Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PETUNJUK TEKNIS SUMBER PENERIMAAN PERSEPULUHAN - GPIB Tata Gereja GPIB, Peraturan Nomor 6, pasal 6 Efektif Berlaku : 1 April 2011 Bidang Pembangunan Ekonomi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PETUNJUK TEKNIS SUMBER PENERIMAAN PERSEPULUHAN - GPIB Tata Gereja GPIB, Peraturan Nomor 6, pasal 6 Efektif Berlaku : 1 April 2011 Bidang Pembangunan Ekonomi."— Transcript presentasi:

1 PETUNJUK TEKNIS SUMBER PENERIMAAN PERSEPULUHAN - GPIB Tata Gereja GPIB, Peraturan Nomor 6, pasal 6 Efektif Berlaku : 1 April 2011 Bidang Pembangunan Ekonomi GEREJA Lampiran IV (untuk Jemaat-jemaat GPIB)

2 DAFTAR ISI I.Sumber Penerimaan GPIB II.Pelaksanaan Persepuluhan III.Penerimaan Persepuluhan Majelis Sinode IV.Teknis Pengiriman Persepuluhan dan Kewajiban Lainnya V.Lampiran Pertanyaan-Penjelasan Persepuluhan

3 I. Sumber Penerimaan GPIB 1.1 Jemaat  dari Warga Jemaat ke Jemaat ( Gereja )

4 I. Sumber Penerimaan GPIB 1.1 Jemaat  Dari Jemaat ke bendahara Majelis Jemaat, Panitia, Tim Kerja

5 I. Sumber Penerimaan GPIB 1.2 Sinode  Dari Majelis Jemaat ( Gereja) ke Majelis Sinode

6 I. Sumber Penerimaan GPIB 1.2 Sinode  Dari Majelis Jemaat ( Gereja) ke Majelis Sinode

7 II. PELAKSANAAN PERSEPULUHAN Sesuai Hasil Persidangan Sinode Tahun 2011 di Pontianak, maka pelaksanaan Persepuluhan baik di tingkat Jemaat maupun Sinode dilakukan EFEKTIF per 1 APRIL Beberapa Jenis Penerimaan yang tidak diberlakukan lagi yaitu :

8 III. PENERIMAAN PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN – MAJELIS SINODE 3.1 Persembahan Persepuluhan Bulanan yang dikirim dari Jemaat (Gereja) : a. Kolekte dari seluruh Ibadah-Ibadah, yaitu :  Kolekte Ibadah dalam ibadah Minggu  Kolekte Ibadah PELKAT  Kolekte Ibadah Rumah Tangga / Sektor  Kolekte Ibadah Pengucapan Syukur  Kolekte Ibadah Pernikahan  Kolekte Ibadah Event Gerejawi, dll b. Persembahan Syukur, yaitu :  Persembahan HUT  Persembahan karena suatu kesuksesan atau keberhasilan  Lain-lain bentuk Persembahan Syukur/Sukacita c. Persepuluhan  Warga Jemaat memberi Persepuluhan (Individu : yang berpenghasilan )

9 III. PENERIMAAN PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN – MAJELIS SINODE 3.2 Contoh Pengisian Persepuluhan

10 III. PENERIMAAN PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN – MAJELIS SINODE 3.1 Pengiriman dari Jemaat ke Majelis Sinode : Selambat-lambatnya tanggal 10. Contoh : Penerimaan Persepuluhan bulan April 2011, maka dari Majelis Jemaat kirim ke Majelis Sinode selambat-lambatnya tanggal 10 Mei Dan seterusnya...!

