Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SELAMAT PAGI INDONESIA AWALI DENGAN SENYUM SELAMAT PAGI INDONESIA AWALI DENGAN SENYUM APA KABAR INDONESIA LUAR BIASA APA KABAR INDONESIA LUAR BIASA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SELAMAT PAGI INDONESIA AWALI DENGAN SENYUM SELAMAT PAGI INDONESIA AWALI DENGAN SENYUM APA KABAR INDONESIA LUAR BIASA APA KABAR INDONESIA LUAR BIASA."— Transcript presentasi:

1

2 SELAMAT PAGI INDONESIA AWALI DENGAN SENYUM SELAMAT PAGI INDONESIA AWALI DENGAN SENYUM APA KABAR INDONESIA LUAR BIASA APA KABAR INDONESIA LUAR BIASA

3 SEJARAH POLRI JEPANG MENYERAH KPD SEKUTU, INDONESIA DIKEMBALIKAN KE BELANDA 15 AGT 1945 PASUKAN JEPANG MENGEBOM PANGKALAN MILITER AS DI PEARL HARBOUR - HAWAI 7 DES JEPANG MASUK, BANGUN POLISI LOKAL “TOKOBETSU KEISATSU TAI/POLISI ISTIMEWA, MOBILE BRIGADE (MOBRIG) TAHUN 1941 PENCULIKAN SOEKARNO HATTA “PERISTIWA RENGASDENGKLOK” OLEH PEMUDA PEJUANG 16 AGT 1945 PROKLAMASI KMRDEKAAN INDONESIA OLEH SOEKARNO - HATTA 17 AGT 1945 USA MEMBALAS DENGAN SERANGAN BOM NUKLIR YANG DIBERI NAMA LITTLE BOY DI KOTA HIROSIMA 6 AGT 1945 USA MEMBALAS DENGAN SERANGAN BOM NUKLIR YANG DIBERI NAMA FAT MAN DI KOTA NAGASAKI 9 AGT 1945

4 SEJARAH POLRI SIDANG PPKI PENGESAHAN UUD 1945, MEMILIH PRES/WAPRES & BENTUK KOMITE NASIONAL 18 AGT 1945 SIDANG PPKI PEMBAGIAN WIL MJD 8 PROP, PEMBENTUKAN KOMISI NASIONAL & PENETAPAN 12 DEPARTEMEN 19 AGT 1945 PENURUNAN BENDERA JEPANG DIGANTI MERAH PUTIH OLEH PEJUANG PIMP M YASIN DI SURABAYA 20 AGT

5 SEJARAH POLRI SIDANG PPKI DGN HASIL MEMBENTUK KOMITE NAS INDONESIA, PARTAI NAS INDONESIA & BENTUK BKR 22 AGT 1945 MENGANGKAT RS SOEKANTO SBG KEPALA KEPOLISIAN NEGARA 29 AGT “Oentoek bersatoe dengan rakjat dalam perdjoeangan mempertahankan Proklamasi 17 Agoestoes 1945, dengan ini menjatakan Polisi sebagai Polisi Repoeblik Indonesia” PROKLAMASI POLISI SBG POLISI REPUBLIK INDONESIA OLEH M YASIN DI SURABAYA 21 AGT 1945

6 TIAP-TIAP WARGA NEGARA BERHAK DAN WAJIB IKUT SERTA DALAM USAHA PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA USAHA PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA DILAKSANAKAN MELALUI SISTEM PERTAHANANDAN KEAMANAN RAKYAT SEMESTA OLEH TENTARA NASIONAL INDONESIA DAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, SEBAGAI KEKUATAN UTAMA, DAN RAKYAT, SEBAGAI KEKUATAN PENDUKUNG TENTARA NASIONAL INDONESIA TERDIRI ATAS ANGKATAN DARAT, ANGKATAN LAUT, DAN ANGKATAN UDARA SEBAGAI ALAT NEGARA BERTUGAS MEMPERTAHANKAN, MELINDUNGI, DAN MEMELIHARA KEUTUHAN DAN KEDAULATAN NEGARA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI ALAT NEGARA YANG MENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT BERTUGAS MELINDUNGI, MENGAYOMI, MELAYANI MASYARAKAT, SERTA MENEGAKKAN HUKUM SUSUNAN DAN KEDUDUKAN TENTARA NASIONAL INDONESIA, KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, HUBUNGAN KEWENANGAN TENTARA NASIONAL INDONESIA DAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DI DALAM MENJALANKAN TUGASNYA, SYARAT-SYARAT KEIKUTSERTAAN WARGA NEGARA DALAM USAHA PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA, SERTA HAL-HAL YANG TERKAIT DENGAN PERTAHANAN DAN KEAMANAN DIATUR DENGAN UNDANG-UNDANG 6

