkan karena sektor penggerak pertumbuhan mendorong konsumsi dan bukan investasi sosial dasar 1.Kuadran I: Pertumbuhan Tinggi, Pro- Human Dev 2.Kuadran II: Pertumbuhan Rendah, Pro- Human Dev 3.Kuadran III: Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro- Human Dev 4.Kuadran IV: Pertumbuhan Tinggi, Kurang Pro- Human Dev 1.Kuadran I: Pertumbuhan Tinggi, Pro- Human Dev 2.Kuadran II: Pertumbuhan Rendah, Pro- Human Dev 3.Kuadran III: Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro- Human Dev 4.Kuadran IV: Pertumbuhan Tinggi, Kurang Pro- Human Dev I II III IV Sumber: Bappenas

6 Kualitas APBD: Dampak Pertumbuhan APBD terhadap Peningkatan IPM Hal ini mungkin disebabkan karena belanja yang tidak tepat sasaran kepada pelayanan sosial dasar. I II IIIIV 1.Kuadran I: Pendapatan Daerah Tinggi, Pro-Human Dev 2.Kuadran II: Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Human Dev 3.Kuadran III: Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Human Dev 4.Kuadran IV: Pendapatan Daerah Tinggi, Kurang Pro-Human Dev 1.Kuadran I: Pendapatan Daerah Tinggi, Pro-Human Dev 2.Kuadran II: Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Human Dev 3.Kuadran III: Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Human Dev 4.Kuadran IV: Pendapatan Daerah Tinggi, Kurang Pro-Human Dev Sumber: Bappenas

7 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2009 Rata-rata Nasional = 71,4 Sumber: BPS (2010) IPM didasarkan pada 3 faktor: 1.Kemampuan daya beli 2.Lama sekolah 3.Usia Harapan Hidup IPM terendah/terburuk PAPUA IPM tertinggi/terbaik DKI Jakarta Provinsi DIY urutan ke 4, setelah DKI, SULUT, dan RIAU

8 Angka Melek Huruf Tahun 2009 Rata-rata Nasional = 93,2 Sumber: BPS (2010) Angka Melek Huruf terendah/terburuk PAPUA Angka Melek Huruf tertinggi/terbaik Sulawesi Utara Provinsi DIY urutan ke 24 atau termasuk 10 provinsi terendah/terburuk

9 Rata-rata Lama Sekolah Tahun 2009 Rata-rata Nasional = 7,9 Sumber: BPS (2010) Rata-rata Lama Sekolah terendah/terburuk PAPUA Rata-rata Lama Sekolah tertinggi/tebaik DKI Provinsi DIY urutan ke 5, setelah DKI, KEP.RIAU, KALTIM, dan SULUT

10 Pengeluaran Per Kapita yang Disesuaikan (Ribu Rp/bln) Rata-rata Nasional = 633,64 Sumber: BPS (2010) Pengeluaran Per Kapita terendah/terburuk PAPUA BARAT Pengeluaran Per Kapita tertinggi/terbaik RIAU Provinsi DIY urutan ke 2, setelah RIAU

11 Kinerja Pembangunan Daerah 11 NO. PROVINSI KUALITAS PERTUMBUHAN EKONOMIKUALITAS PERTUMBUHAN APBD TERHADAP KEMISKINAN TERHADAP PENGANGGURAN TERHADAP IPMTERHADAP KEMISKINAN TERHADAP PENGANGGURAN TERHADAP IPM 11 DKI Jakarta Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro-Poor Pertumbuhan Rendah, Pro-Job Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro- Human Dev Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Poor Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Job Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Human Dev 12 Jabar Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro-Poor Pertumbuhan Rendah, Pro-Job Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro- Human Dev Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Poor Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Job Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Human Dev 13 Jateng Pertumbuhan Rendah, Pro-Poor Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro-Job Pertumbuhan Rendah, Pro- Human Dev Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Poor Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro- Job Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Human Dev 14 DIY Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro-Poor Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro-Job Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro- Human Dev Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro- Poor Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro- Job Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro- Human Dev 15 Jatim Pertumbuhan Rendah, Pro-Poor Pertumbuhan Rendah, Pro-Job Pertumbuhan Rendah, Pro- Human Dev Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Poor Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Job Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Human Dev 16 Banten Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro-Poor Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro-Job Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro- Human Dev Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Poor Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro- Job Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Human Dev

