Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kemala Rita Wahidi, SKp, Sp.Onk., ETN., MARS Disampaikan pada Seminar Sehari ” Peran Tenaga Kesehatan Dalam Penanganan Kemoterapi Terkini” AKPER HANG.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kemala Rita Wahidi, SKp, Sp.Onk., ETN., MARS Disampaikan pada Seminar Sehari ” Peran Tenaga Kesehatan Dalam Penanganan Kemoterapi Terkini” AKPER HANG."— Transcript presentasi:

1

2 Kemala Rita Wahidi, SKp, Sp.Onk., ETN., MARS Disampaikan pada Seminar Sehari ” Peran Tenaga Kesehatan Dalam Penanganan Kemoterapi Terkini” AKPER HANG TUAH, JAKARTA, 24 SEPTEMBER 2013

3  N a m a : Kemala Rita, Wahidi SKp, Sp.Onk., ETN., MARS  Status : Menikah dengan dua Putra  A l a m at : Jln. Alvania IV/No 3 Komplek Pertamina Pd. Ranji Ciputat –Jkt Selatan  Telf (021) , HP : ,  Pendidikan :  Akademi Perawatan DepKes RI,  Program Studi Ilmu Keperawatan, FK - UI  Magister Administrasi Rumah Sakit, FKM – UI  Kandidat Program Doktor Fak. Ilmu kedokt & Kesehatan UGM Pekerjaan :  Kepala Bidang Diklat RS. Kanker Dharmais Jakarta  Staf Pengajar Manajemen Pelayanan Keperawatan Magister Administrasi RS. FKM-UI & Univ. Respati Indonesia,  Tm Pengajar Palliative Care di Univ. Esa Unggul  Surveyor Nasional – KARS  Pembicara Seminar & Worksop Keperawatan (Nasional & Internasional) Organisasi: Ketua Himpunan Perawat Onkologi Indonesia (Himponi) Ketua Kolegium Keperawatan Onkologi Indonesia Ketua Bidang Penelitian Himpunan Perawat Manajer Indonesia (HPMI) Anggota Bidang Pengabdian Masyarakat. Masyarakat Paliatif Indonesia (MPI)

4 MANFAAT EFEK SAMPING PERAN PERAWAT

5  Adalah terapi medis menggunakan obat-obatan “ anti kanker ” untuk membunuh sel kanker secara sistemik  Cegah sel kanker untuk membelah diri, dan menyebar  Mempengaruhi pembelahan sel yang pertumbuhannya cepat  Pemberian yang efektif: efikasi maksimal, efek samping seminimal mungkin

6 Sariawan Mual-muntah diare Sistitis Steril Nyeri otot Neuropati Rambut rontok Fibrosis paru Toksik ke jantung Reaksi lokal Gagal ginjal Supresi darah Plebitis

7  Suatu bentuk pelayanan professional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan, didasarkan kepada ilmu dan kiat keperawatan berbentuk pelayanan bio-psiko-sosio- spiritual yang komprehensif, ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat baik sakit, maupun sehat yang mencakup seluruh proses kehidupan manusia. (CHS 1993)

8 modifika si lingku ngan PENDI DIK PENGEL OLA PEMBERI ASUHAN advo kasi Kord nator Fasilit ator PendidK Kesehat an PENELI TI PERAWAT PELAKSA NA PERAWA TAN Kolabo rator

9  Pengkajian  Perencanaan (NCP)  Implementasi  Evaluasi

10 PRE KEMOTERAPI  Evaluasi fisik  Evaluasi psikhososial  Tingkat Pendidikan klien / Kel POST KEMOTERAPI Pengkajian ulang terhadap perubahan, respon tumor Status perbaikan, ditemukan kelainan Penanganan efek samping Penkes bagi pasien & Kel

11 1. Cemas (Hasanah 2011, Hartati, 2008) 2. Gangguan Konsep diri (Hartati 2008)  Konsep diri positif  kecemasan ringan (21,1%)  Konsep diri negatif (87,9%)  kecemasan sedang dan berat