7 MEMELIHARA KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT MENEGAKKAN HUKUM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN, PENGAYOMAN, DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT TUGAS POKOK KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, ADALAH : PASAL 13 7

8 1.MENGATASI GERAKAN SEPARATIS BERSENJATA 2.MENGATASI PEMBERONTAKAN BERSENJATA 3.MENGATASI AKSI TERORISME 4.MENGAMANKAN WILAYAH PERBATASAN 5.MENGAMANKAN OBJEK VITAL NASIONAL YANG BERSIFAT STRATEGIS 6.MELAKSANAKAN TUGAS PERDAMAIAN DUNIA SESUAI DENGAN KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI 7.MENGAMANKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN BESERTA KELUARGANYA 8.MEMBERDAYAKAN WILAYAH PERTAHANAN DAN KEKUATAN PENDUKUNGNYA SECARA DINI SESUAI DENGAN SISTEM PERTAHANAN SEMESTA 9.MEMBANTU TUGAS PEMERINTAHAN DI DAERAH 10.MEMBANTU KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM RANGKA TUGAS KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT YANG DIATUR DALAM UNDANG-UNDANG PASAL 7 8

9 KRITERIA PERMINTAANKRITERIA KEMAMPUAN  PERSONEL POLRI TERBATAS BAIK KUALITAS/KUANTITAS  SARPRAS PENDUKUNG OPSNAL POLRI SETEMPAT DINILAI TIDAK CUKUP  KEADAAN GEOGRAFIS YANG TIDAK MEMUNGKINKAN SATUAN BACK UP POLRI BERTINDAK SEGERA SHG MEMBUTUHKAN BANTUAN TNI SETEMPAT  KEMAMPUAN GUL GUAN KEAMANAN YG RESAHKAN MASY, BANGSA DAN NEGARA DLM BENTUK TURJAGWALI “TINDAKAN PREVENTIF”  KEMAMPUAN TANGANI UNJUK RASA DAN TINDAKAN ANARKI MASSA BERUPA KEMAMPUAN ”PENGENDALIAN MASSA” 9

10 TGG JWB ADMINISTRASI 1.PERMINTAAN PERBANTUAN DPT DILAK SCR LISAN, DIAJUKAN SERENDAHNYA SETINGKAT KAPOLRES DITUJUKAN SERENDAHNYA KPD KOMANDAN MILITER YG SETINGKAT 2.PERMINTAAN PERBANTUAN BERISI BANGSIT TERAKHIR, ALASAN PERMINTAAN, JMLH KUAT & PUAN, SASARAN, WKT PENUGASAN SERTA DUK ADM & LOGISTIK 3.KUAT & WKT PENUGASAN DPT DIKURANGI & DITAMBAH SESUAI KRITERIA ANCAMAN 4.BERIKAN JUKRAH KPD SATGAS TNI YG DIPERBANTUKAN SERTA WASDAL SEMUA GIAT & LAPORKAN KPD POLRI SCR HIERARKI PD KESEMPATAN PERTAMA 5.PERMINTAAN PERBANTUAN ALUTSISTA TNI DIAJUKAN KPD PANGLIMA TNI OLEH KAPOLRI TGG JWB TEKNIS 1.PENGGUNAAN KUAT TNI DPT DILAKUKAN UTK PAM OBVIT, TURJAWALI SERTA UNRAS 2.TANGGUNG JWB TEKNIS PERBANTUAN TNI BERADA PADA SATUAN PEMBERI BKO TGG JWB TAKTIS 1.STATUS PERBANTUAN TNI BERUPA BKO, TANGGUNG JWB KASATWIL 2.BATAS PELAKSANAAN TUGAS DITETAPKAN KASATWIL 3.SATUAN TERKECIL PERBANTUAN TNI KPD POLRI SETINGKAT PELETON 4.SATUAN TNI YG DIPERBANTUKAN TERUTAMA UTK MENGAMANKAN OBJEK VITAL 5.TANGGUNG JWB TAKTIS BERADA PD KASATWIL 10

