Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ISNAINI SITI WAHYUNI, 6450404063 Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Gizi Seimbang pada Lansia Panti Wreda Pucang Gading Semarang 2009.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ISNAINI SITI WAHYUNI, 6450404063 Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Gizi Seimbang pada Lansia Panti Wreda Pucang Gading Semarang 2009."— Transcript presentasi:

1 ISNAINI SITI WAHYUNI, Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Gizi Seimbang pada Lansia Panti Wreda Pucang Gading Semarang 2009

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : ISNAINI SITI WAHYUNI - NIM : PRODI : Kesehatan Masyarakat - JURUSAN : Ilmu Kesehatan Masyarakat - FAKULTAS : Ilmu Keolahragaan - aini_unnes02 pada domain yahoo.com - PEMBIMBING 1 : Drs. Sugiharto, M.Kes - PEMBIMBING 2 : Dina Nur Anggraini Ningrum, S.KM - TGL UJIAN :

3 Judul Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Gizi Seimbang pada Lansia Panti Wreda Pucang Gading Semarang 2009

4 Abstrak Masalah gizi lansia perlu diperhatikan seiring dengan meningkatnya jumlah warga lansia. Perilaku yang meliputi pengetahuan, sikap dan praktek tentang gizi seimbang yang baik diharapkan dapat meningkatkan keadaan gizi lansia, sehingga usia produktif mereka dapat ditingkatkan. Hasil penelitian 2003 yang dilakukan di Panti Wreda Pucang Gading Semarang bahwa sebanyak 37,8% sampel pengetahuan mengenai gizinya masih kurang. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah adakah hubungan pengetahuan dan sikap gizi seimbang bagi lansia terhadap perilaku konsumsi gizi seimbang lansia di Panti Wreda Pucang Gading Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku gizi seimbang pada lansia Panti Wreda Pucang Gading Semarang. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia potensial di panti Wreda Pucang Gading Semarang. Teknik penentuan sampel dengan cara criterion sampling dengan kriteria inklusi ekslusi dan didapat sampel dengan jumlah 24 responden. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan form recall 24 jam. Data primer diperoleh dari wawancara terstruktur. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi dari Panti Wreda Pucang Gading Semarang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi square dengan α=0,05). Dari hasil penelitian didapatkan nilai signifikasi atau p value pada variabel pengetahuan gizi dengan perilaku gizi seimbang yaitu 0,011. Karena p value (0,011) lebih kecil dari 0,05, maka diperoleh hasil bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Berdasakan hasil penelitian nilai signifikasi atau p value pada variabel sikap gizi dengan perilaku gizi seimbang yaitu 0,001. Karena p value (0,001) lebih kecil dari 0,05, maka diperoleh hasil bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan gizi dengan perilaku gizi seimbang dan ada hubungan antara sikap gizi dengan perilaku gizi seimbang. Saran yang diajukan bagi: (1) Kepala Panti Wreda Pucang Gading Semarang, Jika memungkinkan dilakukan pemantauan dan pendampingan terhadap perilaku konsumsi gizi seimbang pada Lansia serta menyesuaikan menu konsumsi Lansia untuk kondisi Lansia yang mempunyai penyakit dan gangguan fisiologis tertentu agar perilaku gizi seimbang dapat tercapai, (2) Kepala Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah, jika memungkinkan melakukan pembentukan tim khusus untuk melakukan pemantauan kegiatan penyuluhan dan program gizi yang sudah berjalan pada Panti Wreda di Propinsi Jawa Tengah agar perilaku gizi seimbang dapat tercapai, (3) Peneliti lain, diharapkan adanya penelitian lain tentang perilaku gizi lansia dengan studi penelitian lain > The problem of nutrition needs to be paid attention in line with the increasing number of old people. The behavior which involves knowledge, attitude and practice about good balance nutrition is supposed to increase the nutrition condition of old people so that their productive ages can be increased. The result of the research in 2003 done in the Old People’s Home (Panti Wreda) of Pucang Gading Semarang is that as much as 37, 8% from the sample is still lack of nutrition knowledge. The problem observed in this research is the relationship between knowledge and balance nutrition attitude to the old people towards the old people’s behavior in consuming balance nutrition in the Old People’s Home of Pucang Gading Semarang. The kind of this research is explanatory research with the across sectional approach. The population in this research is all potential old people in the Old People’s Home of Pucang Gading Semarang. The technique of determining sample is through the criterion sampling with inclusive exclusive criteria and 24 respondents are taken as the sample. The instruments in this research are questionnaire and 24 hours form recall. The primary data is taken from the structured interview. The secondary data is taken from the documentation of the Old People’s Home of Pucang Gading Semarang. The data analysis is done with univariate and bivariate (using chi square test with ∝ =0.05). From the research, it is found that there is a relationship between nutrition knowledge and nutrition balance behavior (p value=0.001) and there is a relationship between nutrition attitude and balance nutrition behavior (p value=0.001). The conclusion of this research is that there is a relationship between nutrition knowledge and balance nutrition behavior and there is a relationship between balance nutrition attitude and balance nutrition behavior. The suggestion given to: 1. The leader of the Old People’s Home of Pucang Semarang, if it possible to conduct monitoring and accompaning toward the attitude of elderly balance nutrition consuming and the menu which is consumed by them have to fit to their condition, especially to them that have particular disease and fisiological troubel in order nutrition balance can be reached 2. The leader of Social Department, Central Java Province to create a special team to monitor the counseling and the program of balance nutition which had been held in Old People’s Home the aim is to reach the balance nutrition, 3. Other researchers, is that it is supposed to do other research about the old people’s behavior and other study research.

