Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI Panduan Penyusunan dan Kerangka Proposal PHKI Tahun Seleksi 2010 Dewan Pendidikan Tinggi Dierktorat Jenderal.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI Panduan Penyusunan dan Kerangka Proposal PHKI Tahun Seleksi 2010 Dewan Pendidikan Tinggi Dierktorat Jenderal."— Transcript presentasi:

1 PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI Panduan Penyusunan dan Kerangka Proposal PHKI Tahun Seleksi 2010 Dewan Pendidikan Tinggi Dierktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Pelatihan Penulisan Proposal PHKI

2 Topik Bahasan Tujuan dan deskripsi program Dana pendamping Skema kompetisi dan proses seleksi Kriteria Penilaian Organisasi Pelaksanaan Program Struktur Proposal Awal Struktur Proposal Lengkap

3 Tujuan dan Deskripsi Hibah Hibah meliputi 4 komponen program A. Hibah Pengembangan Tatakelola dan Pencitraan Institusi. B. Hibah Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Akses. C. Hibah Pengembangan Unggulan Perguruan Tinggi untuk Peningkatan Daya Saing Daerah dan Pembangunan Nasional. D. Hibah Pengembangan Unggulan Perguruan Tinggi untuk Peningkatan Daya Saing Global.

4 Program A: Tujuan - Umum Mendorong peningkatan kemampuan pengelolaan perguruan tinggi, berdasarkan prinsip good university governance, untuk menuju perguruan tinggi yang otonom berbadan hukum (BHP)

5 Program A: Tujuan - Khusus a. Meningkatkan kemampuan dalam perencanaan institusi berdasar data dan fakta yang akurat. b. Mengembangkan sistem tatakelola internal perguruan tinggi. c. Mengembangkan sistem akuntansi dan manajemen keuangan perguruan tinggi yang akuntabel dan transparan. d. Mengembangkan sistem manajemen sumber daya manusia. e. Mengembangkan sistem manajemen sarana dan prasarana. f. Mengembangkan sistem manajemen penyelenggaraan kegiatan akademik g. Mengembangkan sistem penjaminan mutu internal.

6 Program A: Target Indikator 1. Laporan keuangan tahunan institusi diaudit oleh KAP dan mendapat status Wajar Tanpa Pengecualian pada akhir tahun ketiga pelaksanaan proyek. 2. Berfungsinya sistem informasi manajemen dan sistem pangkalan data yang terintegrasi di tingkat institusi 3. Peningkatan akreditasi yang diperoleh baik oleh program studi yang dikelola maupun oleh institusi 4. Rancangan Anggaran Dasar dan Rencana Peralihan menuju BHP siap disampaikan ke Pemerintah

7 Program A: Eligibility a. Jumlah mahasiswa minimal (jumlah mahasiswa diambil dari laporan EPSBED): a untuk universitas, b untuk institut dan sekolah tinggi, kecuali untuk institute atau sekolah tinggi Seni c. 500 untuk akademi dan politeknik; kecuali untuk politeknik negeri b. Seluruh program studi yang diselenggarakan memiliki izin penyelenggaraan yang masih berlaku, dan minimal 50% dari seluruh program studi sudah terakreditasi. c. Tidak dalam status sengketa dengan penyelenggara. d. Tidak melakukan pelanggaran atas peraturan- peraturan Ditjen Dikti.

8 Program A: Pagu Anggaran a. Universitas: 2 M/th untuk maks 3 th. b. Institut: 1.5 M/th untuk maks 3 th. c. Sekolah Tinggi atau Politeknik: 1 M/th untuk maks 3 th. d. Akademi: 500 jt/th untuk maks 3 th.

9 Program A: Komponen Biaya pelatihan tak bergelar bagi tenaga non- akademik, tenaga ahli baik individu maupun firma, sarana dan prasarana untuk pengelolaan perguruan tinggi, infrastruktur Teknologi Informasi (termasuk koneksi ke jejaring INHERENT), dan lokakarya internal.

10 Program B: Tujuan Mendorong peningkatan mutu dan relevansi program studi dan perluasan akses pada pendidikan tinggi  Program Studi ditetapkan oleh pimpinan PT  Perluasan akses bekerjasama dengan SMTA secara formal Beasiswa dapat didukung oleh Pemda atau industri setempat

11 Program B: Target Indikator Indikator Akses (wajib)  Prosentase mahasiswa dari kalangan tidak mampu secara ekonomi;  Prosentase mahasiswa penerima beasiswa Indikator efisiensi internal Program Studi terkait (sesuai program)  Prosentase jumlah lulusan terhadap jumlah mahasiswa per jenjang (Angka Efisiensi Edukasi)  Proporsi lulusan pertahun yang menyelesaikan kuliah secara tepat waktu (yaitu 8 semester untuk sarjana atau 6 semester untuk D3). Indikator efisiensi exksternal Program Studi terkait (sesuai program)  Masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pada bidang yang relevan.  Rata-rata nilai test TOEFL institusional mahasiswa tahun terakhir.

