Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

HIBAH UNTUK PENDIDIKAN DASAR INKLUSIF GENDER TUJUANTEMASASARAN KRITERIA EVALUASI KRITERIA KELAYAKAN PROPOSAL LANGKAH PENILAIAN PROPOSAL PROSEDUR PENERIMAAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "HIBAH UNTUK PENDIDIKAN DASAR INKLUSIF GENDER TUJUANTEMASASARAN KRITERIA EVALUASI KRITERIA KELAYAKAN PROPOSAL LANGKAH PENILAIAN PROPOSAL PROSEDUR PENERIMAAN."— Transcript presentasi:

1 HIBAH UNTUK PENDIDIKAN DASAR INKLUSIF GENDER TUJUANTEMASASARAN KRITERIA EVALUASI KRITERIA KELAYAKAN PROPOSAL LANGKAH PENILAIAN PROPOSAL PROSEDUR PENERIMAAN PROPOSAL PENGELOLAAN DANA

2 TUJUAN  Untuk mengidentifikasi kegiatan peningkatan akses yang sama bagi anak laki-laki dan perempuan pada pendidikan dasar di Jatim.  Untuk mendorong pemikiran inovatif dan metode baru dalam meningkatkan kesetaraan gender dalam pendidikan guna mendukukng komitmen Indonesia pada MDGs th  Untuk mendukung dan memperkuat berbagai fihak di daerah yang memiliki komitmen terhadap kesetaraan gender.

3 TEMA Meningkatkan kesamaan akses laki-laki dan perempuan melalui metode mengajar inklusif gender Mengembangkan dan menerapkan rencana pembelajaran untuk penyadaran gender Mengembangkan materi inklusif gender untuk mengajar. Menciptakan kelas dan manajemen kelas yang mendorong akses yang sama antara laki-laki dan perempuan. Mendorong profesionalitas kepemimpinan bagi anak perempuan. Meningakatkan kesadaran guru tentang cara peningkatan akses pendidikan anak laki-laki dan perempuan. Penelitian praktis mengenai isu gender dan pendidikan. Mengembangkan kebijakan sekolah yang memastikan anak laki-laki dan perempuan memiliki akses yang sama.

4 SASARAN Kompetisi ini terbuka untuk semua sekolah yang berpartisipasi dalam program IAPBE salama 1 th pertama. Kegiatan ini dapat bekerjasama dengan organisasi non pemerintah, ormas, perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

5 KRITERIA EVALUASI Relevansi 50%: Proposal harus menunjukkan relevansi untuk peningkatan akses & partisipasi yang sama bagi anak laki-laki dan perempuan. Efektifitas biaya 30%: Program harus menunjukkan efektifitas penggunaan dana (realistis) utk mencapai tujuan. Kesinambungan finansial dan organisasi 20%: Proposal harus mengarah pada kelanjutan pasca pemberian hibah.

6 KRITERIA KELAYAKAN  Semua sekolah dalam program IAPBE tahap I&II dapat mengajukan proposal, dan hanya 1 kali menerima hibah  Proposal harus sesuai dengan tujuan program  Pemohon harus berada di dalam sasaran  Proposal harus dilaksanakan dalam 1 bulan sejak hibah diterimakan, dan dana dibelanjakan seluruhnya dalam rentang waktu 6 bulan.

7 PROSEDUR PENERIMAAN PROPOSAL I.Proposal akan diterima setelah melalui seleksi yang dilakukan oleh tim penyeleksi kabupaten. II.Proposal yang telah lolos pada tahap administratif sebanyak 7 proposal, dipresentasikan, dan dipilih 5 proposal saja utk setiap kabupaten III.Hasil seleksi proposal akan diumumkan secara terbuka IV.Proposal yang tidak lolos seleksi akan dikembalikan kepada sekolah pelamar

8 PENDANAAN DAN AKUNTABILITAS  Lima hibah disiapkan untuk setiap kabupaten sejumlah AUSD500/hibah, 1 dana hibah untuk madrasah.  Sekolah penerima hibah diharap menyediakan kontribusi dana atau dukungan lain dari internal lembaga, pemerintah atau lembaga lain.  Dana tidak dapat digunakan utk membayar gaji, perdiem, transport, kehadiran dalam pertemuan, akomodasi dan konsumsi.  Penerima dana akan diundang lokakarya utk sharing pengalaman, dan penggunaan dana.  Penggunaan dana harus dilaporkan setiap 2 bulan.  Penerima harus memberikan kontribusi untuk menyusun perangkat sumberdaya tentang praktek gender inklusif yang baik.


Download ppt "HIBAH UNTUK PENDIDIKAN DASAR INKLUSIF GENDER TUJUANTEMASASARAN KRITERIA EVALUASI KRITERIA KELAYAKAN PROPOSAL LANGKAH PENILAIAN PROPOSAL PROSEDUR PENERIMAAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google