12 Kemiskinan dan Upaya-upaya Penanganannya 2

13 Kualitas Pertumbuhan: Dampak Pertumbuhan Ekonomi terhadap Penurunan Tingkat Kemiskinan Bisa disebabkan karena penggerak pertumbuhan bukan dari sektor yang menyerap banyak tenaga kerja. 1.Kuadran I: Pertumbuhan Tinggi, Pro-Poor 2.Kuadran II: Pertumbuhan Rendah, Pro-Poor 3.Kuadran III: Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro-Poor 4.Kuadran IV: Pertumbuhan Tinggi, Kurang Pro-Poor 1.Kuadran I: Pertumbuhan Tinggi, Pro-Poor 2.Kuadran II: Pertumbuhan Rendah, Pro-Poor 3.Kuadran III: Pertumbuhan Rendah, Kurang Pro-Poor 4.Kuadran IV: Pertumbuhan Tinggi, Kurang Pro-Poor I II IIIIV Sumber: Bappenas

14 Kualitas APBD: Dampak Pertumbuhan APBD terhadap Penurunan Tingkat Kemiskinan Mungkin disebabkan karena belanja yang tidak tepat sasaran kepada rakyat miskin. 1.Kuadran I: Pendapatan Daerah Tinggi, Pro-Poor 2.Kuadran II: Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Poor 3.Kuadran III: Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Poor 4.Kuadran IV: Pendapatan Daerah Tinggi, Kurang Pro-Poor 1.Kuadran I: Pendapatan Daerah Tinggi, Pro-Poor 2.Kuadran II: Pendapatan Daerah Rendah, Pro-Poor 3.Kuadran III: Pendapatan Daerah Rendah, Kurang Pro-Poor 4.Kuadran IV: Pendapatan Daerah Tinggi, Kurang Pro-Poor I II III IV Sumber: Bappenas

15 Profil Tingkat Kemiskinan Tahun 2009 Rata-rata Nasional = 12,36 Sumber: BPS (2010) Tingkat Kemiskinan tertinggi/terburuk PAPUA Tingkat Kemiskinan terendah/terbaik DKI Provinsi DIY urutan ke 24, atau termasuk 10 provinsi terendah/terburuk

16 Rumah Tangga Miskin bercirikan : kekayaan yang sangat terbatas, kualitas tempat tinggal tidak memadai, selalu mempunyai pinjaman, berpendapatan rendah dan sumber-sumber penghasilan sangat terbatas. Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan penanganannya Robert Chambers (1983 : 140 – 157) menyebutkan bahwa terdapat beberapa tipe Rumah Tangga Miskin (RTM) dan penanganannya. Program penanganan : a.Pemberian pinjaman tanpa bunga, tanpa agunan b.Perluasan kesempatan kerja yang pro-poor c.Peningkatan kualitas tempat tinggal d.Peningkatan pendapatan dengan melibatkan anggota rumah tangga dalam pekerjaan Program penanganan : a.Pemberian pinjaman tanpa bunga, tanpa agunan b.Perluasan kesempatan kerja yang pro-poor c.Peningkatan kualitas tempat tinggal d.Peningkatan pendapatan dengan melibatkan anggota rumah tangga dalam pekerjaan 1 1

17 Rumah Tangga Lemah Jasmani bercirikan : angka rasio ketergantungan tinggi, kurang sehat/sakit-sakitan, cacat, kerentaan pangan, jumlah ART yang banyak, ada ibu hamil dan balita. Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan penanganannya Program Penanganan : a.Reduksi jumlah dalam jangka panjang b.Peningkatan derajat kesehatan dalam jangka panjang c.Pemberian komoditas pangan harga murah d.Pemberian makanan tambahan ibu hamil dan anak balita Program Penanganan : a.Reduksi jumlah dalam jangka panjang b.Peningkatan derajat kesehatan dalam jangka panjang c.Pemberian komoditas pangan harga murah d.Pemberian makanan tambahan ibu hamil dan anak balita 2 2

18 Rumah Tangga tersisih dari kehidupan bercirikan : tempat tinggal sulit dijangkau, berhutang pada rentenir bunga tinggi, ada ART dewasa buta huruf, tidak memiliki radio, TV. Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan penanganannya Program Penanganan : a.Pemberantasan buta huruf b.Pemberian pinjaman tanpa bunga, tanpa agunan c.Pembukaan isolasi wilayah : jalan penghubung agar mudah dijangkau Program Penanganan : a.Pemberantasan buta huruf b.Pemberian pinjaman tanpa bunga, tanpa agunan c.Pembukaan isolasi wilayah : jalan penghubung agar mudah dijangkau 3 3