12  Konsep diri positif (Burn, 1993)  :  Penghargaan diri  Penerimaan diri  Menghargai diri Konsep diri negatif : Perasaan rendah diri & Pandangan negatif terhadap diri

13  Komunikasi terapeutik perawat sangat berpengaruh tterhadap kecemasan pasien kemoterapi (Hasanah, 2011, Sawitri & Sudaryanto 2008), Taylor (1995)  Ps dg mekanisme koping adaptif  kecemasan ringan Hasanah, 2011, Prasetyo (2006))

14 1. Kurang pengetahun tentang efek samping kemoterapi berhubungan dengan kurangnya informasi. 2. Gangguan membran mukosa mulut berhubungan dengan efek samping kemoterapi 3. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan intake yang kurang karena mual dan muntah 4. Gangguan eliminasi bab : diare berhubungan dengan efek samping kemoterapi.

15 5. Gangguan body image berhubungan dengan alopesia 6. Risiko tinggi infeksi berhubungan dengan imunitas menurun karena efek samping samping kemoterapi. 7. Risiko terjadi pendarahan berhubungan dengan kadar trombosit yang menurun 8. Risiko tinggi terjadinya gangguan integritas kulit berhubungan dengan ekstravasasi

16 PERSIAPAN PEMBERIAN KEMOTERAPI PERAWAT, PASIEN, SARANA KELUARGA,

17  PENINGKATAN KOMPETENSI - Pengetahuan - Keterampilan - Sikap  Pemeriksaan fisik /general check up  Pengkajian faktor resiko sebelum ditempatkan di ruangan pencampuran kemo.

18  Gaun / Baju khusus  (Barak schort)  Penutup kepala  Kacamata  Masker  Sarung tangan  (handschoen)

19  Konsultasi dengan dr. PD / dr OM  Menandatangani informed consent  Pemeriksaan fisik dan laboratorium

20  Persetujuan atas dasar informasi terhadap semua tindakan yang akan dilakukan pada klien  Yang berhak memberikan informasi  dokter  Perawat dapat memberikan informasi bila ada pendelegasian  Informasi : Diagnosa, Tujuan pengobatan, keuntungan,efek samping, lama pengobatan Biaya

21   COUNSELING 5 W + 1H CHEMOTHERAPY What ? When ? Where ? Why ? Who ? How ?

22  Doctor, nurse,  Another health provider  Support group, Referensi, text book, magazine, newspaper, elektronic media, internet, etc

23  Pemeriksaan fisik  Berat badan dan tinggi badan   LPT  Lainnya: jantung, paru  Staging kanker  Pemeriksaan laboratorium:  Darah  Fungsi hati dan ginjal  Pemeriksaan Jantung:  EKG dan ECHO o Persiapan psikososial

24  Biopsikososial  Keuangan PERSIAPAN SARANA  Biosafety cabinet  Ruangan pemberian kemo  Pembuangan disposal kemo  Spill kit  Extravasasi kit

25  Penjelasan tentang obat  Jadwal pengobatan berikut  Pemeriksaan Lab  Hb, Leuko, Trombo  Penggunaan masker bila perlu  BAK / BAB Langsung ke dalam kloset  Merendam alat tenun / pakaian dengan detergent  Diet TKTP  Waktu kontrol

26  PEMILIHAN VENA & TEMPAT PENUSUKAN  Halus, Lembut, tdk keras & tdk menonjol Vena Basilica, Cephalica, Metacarpal HINDARI : Fossa antecubital & pergelangan tangan Golden Hand Daerah kaki (tungkai)

27  PEMILIHAN VENA & TEMPAT PENUSUKAN  Halus, Lembut, tdk keras & tdk menonjol Vena Basilica, Cephalica, Metacarpal HINDARI : Fossa antecubital & pergelangan tangan Golden Hand Daerah kaki (tungkai)

28  Sistemik: injeksi, oral  Regional: topikal (kulit), intratekal (otak), intraokular (mata), intraperikardial (jantung), intrapleural (paru), intraperitoneum (perut), intravesikal (buli-buli)

