Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Penilaian Dalam Tes Bahasa. 1. Pendahuluan Tes bahasa merupakan bagian dari sebuah rangkaian bahasa. Pembelajaran bahasa tersebut yang nantinya akan megarahkan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Penilaian Dalam Tes Bahasa. 1. Pendahuluan Tes bahasa merupakan bagian dari sebuah rangkaian bahasa. Pembelajaran bahasa tersebut yang nantinya akan megarahkan."— Transcript presentasi:

1 Penilaian Dalam Tes Bahasa

2 1. Pendahuluan Tes bahasa merupakan bagian dari sebuah rangkaian bahasa. Pembelajaran bahasa tersebut yang nantinya akan megarahkan bentuk tes yang sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Sementara tahap penilaian tes bahasa baik melalui dua tahap yaitu tahap koreksi dan tahap pemberian nilai Tes bahasa merupakan bagian dari sebuah rangkaian bahasa. Pembelajaran bahasa tersebut yang nantinya akan megarahkan bentuk tes yang sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Sementara tahap penilaian tes bahasa baik melalui dua tahap yaitu tahap koreksi dan tahap pemberian nilai

3 2. Penilaian Acuan Patokan Penilaian acuan patokan atau dikenal pula dengan sebutan standar mutlak. Tujuan penilaian acuan patokan adalah untuk mengukur secara pasti tujuan atau komponen yang ditetapkan sebagai kriteria keberhasilannya manfaat PAP dalam upaya meningkatkan kualitas hasil belajar sebab peserta didik diusahakan untuk mencapai standar yang telah ditentukan

4 Diketahui skor 52 orang peserta didik sebagai berikut:

5 langkah sebagai berikut: a.Mencari skor ideal, yaitu skor yang mungkin dicapai oleh peserta didik, jika semua soal dapat dijawab dengan betul b.Mencarai rata-rata ( ) ideal dengan rumus: ideal = x 60 = 30 c.Mencarai simpangan baku (s) ideal dengan rumus: s ideal = x ideal d.Menyusun pedoman konvensi sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan langkah-langkah di atas, maka pengolahannya adalah: a.Mencari skor ideal, yaitu 60 b.Mencari rata-rata ideal, yaitu x 60 = 30 c.Mencari simpangan baku idealnya, yaitu x 30 =10 d.Menyusun pedoman skala konvensi: langkah sebagai berikut: a.Mencari skor ideal, yaitu skor yang mungkin dicapai oleh peserta didik, jika semua soal dapat dijawab dengan betul b.Mencarai rata-rata ( ) ideal dengan rumus: ideal = x 60 = 30 c.Mencarai simpangan baku (s) ideal dengan rumus: s ideal = x ideal d.Menyusun pedoman konvensi sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan langkah-langkah di atas, maka pengolahannya adalah: a.Mencari skor ideal, yaitu 60 b.Mencari rata-rata ideal, yaitu x 60 = 30 c.Mencari simpangan baku idealnya, yaitu x 30 =10 d.Menyusun pedoman skala konvensi:

6 1). Skala lima A + 1,5 (s) = ,5 (10) = 45 B + 0,5 (s) = ,5 (10) = 35 C - 0,5 (s) = 30 – 0,5 (10) = 25 D - 1,5 (s) = 30 – 1,5 (10) = 15 E

7 2). Skala Sepuluh ,25 (s) ,25 (10) = 52, ,75 (s) ,75 (10) = 47, ,25 (s) ,25 (10) = 42, ,75 (s) ,75 (10) = 37, ,25 (s) ,25 (10) = 32, ,25 (s) ,25 (10) = 27, ,75(s) ,75 (10) = 22, ,25 (s) ,25 (10) = 17, ,75 (s) ,75 (10) = 12, ,25 (s) ,25 (10) = 7,5 0

8 3). Skala 0 – 100 (T – skor ) Rumus : T – skor = Keterangan 50 dan 10= bilangan tetap x = skor mentah yang diperoleh setiap peserta didik s = simpangan baku contoh: peserta didik A memperoleh skor mentah 35. Rata-rata = 60 dan simpangan baku = 30. Dengan demikian, nilai yang diperoleh perserta didik A dalam skala nilai 0 – 100 adalah:

9 4). Konvensi dengan Z – score: Rumus Contoh Diketahui: skor (X) = 35; rata-rata (= 60; simpangan baku = 30 Jadi, Z – skor = 5). Peringkat (rangking) Menafsirkan skor mentah dapat pula dilakukan dengan cara menyusun peringkat. Carnya adalah denga mengurutkan skor, mulai dari skor terbesar sampaii dengan skor terkecil. Skor terbesar diberi peringkat 1, begitu juga seterusnya sampai dengan skor terkecil. Skor yang sama harus diberi peringkat yang sama pula.

10 3. Penilaian Acuan Norma (PAN ) Dalam pendekatan PAN, rata-rata dan simpangan baku dihitung dengan rumus statistik sesuai dengan skor mentah yang diperoleh peserta didik. Langkah-langkah pengolahan data dengan pendekatan PAN adalah sebagai berikut: a.Mencari skor mentah setiap peserta didik b.Menghitung rata-tata aktual dengan rumus Keterangan: Md = mean duga f = frekuesi d = deviasi fd = frekuensi kali deviasi n = jumlah sampel i = interval c.Menghitung simpangan baku (s) aktual dengan rumus d. Menyusun pedoman konvensi Dalam pendekatan PAN, rata-rata dan simpangan baku dihitung dengan rumus statistik sesuai dengan skor mentah yang diperoleh peserta didik. Langkah-langkah pengolahan data dengan pendekatan PAN adalah sebagai berikut: a.Mencari skor mentah setiap peserta didik b.Menghitung rata-tata aktual dengan rumus Keterangan: Md = mean duga f = frekuesi d = deviasi fd = frekuensi kali deviasi n = jumlah sampel i = interval c.Menghitung simpangan baku (s) aktual dengan rumus d. Menyusun pedoman konvensi

11 a.Menyusun skor terkecil sampai dengan skor terbesar seperti berikut: )Mencari rentang (range) 2)Mencari banyak kelas interval: 3)Mencari inteval kelas 4)Menyusun daftar distribusi frekuensi:

12 Kelas Interval TallyFrekuensi 47 – – – – – – – 21 IIII I IIII III IIII IIII II IIII IIII I IIII Jumlah52 Kelas Interval fdfd 47 – – – – – – – jumlah524158

13 4.Simpulan Apakah semua guru telah menggunakan PAP dan PAN dalam memberikan nilai kepada siswa? Jika telah menggunakan PAP dan PAN artinya sudah pantas mendapat apresiasi, karena pendekatan PAP yang harus dipakai sejalan dengan penggunaan kurikulum berbasis kompetensi (KTSP). Pendekatan PAP ini cocok dalam penilaian formatif sedangkan PAN cocok dalam penilaian sumatif. Kedua penilaiana tersebut di atas bersifat mutlak atau tidak dapat ditawar. Selanjutnya saya sarankan kepada bapak dan ibu guru dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) wajib dicantumkan rubrik penilaian.


Download ppt "Penilaian Dalam Tes Bahasa. 1. Pendahuluan Tes bahasa merupakan bagian dari sebuah rangkaian bahasa. Pembelajaran bahasa tersebut yang nantinya akan megarahkan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google