19 Rumah Tangga Rentan bercirikan : mempunyai pinjaman untuk pemenuhan pangan, menjual pohon, sistem ijon, menggadaikan tanah dan menjual ternak karena tidak ada asset lain. Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan penanganannya Program Penanganan : a.Subsidi pangan murah dan terjangkau b.Modal untuk usaha, ternak, bibit, pupuk, biaya garap lahan sawah, tegalan, ikan c.Pembentukan simpan pinjam kelompok Program Penanganan : a.Subsidi pangan murah dan terjangkau b.Modal untuk usaha, ternak, bibit, pupuk, biaya garap lahan sawah, tegalan, ikan c.Pembentukan simpan pinjam kelompok 4 4

20 Rumah Tangga Tidak Berdaya bercirikan : mudah diperas, berada dalam genggaman polisi, pamong desa/lurah, rentenir, tidak mampu mengakses bantuan hukum dan status sosial yang rendah Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan penanganannya Program Penanganan : a.Pemberian perlindungan hukum b.Penanganan masalah khusus yang berhubungan dengan polisi, pamong desa dan rentenir (memutus mata rantai masalah) c.Pembentukan usaha bersama, seperti koperasi Program Penanganan : a.Pemberian perlindungan hukum b.Penanganan masalah khusus yang berhubungan dengan polisi, pamong desa dan rentenir (memutus mata rantai masalah) c.Pembentukan usaha bersama, seperti koperasi 5 5

21 Arah Pembangunan Sektoral dan Kewilayahan 3

22 Pemilihan Tema Pembangunan Nasional Tahun 2013 (RKP) Opsi 1 : MEMANTAPKAN EKONOMI DOMESTIK YANG KUAT BAGI PENINGKATAN DAN PERLUASAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Opsi 2 : PENGUATAN DAYA TAHAN EKONOMI NASIONAL UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Kata kunci untuk kedua pilihan tema ini pada hakekatnya sama, yaitu: (1)Daya Tahan Ekonomi (Resilience ); (2)Daya Saing; (3) Peningkatan dan Perluasan Kesra Diacu daerah dengan penajaman memperhatikan lokalitas

23 10 Prioritas Pembangunan Daerah Prioritas Kewilayahan Bantul Kulonprogo Sleman Gunungkidul Kota Yogyakarta Prioritas Sektoral Ekonomi Sarana Prasarana Pemerintahan Kesra I 1.Pertumbuhan Ekonomi 2.Kemiskinan 3.Pengangguran 4.Pemulihan Pasca Erupsi Mera 5.Isu Strategis Lainnya Prioritas Pembangunan Daerah Prioritas Kewilayahan Sleman Kulon Progo Gunungkidul Bantul Kota Yogyakarta Prioritas Sektoral Kesra Ekonomi Sarana Prasarana Pemerintahan I RKPD 2013 VISI-MISI KEPALA DAERAH RPJMD 2009 – Pro Growth 2.Pro Poor 3.Pro Job 4.Pro Environmnent LOKUS FOKUS KESEJAHTERAAN MASYARAKAT RPJPD Penyelarasan sektoral dan kewilayahan

24 SKPD Siapa? Melakukan apa? Dimana?

25 Peta Kemiskinan di Provinsi DIY yang menjadi fokus Sasaran Pembangunan Lintas Sektor 2013

26 KULON PROGO: 1.Kokap 2.Kalibawang 3.Samigaluh SLEMAN: 1.Gamping 2.Seyegan 3.Prambanan GUNUNGKIDUL: 1.Playen 2.Karangmojo 3.Semanu 4.Semin 5.Ponjong 6.Gedangsari BANTUL: 1.Kasihan 2.Sewon 3.Banguntapan 4.Imogiri Titik-titik Kantong Kemiskinan di Provinsi DIY yang menjadi Sasaran Pembangunan Lintas Sektor KOTA YOGYA: 1.Tegalrejo 2.Umbulharjo 3.Mergangsan 4.Gedongtengen

