Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Melakukan asesmen apakah konsumsi makanan suatu populasi masyarakat sudah adekuat dari sisi kecukupan zat gizi dan aman terhadap risiko terjadinya masalah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Melakukan asesmen apakah konsumsi makanan suatu populasi masyarakat sudah adekuat dari sisi kecukupan zat gizi dan aman terhadap risiko terjadinya masalah."— Transcript presentasi:

1

2  Melakukan asesmen apakah konsumsi makanan suatu populasi masyarakat sudah adekuat dari sisi kecukupan zat gizi dan aman terhadap risiko terjadinya masalah kesehatan dan kejadian penyakit  Perlu penilaian: › Kecukupan zat gizi (makro, mikro, kalori) › Exposure zat kimia berbahaya

3 STATUS TOTAL DIET STUDY DI DUNIA

4 GUIDELINES FCS dan TDS WHO

5

6 6

7 Ranks for top 25 causes of YLLs (Year Life Loss) , Indonesia 7

8 UNICEF FRAMEWORK OF MALNUTRITION

9 NUTRITION TRANSITION Indonesia

10  Gula  Diabetes Mellitus  dengan segala komplikasinya (Penyakit Jantung, Stroke Iskemia, Kebutaan, Gagal Ginjal, Impotensi, Gangrene Diabetes, Dll)  Garam  Hipertensi  dengan segala komplikasinya (Penyakit Jantung, Stroke Hemoragik, Gagal Ginjal, Kebutaan, Dll)  Lemak  Atheroskeloris  Penyakit Jantung, Stroke, Dll 10 Permenkes No. 30 Th 2013 ttg Pembatasan Gula Garam Lemak

11  Arsenic  menurunkan produksi sel darah merah dan sel darah putih, aritmia jantung, kerusakan pembuluh darah, sensasi tertusuk jarum di telapak tangan dan kaki  Cadmium  human carcinogen, kerusakan paru, kerusakan ginjal (CKD), kerapuhan tulang  Chromium  human carcinogen, kerusakan hati, kerusakan sirkulasi jaringan saraf dan gunjal, kerusakan ginjal  Timbal (Pb)  human carcinogen, exposure jangka panjang menyebabkan kerusakan pada otak, ginjal, keguguran, dan gangguan produksi sperma 11

12 o Mercury (Hg)  kerusakan sistem saraf, gangguan otak, ginjal, gangguan perkembangan janin (Minamata disease) o Selenium (Se)  Di samping zat mikronutrien, kelebihan Selenium juga menyebabkan gangguan kesehatan (Selenosis) dengan gejala gangguan sistem saraf, kerontokan rambut, kerapuhan kuku, spasme bronkus, batuk o Silver (Ag)  meskipun tidak termasuk dalam human carcinogen, Exposure Ag dengan konsentrasi tinggi daoat mengganggu kesehatan, seperti Argyria (perubahan warna kulit), gangguan paru, dan nyeri perut 12

13 Aflatoxin  Hepatotoxin (Hepatocarcinogen) ; teratogen; immunotoxin; carcinogen, nephrotoxin Ochratoxin A  Nephrotoxin; teratogen;carcinogen; immunosuppressor Fumonisins  Hepatotoxin; causes lesions in lungs and brain 13

14 Organochlorine compounds Organophosphorus compounds Carbamates Pyrethroids Benzoylureas 14 Neurotoxicity (Gangguan sistem saraf) dan Gangguan Reproduksi

15  Dioxins  Banyak diketemukan pada daging an produk susu 15 Liver damage (hepatoxicity); Suppression of the immune system (immunotoxicity); Formation and development of cancers (carcinogenesis); abnormalities in fetal development (teratogenicity); Developmental and reproductive toxicity; Skin defects (dermal toxicity); Diverse effects on hormones and growth factors; Induction of metabolizing enzyme activities

16  Nitrate  Nitrite  N-Nitroso Compounds 16 Diperkirakan bersifat Carcinogenik untuk berbagai organ, khususnya Brain Tumor (Astrocytoma, medulloblastoma, ependymoma, glioblastoma and meningioma)

17 Benzoic acid Sorbic acid Monosodium glutamate Pewarna makanan Pemanis buatan 17 Chinese restaurant syndrome (MSG), Urticaria, Angio-oedema, Anaphylaxis (Karena bahan tambahan makanan)