12 Program B: Eligibility Seluruh program studi yang diselenggarakan memiliki izin penyelenggaraan yang masih berlaku. Tidak melakukan pelanggaran atas peraturan-peraturan Ditjen Dikti Program studi yang diajukan tidak sedang menjalankan hibah DIKTI dan sudah terakreditasi minimal B (kecuali untuk program studi hasil penggabungan sesuai dengan kebijakan DIKTI). Jumlah mahasiswa baru minimal untuk setiap program studi yang diajukan adalah 40/angkatan (jumlah mahasiswa diambil dari laporan EPSBED). [ada pengecualian khusus]

13 Program B: Pagu Anggaran a. 1 M/th per program studi bidang kedokteran (kedokteran umum, kedokteran gigi, dan kedokteran hewan) b. 750 juta/tahun per program studi bidang sains dan rekayasa c. 500 juta/tahun per program studi bidang lainnya Jumlah anggaran total yang dapat diajukan harus memenuhi: Universitas/Institut: tidak melebihi 3 milyar/tahun untuk jangka waktu hibah maksimal 3 tahun. Sekolah Tinggi/Politeknik: tidak melebihi 2 milyar/tahun untuk jangka waktu hibah maksimal 3 tahun. Akademi: tidak melebihi 1 milyar/tahun untuk jangka waktu hibah maksimal 3 tahun.

14 Program B: Komponen Biaya pendidikan bergelar dalam negeri bagi dosen, pelatihan tak bergelar bagi dosen atau teknisi/laboran, pembelian peralatan laboratorium atau perkuliahan, renovasi ruang kelas atau laboratorium, furniture untuk ruang kelas atau laboratorium atau perpustakaan, pembelian buku dan langganan jurnal, mendatangkan tenaga ahli pada bidang keahlian yang sesuai dengan program studi yang diusulkan, dan pemberian beasiswa untuk biaya hidup mahasiswa program perluasan akses.

15 Program C: Tujuan Mendorong pengembangan unggulan dan inovasi perguruan tinggi di bidang penelitian dan layanan masyarakat yang secara langsung dapat membantu peningkatan daya saing daerah dan pembangunan daerah (regional development).  Harus memberi kontribusi pada peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran.  Boleh joint dg PT lain

16 Program C: Target Indikator Peningkatan tingkat kepercayaan/kepuasan Pemda dan/atau Industri kepada perguruan tinggi yang ditandai dengan meningkatnya jumlah dan mutu kegiatan kerjasama; Peningkatan pendapatan institusi dari hasil kontrak kerjasama (consultancy and services) Pencapaian ROI/BEP sesuai business plan

17 Program C: Eligibility Jumlah mahasiswa minimal (jumlah mahasiswa diambil dari laporan EPSBED).  untuk universitas,  untuk institut, untuk sekolah tinggi, kecuali untuk sekolah tinggi dan institut seni  500 untuk akademi dan politeknik, kecuali politeknik negeri; Tidak melakukan pelanggaran atas peraturan-peraturan Ditjen Dikti Penting: ada track record yg relevan Ada joint funding dg kontribusi partner min 40%

18 Program C: Pagu Anggaran Pagu dana yang dapat diajukan untuk mendapatkan pendanaan dari Ditjen Dikti adalah Rp. 5 milyar untuk tahun pertama, dan Rp. 3,5 milyar untuk tahun kedua, dan Rp. 2 milyar untuk tahun ketiga. Harus disesuaikan dengan kompleksitas program unggulan yang diusulkan Tidak ada batasan komponen pembiayaan (perlu argumentasi di proposal) Setiap investasi yang diadakan dengan menggunakan dana hibah haruslah merupakan milik Perguruan Tinggi dan ditempatkan di Perguruan Tinggi.