27 Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah Kabupaten Gunungkidul 1.Potensi & Permasalahan 2.Fokus (arah kebijakan pembangunan) 3.Lokus (lokasi kecamatan sasaran) 4.SKPD (pelaksana)

28 PLAYEN KARANGMOJO SEMANU SEMIN PONJONG GEDANGSARI Titik-titik Kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul

29 PLAYEN 1.UMKM dan sentra industri 2.Hutan produksi 3.Minapolitan budidaya 4.Tahura 5.Cagar Budaya KARANGMOJO 1.Kawasan keunikan batuan dan fosil 2.IKM meubel kayu 3.Kawasan pertanian lahan basah 4.Kawasan peternakan 5.Kawasan perikanan darat 6.Desa Budaya SEMANU 1.Desa Budaya dan desa wisata 2.Hutan Produksi 3.Pertanian lahan kering dan basah 4.Peternakan 5.IKM SEMIN 1.IKM 2.Perkebunan 3.Pertanian lahan kering dan basah 4.Peternakan 5.Desa Wisata 6.Kebudayaan PONJONG 1.Hutan produksi 2.Pertanian lahan basah dan kering 3.Peternakan 4.Perikanan budidaya 5.Desa wisata GEDANGSARI 1.Hutan produksi 2.Pertanian lahan basah dan kering 3.Peternakan 4.Perikanan budidaya Potensi & Permasalahan Kabupaten Gunungkidul 1.Infrastruktur 2.Rumah Layak Huni 3.IKM 4.Pendidikan, Sosial, Kesehatan, Tenaga Kerja 1.Administrasi pemerintahan 2.Sosial keagamaan

30 Kecamatan Playen 1.Dishutbun, Disperindagkop • Pengembangan bibit bahan baku (kayu pule, kedelai) • Pengembangan IKM mebel kayu, pangan 2.Dishutbun • Pemberdayaan masy. sekitar hutan pemenuhan pengkayaan tanaman kayu putih 3.Dislautkan, Indag, PU • Pengembangan budidaya ikan Hulu - hilir 4.Dishutbun, PU • Pembangunan infrastruktur 5.Disbud • Rehabilitasi Monumen Sejarah : Monumen Radio FC2, Pembuatan Media Informasi Kesejarahan Monumen, Pembinaan Museum : Museum Kayu Wanagama, Rehabilitasi Situs Playen dan Situs Plembutan 6.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 7.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 8.Disdik • Pemberantasan buta huruf 9.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 10.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 11.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 12.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 13.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

31 Kecamatan Karangmojo 1.PU, pendidikan, Dispar • Pengembangan kawasan wisata geologi dan sejarah 2.Dishutbun, Disperindagkop • Pengembangan bahan baku bambu,jati pengembangan IKM mebel kayu 3.Distan • Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura Pengembangan ternak ruminansia 4.Dislautkan • Pengembangan perikanan lelaki 5.Disbud • Pembinaan dan Pengembangan Desa Budaya Bejiharjo, Karangmojo, Rehabilitasi BCB Rehabilitasi Situs 6.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 7.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 8.Disdik • Pemberantasan buta huruf 9.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 10.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 11.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 12.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 13.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

32 Kecamatan Semanu 1.Disbud, Dispar • Pengembangan kelembagaan 2.Disbud • Pembinaan dan Pengembangan Desa Budaya Semanu, Rehabilitasi BCB, Rehabilitasi Situs 3.Dishutbun • Pemberdayaan masy sekitar hutan 4.Distan • Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura • Pengembangan ternak ruminansia 5.Disperindagkop • Pengembangan IKM: batik dan batu 6.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 7.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 8.Disdik • Pemberantasan buta huruf 9.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 10.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 11.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 12.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 13.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

33 Kecamatan Semin 1.Disperindagkop • Pengembangan IKM: pangan dan batu 2.Dishutbun, Disperindagkop • Pengembangan mete dan kakao dari hulu-hilir 3.Distan, PU • Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura 4.Distan • Pengembangan ternak sapi dan unggas 5.Dispar • Penghembangan kelembagaan, Fasum 6.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 7.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 8.Disdik • Pemberantasan buta huruf 9.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 10.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 11.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 12.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 13.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

