Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kesetaraan Uji Koefisien Regresi dan Koefisien Korelasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kesetaraan Uji Koefisien Regresi dan Koefisien Korelasi."— Transcript presentasi:

1 Kesetaraan Uji Koefisien Regresi dan Koefisien Korelasi

2 KELOMPOK 1 ANISAH FITRI KOMING INDA PUJA CHEN2 TIWI

3 ANALISIS REGRESI Analisis regresi dalam statistika adalah salah satu metode untuk menentukan hubungan sebab- akibat antara satu variabel dengan variabel- variabel yang lain. Variabel "penyebab" disebut dengan bermacam- macam istilah: variabel penjelas, variabel eksplanatorik, variabel independen, atau secara bebas, variabel X (karena seringkali digambarkan dalam grafik sebagai absis, atau sumbu X).

4 Analisis regresi juga digunakan untuk memahami variabel bebas mana saja yang berhubungan dengan variabel terikat, dan untuk mengetahui bentuk-bentuk hubungan tersebut. Tentukan dulu variabel bebas (independent variable) disimbolkan dengan X dan variabel tidak bebas (dependent variable) disimbolkan Y.

5 Berdasarkan jumlah variabel bebas dan pangkat dari variabel bebas, analisa regresi terdiri dari regresi linear dan regresi non- linear. Regresi linear terdiri atas regresi linear sederhana dan regresi linear multiple (berganda) Regresi non-linear terdiri atas regresi non linear sederhana dan regresi non linear multiple (berganda)

6 Regresi Linear Sederhana Model persamaan regresi linear sederhana: Ү = β₀ + β₁X + Ɛ (model populasi) Y = b₀ + b₁X + e (model sampel) b₀ adalah b₁ estimate value untuk β₀ dan β₁ b₀ adalah kontanta, secara grafik menunjukkan intersep b₁ adalah koefisien regresi yang menunjukkan besarnya pengaruh terhadap, secara grafik menunjukkan slope (kemiringan garis regresi). Jika data hasil observasi terhadap sampel acak berukuran n telah tersedia, maka untuk mendapatkan persamaan regresi Ү = β₀ + β₁X, perlu dihitung b₀ dan b₁ dengan metode kuadrat kekeliruan terkecil (least square error methods).

7 Analisis Korelasi Untuk menunjukkan besarnya keeratan hubungan antara dua variabel acak yang masing-masing memiliki skala pengukuran minimal interval dan berdistribusi bivariat Rumus analisis korelasi:

8 Koefisien korelasi yang dirumuskan seperti itu disebut koefisien korelasi Pearson atau koefisien korelasi product moment. Besar r adalah − 1 ≤ r xy ≤ + 1 Tanda (+) menunjukkan pasangan X dan Y dengan arah yang sama, sedangkan tanda (−) menunjukkan pasangan X dan Y dengan arah yang berlawanan. r xy yang besarnya semakin mendekati 1 menunjukkan hubungan dan cenderung sangat erat. Jika mendekati 0 hubungan X dan Y cenderung kurang kuat. r xy = 0 menunjukkan tidak terdapat hubungan antara X dan Y

9 PENGUJIAN HIPOTESIS KOEFISIEN REGRESI LINEAR SEDERHANA Ada dua jenis pengujian yaitu uji t dan uji F. Uji t digunakan untuk menguji koefisien regesi secara individual atau untuk menguji ada tidaknya pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel tidak bebas (Y). Uji F digunakan untuk menguji koefisien regresi secara simultan serentak atau untuk menguji keberartian model regresi yang digunakan.

10 Uji t Hipotesis statistiknya H₀ : β₁ = 0 (X tidak berpengaruh terhadap Y) H₁ : β₁ ≠ 0 (X berpengaruh terhadap Y)

11

12 Uji F

13

14

15 Example : linear correlation coefficient for Car Age an Price Data Car Age (years) X Price ($100s) y xyx2x2 y2y

16

17 SPSS Printout for one Predictor R 2, Percentage of Variance

18 Error of Prediction Is regression significant? Slope Intercept


Download ppt "Kesetaraan Uji Koefisien Regresi dan Koefisien Korelasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google