Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By: Ir. Suyatno, M.Si. Program Studi Peternakan Fakultas Ilmu-Ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By: Ir. Suyatno, M.Si. Program Studi Peternakan Fakultas Ilmu-Ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang."— Transcript presentasi:

1 By: Ir. Suyatno, M.Si. Program Studi Peternakan Fakultas Ilmu-Ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang

2 Mencari landasan teori yang kokoh untuk mendukung penelitian. Berupa: teori, konsep, maupun generalisasi yang sudah ada. Lebih baik semua pustaka pendukung dikumpulkan. Aktivitas utama : MEMBACA

3 Membatasi dan mengidentifikasi masalah penelitian. Mengibformasikan peneliti tentang apa saja yang telah diketahui terkait bidang yang akan diteliti. Memberikan kemungkinan peneliti untuk merancang penelitian. Memberikan arahan untuk melakukan modifikasi penelitian. Mengidentifikasi kemungkinan adanya gap (jarak) dalam penelitian. Memberi dasar untuk interpretasi hasil.

4 Mengidentifikasi penulis (autor/deskriptor) Mengidentifikasi sumber-sumber pustaka yang sesuai. Identifikasi judul-judul penelitian yang sesuai. Menyalin/mencatat/mengkopi sumber- sumber pustaka yang diharapkan. Mengkategorikan pustaka-pustaka yang sudah dikumpulkan. Menukis kembali dan menyusun sumber- sumber pustaka yang sudah dikategorikan. Menyiapkan daftar pustaka sesuai pustaka yang ditulis. Mengidentifikasi penulis (autor/deskriptor) Mengidentifikasi sumber-sumber pustaka yang sesuai. Identifikasi judul-judul penelitian yang sesuai. Menyalin/mencatat/mengkopi sumber- sumber pustaka yang diharapkan. Mengkategorikan pustaka-pustaka yang sudah dikumpulkan. Menukis kembali dan menyusun sumber- sumber pustaka yang sudah dikategorikan. Menyiapkan daftar pustaka sesuai pustaka yang ditulis.

5 Sumber Literatur Umum Sumber Literatur Spesifik Sumber Literatur Umum Sumber Literatur Spesifik Teori, kaidah, hukum, konsep Textbook, kamus, dll. Teori, kaidah, hukum, konsep Textbook, kamus, dll. Generalisasi, hasil penelitian terdahulu, dll. Jurnal, buletin penelitian, skripsi, tesis, disertasi, dll.. Generalisasi, hasil penelitian terdahulu, dll. Jurnal, buletin penelitian, skripsi, tesis, disertasi, dll..

6 Perpustakaan Digital Library CD ROM Toko Buku Rumah Baca Internet Perpustakaan Digital Library CD ROM Toko Buku Rumah Baca Internet

7 Relevansi Mutakhir Relevansi Mutakhir

8 Mengumpulkan pustaka-pustaka yang relevan Klasifikasi (Umum atau spesifik) Mengetik ulang pustaka Mengorganisasi dalam bentuk paragraf: runut, saling terkait, saling menguatkan/mendukung, antagonis, sesuai EYD. Mengumpulkan pustaka-pustaka yang relevan Klasifikasi (Umum atau spesifik) Mengetik ulang pustaka Mengorganisasi dalam bentuk paragraf: runut, saling terkait, saling menguatkan/mendukung, antagonis, sesuai EYD.

9 Judul : Pengaruh Petis Kepala Udang dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Itik Mojosari Jantan (Annas javanica) II. TINJAUAN PUSTAKA A. Itik Mojosari (UMUM) - Deskripsi itik Mojosari: klasifikasi, jenis, bentuk, ukuran, berat, pertumbuhan, dll. - Nilai ekonomis, dll. B. Budidaya Itik Petelur Jantan (UMUM) - Sistem pemeliharaan, syarat hidup, kandang, tatalaksana, dll. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Itik Mojosari (UMUM) - Deskripsi itik Mojosari: klasifikasi, jenis, bentuk, ukuran, berat, pertumbuhan, dll. - Nilai ekonomis, dll. B. Budidaya Itik Petelur Jantan (UMUM) - Sistem pemeliharaan, syarat hidup, kandang, tatalaksana, dll.

