Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengertian Etimologi Khuluq atau al-khulq bermakna budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabi’at juga diartikan sikap yang melahirkan perbuatan (perilaku,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengertian Etimologi Khuluq atau al-khulq bermakna budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabi’at juga diartikan sikap yang melahirkan perbuatan (perilaku,"— Transcript presentasi:

1

2 Pengertian Etimologi Khuluq atau al-khulq bermakna budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabi’at juga diartikan sikap yang melahirkan perbuatan (perilaku, tingkah laku) mungkin baik, mungkin juga buruk.

3 Terminologi Akhlak yaitu sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorong untuk melakukan perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan (Ibnu Miskawaih) Sifat yang tertanam dalam jiwa yang dengannya lahirlah macam-macam perbuatan baik dan buruk tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan (Ibrahim Anis)

4 Suatu sifat yang tertanam dalam jiwa manusia yang dapat melahirkan suatu perbuatan yang gampang dan mudah dilakukan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan lebih lama (al Ghazali). Dapat disimpulakan bahwa akhlak adalah sifat yang sudah tertanam dalam jiwa yang mendorong perilaku seseorang dengan mudah sehingga menjadi perilaku kebiasaan.

5 Sifat tersebut melahirkan suatu perilaku yang terpuji menurut agama dan akal dinamakan akhlak yang baik (akhlak mahmudah). Sebaliknya, jika melahirkan tindakan yang jahat, maka disebut akhlak buruk (akhlak mazmumah).

6 Akhlak Islam adalah akhlak Islami bersumber pada ajaran Allah dan Rasul-Nya. Akhlak Islami merupakan amal perbuatan yang sifatnya terbuka sehingga dapat menjadi indikator seseorang apakah seorang Muslim yang baik atau yang buruk Akhlak merupakan buah dari akidah dan syari’ah yang benar.

7 Secara mendasar, akhlak erat kaitannya dengan kejadian manusia, yaitu Khaliq (Pencipta) dan makhluq (yang diciptakan) Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak, yaitu untuk memperbaiki hubungan makhluq dengan Khaliq dan hubungan baik antara makhluq dengan makhluq

8 Rasulullah saw bertugas menyempurnakan akhlak: Firman Allah swt. dalam Surat al-Qalam: 4 “Sesungguhnya engkau (Muhammad) mempunyai akhlak yang agung” Dalam ayat di atas Allah swt telah menegaskan bahwa Nabi Muhammad saw mempunyai akhlak yang agung. Hal ini menjadi syarat pokok bagi siapa pun yang bertugas untuk memperbaiki akhlak orang lain.

9 Karena akhlak sempurna tersebutlah Rasulullah menjadi uswah al-hasanah (teladan yang baik). Perhatikan Firman dalam surat al Ahzab: 21 berikut: “Sesungguhnya pribadi Rasulullah merupakan teladan yang baik untuk kamu dan untuk orang yang mengharapkan menemui Allah dan hari akhirat dan mengingat Allah sebanyak-banyaknya”

10 Indikator Akhlak Indikator akhlak yang bersumber dari al Qur’an Kebaikannya bersifat mutlak (al-khairiyyah al- muthlaq), yaitu kebaikan yang terkandung dalam akhlak merupakan kebaikan murni dalam lingkungan, keadaan waktu dan tempat apa saja; Kebikannya bersifat menyeluruh (as-shalahiyyah al- ammah), yaitu kebaikan yang terkandung di dalamnya kebaikan untuk seluruh umat manusia;

11 Implementasinya bersifat wajib (al-ilzam al mustajab), yaitu merupakan hukum tingkah laku yang harus dilaksanakan sehingga ada sanksi hukum. Pengawasan bersifat menyeluruh (al-raqabah al- muhitah), yaitu melibatkan pengawasan Allah swt. dan manusia lainnya, karena sumbernya dari Allah.