18 PEMBULATAN MASALAH: PERLU DIHITUNG KECUKUPAN KONSUMSI ZAT GIZI DAN PAPARAN ZAT KIMIA BERBAHAYA (KONTAMINAN)

19  Jenis makanan (bahan makanan dan/atau minuman) apa saja yang dikonsumsi individu dalam masyarakat dan berapa berat masing-masing bahannya?  Bagaimana cara rumah tangga mengolah makanan yang dikonsumsinya?  Bagaimana cara individu memperlakukan makanan sebelum dikonsumsi?  Berapa frekuensi konsumsi makanan individu?  Berapa asupan zat gizi (makronutrien, mikronutrien, dan kalori) oleh individu?  Bagaimana daftar konsumsi jenis makanan kebanyakan penduduk (95%) (food-list)untuk dasar market basket survey?  Berapa besar paparan individu terhadap zat kimia berbahaya? (RACSF)

20  Mengidentifikasi jenis makanan yang dikonsumsi individu dan menghitung berat tiap jenis makanan  Mengidentifikasi cara rumah tangga mengolah makanan yang dikonsumsi  Mengidentifikasi cara individu memperlakukan makanan sebelum dikonsumsi (makanan mentah)  Menghitung frekuensi konsumsi makanan individu  Mengitung asupan zat gizi (makronutrien, mikronutrien, dan kalori) oleh individu untuk melihat kecukupannya  Mengidentifikasi jenis makanan yang dikonsumsi kebanyakan penduduk (95%) (food-list)untuk dasar market basket survey  Menghitung besar paparan individu terhadap zat kimia berbahaya (RACSF) dibanding nilai standar yang diijinkan

21 21

22

23 1. Food diary (Food record) 2. Duplicate portion 3. Food recall 24 jam 4. Food Frequency Questionnaire (FFQ) Metode ini yang dipilih

24 TAHAPAN PELAKSANAAN FCS TDS 1.Jenis dan berat makanan yang dikonsumsi individu 2.Cara individu mengolah pangan yang dikonsumsinya 3.Cara individu memperlakukan pangan sebelum dikonsumsinya 4.Menetapkan food list 24 1.Market basket survey 2.Mengolah makanan 3.Homogenisasi 4.Analisis laboratorium 5.Menghitung paparan setiap parameter (zat kimia)

25  Melakukan risk assessment terhadap total diet (as consumed)  TDS menunjukkan exposure senyawa kimia dengan mempertimbangkan proses pemasakan, dan penyiapan makanan, dan bagian yang dapat dimakan (edible portion) 25

26 26 TDS Laporan TDS: Konsumsi kontaminan / zat gizi per kg BB dalam 24 jam dibandingkan dg yang diijinkan Laporan TDS: Konsumsi kontaminan / zat gizi per kg BB dalam 24 jam dibandingkan dg yang diijinkan TDS = Konsumsi per jenis makanan (per kelompok makanan) dalam 24 jam dalam satuan berat X Kadar kontaminan / zat gizi per jenis makanan (per kelompok makanan) dalam satuan berat (AS CONSUMED) FCS: Konsumsi per jenis makanan (per kelompok makanan) dalam GRAM (AS CONSUMED) FCS: Konsumsi per jenis makanan (per kelompok makanan) dalam GRAM (AS CONSUMED) x Pemeriksaaan Lab: Kadar kontaminan / zat gizi per jenis makanan (per kelompok makanan) dalam GRAM (AS CONSUMED) Pemeriksaaan Lab: Kadar kontaminan / zat gizi per jenis makanan (per kelompok makanan) dalam GRAM (AS CONSUMED)

27 Desain: potong lintang Tempat dan Waktu Survei konsumsi makanan akan dilaksanakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia pada tahun Persiapan penelitian dilakukan sejak tahun Tahapan yang akan dilaksanakan tahun 2014, meliputi: › Rakornis, TOT, dan TC: Januari—Februari › Pengumpulan data: April—Mei › Analisis FCS: Juni—Juli › TDS: Agustus

28 Sumber: WHO, FAO & EFSA (2011) 28

29 Populasi: seluruh rumah-tangga di Indonesia. Sampel: identik dng DSRT & ART Riskesdas Sampel yg dipilih merupakan sampel yg ada dalam BS yg menggambarkan tingkat provinsi Survei konsumsi makanan ini akan menggunakan sepenuhnya sampel yg terpilih dari Riskesdas Dari setiap kab/kota yg masuk dalam kerangka sampel kab/kota diambil sejumlah BS yg proporsional terhadap Σ RuTa di kab/kota tsb. Σ sampel BS: BS, RT, dan sekitar individu di 33 provinsi & 497 kab/kota. 29