5 Kata Kunci Pengetahuan, Sikap, Perilaku Gizi Seimbang, dan Lansia. Knowledge, Attitude, Balance Nutrition Behavior, and Old People.

6 Referensi Anonim, Demensia, diakses 20 Agustus Anonim, Lansia Masa Kini dan Mendatang, (diakses 17 Maret 2008). Anonim, Lansia Terlantar, 02, diakses 1 Juni 2008 Arisman, 2004, Gizi dalam Daur Kehidupan, Jakarta: EGC. Achmad Djaeni Sediaoetama, 2000, Ilmu Gizi Jilid 1, Jakarta: Dian Rakyat. Bhisma Murti, 2006, Desain dan Ukuran Sampel untuk Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Di Bidang Kesehatan, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Boedhi Darmojo dan H. Martono, 2006, Buku Ajar: Geriatri, Jakarta: FKUI. Cecilia Sri Rahayu, 2005, Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Praktek Warga Usia Lanjut tentang Gizi Seimbang dengan Status Gizi Di Wilayah Kerja Puskesmas Adiwerna Kabupaten Tegal 2005, Skripsi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang. Direktorat Gizi Masyarakat, 2000, Gizi Seimbang Menuju Hidup Sehat bagi Usia Lanjut, Jakarta: Depkes & Depsos RI. Edwin Martin, 2008, Pikun/Demensia, diakses 20 Agustus Elza Enny dkk, 2006, Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Usila Di Kota Padang Tahun 2006, Jurnal Kesehatan Masyarakat, Volume 01/Nomor 01/September 2006-Maret Faisal Yatim, 2003, Pikun (Demensia), Penyakit Alzheimer dan Sejenisnya Bagaimana Cara Menghindarinya, Jakarta: Pustaka Popular Obor., 2004, Pengobatan terhadap Penyakit Usia Senja, Andropause, Kelainan Prostat, Jakarta: Pustaka Popular Obor. Hermina dkk, 2000, Perilaku Makan Murid Sekolah Dasar Penerima PMT-AS di Desa Ciheulet dan Pasar Gaok Kabupaten Bogor, Penelitian Gizi dan Makanan, Jilid , hlm Herti Maryani dan Suharmiati, 2003, Tanaman Obat untuk Mengatasi Penyakit Usia Lanjut, Jakarta: Agromedia Pustaka. Hoirun Nisa, 2004, Faktor Determinan Status Gizi Lansia Penghni Panti Werdha Pemerintah DKI Jakarta Tahun 2004, Media Pebelitian dan Pengembangan Kesehatan, Volume XVI No.3/2006. I Dewa Nyoman Supariasa dkk, 2001, Penilaian Status Gizi, Jakarta: EGC. Judith E. Brown, 2005, Nutrition Now Fifth Edition, United States: Thomson Wadsworth. Neil Niven, 2002, Psikologi Kesehatan, Jakarta: EGC. Reviana Cristijani, 2003, Status Gizi dan Pola Penyakit Lanjut Usia, (diakses 17 September 2008). Saifuddin Azwar, 2008, Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya, Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Sigit Adianto, 2003, Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Asupan Gizi dan Status Gizi Lansia Di Panti Wreda Pucang Gading Semarang, Skripsi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang. Soekidjo Notoatmodjo, 2003, Ilmu Kesehatan Masyarakat (Sebuah Pengantar), Jakarta: Rineka Cipta., 2005, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta., 2007, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Jakarta: Rineka Cipta. Sopiyudin Dahlan, 2004, Statistika untuk Kedokteran dan Kesehatan, Jakarta: Arkans. Sugiyono, 2005, Statistika untuk Penelitian, Bandung: Alfabeta. Suhardjo, 2003, Berbagai Cara Pendidikan Gizi, Jakarta: Bumi Aksara. Sunita Almatsier, 2001, Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Sri Alem Br. Sembiring, 2002, Penataan Lingkungan Sosial bagi Penderita Dimensia (Pikun) dan RTA (Retardasi Mental), diakses 01 Agustus Tulus Winarsunu, 2007, Statistik dalam Penelitian Psikologi dan Pendidikan, Malang: UMM Press. Yayuk Farida Baliwati, 2004, Pengantar Pangan dan Gizi, Jakarta: Penebar Swadaya.

7 Terima Kasih


Download ppt "ISNAINI SITI WAHYUNI, 6450404063 Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Gizi Seimbang pada Lansia Panti Wreda Pucang Gading Semarang 2009."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google