29 Biasanya dari pembuluh darah vena perifer Jika sulit maka akan dipilih pembuluh darah vena sentral

30

31

32 Cek ulang identitas ps & obat Gunakan Proteksi lengkap Pasang pengalas Pasang IV Catheter Lakukan aspirasi Lakukan flashing Berikan obat secara perlahan Lakukan pembilasan ulang

33 Masukan sampah dalam kantong  Lepaskan proteksi  Cuci tangan  Dokumentasikan

34 EKSTRAVASASI  Terjadinya infiltrasi obat kemoterapi yang visikan atau iritan dari pembuluh vena ke jaringan sekitarnya VESIKAN  Obat kemo yang mengakibatkan kerusakan jaringan IRITAN  Obat kemo yang menyebabkan rasa sakit pada lokasi penusukan sepanjang vena dengan atau tanpa inflamasi

35  Kelemahan vena  Integritas vaskuler berkurang  Edema  Trauma penusukan canul  Bekas area radiasi  Jenis kanul  Konsentrasi obat  Jumlah obat terinfiltrasi  Lama jaringan terkena  Ketidak mampuan berkomunikasi

36 SEGERA  Rasa terbakar & perubahan pada kulit SETELAH BEBERAPA MINGGU  pengerasan, rasa panas meningkat SETELAH BEBERAPA MINGGU BERIKUTNYA  Luka nekrosis, ulkus melebar. Kemungkinan kerusakan permanen  Merusak syaraf & pembuluh darah

37  Stop infus kanul jangan dicabut  Segera beri tahu dr primer  Aspirasi darah dari kanul  Aspirasi jaringan sub kutan  Beri antidote  Beri antidote sub kutan searah jarum jam  Hindari perabaan pada area ekstravasasi  Lakukan dokumentasi

38  Berikan kompres hangat  ( VINCRISTIN ) Kompres dingin untuk kemoterapi lain Istirahatkan ekstremitas & Tinggikan selama 48 jam Observasi nyeri, bengkak, merah, pengerasan atau nekrosis  Berikan obat anti nyeri

39 a.Perawat berperan sebagai advokat bagi klien beserta keluarganya  Membela kepentingan klien dan membantu klien memahami semua informasi dan upaya tindakan / pengobatan yang akan dilakukan.  Sebagai narasumber dan fasilitator dalam pengambilan keputusan terhadap tindakan yang akan dilakukan

40 c.Perawat berperan sebagai Kolaborator

41 d. Perawat berperan sebagai pembaharu (change agent) e.Perawat berperan sebagai konselor

42  2.Perawat berperan sebagai pengelola  3.Perawat berperan sebagai pendidik Penanganan gejala efek samping  Meningkatkan kualitas hidup terkait

43 4. Perawat melaksanakan penelitian perawatan Kemoterapi

44 Memperkenalkan diri kepada pasien dan keluarga saat pertama kali melakukan kontrak Memanggil pasien dengan namanya Menjelaskan tujuan Menyepakati kontrak Memperlakukan pasien dg adil Menyediakan waktu untuk mengekpresikan perasaan ps

45  "Staff are always friendly, welcoming and helpful - legendary patient care"  "I have never experienced any problems with this unit and I find everyone helpful and most pleasant. I always enjoy my days here"  "Staff are always cheerful and welcoming“  "Excellent - very nice people who really look after you and are very knowledgeable and helpful“

46  "The explanations given at my first appointment and at subsequent appointments were informative, clear and at a level clearly tailored to me"  "Many thanks to all the staff for their excellent care during my treatment"  "We are always treated with courtesy and respect"  "From my experience the staff treating me are always happy, smiling, caring and very professional. I wish to say a big thank you to them all"  "Many thanks for the caring and pleasant environment created“  "Staff always made an effort to help keep up your spirits - wonderful people"