34 Kecamatan Ponjong 1.Dishutbun • Pemberdayaan masy. sekitar hutan • Pemenuhan/pengkayaan tanaman kayu putih 2.Distan, PU • Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura 3.Distan • Pengembangan ternak sapi dan unggas 4.Dislautkan • Pengembangan perikanan budidaya 5.Dispar • Penghembangan kelembagaan,fasum 6.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 7.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 8.Disdik • Pemberantasan buta huruf 9.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 10.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 11.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 12.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 13.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

35 Kecamatan Gedangsari 1.Dishutbun • Pemberdayaan masy. sekitar hutan • Pemenuhan/pengkayaan tanaman kayu putih 2.Distan, PU • Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura 3.Distan • Pengembangan ternak ruminansia dan unggas 4.Dislautkan • Pengembangan perikanan budidaya 5.Disperindagkop • Pengembangan IKM Bambu 6.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 7.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 8.Disdik • Pemberantasan buta huruf 9.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 10.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 11.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 12.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 13.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

36 Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah Kabupaten Bantul 1.Potensi & Permasalahan 2.Fokus (arah kebijakan pembangunan) 3.Lokus (lokasi kecamatan sasaran) 4.SKPD (pelaksana)

37 KASIHAN SEWON BANGUNTAPAN IMOGIRI Titik-titik Kemiskinan di Kabupaten Bantul

38 KASIHAN 1.Pariwisata dan Kerajinan: Kasongan, Gendeng, Jipangan, Lemah Dadi (Kajigelem) dan Gunung Sempu 2.Kawasan Cagar Budaya 3.Kawasan RTH 4.Rumah Layak Huni SEWON 1.Desa wisata: Gabusan - Manding – Tembi 2.Kawasan Cagar Budaya 3.Pertanian lahan basah dan perikanan budidaya 4.Tenaga kerja 5.Ruang Terbuka Hijau 6.Rumah Layak Huni BANGUNTAPAN 1.Cagar Budaya Kotagede 2.Wisata MICE: JEC dll. 3.IKM: Pangan, logam dan perak 4.Pertanian lahan basah 5.Tenaga kerja IMOGIRI 1.Hutan Lindung 2.KSP Sapi Potong 3.Kawasan Cagar Budaya 4.IKM: Batik, kulit, sandang, pangan, keris 5.Tenaga kerja Potensi & Permasalahan Kabupaten Bantul 1.Infrastruktur 2.Rumah Layak Huni 3.IKM 4.Pendidikan, Sosial, Kesehatan, Tenaga Kerja 1.Administrasi pemerintahan 2.Sosial keagamaan

39 1.Dinas Perindagkop • Pengembangan IKM gerabah, penguatan modal • Pemberdayaan masyarakat miskin melalui pengembangan IKM 2.Dinas pariwisata • Pengembangan Desa Wisata (SDM, Fasilitasi kelembagaan) 3.Dinas Kebudayaan • Pembinaan upacara adat, Pemberdayaan lembaga budaya, Pemberdayaan organisasi seni 4.Dinas PUP-ESDM, BLH • Pengembangan taman terbuka hijau, SPAH Kecamatan Kasihan 5.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 6.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 7.Disdikpora • Pemberantasan buta huruf 8.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 9.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 10.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 11.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 12.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

40 1.Dishutbun • Bantuan bibit 2.Dispar dan Disbud • Pengembangan Desa Wisata (kelembagaan, SDM pelaku wisata) 3.Dinas Kebudayaan • Pembinaan museum Tembi, Pembinaan dan Pemberdayaan Organisasi Seni Pertunjukan Kecamatan Sewon 4.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Pengembangan taman terbuka hijau, Jalan, SPAH, Drainase, sampah, demplot lahan kritis, irigasi, perlengkapan jalan, Stimulan rumah utk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 5.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 6.Disdikpora • Pemberantasan buta huruf 7.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 8.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 9.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 10.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 11.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

41 1.Dinas PU dan BLH • DED dan Kajian Lingkungan Kawasan Kota Gede 2.Disbud • Pembinaan Museum : Museum Wayang Kekayon dan Museum Dirgantara • Pengembangan KCB Kotagede, Pembinaan Upacara Adat, Pemberdayaan Lembaga Budaya • Pembinaan dan Pemberdayaan Organisasi Seni Pertunjukan 3.Dispar, Disdikpora • Pembinaan SDM pelaku wisata (Standarisasi hotel) Kecamatan Banguntapan 4.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Pengembangan taman terbuka hijau, Jalan, SPAH, Drainase, sampah, demplot lahan kritis, irigasi, perlengkapan jalan, Stimulan rumah utk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 5.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 6.Disdikpora • Pemberantasan buta huruf 7.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 8.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 9.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 10.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 11.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