11 TUGAS POKOK PERAN MENANGGULANGI GANGGUAN KEAMANAN BERKADAR TINGGI, UTAMANYA KERUSUHAN MASSA, KEJAH TERORGANISIR BERSENJATA API, BOM, BAHAN KIMIA, BIOLOGI DAN RADIOAKTIF BERSAMA FUNGSI KEPOLISIAN LAINNYA MELAKUKAN PENINDAKAN THD PELAKU KEJAH BERKADAR TINGGI, UTAMANYA KERUSUHAN MASSA, KEJAHATAN YANG TERORGANISIR BERSENJATA API, BOM, KIMIA, BIOLOGI DAN RADIO AKTIF. PERAN YANG DILAKSANAKAN AL :  MEMBANTU  MELENGKAPI  MELINDUNGI  MEMPERKUAT  MENGGANTIKAN FUNGSI SEBAGAI SATUAN PAMUNGKAS POLRI YANG MEMILIKI KEMAMPUAN SPESIFIK (KEMAMPUAN DASAR KEPOLISIAN, PHH, RESMOB, WANTEROR, JIBOM, SAR DAN KBR) DALAM RANGKA PENANGULANGAN KEAMANAN DALAM NEGERI YANG BERKADAR TINGGI DAN PENYELAMATAN MASYARAKAT 11

12 1.WANTEROR SINGKATAN DARI LAWAN TEROR “REPRESIF” 2.JIBOM SINGKATAN DARI PENJINAKAN BOM “BRIMOB PENYIDIK BOM” 3.RESMOB SINGKATAN DARI RESERSE MOBILE “PENYELIDIK, PENYIDIK TERBATAS”  GAG / GERILYA ANTI GERILYA, LAWAN INSURJENSI  ANTI ANARKHIS 4.PHH SINGKATAN DARI PENANGGULANGAN HURU – HARA 5.SAR SINGKATAN DARI SEARCH AND RESCUE “KURATIF & REHABILITASI” 6.KBR SINGKATAN DARI KIMIA, BIOLOGI & RADIO AKTIF “BRIMOB PENYIDIK KBR” 1.WANTEROR SINGKATAN DARI LAWAN TEROR “REPRESIF” 2.JIBOM SINGKATAN DARI PENJINAKAN BOM “BRIMOB PENYIDIK BOM” 3.RESMOB SINGKATAN DARI RESERSE MOBILE “PENYELIDIK, PENYIDIK TERBATAS”  GAG / GERILYA ANTI GERILYA, LAWAN INSURJENSI  ANTI ANARKHIS 4.PHH SINGKATAN DARI PENANGGULANGAN HURU – HARA 5.SAR SINGKATAN DARI SEARCH AND RESCUE “KURATIF & REHABILITASI” 6.KBR SINGKATAN DARI KIMIA, BIOLOGI & RADIO AKTIF “BRIMOB PENYIDIK KBR” 12

13 13 GELAR OPERASI : 1.INTELIJEN 2.PAM GIAT 3.HARKAM 4.GAKKUM 5.LIH KAM 6.KONTINJENSI KOMITMEN GAKKUM 1.PROFESIONAL 2.PROPORSIONAL 3.AKUNTABEL 4.TRANSPARAN 5.HUMANIS 6.TDK ADA REKAYASA DAMAI PREEMTIF PELAYANAN HUMANIS, TRANSPARAN, KOMUNIKATIF, RESPONSIF, PROAKTIF, TERTIB ANARKIS - GARKUM REPRESIF UTK GAKKUM PENINDAKAN TINDAK TEGAS PELAKU TP / GAR HUKUM SANGAT TDK TERTIB REPRESIF UTK PREVENTF PENANGGULANGAN TANGGULANGI EMOSI MASSA TDK TERTIB PREVENTIF PENGENDALIAN KENDALIKAN REAKSI MASYARAKAT / MASSA

14 Sekian & Terima Kasih


Download ppt "SELAMAT PAGI INDONESIA AWALI DENGAN SENYUM SELAMAT PAGI INDONESIA AWALI DENGAN SENYUM APA KABAR INDONESIA LUAR BIASA APA KABAR INDONESIA LUAR BIASA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google