30  Survei konsumsi makanan ini dilakukan di setiap BS terpilih dalam Riskesdas Sebanyak 25 RT yg menjadi sampel Riskesdas 2013 akan digunakan menjadi sampel survei konsumsi makanan.  Sebanyak 3 RuTa di masing-masing BS akan dipilih secara acak sistematik untuk dilakukan kunjungan ulang dalam rangka food recall 1x 24 jam pada hari yg tidak berurutan (non- consecutive day). 30

31  Identitas sampel (nama, lokasi, umur, jenis kelamin, dsb).  Jenis, berat, menu makanan yang dikonsumsi anggota rumah-tangga.  Cara mengolah makanan di rumah- tangga.  Perilaku konsumsi makanan di rumah- tangga.  Frekuensi konsumsi makanan anggota rumah-tangga.  Berat badan 31

32  Kuesioner (formulir) food recall 24 jam (dengan pendekatan multipass method)  Buku foto model makanan (ada konversi ke berat, baik mentah maupun matang)  Serving size (ukuran rumah tangga)  Timbangan makanan, penggaris  Timbangan BB

33 CARA MENGGALI FOOD RECALL 24 JAM DENGAN MULTIPASS METHOD

34

35 35 Exposure Chemical Contaminants per Kg BW per 24 Hours Less than the allowable limit (ADI, AWI,AMI) More than the allowable limit (ADI, AWI, AMI) Safe High Risk Is the diet of Indonesian people safe for contaminants and other unsafe substances

36 36 I. Begin with Individual Food Consumption Survey  Represent data of provincial level (34 provinces, 497 districts/ cities)  Sampling methods: two steps › Random sampling of Census Blocks (3,000 CBs) › Random Sampling of House Holds =75,000 HHs = 335,000 individuals  Sampling frame assisted by Central Beaurau of Statistics 36

37 37 II. Continue with Food sample collections :  Represent National Data (5% of 497 districts/ cities)  Sampling methods: two steps › Develop province Food List and Food Shopping List › Random Sampling of Shopping location = 5% x 497 d/c (representative sample) › Random Sampling of Targeted location = 5% x all district/ cities with mining/industry/agribussiness (targetted sample) 37

38 38 I. FOOD LIST DEVELOPMENT Using Food Consumption Data (3000 BS in 34 Provinces) Food List each Province Composite 200g Random 5% Kab/Kota within Prov Food Samples Kab/Kota Random 5% Kab/Kota w/ source of pollutant 1.Chem Analyses 2. Risk Assessment Collect Each sample in : 5-markets 3 different days Shopping List for each Kab/Kota II. RANDOMIZED LOCATION for Food Sample Collection (List of Kab/Kota in 34 Provinces) Representative Locations Targeted Locations Food Samples Kab/Kota Composite 200g 1.Chem Analyses 2. Risk Assessment

39 1. Gunakan data kesehatan: statistik dan epid kesehatan sehubungan penyakit yg disebabkan senyawa kimia 2. Senyawa kimia yang diduga berisiko tinggi bagi kesehatan masyarakat 3. Senyawa kimia yang belum diketahui kandungannya dlm makanan 4. Efektif dan efisien sesuai dana yang tersedia 5. Perlu memperhatikan persepsi masyarakat tentang senyawa kimia dlm makanan, baik karena alasan ilmiah, politis, ataupun sosial-ekonomi 6. Steakholders diharapkan memberi masukan dlm menentukan prioritas senyawa kimia yg dianalisis. 39

40 40 GroupChemical Substances 1. Pesticides DDE, Endosulfan, Endrin, Hexachlorobenzene, Dithiocarbamates, Dichlorvos, Dimethoate, Isoprocarb, Propamocarb. 2. Heavy metals Cadmium, Lead, Methyl-Mercury, Arsenik 3. Chem. contaminants from industry PCB, PBDE, TCD-Dioxin 4. Chemical substances from food processing Acrylamid, Nitrosamin, Bis-phenol A

41 41 GroupsChemical Substances 5. Mycotoxin Aflatoxin (total), Patulin, Fumonisin B1, Ochratoksin A 6. Food additivesSaccharin, Cyclamat, Benzoat, Sulfit, Nitrit, 7. Prohibited chemical substances added to foods Formalin, Borax, Rhodamin B, Methanyl Yellow 8. Nutrients Zn, Se, I, Fe, Na-total, Na-Cl, P Water, Ash, Fat, Fatty acid

42 42 3. Safety Factor Calculation: -Dietary Exposure = ( Sum (Food Chem concentration x Food consumption)) Body Weight, kg -Standard Adult-male = 60 kg. The ADI is listed in units of milligram TOS (Total Organic Solids)/kg BW : % TOS = (% Ash + % Water + % Diluent +carrier) 4. Dietary Exposure > ADI High risk Dietary Exposure < ADI Low risk