42 1.Dishutbun • Reboisasi dan rehabilitasi 2.Distan • Pengembangan KSP sapi potong 3.Disbud • Pembinaan Museum : Museum Tani Jawa Indonesia • Pengembangan KCB Imogiri • Pembinaan Upacara Adat, Pemberdayaan Lembaga Budaya • Pembinaan dan Pemberdayaan Organisasi Seni Pertunjukan 4.Disperindagkop • Pengembangan IKM ( pemasaran, kemitraan, Modal) Kecamatan Imogiri 5.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 6.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 7.Disdikpora • Pemberantasan buta huruf 8.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 9.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 10.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 11.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 12.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

43 Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah Kabupaten Kulon Progo 1.Potensi & Permasalahan 2.Fokus (arah kebijakan pembangunan) 3.Lokus (lokasi kecamatan sasaran) 4.SKPD (pelaksana)

44 KOKAP KALIBAWANG SAMIGALUH Titik-titik Kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo

45 KOKAP 1.Komoditas tanaman kelapa 2.Biofarmaka 3.IKM: Mebel kayu, genteng 4.Tambang Andhesit, pasir dan batu 5.Wisata Agro KALIBAWANG 1.Komoditas Kelapa 2.IKM: anyaman bambu, genteng, pangan 3.Integrated Farming 4.Hutan rakyat 5.Pertanian lahan basah 6.Perkebunan 7.Wisata religius SAMIGALUH 1.IKM: minyak atsiri 2.Ternak kambing 3.Hutan rakyat 4.Pertanian lahan basah 5.Perkebunan 6.Wisata religius dan desa wisata Nglinggo Potensi & Permasalahan Kabupaten Kulon Progo 1.Infrastruktur 2.Rumah Layak Huni 3.IKM 4.Pendidikan, Sosial, Kesehatan, Tenaga Kerja 1.Administrasi pemerintahan 2.Sosial keagamaan

46 Kecamatan Kokap 1. Dishutbun, Disperindag : • Pengembangan tanaman kelapa • Pengembangan produk kelapa • Pengembangan tanaman biofarmaka • Pengembangan produk biofarmaka 2. Disperindagkop: • Pengembangan IKM 3. Dinas PUP-ESDM : • Pembinaan Peningkatan Potensi bahan tambang • Stimulan rumah utk MBR 4. Distan, Dishutbun,PU, Dispar : • Pengembangan hortikultura,ternak • Tanaman perkebunan, wisata tracking 5.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 6.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 7.Disdikpora • Pemberantasan buta huruf 8.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 9.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 10.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 11.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 12.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

47 Kecamatan Kalibawang 1. Dishutbun, Disperindag : • Pengembangan tanaman kelapa • Pengembangan produk kelapa 2. Disperindagkop : • Pengembangan IKM (pemasaran, kemitraan, Modal) 3. Distan, Dislautkan, Dishutbun : • Pengembangan Pertanian secara terpadu 4. Dishutbun : • Pembinaan kelembagaan • Diversifikasi dan tumpang sari pertanian 5. Dishutbun, Disperindagkop : • Pengembangan tanaman perkebunan dari hulu -hilir (kelapa, kakao) 6. PU, Dishubkominfo,Dispar, Disperindagkop : • Pengembangan infrastruktur, aksesibilitas, handicraft 7. Disbud : • Pembinaan dan Pengembangan Desa Banjarharjo, Kalibawang 8.BLH, Dishubkominfo • Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 9.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 10.Disdikpora • Pemberantasan buta huruf 11.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 12.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 13.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 14.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 15.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

48 Kecamatan Samigaluh 5.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 6.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 7.Disdikpora • Pemberantasan buta huruf 8.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 9.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 10.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 11.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 12.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin 1. Dishutbun, Disperindagkop : • Pengembangan tanaman sereh dan pembinaan IKM minyak atsiri 2. Distan : • Pengembangan kambing bligon • Pengembangan tanaman pangan dan penguatan modal 3. Dishutbun : • Pembinaan kelembagaan • Pengembangan teh dan kakao (kemitraan dengan PT pagilaran) 4. PU, Dishutbun, Dispar, Distan : • Pengembangan wisata suroloyo • Pengembangan tanaman hias krisan • Konservasi tanaman perkebunan • Pembinaan kelembagaan • Pembangunan Irigasi

