Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh : Ir.A.Taufiq Hidayat,MMA Kasi Kelembagaan Distanbunhut Kab Magelang 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh : Ir.A.Taufiq Hidayat,MMA Kasi Kelembagaan Distanbunhut Kab Magelang 2014."— Transcript presentasi:

1

2 Oleh : Ir.A.Taufiq Hidayat,MMA Kasi Kelembagaan Distanbunhut Kab Magelang 2014

3 Salah satu instrumen untuk mengukur ketahanan pangan yang selama ini digunakan dalam memotret situasi pangan suatu wilayah adalah Food and Nutrition Surveillance System (FNSS) atau di Indonesia dikenal sebagai Sistim Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG). Konsep ini mulai diadopsi dan diterapkan di negara-negara berkembang pada tahun 1976.

4 (1) Indikator untuk pemetaan situasi pangan dan gizi 1 tahun di kecamatan,kabupaten/kota, provinsi maupun nasional dengan menggunakan 3 indikator yang digabungkan secara komposit yaitu: a) indikator pertanian memperhatikan bahwa potensi pertanian pangan antar wilayah sangat beragam maka akan didekati dengan beberapa alternatif yang mungkin dan cocok diterapkan pada suatu wilayah pengamatan, b) indikator kesehatan yaitu Prevalensi Kekurangan Energi Protein (KEP) c) indikator sosial yaitu persentase keluarga miskin.

5  (2). Indikator untuk peramalan produksi secara periodik (bulanan, triwulan, musiman atau tahunan) khusus untuk kondisi produksi pertanian yaitu: luas tanam, luas kerusakan, luas panen dan produktivitas

6  (3). Indikator untuk pengamatan gejala kerawanan pangan dan gizi yaitu: kejadian-kejadian yang spesifik lokal (indikator lokal) yang dapat dipakai untuk mengamati ada/tidaknya gejala rawan pangan dan gizi.

7 Ketahanan Pangan Ketersediaan pangan ( Ketersediaan pangan (Food Availability ) Akses Pangan ( Akses Pangan ( Food Access) Penyerapan pangan ( Penyerapan pangan ( Food Utilization) Kemampuan akses fisik dan ekonomi terhadap sumber pangan secara sosial dan demografis sepanjang waktu dan di mana saja Pemenuhan gizi dan kesehatan Ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, berasal dari pangan lokal, impor dan stok masyarakat

8 Pengertian Ketahanan Pangan (UU No. 7/1996 tentang Pangan): Kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau

9 Indikator kerawanan Pangan Ketersediaan pangan (Food Availability) Ketersediaan pangan (Food Availability) Akses pangan (Food Access) Penyerapan pangan (Food Utilization} (Food Utilization} Food Vulnerability

10 nuhfil hanani9 SUBSISTEM KETAHANAN PANGAN Di INDONESIA subsistem ketersediaan subsistem konsumsi subsistem distribusi Mencakup kestabilan dan kesinambungan penyediaan pangan yang berasal dari: Produksi dalam negeri Ekspor-Impor, cadangan pangan Mencakup konsumsi Rumah Tangga dalam Jumlah, keragaman, Mutu gizi/ nutrisi, dan keamanan yang sesuai kebutuhan hidup sehat Mencakup kestabilan harga pangan dan aksesibilitas pangan : Antar waktu Antar wilayah

11 KETERSEDIAAN PANGAN PER KAPITA Produksi Pasokan pangan dari luar (Impor ) Cadangan pangan Bantuan pangan Sumber : Patrick Webb and Beatrice Rogers. 2003 (dimodifikasi Luas panen Produktifitas Diversifikasi produk Sarana dan prasarana pemasaran Irigasi, teknologi, kredit, Sarana produksi Jumlah Penduduk Iklim, hama penyakit, bencana,dll.

12 AKSES PANGAN Akses Ekonomi Akses Fisik (isolasi daerah) Pendapatan Kesempatan kerja Harga Pangan Infrastruktur pedesaan Sarana dan prasarana perhubungan Akses sosial Tidak adanya konflik. Perang. Bencana. dll Sumber : Patrick Webb and Beatrice Rogers. 2003 (dimodifikasi) Preferensi thd jenis pangan dan Pendidikan

13 PENYERAPAN PANGAN Falilitas dan Layanan Kesehatan 1.Fasilitas Kesehatan 2.Layanan kesehatan Sanitasi dan Ketersediaan air 1.Kecukupan air bersih 2.Sanitasi Pengetahuan ibu RT 1.Pola makan 2.Pola asuh kesehatan Outcome Nutrisi dan kesehatan 1.Harapan hidup 2.Gizi balita 3.Kematian bayi Konsumsi 1.Kecukupan Energi 2.Kecukupan Gizi 3.Diversifikasi pangan 4.Keamanan pangan Sumber : Patrick Webb and Beatrice Rogers. 2003 (dimodifikasi)

14 NOKecamatanLuas Panen (ha)Produksi (ton)Beras (ton) 1Salaman3.34619.65312.774 2Borobudur1.71010.3026.696 3Ngluwar2.80718.93912.310 4Salam2.31213.9659.077 5Srumbung2.11110.6846.945 6Dukun1.90511.2317.300 7Muntilan3.15019.74312.833 8Mungkd3.79522.69114.749 9Sawangan2.81015.1159.825 10Candimulyo1.216 7.5044.878 11Mertoyudan3.48621.38113.898

15 NOKecamatanLuas Panen (ha)Produksi (ton)Beras (ton) 12Tempuran.236113.9179.046 13Kajoran3.91620.07113.046 14Kaliangkrik2.22212.0287.818 15Bandongan4.32326.84617.450 16Windusari2.27012.8658.362 17Secang4.82029.89119.429 18Tegalrejo2.04812.7588.293 19Pakis 148 725471 20Grabag4.46827.62317.955 21ngablak 138 616400 JumlahKabupaten54.900328.548213.556

16 NOKecamatanLuas Panen (ha)Produksi (ton) 1Salaman33140 2Borobudur152787 3Ngluwar2261397 4Salam4552889 5Srumbung3301302 6Dukun242613 7Muntilan931023 8Mungkd1563691 9Sawangan6924758 10Candimulyo72067 11Mertoyudan11749

17 NOKecamatanLuas Panen (ha)Produksi (ton) 12Tempuran 157749 13Kajoran 9465.248 14Kaliangkrik2.35611.668 15Bandongan 453 2.810 16Windusari1.87810.168 17Secang 267 1.977 18Tegalrejo1.004 6.974 19Pakis 651 4.045 20Grabag1.094 6.925 21ngablak1.253 5.953 JumlahKabupaten13.27475.874

18

19 Sego jagung

20 Iki ganyong

21 Nek iki gembili

22


Download ppt "Oleh : Ir.A.Taufiq Hidayat,MMA Kasi Kelembagaan Distanbunhut Kab Magelang 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google