11 IV. TEKNIS PENGIRIMAN PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN BULANAN 4.1 Persembahan Persepuluhan Bulanan yang dikirim dari Jemaat Kode Pengiriman  Bank Mandiri: Cabang Jakarta Gambir  No. Rekening:  Atas Nama: Majelis Sinode GPIB Contoh Penulisan Kode Pengiriman: PP MK.April2011  Persepuluhan: PP  Kode Mupel: 13  Kode Jemaat Surya Kasih – Jkt Timur : 12.SU  Bulan : April 2011 Note : Format Aplikasi setoran/transfer  lihat Buku petunjuk Teknis Pengiriman Uang GPIB 4.2 Bukti Transfer Untuk Pencatatan dan Dokumentasi Biro Keuangan Majelis Sinode, maka setiap transfer dari Jemaat di kirim ke Majelis Sinode, yaitu : Bukti Transfer Penerimaan Persembahan Bulanan Persepuluhan (Format lihat point 4.2 diatas)

12 LAMPIRAN

13 V. LAMPIRAN PERTANYAAN-PENJELASAN PERSEPULUHAN NO.PERTANYAANPENJELASAN 1.Apa Dasar atau latar belakang diberlakukan persembahan Persepuluhan Melaksanakan Tata Gereja GPIB Tahun 2010, Peraturan No.6 Pasal 6 2.Jemaat lebih Memilih PTB karena sudah lama dijalankan, sedangkan Persepuluhan merupakan hal baru untuk sumber penerimaan  Perlu Pembinaan baik Langsung melalui ibadah-ibadah atau pembinaan khusus  PTB sudah, dilakukan tapi kurang dasar Alkitab, sedangkan Persepuluhan tercantum dalam Alkitab 3.Kenapa “Persepuluhan” harus dilaksanakan pada bulan April 2011, seolah-olah dipaksakan karena diperlukan penjelasan-penjelasan kepada Jemaat  Pelaksanaan “Persepuluhan” tidak dipaksakan, tapi merupakan bagian melaksanakan Tata Gereja GPIB Tahun 2010  Kesepakatan bersama pengganti PTB s/d Maret 2011 dan Berlakukan “Persepuluhan” per 1 April Warga Jemaat Memberikan “Persepuluhan” kepada Gereja (Bendahara), Kemudian Jemaat Gereja memberikan “Persepuluhan” ke MS. Pertanyaan : MS berikan ke siapa... ?  Memberikan “Persepuluhan” untuk “Pelayanan”

14 NO.PERTANYAANPENJELASAN 5.Apakah Pendeta memberikan “Persepuluhan”?  Sesuai Alkitab, setiap orang memberikan “Persepuluhan” 6.Persepuluhan yang akan diberikan ke MS, akan lebih besar dari PTB dan tidak adil  Pemberian “Persepuluhan” akan lebih adil, karena diberikan sesuai kemampuan/penerimaan dari Jemaat 7.Dengan adanya Pemberian “Persepuluhan” maka MS akan menerima lebih banyak  Belum tentu akan lebih banyak. Tapi jika lebih banyak, maka ini berkat dan bisa digunakan untuk pelayanan lain  MS tidak cari uang untuk saldo 8.Bagaimana dengan Sumber Penerimaan Mupel  Iuran Tetap Bulanan, kesepakatan bersama Jemaat 9.Apa sangsi bila Jemaat tidak menyetor “Persepuluhan” ke MS atau diberikan kekurangan? ??? 10.Bagaimana kalau pada tanggal 10 (waktu untuk mengirim) Persepuluhan ke MS, ternyata di kas Majelis tidak ada uang?  PHM cq Bendahara + Ketua IV mengetahui kemampuan penerimaan per bulan dan rencana pengeluaran per bulan sehingga dapat dibuat cashflow  Masing-masing Jemaat memiliki sisa saldo maka dapat digunakan dari saldo tersebut V. LAMPIRAN PERTANYAAN-PENJELASAN PERSEPULUHAN

15


Download ppt "PETUNJUK TEKNIS SUMBER PENERIMAAN PERSEPULUHAN - GPIB Tata Gereja GPIB, Peraturan Nomor 6, pasal 6 Efektif Berlaku : 1 April 2011 Bidang Pembangunan Ekonomi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google