Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Organisasi Berkas Sekuensial Berindeks Abdul Haris, S.Kom.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Organisasi Berkas Sekuensial Berindeks Abdul Haris, S.Kom."— Transcript presentasi:

1 Organisasi Berkas Sekuensial Berindeks Abdul Haris, S.Kom

2 Pendahuluan Berkas sekuensial berindeks dirancang dengan tujuan untuk menanggulangi masalah pengaksesan yang dimiliki oleh organisasi berkas sekuensial. Berkas sekuensial berindeks memiliki 2 sifat yang mengungguli berkas sekuensial. – Indeks terhadap berkas menghasilkan pengaksesan random yang lebih baik – Area overflow untuk menyediakan ruang bila dilakukan penambahan rekaman kedalam berkas.

3 Komponen dalam berkas Sekuensial Berindeks Berkas sekuensial berindeks memungkinkan dilakukan pembacaan secara sekuensial Terhadap rekaman-rekaman yang berada dalam area primer. Rekaman – rekaman Yang disisipkan dialokasikan pada area yang terpisah yang disebut area overflow

4 Struktur Dasar Dalam sebuah sistem komputer,pada umumnya rekaman yang akan disimpan memiliki volume yang terlalu besar untuk ditempatkan semuanya pada menyimpanan primer. Jadi diperlukan penyimpanan sekunder untuk menyimpan rekaman. Bila yang digunakan adalah komputer dengan disk yang dapat diberi alamat melalui bloknya maka digunakan track sebagai unit terkecil dalam mengelompokan informasi. Unit berikutnya adalah silinder kemudian terdapat unit tambahan lain yang disebut indeks.

5 Bentuk Kunci Penunjuk Kunci Penunjuk Primer Overflow Kunci pada pasangan pertama merupakan kunci tertinggi pada track yang berada pada Area primer dan kunci yang berada pada pasangan kedua menunjukan kunci tertinggi Yang berada pada area overflow. Penunjuk primer memberikan indikasi bahwa track berisi Rekaman primer. Begitu juga pada penujuk pada overflow.

6 Contoh Kasus Indeks Silinder ^ ^ ^ ^ ^ ^ Indeks track (untuk silinder = 1) Penyimpanan Primer No.Track Area Penyimpan Overflow 9 No. Silinder Rekaman Nomor Urut

7 Keterangan Pada penunjuk masukan memiliki notasi x-y dengan x sebagai nomor silinder dan y merupakan nomor track. Penunjuk 1-0 dapat diartikan sebagai track 0 pada silinder 1. Nilai yang berada pada indeks track menunjuk pada nomor track yang spesifik Pada nilai penunjuk tersebut nilai kunci tertinggi pada area primer = kunci tertinggi pada area overflow Simbul ^ pada penunjuk overflow mengindikasikan bahwa tidak ada rekaman dalam area overflow.

8 Penyisipan Akan dsisipkan : 13,27,26 dan ^ ^ ^ ^ ^ ^ Penyisipan 13 Alamat 25 pada area simpan overflow setelah penyisipan 13 Nomor 1 22 tertinggi Indeks Silinder

9 Langkah - langkah Dicek pada silinder 1 apakah 13 > atau < dari 250,mengingat selinder 1 kunci tertinggi adalah 250,jika 13 < 250 maka 13 masuk ke silinder 1. Kemudian dicermati pada track 0 selinder 1 lalu dibandingkan, apakah 13 < 25? karena 25 merupakan kunci tertinggi pada track 1 jika lebih kecil maka 13 disisipkan pada track 1 Dengan mengeser 15 ke 20,20 ke 22,22 ke 25 dan 25 di tempatkan pada area overflow.

10 ^ ^ ^ ^ 70 ^ ^ 2. Penyisipan 27 Alamat 70 pada area simpan overflow tertinggi 27 sudah disisipkan 70 masuk ke penyimpan overflow Indeks Silinder

11 Langkah-langkah Dicek pada silinder 1 apakah 27 > atau < dari 250,mengingat selinder 1 kunci tertinggi adalah 250,jika 27 < 250 maka 27 masuk ke silinder 1. Kemudian dicermati pada track 0 selinder 1 lalu dibandingkan, apakah maka 27 dipindahkan ke track 2. Dibandingkan lagi apakah 27 < 70? Karena 70 kunci tertinggi pada track 2.karena 27< 70 maka 27 disisipkan pada track 2

12 ^ ^ ^ ^ 70 ^ ^ Penyisipan Pindah dari area overflow setelah penunjuk baru masuk 65 masuk ke area penyimpam overflow setelah digantikan oleh tertinggi

13 Langkah-langkah Dicek pada silinder 1 apakah 26 > atau < dari 250,mengingat selinder 1 kunci tertinggi adalah 250,jika 26 < 250 maka 27 masuk ke silinder 1. Kemudian dicermati pada track 0 selinder 1 lalu dibandingkan, apakah maka 27 dipindahkan ke track 2. Dibandingkan lagi apakah 26 < 65? Karena 65 kunci tertinggi pada track 2.karena 26< 65 maka 26 disisipkan pada track 2 Penunjuk 9-2 pada area overflow dan digantikan oleh 9-3 mengingat kunci tertinggi pada track 2 berubah sebanyak 2 kali dan tersimpan pada penyimpan overflow juga 2 kali 9-2 disimpan pada penyimpan overflow.

14 ^ ^ ^ ^ 70 ^ ^ Penyisipan tidak dapat masuk pada track 2 karena 58 >57 Akan tetapi 58 harus tetap berada pada track 2 karena 58 < 70 area overflow track 2 jadi 58 ditempatkan pada Penyimpan overflow Alamat dimana 58 disimpan

15 Langkah-langkah Dicek pada silinder 1 apakah 58 > atau < dari 250,mengingat selinder 1 kunci tertinggi adalah 250,jika 58 < 250 maka 58 masuk ke silinder 1. Kemudian dicermati pada track 0 selinder 1 lalu dibandingkan, apakah maka 58 dipindahkan ke track 2. Kemudian dibandingkan lagi apakah 58 57,meskipun rekaman baru tersebut > daripada rekaman 57 tetapi harus tetap berada pada track 2 karena < dibanding 70 yang berada pada area overflow, dengan demikian rekaman baru tersebut tidak menempati area primer melainkan pada penyimpanan overflow tepatnya pada area penyimpanan overflow yang masih kosong, penunjuk mengarah pada rekaman sebelumnya yang berasal dari track yang sama.

16 Soal Latihan ^ ^ ^ ^ ^ ^ Indeks Silinder Indeks track (untuk silinder = 1) Penyimpanan Primer Area Penyimpan Overflow 1234

17 Pertanyaan Sisipkan Rekaman dengan Kunci : 54,66,10 dan 26 pada gambar diatas

18 Terima Kasih


Download ppt "Organisasi Berkas Sekuensial Berindeks Abdul Haris, S.Kom."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google