43 43 CARA PENYAJIAN LAPORAN AKHIR TDS (Australia) PTWI = Provisional Tolerable Weekly Intake

44 44 TERIMA KASIH

45 45

46 46 NOFOOD GROUPSUB FOOD GROUPSUB SUB FOOD GROUP 1Serealia dan Olahan 1 Segar/Mentah 1Beras-Ketan 2 Gandum, centel, sorghum 3Jagung 2 Olahan/Pabrikan 4Beras-Ketan 5 Gandum, centel, sorghum 6Jagung 2 Akar & Batang Berpati dan Olahan 1 Segar/Mentah 7Umbi 8Talas 9Pohon 2 Olahan/Pabrikan 10Umbi 11Talas 12Pohon

47 47 NOFOOD GROUPSUB FOOD GROUPSUB SUB FOOD GROUP 3 Kacang, Biji dan Polong 1 Segar/Mentah 13Kacang 14Polong 15Biji 2 Olahan/Pabrikan 16Kacang 17Polong 18Biji 4 Sayur dan Olahan1Segar/Mentah19 2Olahan/Pabrikan20 5 Fruit and product1Segar/Mentah21 2Olahan/Pabrikan22Manisan 23Kaleng 24Olahan Kering

48 48 NOFOOD GROUPSUB FOOD GROUP SUB SUB FOOD GROUP 6 Daging dan Olahan1 Segar/Mentah 25Mamalia 26Unggas 2 Olahan/Pabrikan 27Mamalia 28Unggas 7Jeroan 1Segar/Mentah29 2Olahan/Pabrikan30 8 Ikan, Kerang dan Olahannya 1Segar/Mentah31Ikan Laut 32Ikan Tawar 33 Crustaceae & Moluska 2Olahan/Pabrikan34Ikan laut Kaleng 35Ikan laut olahan asin 36 Ikan laut olahan basah dan asap 37Ikan tawar asap 38 Crustaceae & Moluska olahan asin

49 49 NOFOOD GROUPSUB FOOD GROUP SUB SUB FOOD GROUP 9 Telur dan Olahan 1Segar/Mentah39 2Olahan/Pabrikan40Olahan asin 10Susu dan Olahannya 1Susu segar41Cair 2Olahan/Pabrikan42Bubuk 43Olahan susu lainnya 44Formula Bayi 45Formula Lainnya 11 Gula, sirup dan confectionery 1Segar/Mentah46Gula 47Madu 2Olahan/Pabrikan48Selai 49Permen 50Sirup 51Coklat batang, pasta 12 Bumbu dan Penyedap rasa 1Segar/Mentah52Bumbu Segar 53Garam 2Olahan/Pabrikan54Bumbu instan 55MSG

50 50 NOFOOD GROUPSUB FOOD GROUPSUB SUB FOOD GROUP 13Minuman 1Olahan/Pabrikan56Minuman sari buah 57 Minuman kopi, teh, coklat 58Minuman berkarbonasi 59Serbuk instan 60Minuman Energi 61Alkohol 14 Makanan Komposit1Olahan/Pabrikan62Fried Chicken 63Burger & Pizza 64Lainnya 15 Lemak dan minyak1Santan dan olahannya66 2Minyak dan lemak67 16 Air1Air tanah/ledeng68 2Air dalam kemasan69 17 Lain-lain1Kopi dan coklat bubuk70 2Teh bubuk71

51 51 I. RESIDU PESTISIDAJumlah analisis 1Aldrin3535 2Dieldrin35 3DDT3535 4Endosulfan35 5Endrin3535 6Dithiocarbamates35 7Dichlorvos3535 8Dimethoate35 9Isoprocarb Propamocarb35 11Acephate Pethoxamide35 13Dichloro phenoxy acetic3535

52 52 II. LOGAM BERAT JUMLAH ANALISIS 14Cadmium30 15Lead30 16Methyl-Mercury30 17Arsenik30 18Copper30 III. BAHAN KIMIA INDUSTRI JUMLAH ANALISIS 19(PCB)15 20(PBD)15 21Dioxins15 22(PBDE)15 IV. Produk samping hasil pengolahan 23Acrylamides25 24Chloroprophanol25 Nitrosamine25 26Polyaromatic Hydrocarbon25