47  Kemoterapi hanya boleh ditatalaksanakan oleh petugas perawat yang telah mendapatkan pelatihan khusus  Petugas beresiko tinggi tereksposure dg kemoterapi  Kontak dengan kemoterapi bukanlah hal yang menakutkan selama petugas (farmasis & perawat) menggunakan proteksi yang aman dan bekerja sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan  Perlu persiapan khusus bagi pasien yang akan diberikan kemoterapi  Peran perawat pada pemberian kemoterapi

48 And act with heart

49  Sutandyo, N (2011) : Proceeding Pelatihan kemoterapi : Kemoterapi manfaat & efek samping Sutandyo, N (2011) : Proceeding Pelatihan kemoterapi : Kemoterapi manfaat & efek samping  Understanding and Managing Chemotherapy Side Effects – Cancer Care: understanding_and_managing_chemotherapy_ Understanding and Managing Chemotherapy Side Effects understanding_and_managing_chemotherapy_ side_effects side_effects diakses 15 Jan 2012  Safe Handling of Hazardous Drugs(2012) : On line Journal Issues in Nursing :http://www.nursingworld.org/MainMenuCateg ories/ANAMarketplace/ANAPeriodicals/OJIN/T ableofContents/Volume92004/No3Sept04/Hazar dousDrugs.html diakses 15 Jan 2012http://www.nursingworld.org/MainMenuCateg ories/ANAMarketplace/ANAPeriodicals/OJIN/T ableofContents/Volume92004/No3Sept04/Hazar dousDrugs.html

50  Understanding and Managing Chemotherapy Side Effects – Cancer Care: - understanding_and_managing_chemothera py_ Understanding and Managing Chemotherapy Side Effects - understanding_and_managing_chemothera py_ side_effects side_effects diakses 15 Jan 2012  Safe Handling of Hazardous Drugs(2012) : On line Journal Issues in Nursing :http://www.nursingworld.org/MainMenuCa tegories/ANAMarketplace/ANAPeriodicals/ OJIN/TableofContents/Volume92004/No3Se pt04/HazardousDrugs.html diakses 15 Jan 2012http://www.nursingworld.org/MainMenuCa tegories/ANAMarketplace/ANAPeriodicals/ OJIN/TableofContents/Volume92004/No3Se pt04/HazardousDrugs.html

51  Agency for Healthcare Research and Quality. (2004). National guideline clearinghouse, safe handling of hazardous drugs. Retrieved August 2, 2004 from:  American Society of Hospital Pharmacists. (1990). ASHP technical assistance bulletin on handling cytotoxic and hazardous drugs. American Journal of Hospital Pharmacy, 47, Retrieved August 2, 2004 from:  Centers for Disease Prevention and Control. (2000). Primary containment for biohazards: selection, installation and use of biological safety cabinets. [Figures]. Retrieved August 2, 2004 from:  Environmental Protection Agency. (2003). Introduction to hazardous waste identification. Solid Waste and Emergency Response. Retrieved July 17, 2004 from:  International Agency for Research on Cancer. (2004). Overall evaluations of carcinogenicity to humans. Lyon, France: Author. Retrieved August 2, 2004 from:  Murhammer, J., Ross, M., & Bebout, K. (2004). Material safety data sheets. University of Iowa Healthcare, Virtual Hospital. Retrieved August 2, 2004 from:  PhaSeal. (2004). Product information. Retrieved May 4, 2004 from:  Oncology Nursing Society. (2004). Safe handling of hazardous drugs online course. Retrieved August 2, 2004 from:  shcdrugs.cfm shcdrugs.cfm  Polovich, Martha., MN, RN, (2004) : Safe Handling of Hazardous Drugs : On line Journal of Issuie in Nursing (OJIN) Volume 9 No 3., 4 Sept'04) Polovich, Martha., MN, RN, (2004) : : On line Journal of Issuie in Nursing (OJINVolume 9 No 3., 4 Sept'04


Download ppt "Kemala Rita Wahidi, SKp, Sp.Onk., ETN., MARS Disampaikan pada Seminar Sehari ” Peran Tenaga Kesehatan Dalam Penanganan Kemoterapi Terkini” AKPER HANG."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google