10 C. Pola Pertumbuhan itik Jantan (UMUM) - Dewasa kelamin, dewasa tubuh, pertumbuhan, dll. D. Kebutuhan Nutrisi (KHUSUS) - Pustaka-pustaka tentang kebutuhan nutrisi itik dalam kaitannya dengan dewasa tubuh, pertumbuhan, dll. E.Petis Limbah Udang - Deskripsi, proses pembuatan, komposisi kimia, fisik, data tentang penggunaan (peneliti terdahulu), dll. F. Hipotesis C. Pola Pertumbuhan itik Jantan (UMUM) - Dewasa kelamin, dewasa tubuh, pertumbuhan, dll. D. Kebutuhan Nutrisi (KHUSUS) - Pustaka-pustaka tentang kebutuhan nutrisi itik dalam kaitannya dengan dewasa tubuh, pertumbuhan, dll. E.Petis Limbah Udang - Deskripsi, proses pembuatan, komposisi kimia, fisik, data tentang penggunaan (peneliti terdahulu), dll. F. Hipotesis

11 Nama di depan Wanasuria (2005) dalam hasil penelitiannya melaporkan bahwa limbah kepala udang (petis) dapat digunakan hingga 6% dalam pakan itik petelur jantan. Nama di depan Wanasuria (2005) dalam hasil penelitiannya melaporkan bahwa limbah kepala udang (petis) dapat digunakan hingga 6% dalam pakan itik petelur jantan. Nama di tengah: Selanjutnya tentang penggunaan limbah kepala udang (petis), Wanasuria (2005) melaporkan bahwa petis udang masih dapat digunakan hingga 6% dalam pakan itik petelur jantan. Nama di tengah: Selanjutnya tentang penggunaan limbah kepala udang (petis), Wanasuria (2005) melaporkan bahwa petis udang masih dapat digunakan hingga 6% dalam pakan itik petelur jantan.

12 Nama di akhir: Limbah kepala udang (petis udang) dapat digunakan hingga level 6% dalam pakan itik petelur jantan (Wanasuria, 2005). Nama di akhir: Limbah kepala udang (petis udang) dapat digunakan hingga level 6% dalam pakan itik petelur jantan (Wanasuria, 2005). Dua nama: Limbah kepala udang (petis udang) dapat digunakan hingga level 6% dalam pakan itik petelur jantan (Becker dan Wanasuria, 2005). Dua nama: Limbah kepala udang (petis udang) dapat digunakan hingga level 6% dalam pakan itik petelur jantan (Becker dan Wanasuria, 2005). Lebih dari dua nama: Limbah kepala udang (petis udang) dapat digunakan hingga level 6% dalam pakan itik petelur jantan (Becker, et. al., 2005). --  atau Wanasuria, dkk., 2005) Lebih dari dua nama: Limbah kepala udang (petis udang) dapat digunakan hingga level 6% dalam pakan itik petelur jantan (Becker, et. al., 2005). --  atau Wanasuria, dkk., 2005)

13 1 pernyataan lebih dari 1 penulis (di akhir): Limbah kepala udang (petis udang) dapat digunakan hingga level 6% dalam pakan itik petelur jantan (Wanasuria, 2005; Sindhunata, 2004; Harsi 2003 dan Matondang, 2000). 1 pernyataan lebih dari 1 penulis (di akhir): Limbah kepala udang (petis udang) dapat digunakan hingga level 6% dalam pakan itik petelur jantan (Wanasuria, 2005; Sindhunata, 2004; Harsi 2003 dan Matondang, 2000). 1 pernyataan lebih dari 1 penulis (di depan): Wanasuria (2005), Sindhunata (2004), Harsi (2003) dan Matondang (2000) melaporkan bahwa limbah kepala udang (petis) dapat digunakan hingga 6% dalam pakan itik petelur jantan. 1 pernyataan lebih dari 1 penulis (di depan): Wanasuria (2005), Sindhunata (2004), Harsi (2003) dan Matondang (2000) melaporkan bahwa limbah kepala udang (petis) dapat digunakan hingga 6% dalam pakan itik petelur jantan.


Download ppt "By: Ir. Suyatno, M.Si. Program Studi Peternakan Fakultas Ilmu-Ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google