53 53 V. MIKOTOKSIN JUMLAH ANALISIS 27Aflatoksin (total)20 28Patulin20 29Fumonisin B120 30Ochratoksin A20 VI. BAHAN TAMBAHAN PANGAN JUMLAH ANALISIS 31Sakarin 25 32Siklamat 25 33Benzoat 25 34Sulfit 25 36Sorbat 25 37Nitrat 25 38Aspartame 25 39Acesulfame 25 40Sucralose 25 41Sorbitol 25 42Xylitol 25

54 54 VII. BAHAN YANG DILARANG DITAMBAHKAN KE DALAM MAKANAN JUMLAH ANALISIS 43Formalin20 44Borax20 45Rodamin B20 46Methanyl Yellow20 47Klorat20 VI. ZAT GIZI JUMLAH ANALISIS 48Zn71 49Se71 50Iod71 51Fe71 52Ca71 53Al71 54K71 55Total Na71 56NaCl71 57Kadar Air71 58Kadar Abu71 59Kadar lemak71 60Profil Asam Lemak71

55  Food List: Diperoleh dari FCS  Shopping List  MOU dengan Laboratorium penguji  Formulir-formulir › Formulir pengolahan makanan › Formulir pengiriman sampel makanan ke pusat › Formulir penerimaan sampel makanan dari kabupaten › Formulir Homogenisasi › Formulir Food Gruping › Formulir Pengiriman sampel analisis › Formulir Quality Control  Certificate of Analysis (dari lab penguji)  Data jumlah konsumsi & berat badan menurut golongan umur (dari FCS)  Data paparan bahan kimia dari makanan 55

56 AGENDA TDS-RACSF DES-JAN- FEB- MAR-APR-MEI-JUN-JUL- AGT -SEP-OKT-NOV- DES Shopping list PELATIHAN (TC) Sampling bahan makanan Supervisi Pooling homogenisasi gruping, Pengiriman ke lab PERSIAPAN KEG Penyempurnaan Protokol, Pengajuan Etik Penelitian, Penyiapan metode/prosedur analisis, Review kemampuan lab  MOU Persiapan Alat, Bahan dan Instrumen TOT RAKORNIS Pengolahan Data Analisis Data Drafting dan Finalisasi Laporan Diseminasi Hasil 56 PILOT PROJECT REKRUITMENT dan PENJAJAKAN PASAR ANALISIS LAB, QC, SUPERVISI FOOD LIST Evaluasi Pilot Project Perbaikan instrumen PENGUMPULAN DATA

57 57 H 1: Belanja, mengolah dan mengemas Food item dalam grup serealia, umbi- umbian, legum- leguman, kacang- kacangan, sayuran dan buah H 2: Belanja, mengolah dan mengemas Food item dalam grup daging, ikan & makanan laut, telur, susu dan olahannya H 3: Belanja, mengolah dan mengemas Food item dalam grup gula, minyak dan lemak, dan bumbu, minuman, dan air H 4: Finalisasi pengemasan dan pengiriman Replikasi 1 Yang dikerjakan: Belanja sesuai dengan shopping list di 5 tempat sebanyak 3 replikasi. Mengolah sesuai yang dilakukan masy berdasarkan hasil belanja tempat untuk setiap replikasi Menyatukan makanan terolah tempat dengan replikasi yang sama ke dalam 1 replikasi food item. Mengemas dan mengirim 3 Replikasi = 4 H x 3 Replikasi = 12 H (hari)

58 58 Yang dikerjakan : Batching 110 Food item x 3 rep dari ( ) kab. Homogenisasi 110 Food item x 3 rep x 2 jenis kabupaten (random dan target) Gruping 16 Food Groups x 3 replikasi Pengemasan 16 Food Groups x 3 rep x 14 kemasan Distribusi 16 Food Groups x 3 rep x 10 lab H 1-6: Batching, Pooling dan homogenisasi food item yang termasuk dalam 16 Food Groups H 3-9: Grouping dan pengemasan sampel ke dalam 16 Food Group x 13 packing H 6-10: Distribusi sampel replikasi 1 ke 10 lab terpilih 3 Replikasi = 10 H x 3 Replikasi = + 30 H (hari)

59 59 Pengiriman Sampel ke Laboratorium- Laboratorium Terpilih Quality Control Dan Supervisi Laboratorium Uji Pengiriman Hasil Uji dan Evaluasi Hasil Analisis TOTAL ANALISIS : 2158 x 3 REPLIKASI = 6474

60 60 Pengolahan Data Drafting dan Finalisasi Laporan Diseminasi


Download ppt " Melakukan asesmen apakah konsumsi makanan suatu populasi masyarakat sudah adekuat dari sisi kecukupan zat gizi dan aman terhadap risiko terjadinya masalah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google