49 Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah Kabupaten Sleman 1.Potensi & Permasalahan 2.Fokus (arah kebijakan pembangunan) 3.Lokus (lokasi kecamatan sasaran) 4.SKPD (pelaksana)

50 SEYEGAN PRAMBANAN GAMPING Titik-titik Kemiskinan di Kabupaten Sleman

51 SEYEGAN 1.Tambang andesit dan tanah liat 2.Kesenian rakyat dan warisan budaya 3.Pertanian lahan basah 4.IKM 5.Hutan rakyat 6.Perikanan PRAMBANAN 1.Hutan rakyat 2.Pertanian lahan basah dan kering 3.Tambang: andesit dan tanah liat 4.Kesenian rakyat dan warisan budaya GAMPING 1.Pertanian lahan basah 2.Perikanan budidaya 3.IKM 4.Peternakan Potensi & Permasalahan Kabupaten Sleman 1.Infrastruktur 2.Rumah Layak Huni 3.IKM 4.Pendidikan, Sosial, Kesehatan, Tenaga Kerja 1.Administrasi pemerintahan 2.Sosial keagamaan

52 1.Dinas Kebudayaan • Renovasi Monumen Perjuangan TGP (Tentara Geni Pelajar) • Pembuatan Media Informasi Kesejarahan Monumen • Pembinaan Upacara Adat • Pembinaan Lembaga Pendidikan Budaya 2.Dinas Pertanian • Pengembangan tanaman pangan dan holtikultura 3.Disperindagkop • Pengembangan IKM pangan, genteng, mendong, bambu 4.Dishutbun • Pembinaan kelembagaan 5.Dislautkan • Pengembangan perikanan budidaya Kecamatan Seyegan 6.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 7.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 8.Disdik • Pemberantasan buta huruf 9.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 10.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 11.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 12.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 13.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

53 1.Dishutbun • Pembinaan kelembagaan 2.Distan • Pengembangan tanaman pangan dan holtikultura Kecamatan Prambanan 3.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Pengembangan taman terbuka hijau, Jalan, SPAH, Drainase, sampah, demplot lahan kritis, irigasi, perlengkapan jalan, Stimulan rumah utk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 4.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 5.Disdikpora • Pemberantasan buta huruf 6.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 7.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 8.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 9.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 10.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

54 1.Distan • Pengembangan tanaman pangan dan holtikultura 2.Dislautkan • Pengembangan perikanan budidaya 3.Disperindagkop • Pengembangan IKM pangan 4.Distan • Pengembangan ternak unggas Kecamatan Gamping 5.Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo • Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan 6.Dinas PUP-ESDM • Stimulan rumah utk MBR 7.Disdikpora • Pemberantasan buta huruf 8.BPPM, Dinsos • Pemberdayaan masyarakat miskin 9.Dinas Kesehatan • Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit 10.Disnakertrans • Pemberdayaan tenaga kerja 11.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin 12.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin

55 Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah Kota Yogyakarta 1.Potensi & Permasalahan 2.Fokus (arah kebijakan pembangunan) 3.Lokus (lokasi kecamatan sasaran) 4.SKPD (pelaksana)

56 Titik-titik Kemiskinan di Kota Yogyakarta UMBULHARJO MERGANGSAN GEDONGTENGEN TEGALREJO

57 Kawasan Cagar Budaya Kota Gede IKM: perak dan pangan Jasa Pariwisata: homestay Kelompok seni dan budaya Potensi & Permasalahan Kota Yogyakarta 1.Infrastruktur 2.Rumah Layak Huni 3.Pendidikan, Sosial, Kesehatan, Tenaga Kerja 1.Administrasi pemerintahan 2.Sosial keagamaan