12 Syarat perbuatan akhlak Perbuatan itu dilakukan berulang-ulang Perbuatan itu timbul dengan sangat mudah tanpa berpikir panjang terlebih dahulu sehingga berprilaku spontan

13 Akhlak terpuji dlm Islam Berani dalam kebaikan, berkata benar serta menciptakan manfaat, baik bagi diri maupun orang lain Adil dalam memmutuskan hukum tanpa membedakan kedudukan, status sosial ekonomi, maupun kekerabatan Arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan Pemurah dan suka menafkahkan rezeki baik ketika lapang maupun sempit Ikhlas dalam beramal semata-mata demi meraih ridha Allah

14 Cepat bertobat kepada Allah jika berdosa Jujur dan amanah Tidak berkeluh kesah dalam menghadapi masalah hidup Penuh kasih sayang Lapang hati dan tidak balas dendam Menjaga diri dari perbuatan yang menghancurkan kehormatan dan kesucian diri Malu melakukan perbuatan yang tidak baik Rela berkorban untuk kepentingan umat dan dalam membela agama Allah.

15 Implementasi Akhlak Islam Akhlak mulia ini perlu diimplemetasikan dalam hidup sehari-hari. Bentuk implemetasinya bisa dalam ucapan-ucapan yang mulia atau dalam perbuatan- perbuatan terpuji. Islam mengatur tata cara berakhlak mulia baik terhadap Allah, diri sendiri, keluarga, tetangga da lingkngan.

16 1. Akhlak terhadap Allah Akhlak terhadap Allah swt dapat terlihat dari adanya hukum perintah dan larangan dengan tujuan menegakkan keteraturan dan kelancaran hidup manusia itu sendiri. Dalam pelaksanaan hukum tersebut terkandung nilai- nilai akhlak terhadap Allah swt.

17 Berikut ini beberapa contoh Akhlak terhadap Allah swt. Ikhlas Khusyu’ Sabar Syukur Tawakkal Do’a

18 2. Akhlak terhadap diri sendiri Islam mengajarkan agar manusia menjaga diri meliputi jasmani dan rohani. Perhatikan QS al A’raf: 31 “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan”

19 Menjaga akal dari pikiran kotor Perhatikan QS Asy-Syam: 9-10 “Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”

20 Menahan pandangan dan menahan kemaluan Perhatikan QS An Nur: “katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. “katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka…”

21 “Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan wanita-wanita orang-orang mukmin agar mereka mengulurkan atas diri mereka jilbab mereka. Itu menjadikan mereka lebih mudah dikenal sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

22 3. Akhlak terhadap Keluarga Berbuat baik pada Ibu da Bapak Perhatikan QS Al-Ahqaf: 15 “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berkata: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berikanlah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”

23 “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesunguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar” Sangat jelas bahwa Islam mengatur tata pergaulan hidup dalam keluarga yang saling menjaga akhlak. Dalam Islam semua anggota keluarga memiliki hak dan kewajiban yang sama-sama harus dilaksanakan. Seluruh anggota keluarga berperan untuk memberikan kontribusi menciptakan keluarga yang sakinah, mawadah dan penuh rahmah.

24 4. Akhlak terhadap Masyarakat Mengucapkan salam jika bertamu Perhatikan QS Al-Nur: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumahn yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja) lah”, maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

25 Tidak boleh menyebarkan berita bohong Dilarang memalingkan muka dari manusia karena sombong dan angkuh. Perhatikan QS Luqman: “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai Jangan curang dalam takaran jual beli, QS. Al- Muthaffifin: 1-3 Utang piutang dicatat dengan sebaik-baiknya, teliti dan jujur. Al-Baqarah: 282.

26 5. Akhlak terhadap Lingkungan Jangan membuat kerusakan di muka bumi Allah berfirman QS. Al Baqarah: “dan bila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjawab.”sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”ingatlah sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar”.

27 Perhatikan juga QS Al Baqarah: 205 “Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanaman-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.


Download ppt "Pengertian Etimologi Khuluq atau al-khulq bermakna budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabi’at juga diartikan sikap yang melahirkan perbuatan (perilaku,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google