19 Program D: Tujuan Peningkatan reputasi akademik di tingkat internasional (daya saing global PT)  Perlu track record yang meyakinkan

20 Program D: Target Indikator Contoh:  Peningkatan jumlah publikasi staf dalam jurnal internasional.  Peningkatan sitasi karya ilmiah staf.  Peningkatan jumlah pertukaran dosen dengan PT Luar Negeri  Peningkatan jumlah pertukaran mahasiswa dengan PT Luar Negeri  Peningkatan kerjasama dan perolehan hibah penelitian dari sumber pendanaan internasional.  Perolehan status akreditasi oleh badan akreditasi internasional terkemuka. Disesuaikan dengan program yang diusulkan yang mengarah pada tercapainya daya saing global PT

21 Program D: Eligibility Jumlah mahasiswa minimal (Jumlah mahasiswa diambil dari laporan EPSBED):  untuk universitas,  untuk institut, untuk sekolah tinggi, kecuali untuk sekolah tinggi atau institut seni  500 untuk akademi dan politeknik, kecuali politeknik negeri; Jumlah dosen berpendidikan S3 minimal 50% untuk bidang unggulan yang diajukan. Seluruh program studi yang diselenggarakan memiliki izin penyelenggaraan yang masih berlaku Program studi yang mendukung program sudah terakreditasi A dan tidak sedang menjalankan PHK-I. Tidak melakukan pelanggaran atas peraturan-peraturan Ditjen Dikti

22 Program D: Pagu Anggaran Pagu dana hibah yang dapat diajukan adalah Rp. 3 milyar/program unggulan per tahun untuk jangka waktu maksimal 3 tahun. Secara keseluruhan satu perguruan tinggi maksimal dapat mengajukan Rp. 6 milyar per tahun untuk Tema D. Komponen biaya: pendidikan tidak bergelar luar negeri (disertai argumentasi yang sangat kuat), peralatan, bahan penelitian, atau pengeluaran lain yang terkait langsung dengan program (disertai argumentasi dan justifikasi yang kuat).

23 Dana Pendamping Kecuali untuk Program C, besarnya dana pendamping adalah 10% dari besarnya anggaran yang diajukan utk didanai dikti Untuk Program C: Dikti hanya membiayai maks 50% dari total biaya yang dibutuhkan

24 Tier System Tema ATema BTema CTema D Seni Universitas/ Institut Sekolah Tinggi Politeknik Akademi Proposal Lengkap dinilai secara terpisah per Program/Tema

25 Proses Seleksi Desk Evaluation proposal Awal Desk Evaluation proposal lengkap Site Evaluation  Meskipun proposal dinilai secara terpisah per program, tapi evaluasi dilakukan secara terintegrasi PT yang sudah lolos hingga site-visit pada tahun sebelumnya Langsung ke proposal lengkap dengan tema yang sama

26 Kriteria Seleksi Proposal Awal NoNo KriteriaBobo t 1Kepemimpinan dan Komitmen Institusi30% 2Kualitas Laporan Evaluasi Diri40% 3Ketepatan Strategi30%

27 Kriteria Seleksi Proposal Lengkap NoNo KriteriaBobot 1Komitmen pada GuG15% 2Kualitas LED25% 3Mutu dan relevansi program40% 4Kelayakan Implementasi dan Keberlanjutan 20%

28 Kriteria Seleksi Site Evaluation NoNo KriteriaBobot 1Komitmen pada GuG25% 2Kualitas Proses ED20% 3Kesesuaian dan Kelayakan Program 30% 4Keberlanjutan25%

29 Organisasi Pelaksanaan Program Disarankan terintegrasi dengan struktur yang ada Model ad-hoc dapat diajukan namun secara bertahap diintegrasikan  Proses integrasi selesai pada tahun ketiga Disertai program institutional capacity building di bidang pengadaan dan pengelolaan keuangan

30 Struktur Proposal Awal 1. Cover 2. Identifikasi 3. Pengesahan 4. Daftar Isi 5. Ringkasan eksekutif 6. Bab-1: Ringkasan renstra 7. Bab-2: LED 8. Bab-3: Rancangan Program 9. Lampiran Difokuskan pada evaluasi diri di tingkat institusi Melandasi rasional untuk penetapan program pengembangan Satu PT hanya mengusulkan satu Proposal Awal meskipun mengajukan lebih dari satu tema.

