Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Klasifikasi Dalam Statistika Pertemuan 1 Metode Statistika II Pengajar: Timbang Sirait.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Klasifikasi Dalam Statistika Pertemuan 1 Metode Statistika II Pengajar: Timbang Sirait."— Transcript presentasi:

1 Klasifikasi Dalam Statistika Pertemuan 1 Metode Statistika II Pengajar: Timbang Sirait

2 Statistika Deskriptif Metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu gugus data sehingga memberikan informasi yang berguna -Data primer (menggunakan kuesioner) -Data Sekunder (dari institusi terkait)

3 Statistika Inferensia Mencakup semua metode yang berhubungan dengan analisis sebagian data untuk kemudian sampai pada peramalan atau penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan gugus data induknya Contohnya -analisis faktor -analisis regresi -regresi logistik multinomial -dll

4 Kesimpulan Deduksi Induksi Perbedaan Deduksi merupakan penalaran dengan kerangka berpikir umum-khusus sedangkan induksi merupakan penalaran dengan kerangka berpikir khusus-umum

5 Ciri-ciri Deduksi 1. Letak kalimat utama di awal paragraf atau paragraf kedua 2. Diawali dengan pernyataan umum disusun dengan uraian atau penjelasan khusus. Induksi 1. Letak kalimat utama di akhir paragraf 2. Diawali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum.

6 Contoh Paragraf Deduktif Angka pengangguran di Indonesia terus bertambah. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini. Kesempatan kerja yang kecil terasa timpang dengan banyaknya tenaga kerja aktif yang tidak tersalurkan. Banyak sarjana yang menganggur setelah lulus dari bangku kuliah. Belum lagi tenaga kerja di bawah level tersebut yang terus membengkak. Hal ini masih dipengaruhi dengan banyaknya karyawan yang di-PHK karena perusahaan “goyang” akibat krisis moneter.

7 Paragraf Induktif Banyak penjual kerudung di jalan keluar pabrik. Di sisi-sisi penjual itu juga nampak penjual kurma dan buah lainnya. Belum lagi penjual pakaian yang memanjang hingga ujung jalan. Kerumunan pedagang tersebut makin membuat lalu lintas padat. Terlebih ketika para pekerja pulang dari pabrik, tetapi hal itu dapat dimaklumi. Memang setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak orang menjadi pedagang karena keuntungannya yang besar.

8 Setiap orang memerlukan pekerjaan karena pekerjaan adalah nafkah atau sumber hidup. Manusia pada hakikatnya tidak sekedar ingin memenuhi kebutuhan dasar, seperti sandang, pangan, atau papan (kebutuhan fisiologis), tetapi juga kebutuan-kebutuhan yang lain, seperti kebutuhan sosial dan psikologis. Bekerja (memilih pekerjaan) tidak sekedar sebagai sumber nafkah, tetapi secara psikologi, merupakan lambang status seseorang dalam masyarakat. Dengan memiliki pekerjaan, seseorang memiliki harga diri, baik di depan istri, anak-anak, keluarga, maupun di masyarakat

9 Pemakaian bahasa Indonesia di seluruh daerah di Indonesia dewasa ini belum dapat dikatakan seragam. Perbedaan dalam struktur kalimat, lagu kalimat, ucapan terlihat dengan mudah. Pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan sering dikalahkan oleh bahasa daerah. Di lingkungan persuratkabaran, radio, dan TV pemakaian bahasa Indonesia belum lagi dapat dikatakan sudah terjaga baik. Para pemuka kita pun pada umumnya juga belum memperlihatkan penggunaan bahasa Indonesia yang terjaga baik. Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa pengajaran bahasa Indonesia perlu ditingkatkan

10 Statistika Parametrik -Memerlukan distribusi tertentu (Asumsi- asumsi yang diperlukan) Contoh: Normal, Chi-square, t, F, dll. Non Parametrik -Tidak memerlukan distribusi (free- distribution)

11 Populasi dan Sampel Populasi: Keseluruhan pengamatan yang menjadi obyek penelitian (pengamatan kita) Sampel: Suatu himpunan bagian dari populasi

12 Peubah/Variabel Analisis Univariate: Satu variabel Bivariate: Dua Variabel Multivariate: Lebih dari dua variabel

13 Contoh Kriteria UtamaIndikatorVariabel (1)(2)(3) Perekonomian masyarakat Persentase penduduk miskinX1 Indeks kedalaman kemiskinanX2 Sumber daya manusia Tingkat pengangguran terbukaX3 Persentase desa dengan kasus gizi burukX4 Angka harapan hidupX5 Jumlah sarana kesehatan per 1000 pendudukX6 Jumlah dokter per 1000 pendudukX7 Persentase desa sulit dan sangat sulit ke sarana kesehatanX8 Angka melek hurufX9 Persentase desa tanpa SD dan SMPX10 Infrastruktur Persentase desa jenis permukaan jalan terluas aspalX11 Persentase desa jenis permukaan jalan terluas diperkerasX12 Persentase desa jenis permukaan jalan terluas tanahX13 Persentase keluarga pengguna listrikX14 Persentase keluarga pengguna teleponX15 Jumlah bank umumX16 Jumlah BPRX17 Persentase desa yang mempunyai pasar tanpa bangunanX18 Kemampuan keuangan lokalKapasitas fiskalX19 Aksesibilitas X20 Karakteristik daerah Persentase desa rawan gempa bumiX21 Persentase desa rawan tanah longsorX22 Persentase desa rawan banjirX23 Persentase desa rawan bencana lainnyaX24 Persentase desa berkonflikX25 Persentase dea di kawasan hutanX26


Download ppt "Klasifikasi Dalam Statistika Pertemuan 1 Metode Statistika II Pengajar: Timbang Sirait."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google