58 1.Disperindagkop • Pengembangan OZOP ( perak, pangan ) 2.Dinas Pariwisata • Fasilitasi Pekan Budaya Kotagede, Pembinaan Homestay dan Pembinaan paket wisata 3.Dinas Kesehatan • Standarisasi MCK dan pelayanan kesehatan 4.Dinas Kebudayaan • Fasilitasi Pekan Budaya Kotagede, Penguatan kelembagaan, Penyiapan pusat informasi KCB Kotagede, Pemberdayaan organisasi seni 5.Dinas Pariwisata, Disperindagkop, Dinas Kesehatan, Dinas Kebudayaan, BLH, BPAD, BPPM, Dinas Sosial, Disnakertrans • Pemberdayaan masyarakat 6.Dinas Pendidikan • Penyusunan bahan ajar muatan lokal 7.BPAD • Pembinaan dan pengembangan perpustakaan heritage Kotagede 8.Dinas PU dan BLH • Penataan lingkungan, DED dan Kajian Lingkungan Kawasan Kotagede

59 1.Dinas PUP & ESDM • Penataan Kawasan kumuh, Transportasi Perkotaan, Penyelesaian sisa pekerjaan yang belum selesai pada peningkataj Jalan Kali manunggal (Sesuai dengan kesepakatan, dan Penyempurnaan jembatan Kleringan dengan pengaturan arus lalu lintas (Penanganan melalui kesepakatan 2.Balai Besar WS Konstruksi • Pembangunan Embung Langensari 3.Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubkominfo • Memindahkan Kantor Kwarda dan RAPI dalam persiapan pembangunan embung Langensari 4.Dinas Perhubkominfo • Transportasi Perkotaan serta Memindahkan Kantor Kwarda dan RAPI dalam persiapan pembangunan embung Langensari 5.BLH • Pengelolaan LH 6.Dislautkan • Perikanan karamba di Sungai Winongo 7.Biro Tapem • Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin • Lokasi di: Kec. Gedongtengen, Tegalrejo, Mergangsan dan Umbulharjo 8.Biro Adm Kesra • Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin • Lokasi di: Kec. Gedongtengen, Tegalrejo, Mergangsan dan Umbulharjo

60 Agenda Pra Musrenbang 4

61 Pra Musrenbang Provinsi Tahun 2012 Tanggal Februari 2012 Tindak Lanjut Arahan hari ini, desk oleh Bidang Sektoral Bappeda guna penajaman frame rencana program/kegiatan bersama- sama dengan TAPD dan SKPD Jadwal masing-masing SKPD ditentukan oleh bidang sektoral

62 Agenda Musrenbang 5

63 Kombinasi Fokus dan Lokus (Keterkaitan antar sektor) Trilateral Desk (membahas persandingan- persandingan guna mensinergikan kab/kota, prov, dan pusat) Trilateral Desk (membahas persandingan- persandingan guna mensinergikan kab/kota, prov, dan pusat) Lebih substansial & terbuka terhadap partisipasi masyarakat (waktu 1 bulan) Lebih substansial & terbuka terhadap partisipasi masyarakat (waktu 1 bulan) Didukung Aplikasi Jogjaplan, SIPR, SIPD dan Web Monev Revitalisasi Musrenbang Provinsi Tahun 2012 Hanya terfokus pada sudut pandang Sektoral saja Tidak ada Trilateral Desk Hanya Event Ceremonial (waktu hanya 1-2 hari) Hanya Event Ceremonial (waktu hanya 1-2 hari) Belum didukung Aplikasi yang memadai untuk menyajikan data Sebelumnya Menjadi

64 Pra Musrenbang Pembukaan Musrenbang 8 Mar 2012 Pembukaan Musrenbang 8 Mar 2012 Forum SKPD Mar 2012 Forum SKPD Mar 2012 Forum Gab SKPD 27 Mar 2012 Forum Gab SKPD 27 Mar 2012 Forum Kab/Kota 28 Mar 2012 Forum Kab/Kota 28 Mar 2012 Trilateral Desk 2-10 April 2012 Trilateral Desk 2-10 April 2012 Penutupan Musrenbang 12 April 2012 Penutupan Musrenbang 12 April 2012 Pasca Musrenbang Rangkaian Acara Musrenbang Provinsi DIY Tahun 2012 Entry Aplikasi Perencanaan Mar 2012 Entry Aplikasi Perencanaan Mar 2012 Forum Lintas Sektor & Lintas Wilayah Revitalisasi Musrenbang Provinsi

65 Sekian & Terimakasih


Download ppt "Koordinasi dalam rangka persiapan Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja SKPD Tahun 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google