31 Proposal awal: Ringkasan Eksekutif (1 halaman) Intisari Proposal Awal:  kesimpulan hasil evaluasi diri  strategi yang dipilih dan diajukan  kaitannya dengan rencana pengembangan perguruan tinggi

32 Proposal awal: Bab I Ringkasan rencana strategis pengembangan institusi (4 halaman)  Informasi ringkas tentang rencana strategis pengembangan perguruan tinggi yang saat ini dijalankan dan dijadikan landasan untuk penyusunan rencana program pengembangan  Hasil evaluasi atas pelaksanaan renstra serta capaian hingga akhir tahun 2009

33 Proposal awal: Bab II Ringkasan Evaluasi Diri di tingkat PT (40 halaman) Laporan evaluasi diri di tingkat institusi yang terkait erat dengan usulan program pengembangan yang diajukan Laporan evaluasi diri harus dibuat berdasarkan pada data dan informasi yang sahih

34 Evaluasi Diri-Proposal Awal Evaluasi diri pada tingkat perguruan tinggi a.Pendahuluan. b.Analisis lingkungan eksternal c.Evaluasi pelaksanaan, hasil, dan dampak berbagai hibah pendanaan sebelumnya yang telah diperoleh oleh institusi. d.Evaluasi sistem tatakelola dan organisasi perguruan tinggi e.Evaluasi kinerja dan manajemen program akademik f.Evaluasi ketersediaan dan manajemen sumberdaya g.Evaluasi sistem penjaminan mutu di tingkat institusi. h.Ringkasan hasil analisis dengan menggunakan metode yang sesuai. i.Ringkasan strategi/solusi alternatif untuk menyelesaikan persoalan yang teridentifikasi atau strategi untuk mengembangkan potensi yang ada j.Nilai baseline indikator kinerja utama dan indikator kinerja penunjang.

35 Proposal awal: Bab II a.Pendahuluan  Secara ringkas (0.5 hlm) sampaikan proses ED yang dilakukan di perguruan tinggi, mencakup proses koordinasi dengan pimpinan dan civitas akademika, stakeholders lainnya, serta proses akuisisi data dan informasi relevan lainnya

36 Proposal awal: Bab II b.Analisis lingkungan eksternal  hasil analisis atas lingkungan eksternal perguruan tinggi yang relevan  mencakup peluang dan tantangan yang relevan dengan tema yang diajukan:  Tema A: peluang dan tantangan PT untuk meningkatkan mutu manajemen internal, termasuk dengan disahkannya UU BHP  Tema B: peluang dan tantangan PT untuk memenuhi kebutuhan terhadap lulusan  Tema C: potensi dan peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah  Tema D: peta kebutuhan dan peluang PT untuk unggul di tingkat nasional dan internasional

37 Proposal awal: Bab II c.Evaluasi pelaksanaan, hasil, dan dampak berbagai hibah pendanaan sebelumnya yang telah diperoleh oleh institusi  Pelaksanaan, hasil serta dampak program hibah kompetisi  Kesulitan yang dihadapi (lesson learnt) pada pelaksanaan hibah  Daftar hibah kompetisi dari Ditjen Dikti dan hibah lainnya serta unit penerimanya perlu disertakan

38 Proposal awal: Bab II d.Evaluasi sistem tatakelola dan organisasi perguruan tinggi  evaluasi atas organisasi dan sistem tatakelola (governance) yang saat ini diterapkan di perguruan tinggi  evaluasi didasari atas suatu acuan normatif untuk menetapkan efektivitas dan efisiensi sistem tatakelola dan organsiasi yang ada  Bagian ini juga harus memuat analisis tentang kesiapan, rencana dan tahapan yang akan dilakukan untuk perubahan menjadi BHP

39 Proposal awal: Bab II e.Evaluasi kinerja dan manajemen program akademik ……………………………………..1  Hasil evaluasi penyelenggaraan program akademik oleh perguruan tinggi yang mencakup kegiatan:  pendidikan (seluruh jenjang pendidikan),  penelitian, dan  layanan pada masyarakat  Melandasi kesimpulan tentang kinerja program akademik (efisiensi internal, mutu dan relevansi serta daya saing perguruan tinggi)  Evaluasi manajemen program akademik mencakup siklus lengkap proses manajemen

40  Untuk tema C dan D evaluasi juga harus mencerminkan rekam jejak dari unit-unit pendukung yang diusulkan diperkaya dengan unit-unit lainnya:  Untuk Tema C:  rekam jejak dalam bidang penelitian dan layanan masyarakat terkait dengan program unggulan yang diajukan dan kapasitas untuk pengembangan daerah  kontribusi penelitian dan layanan pada masyarakat terhadap proses pendidikan  Untuk Tema D:  rekam jejak dalam melaksanakan kegiatan tridharma  reputasi akademik baik secara nasional maupun internasional yang telah dibangun. e. Evaluasi kinerja dan manajemen program akademik ……………………….2

41 Proposal awal: Bab II f.Evaluasi ketersediaan dan manajemen sumber daya  Hasil evaluasi terhadap ketersediaan sumber daya serta sistem manajemen sumber daya yang diterapkan di perguruan tinggi  Sumber daya manusia (staf akademik dan non- akademik), keuangan, informasi, sarana dan prasarana  Untuk tema C dan D: evaluasi SDM juga harus mencakup ketersediaan SDM pada bidang yang akan diunggulkan  Aspek ketersediaan dan kecukupan:  evaluasi kelayakan dan daya dukung (service level) sumber daya perguruan tinggi untuk menyelenggarakan kegiatan akademik  Aspek manajemen:  evaluasi siklus lengkap proses manajemen

42 Proposal awal: Bab II g.Evaluasi sistem penjaminan mutu di tingkat institusi  evaluasi penerapan sistem penjaminan mutu di tingkat perguruan tinggi  sistem manajemen mutu, kelembagaan, dan sumber daya pelaksana QA  PT yang belum mempunyai unit penjaminan mutu:  jelaskan bagaimana kegiatan penjaminan mutu tersebut dilaksanakan serta rencana pengembangan ke depan

43 Proposal awal: Bab II h.Ringkasan hasil analisis dengan menggunakan metode yang sesuai  Risalah SWOT Ringkasan kesimpulan hasil evaluasi diri yang dilandasi atas  kelemahan atau permasalahan,  kekuatan atau potensi  peluang dan tantangan Problems statements  Harus mencerminkan posisi relatif perguruan tinggi serta menjadi dasar untuk menetapkan pilihan strategi yang diajukan

44 Proposal awal: Bab II i.Ringkasan strategi/solusi alternatif  Merupakan hasil sintesa dari kesimpulan evaluasi diri  Solusi alternatif untuk menyelesaikan persoalan yang teridentifikasi  Matriks Strategi  Strategi untuk mengembangkan potensi yang ada

45 j. Nilai baseline indikator kinerja utama dan indikator kinerja tambahan. Tabel Baseline Indicators  Indikator Manajemen  Indikator Penyelenggaraan Program Akademik  Indikator Potensi Unggulan (bila ada) Proposal awal: Bab II

46 Proposal awal: Bab III (3 halaman) Rancangan global program pengembangan 1.Penetapan tema dan rasional atas pemilihan tema serta unit internal yang dilibatkan berdasarkan masalah utama atau potensi yang dimiliki 2.Deskripsi ringkas program pengembangan untuk masing-masing tema yang diajukan (inception or preliminary plan)  judul program  penjelasan umum tentang tujuan dan rancangan umum program  keterkaitannya dengan program pengembangan institusi secara keseluruhan. Bab III harus relevan dengan kesimpulan hasil evaluasi diri pada Bab II

47 Lampiran Berisi data dan informasi pendukung yang relevan dengan isi laporan evaluasi diri.

48 Struktur Proposal Lengkap 1. Halaman judul/cover 2. Halaman identifikasi 3. Halaman pengesahan 4. Daftar isi 5. Ringkasan eksekutif 6. Bab 1: Rasional dan konteks 7. Bab 2: Indikator kinerja utama 8. Bab 3: Mekanisme pelaksanaan kegiatan di Perguruan Tinggi 9. Bab 4: Ringkasan Laporan evaluasi diri/Portfolio 10. Bab 5: Usulan program pengembangan 11. Bab 6: Rekapitulasi Anggaran 12. Lampiran.

49 Substansi Proposal Lengkap Proposal Lengkap disusun untuk masing-masing tema yang diajukan. Proposal Lengkap utamanya memuat:  deskripsi rinci program pengembangan yang akan dilakukan,  sasaran indikator untuk mengukur keberhasilan program,  investasi yang diperlukan,  mekanisme pengelolaan dan koordinasi, serta  rencana monitoring dan evaluasi internal. Proposal Lengkap mengakomodasi komentar Reviewer terhadap Proposal Awal, sekaligus untuk menunjukkan bahwa Proposal Lengkap merupakan kelanjutan dari Proposal Awal

50 Proposal Lengkap Tema C: harus dilengkapi dengan dokumen rencana usaha (business plan) yang secara rinci menjelaskan unit organisasi pengelolan, business activities, market analysis, business prospect, dan rencana pembiayaan dan pendapatan unit paling tidak untuk 5 tahun.

51 Terima kasih


Download ppt "PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI Panduan Penyusunan dan Kerangka Proposal PHKI Tahun Seleksi 2010 Dewan Pendidikan Tinggi Dierktorat Jenderal."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google